
pukul 9 malam waktu untuk Sifa dan teman temannya pulang , karna memang restoran tempatnya bekerja buka sampai pukul 9 aja .
Kini Sifa tenggah menunggu jemputan dari Rico , sesuai dengan hanji tadi siang Rico akan menjemput Sifa ketika pulang karja .
Berfikir bahwa perempuan tak akan aman ketika pulang malam , jadi Rico berinisiatof untuk mengantar jemput Sifa mulai hari ini .
"Sif gue pulang dulu ya ? , loe nggak mau bareng gue aja ? rumah kita searah loh ? "pamit sekaligus tawar Dara . karna tak tega meninggalkan Sifa sendiri di menunggu jemputan .
Karena sudah jam 9 jadi sekitar tempat kerjanya sudah mulai sepi lalu lalang kendaraan .
" Nggak usah Dar , loe duluan aja . yang mau jemput gue udah di jalan kok . loe tenang aja gue aman kok ". tolak Sifa halus .
Bukan menolak ajakan temanya tapi karna Rico memang sudah dekat dengan posisi Sifa saat ini .
" Ya udah kalo gitu , gue pulang dulu ya ? loe ati ati kalo pulang nanti !."
"Ok deh , makasih ya lo udah perhatian sana gue . lo temen gue terdebest deh ". jawab Sifa sambil mengacungkan jempolnya .
" Bisa aja loe , dah ah gue pulang . bye!".
"bye , ati ati woy ". teriak sifa, karna memang kini Dara sudah melesat jauh dengan mengendarai motornya.
Tak berselang lama kini mobil mewah hitam milik Rico datang . mengetahui Rico datang Sifa bergegas menghampiri dan masuk ke dalam mobil .
"Sudah lama nunggunya tadi ? tanya Rico sambil melajukan mobilnya keluar dari pekarangan restoran .
"Belum kok kak , baru aja teman teman ku pada pulang ".
" Kamu mau kemana lagi setelah ini Fa? ".
"ke supermarket aja kak , belanja bahan buat besok masak ".
" Okey!".
Tak berselang lama kini mobil Rico sampai di parkiran mol terbesar di kota J .
" Kok ke mol sih kak ?".
" Katanya mau belanja ? di sini juga ada Fa , memang kamu maunya kemana?". heran sebenarnya Rico , bukan kah perempuan kalau di ajak ke mol mewah senang selain belanja sekalian cuci mata , la ini malah tak suka jika di ajak ke mol mewah .
__ADS_1
"Kan bisa ke supermarket biasa kak , di sini pasti mahal harganya ".
"Memang kanapa kalau lebih mahal , uang yang aku berikan ke kamu lebih dari cukup untuk belanja disini Fa ".
"Aku tau kak , tapi dari pada belanja di sini lebih baik di lain tempat yang lebih murah , selain karna harga juga kwalitasnya pun sama kita bisa gunakan sisa uang kita untuk beramal kepada orang yang lebih membutuhkan ". jawab Sifa panjang lebar .
Mendengar penuturan Sifa yang terkesan dewasa dari usianya membuat Rico terharu sekalugus malu . Dia saja tak pernah berfikir sejauh itu , tapi kini gadis di depanya seolah mengingatkan tentang orang yang hidupnya kurang beruntung dari dia .
Salut dengan pemikiran gadis 19 tahun ini .
"Ya sudah kalau begitu kita cari di tempat lain aja kalo gitu ". putus Rico mengalah .
" Tak perlu kak , kita sudah sampai di sini . kali ini kita belanja sini saja besok besok kita kesupermarket biasa aja ."
" Beneran di sini saja ? tanya Rico memastikan .
"Iya kak , ayuk keburu malam nanti , kakak pasti capek baru pulang kerja ".
"Ya sudah ayo ".
turun dari mobil dan begegas menuju tempat yang mereka tuju . sesampai dalam kini Rico beralih mengambil troli belanja sedangkan Sifa masih sibuk memilih bahan yang akan dia beli . Sudah seperti pasangan serasi saja mereka ini.
"Kak mau beli apa?
"Sekalian belanja buat seminggu ya kak , biar nggak bokak balik lagi ". tanya Sifa sambil memasukkan beberapa sayur ke dalam troli .
"Terserah kamu aja ".
"Ya sudah".
Berjalan memilah dan memilih kin Sifa dan Rico sampai pada conter penjual hasil laut alias seafood .
"Mas mau cumi 1 kilo , udang setengah kilo sama kerang setengah kilo . di bersihkam sekalian ya ?pinta Sifa kepada petugas conter .
" Iya kak ". jawab ramah petugas counter tersebut .
"Kamu manggil pelayan aja Mas , sedang kan sama aku yang calon suami kok panggil Kak . mana bisa seprti itu ? ".
Mendapat protes dari Rico membuat Sifa kaget hanya perkara panggilan saja Rico iri . ohhh tidak .
__ADS_1
" Memang kenapa sih kak , terus aku harus panggil kamu apa? tanya Sifa yang merasa aneh dengan Rico .
" Mas kek sayan juga boleh , pokok jangan kakak . Mereka kira nanti aku ini kakak kamu bukan calon suami".
"ohhh astaga , oke oke aku panggil kamu Mas aja oke?". jawab sifa mengalah dari pada di teruskan berdebat di depan banyak orang malu kan . apalagi hanya masalah pangilan ,
ohhh may goood " (Thor alay )
"Nggak sayank aja ya lebih enak di dengar ? ". di kasih hati mintak jantung ni orang emang . heran deh .
Berniat menggoda tapi yang dia dapatkan malah pemandangan indah di mana kini pipi Sifa tenggah me merah karna malu .
" ohhh good , kenapa dia harus seimut ini sih , ya tuhan ga kuat pengen cubit itu pipi !". sabar ....sabar.... " batin Rico menjerit karana gemas dengan pipi Sifa yang merona karna di goda tadi .
" Ini kak pesanan sudah saya bersihkan bisa di ambil , trimakasih ".
suara pelayan tersebut membuat Rico sadar kembali bahkan kini dia jadi bahan tontonan ibuk ibuk yang sedang antri , bagaimana tidak perdebatan mereka yang berakhir dengan lamunan Rico membuat para ibuk ibuk tersebut tersenyum geli .
" Mas ayo , kita bayar ". ajak Sifa .
suara lembut milik Sifa kembali membuat dadanya berdebar , sungguh antara malu atau senang yang kini dia rasakan . apalagi pas manggil Rico dengan sebutan Mas , sungguh senang sekali .
" I..... Iya ayo ".
" Ada yang mau Mas beli lagi nggak ? Tanyanya kembali , tak mau bolak balik karna hari semakin larut .
" Udah nggak ada kok , yuk di bayar aja. nanti kamu kemaleman . Besok ada jadwal kuliah nggak kamu? ".
" Besok sih kosong mas ".
setelah sampai di kasir kini Rico mengambil barang belanjaan Sisa tadi dan memasukkan ke bag belanjaan . Di lanjut dengan Membayar semua barang belanjanya .
" Loh mas , ini kartunya kenapa pakek ya kamu sih ? ".
" Udah nggak apa apa anggap saja bonus dari aku . cepar kita pulang kasian yang ngantri banyak ".
" Ya sudah ayo ."
Sesampainya di parkiran Sifa langsung masuk ke dalam mobil sedangkan Rico memasukkan belanjaan kedalam bagasi . Entah kenapa hari ini rasanya badan Sifa rasanya bener bener capek . padahal kegiatanya sama setiap harinya .
__ADS_1
" Kamu capek ?". tanta Rico setelah duduk di samping Sifa , terluhar sekali di wajah Sifa kalau dia capek .
" Iya mas kayaknya badan ku pegel pegel semua . pdahal kegiatan setiap hari ya begini begini aja " .