ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
pengenalan tokoh


__ADS_3

Hai , namaku sifa farandita permana. teman - teman ku biasa memanggilku sifa permana .


aku putri pertama dari dua bersaudara . ibuku bernama kinar rahayu permana , sedangkan ayah ku bernama bayu permana .


ayahku adalahan salah satu pengusaha di bidang otomotif yang cukup maju . dengan menjabat sebagai CEO PERMANA GROUP . yang bisa di bilang ini adalah bisnis keluarga.


sedangakan ibuku seorang ibu rumah tangga , yang setiap hari selau mengurus keluarga .


aku memiliki adik bernama sinta faradila permana , yang sekarang berusia 17 tahun .


yang artinya usia kita hanya terpaut 2 tahun saja .


awalnya kehidupan ku di penuhi dengan canda tawa, kasih sayang mereka tercurahkan hanya untuk ku saja .


tapi kini semua berubah saat dimana adik ku lahir dan di diagnosa mengidap kelainan jantung dari lahir .


semua berubah kasih sayang yang semula untuk ku ,kini berganti untuk adik ku .


awalnya aku menganggap semua itu wajar - wajar saja , karena memang adik ku butuh perhatian ekstra dari ayah dan ibu ku .


tapi lambat laun mereka berubah , mengacuhkan ku , membeda bedakan aku dengan adik ku .


bahkan yang lebih parah mereka seolah tak menggap ku ada .


dari usia ku 5 tahu hingga sekarang aku sudah lulus SMA ,mereka mengabaikan ku .


aku yang selama ini di urus oleh asisten rumah tangga di rumah ku yagng bernama bi marni , hanya bisa berharap suatu saat nanti mereka mau menggap aku ada .


hanya doa ku yang bisa ku panjatkan ,


prov sifa


2 tahun yang lalu ,


"bi... bi inah " ; panggih sifa


"iya non , " ; lari binah sambil tergopoh gopoh


huff..... huff......

__ADS_1


"ada apa non ..?" ; jawab bi inah sambil mengela nafas .


"bi , di mana mama ku , aku cari dari tadi kok nggak ada.." ; sifa


"ibu ada di kamar non sinta non , katanya non sinta dk enak badan" ; bi inah


"0hhh , ya sudah , aku susul aja ya mama. " ; sifa


"iya non .... klo boleh tau ada apa ya, kom kelihatan kalo non sifa mau penting sama ibuk" ..... : lanjut bi inah .


'' iya bik , sifa mau kasih undangan ke mama , besok mau ambil rapot ke sekolah " jawab sifa


"oalh begitu , ya sudah monggo silahkan " bi inah


" iya bik , aku ke atas dulu ya " sifa


" iya non .... " jawab bi inah


dengan hati riang sifa menaiki tangga satu demi satu menuju ke kamar sinta berada .


tok...tok...tok...


" ma ..... ? " tanya sifa


" ada apa , tumben kamu nyari mama ,," tanya mama kinar dengan ekspresi datarnya .


" ini , cuman mau ngasih undangan pengambilan rapot besok ma ,,,, " sifa


" mama nggak bisa besok itu adik kamu itu juga mau ambil rapot , jadi mama ngak bisa . kamu tanya papa kamu aja sana ,,," jawap mama kinar


sifa tak sengaja menoleh ke arah sinta , dengan di balas juluran lidah oleh adik nya itu.


mampus loh , emang enk " bati sinta


melihat itu semua sifa hanya memutar bola matanya ,


" sudah kebal yang beginian " batin sifa .


"papa sudah pulang apa belum ma …? " tanya sifa

__ADS_1


" udah tuh di ruang kerjanya " jawab mama kinar cuek .


tok…tok…tok


"paaaa ………? " panggil sifa .


" iya , masuk . " jawab papa bayu dengan suara tegas nya .


" ada apa , papa lagi sibuk jangan gangu kamu .. " tanya papa bayu tampa mengalihkan pandangan nya dari laptopnya .


" cuman mau ngasih ini , undangan dari sekolah buat ambil rapot besok pa ... " jawab sifa dengan kepala menduk.


sebenarnya sifa tak berharap banyak papanya mau mengambil kan rapot nya . bahkan yang selam ini mengambilkan rapotnya cuman bik inah , maupun pak joko , sopir pribadinya .


sifa sudah kebal akan hal itu . bahkan kali ini di bertekat kalo papa dan mamanya tak inggin mengambil kan rapot , maka sifa akan berhenti merengek seperti sebelumnya .


dia akan mengurus kebutuhannya sendiri setelah ini , tak mau membenani orang tua yang tak adil ini.


" papa ngak bisa sifa , papa besok mau ngambil rapot adik mu . sekalian mau nganter adik mu cek up ke RS " jawab papa bayu lagi


" sudah ku duga , pasti hasilnya sama " batin sifa


"ya sudah " jawab sifa dengan nada datarny .


sifa keluar dari ruangan papanya tampa mengucapkan sepatah katapun .


kecewa pasti , karena ini bukan yag pertama .


klo bisa di jabarkan mungkin nggak akan ada habisnya perlakuan tak adil dari orang tuanya .


tapi ya sudah lah . mau apalagi , hanya bisa pasrah aja.


tumben nggak merengek seperti biasanya " batin papa bayu


tapi ya sudahlah , biar belajar dewasa ank itu ." batinnya lagi .


papa bayu melanjutkan pekerjaan yang tertunda karena kadatangan sifa tadi .


tanpa di ketahui bahwa , penolakan yang di lakukan nya tadi adalah permintaan terakhir sang putri.

__ADS_1


" mohon maaf klo critanya kurang bagus ya krn ini karya pertama author , jadi harap di maklum . oke "


__ADS_2