Anak Singkong

Anak Singkong
Bab 32 ~ Tangkap dan penjarakan dia ~


__ADS_3

Naomi membawa Theo keluar dari tempat itu membawanya masuk ke dalam mobilnya,ini saat yang tepat baginya untuk memberitahu semuanya tentang janin yang ada di perutnya dan tentang pernikahannya dengan Robert pria yang tidak pernah dia cintai sama sekali.


"Lepaskan tanganku,untuk apa kamu membawaku,aku masih banyak pekerjaan dan seharusnya sebagai seorang yang sudah menikah kamu harus menjaga harga diri mu." Ucap Theo dengan tatapan lurus ke depan.


Mereka berdua duduk di mobil dan Naomi tidak berbicara apa pun pada saat itu.Naomi menghela napas panjang dia tau kalau Theo bukan lah pria yang tertarik dengan harta kekayaan nya.


"Theo...Maafkan aku untuk semua kesalahan yang aku lakukan di masa lalu,aku harap_


"Kamu tidak perlu minta maaf,aku sudah bahagia dengan keluargaku,aku mohon jangan ganggu aku lagi,saat ini aku ingin pokus membahagiakan ibuku." Potong Theo.Dia masih sulit untuk memaafkan Naomi yang meninggalkannya begitu saja dan menuruti semua keinginan orang tuanya dan sampai saat ini luka itu masih tersimpan di hatinya.


"Buka pintunya aku masih ingin bekerja,aku tidak mau di pecat hannya karena dirimu."


"Aku akan membeli tempat ini semua,kalau kamu mau siapa yang berani memecat mu." Ucapnya Naomi.


"Lakukan sesuka mu,kamu orang kaya kamu bebas melakukan apa pun." Jawab Theo ketus dia membuka pintu mobil dia ingin keluar tapi pintu di kunci oleh Naomi.


"Buka pintunya nyonya,aku ingin keluar."


"Theo aku ingin jujur sama kamu,ada satu rahasia yang tidak kamu tau tentang aku!!! aku hamil anak kamu." Ucap Naomi.Theo sangat kaget mendengar ucapan Naomi,sebagai seorang pria dia sadar pernah melakukan sesuatu yang tidak pantas dia lakukan dengan Naomi dan rasanya dia tidak percaya sementara Naomi sudah menikah beberapa bualan dengan suaminya sekarang.


"Naomi aku tau aku ini pria miskin keluarga ku orang yang tidak mampu,tapi aku bukan pria bodoh,aku mohon pergilah dari hidup ku jangan ganggu aku lagi,dan kamu juga sudah bahagia dengan pilihan mu." Ucap Theo.


"Buka pintunya Naomi aku ingin keluar."


"Aku tau ini mungkin tidak masuk akal untukmu,tapi asal kamu tau Theo,selama aku menikah dengan Robert,tidak sekali pun aku pernah tidur dengan pria itu,kamu tau aku menikah dengannya hannya karena orang tuaku,dan sekarang papa ku sudah meninggal dan tidak ada alasan bagiku untuk tetap mempertahankan pria bajingan itu." Ucap Naomi.

__ADS_1


Jujur saja Theo sangat kaget mendengar semua cerita Naomi,ada rasa tidak percaya dihatinya tapi yang jelas jauh di lubuk hatinya dia sangat bahagia dengan kejujuran Naomi.


"Theo aku mohon,mari kita menikah setelah anak ini lahir,aku ingin kita menjadi keluarga yang bahagia aku mencintai kamu Theo." Ucap Naomi lalu dia menggenggam tangan Theo dengan erat.


Hati Theo yang pernah terluka karena cinta kini kembali bersemi dia memeluk tubuh Naomi dengan erat.


"Terima kasih sayang karena sudah bertahan dan menunggu ku selama ini,terima kasih telah menjaga bayi kita kamu memang wanita yang hebat dan aku bersyukur Tuhan sudah mempertemukan kita." Ucap Theo sambil mengelus pundak Naomi.


Tampa sadar keduanya menangis terharu karena perpisahan mereka delapan bulan yang lalu kini mereka bisa bertemu kembali.


"Sayang aku akan membawa mu menemui orang tua ku dan juga saudara ku."


"Benarkah? tapi aku malu ingin bertemu mereka." Ucap Naomi dengan wajah yang begitu bahagia dia melepaskan pelukannya dari tubuh Theo lalu mereka meninggalkan tempat itu.


Sementara itu Robert dan pacarnya mengikuti mobil Naomi sejak dia pergi meninggalkan rumahnya,Mila selalu memaksa Robert untuk menyingkirkan Naomi berharap seluruh harta Naomi jatuh ke tangan suaminya.


"Baiklah sayang ucapkan selamat tinggal Naomi,bawa bayi haram mu itu untuk menyusul papamu yang sudah mati duluan." Ucapnya.


Robert menginjakkan gas mobilnya lalu membawa mobil dengan kecepatan tinggi pada saat itu,Theo membawa mobil dengan kecepatan sedang karena dia dan Naomi asik bercanda dan menceritakan pengalaman pahit mereka berdua saat mereka tidak bersama beberapa bulan ini.


"Awas......Theo...." Mobil Robert yang datang tiba-tiba menabrak mobil mereka,Theo yang sangat kaget langsung banting stir hingga mobil mereka berputar lalu menabrak tiang listrik yang ada di depan mereka.


"Theo yang masuk sadar langsung keluar dari dalam mobil lalu segera menolong Naomi yang pingsan saat itu.


Waktu itu orang-orang mulai mengerumuni mereka dan membantu Theo untuk menolong Naomi untungnya Naomi hannya pingsan sebentar dan saat itu juga dia langsung sadar.

__ADS_1


"Ada apa ini?"


"Itu pak,mobil yang berwarna putih yang ada di sebrang sana dengan sengaja menabrak mobil mereka berdua." Lapor seorang saksi yang kebetulan ada disana.


"Pak tolong tangkap pemilik mobil itu,aku akan segera membuat laporan karena dia sudah berusaha mencelakakan kami,aku mengenalinya dan aku akan segera datang ke kantor polisi setelah aku memeriksa kandungan ku." Ucap Naomi.


Naomi menghubungi bengkel langganannya untuk mengambil mobilnya dari sana sekalian juga membawa mobil baru untuk mereka pergi ke rumah sakit.


Kerumunan orang-orang langsung bubar setelah bengkel Naomi datang membawa mobil kepada mereka.Sementara itu Theo juga menghubungi orang tuanya untuk menemui mereka di rumah sakit.


Theo ingin memberikan kejutan kepada orang tuanya atas kembalinya Naomi dengan calon bayinya.Dia sangat bahagia untuk semua kejutan yang indah ini dan bahkan mereka di jauhkan dari orang yang ingin mencelakai mereka.


Dan pada akhirnya Theo pemuda desa menemukan cinta sejatinya di kota,Naomi datang membawa kebahagian kepada keluarganya dan bahkan Naomi telah mengangkat derajatnya.


Setelah mereka memutuskan untuk hidup bersama Theo berharap ibunya mau tinggal bersama mereka tapi sayang ibunya menolak karena dia tidak ingin tinggal bersama anak dan menantunya


"Bu...Kenapa sih ibu tidak mau tinggal dengan kami,kalau ibu yang merawat Naomi saat melahirkan nanti itu lebih baik dari orang lain Bu,semetara aku sendiri tidak mampu karena aku harus kuliah." Ucap Theo saat mereka sudah sampai di rumah mewah milik Naomi.


"Mungkin ibu tidak menyukai ku,kalau ibu menyukai aku tentu saja ibu akan mau tinggal bersama kita." Tambah Naomi membuat perasaan wanita paruh baya itu tidak enak.


"Bukan begitu aku hannya tidak ingin saja menumpang dan menyisakan anak ibu." Jawab nya karena jauh di lubuk hatinya dia masih ingat bagaimana keras nya dia menolak Naomi saat itu.Bukan tanpa alasan dia menolak Naomi tapi karena jurang pemisah di antara kedua manusia itu.


"Aku akan tinggal disini kalau kamu sudah melahirkan ibu janji." ucapnya kembali hingga akhirnya Naomi dan Theo menerima keputusan ibunya.


Terima kasih yang sudah pernah membaca karya ini semoga kalian sehat selalu maaf jika masih banyak kesalahan dalam menulis.

__ADS_1


💗💗💗 Tamat 💗💗💗


__ADS_2