ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
Resepsi


__ADS_3

Malam harinya di lanjut dengan acara resepsi dengan tema sama . Memakai gaun pilihan Rico lebih tepatnya pilihan karna paksaan dari Mamanya di padukan dengan tuxedo senada dengan gaun Sifa mereka mampu membuat tamu undangan terkagum kagum.


Berjalan bergandeng tangan menuju pelaminan dan tak lupa memberikan senyum kabahagiaan untyk seluruh tamu . Sungguh mereka di sebut Raja dan Ratu hari ini .


Duduk di pelaminan sambil sesekali melempar senyumnya kini Sifa masih celingukan kesana kemari mencari keempat temannya yang sengaja dia undang dialam resepsi .


Tapi ternyata setelah mata indah itu memindai satu persatu tak menemukan sosok yang dicarinya . Sedih di saat hari bahagiany dia tak menemukan teman kuliah dan teman kerjanya itu.


Melihat istrinya tampak murung membuat Rico binggung , bukankah baru saja Sifa tersenyum tapi kini malah murung " Kamu kenapa Fa ?". Tak tahan melihat murung seperti itu akhirnya Rico bertanya , takutnya nanti jika ada yang lihat akan salah Faham . Dikira mereka sedang berantem padahal baru saja menyandang setatus Suami Istri beberapa jam lalu .


pertanyaan tiba - tiba itu membuat Sifa yang melamun terkejut seketika " Lagi nunggu teman teman ku Mas , Apa mereka enggak bisa datang ya ?". Mejawab dengan sendu .


Mengerti dengan kesedihan sang istri Rico mencoba memberi pengertian " Mungkin mereka belum sampai atau legi terjebak kemacetan , Acara juga baru dimulai jadi masih ada waktu menunggu bukan ?". Hibur Rico di jawab Sebuah anggukan Sifa .


Setelahnya Acar di lanjut dengan Memberi selamat untuk mempelai , banyak yang sedang mengantri selain untuk memberikan selamat banyak juga mereka yang berasal dari Anak kalangan Pejabat inggin melihat Rico yang selama ini terkenal tak tersentuh bahkan jarang terlihat di majalah Bisnis .


Setelah sekian lama memberi senyum Ramah tamapknya Sifa mulai kelelahan tapi yang dia cari mesih belum juga menunjukkan batang hidungnya sama sekali .


Tapi yang datang justru bukan yang Sifa harapkan tapi ini sengguh orang yang tadi membuat Rico mati karena gugup , Siapa lagi kalau bukan Andre .


Datang dengan tatapan datar tapi ngeselin di mata Rico " Selamat menempuh hidup baru Adikku yang tamapan ". ucap Andre .


" Ngapain lagi sih elo Ndre , bikin Mut gue hancur tau nggak!". Ketus Rico.


" Gila emang suami loe Fa , di kasih doa bukan terima kasih malah nuduh gue coba ". Adu Andre di jawab senyum oleh Sifa .


" Ya emang kehadiran loe di sini merusak suasana Ndre ". masih dengan kata ketusnya .

__ADS_1


" Dah ah males gue , Tau gitu gue tadi nggak usah kesini . Bikin kesel aja lu Ric ". Sunggut Andre .


" Mas ih " . Kesal Sifa sambil menepuk pundah Rico ." enggak usah di ambil hati kak perkataan Rico ". Lanjut Sifa merasa tak enak kepada Andre dengan ucapan Rico .


Melihat Istrinya meminta maaf buat Rico kesal . Buat apa coba minta maaf , memang benar jika tadi Andre membuatnya kesal .


" hahaha, santai aja Fa , BTW selamat ya Fa ? Selamat datang di keluarga kita ". Sambut Andre dengan Tulus .


" Terimakasih kak , semoga kehadiran ku bisa membuat kakak senang ".


" Tentu saja , malah tambah seneng dari pada cuman ada dia bikin orang emosi aja ". Tunjuk Andre dengan Dagunya .


" Loe berani ya sama gue Ndre , gue pecat kapok kamu ".


" Pecat aja gue enggak takur sama sekali , Tinggal minta tolong ke papa aja ". Jawab Andre sambil menarik turunkan Alisnya .


" Ya ya ya , selamat unboxing ya nanti malam". Bisik Andre. " Fa sekali lagi semat Ati ati nanti ya Rico orangnya ganas ". Peringat Andre Ambigu . Bingung Apa maksud Andre ini .


Setelah Andre turun antrian yang sempat terhenti kemabali lancar dan yang di tunggu tunggu Sifa akhirnya datang juga .


Keempat temannya di tamabah Dara teman kerjanya akhirnya datang juga . Dan benar kata Rico mereka terjebak kemacetan sehingga mereka sampai telat datang .


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


cukup melelahkan biat Sifa yang harus memikul beban berat di badannya di tambat hils yang dia pakai semakin lama semakin membuatnya tak nyaman .


Melihat istrinya kelelahan akhirnya Rico nerinisiatif membawa istrinya istirahat di kamar .


Tak lupa juga dia berpamitan kepada kedua orang tuanya agar tak dicari . Walaupun harus kembali menerima ledekan dari Andre tak membuat Rico ambil pusing untuk itu , Justru yang merasa malu malah Sifa .


Sifa merasa tak enak kepada tamu dn keluarga karena harus istirahat dulu , tapi mau apa di kata tubuhnya tak bisa di tawar lagi . Dan tentunya keluarga besar mereka memaklumi itu semua kecuali mahluk tuhan satu itu , siapa lagi kalau bukan Sinta.


.


.


.


.


.


.sampai sini dulu ya , maaf kalau banyak typo .


see you 🥰

__ADS_1


__ADS_2