
Selepas sesi Foto Prewed mereka kembali berpacu kemacetan di jalanan . Setelah sampai di tempat yang di tuju kini mereka berdua berjalan beriringan menuju tepat yang sedari tadi sudah di tunggu perempuan paruh baya yang masih cantuk di usia hampir setengah abad .
Dengan wajah gembira Dia menyambut anak dan calon menatunya " Akhirnya kalian sapai juga , Mama sudah tunggu dari tadi" sambut Mama Rahayu sambil memeluk Sifa .
Ya tujuan mereka tadi adalah rumah Mama Rahayu , tadi setelag selesai pengambilan Foto Rico menerima telfon yang ternyata dari Mamanya . Beliau inggin memasak bersama dengan Sifa dan menyuruh Rico membawa Sifa pulang , jadi mau tak mau Rico membawa Sifa pulang demi sang Mama.
" Kenapa mama nunggu di luar ? , Rico pasti bawa Sifa ke sini Ma !". Tanya Rico sambil mencium tangan Mamanya .
" Mama sudah nggak sabar nunggu kamu sama Sifa dateng ". jawab Mama Rahayu sambil membawa masuk Sifa .
" yang anaknya iyu gue Apa Sifa sih , kelihatan banget kalau gue cuman anak tiri ". Gerutu Rico sambil berjalan mengikuti dua perempuan yang lebih dulu masuk .
Kini Mama Rahayubdan Sifa sudah sampai di dapur , mama Rahayu inggin melihat bagaimana cara Sifa memasak , yang tentunya semua bahan sudah di siapkan bibik .
" Kamu tadi sudah ketemu sama pihak WO nya ?".
sambil tangannya bekerja memasak menu makanan yang di ingginkan Mama Rahuyu " Sudah tante ".
" Sudah cocok emangnya ? ".
" sudah kok tan , sesuai sama keingginan Mas Rico dan aku ".
__ADS_1
" Ya sudah kalau sudah cocok , jadi kalian nggak perlu bolak balik lihat gedung "
" Iya Tan ,".
Melihat kedua wanita beda generasi sedang sibul di dapur Rico memutuskan untuk naik ke atas bersih bersih . seharian berada di luar rumah membuat tubuhnya lengket .
Selepas Rico pergi kini keadan dapur sudah menghangat karena mama Rahayu menginginkan Sifa memanggilnya Mama bukan tante lagi .
Dan tentu saja sangat di sambut baik oleh Sifa , ya walaupun awalnya sedikit agak kaku tapi dia bisa . Senang akhirnya dia bisa beradaptasi dengan keluarga barunya , tentunya semua ini dengan bantuan seluruh anggota keluarga yang menyambut kedatanganya dengan tangan terbuka .
setelah proses yang agak panjang pembuatan menu makan siang kali ini akhirnya selesai juga " Masakanya siap Ma , Tinggal di taruh di meja aja ".
" Wah harum sekali maskan kamu Fa ,Mama udah nggak sabar untuk makan ". jawab mama Rahayu sambil membayangkan jika masakan itu mendarat didalam mulutnya " Tapi tunggu dulu Mama akan suruh bibik panggil Rico dulu ya " .
" Sudah enggak perlu , Kita tunggu aja di ruang Tv ,biar Bibik yang susunkan sambil nunggu Rico Turun ".
Di kamar .
Setelah tadi Rico masuk ke dalam kamar dan membersihkan tubuhnya , kini dia tenggah focus di laptop untu mengecek kerjaan yang beberapa hari ini dia limpahkan ke Andre . karena sibuk mempersiapka pernikahanya .
tok .... tok ... tok
__ADS_1
ceklek ....
" Ada apa bik ?".
" Den Rico du suruh nyonya turun makan siang ".
" ohhh , iya bibik duluan nanti saya nyusul ". jawab Rico sopan .
walaupun Rico di sini majikan tapi dia di ajarkan orang tuanya untuk menghormati orang yang lebih tua darinya , termasuk kepada pelayan dirumah ini .
Setelah menunggu beberapa saat akhirnta yang di tunggu - tunggu datang juga .
" Ma , Fa . Kenapa nunggu di situ , ayo kita makan ?" tanya Rico yang merasa tak bersalah karena mamanya belum makan karena nunggu dia .
" Mama ini nunggu kamu Ric belum turun - turun juga ". sunggut mama Rahayu .
melihat perdebatan ibu dan anak ini jadi hiburan tersendiri untuk Sifa .
" Iya maaf ma ".
" Sudah mas , Ma ayo kita makan . keburu dingin nanti makannya ." Lerai Sifa
__ADS_1
" Ya sudah ayo , mama sudah lapar ". .
Melihat mama dan Sifa akur kini tak ada alasan untuk Rico tak bisa mencintai Sifa , apalagi dengan tutur nya yang lembut .