ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
Last bulan madu


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir bulan madu Sifa dan Rico , kali ini mereka menghabiskan waktu divilla saja setelah kemarin mereka sempat jalan jalan sebentar beli oleh oleh keluarga dirumah .


Bangun pagi pagi sekali Sifa berkutat didapur membuat sarapan untuk suaminya , menu kali ini adalah Sanwich dan segelas susu .


Selesai membuat sarapan Sifa beranjak keatas membangunkan Rico . Dilihat Rico masih asik bergelut dengam selimut tebalnya karena usara disini memang dinggin sekali .


Membuka Gorden agar cahaya pagi masuk kedalam kamar .


Ehhh ,,,, terdengar lenguhan dari seorang yang merasa terusik mimpi indahnya di ganggu dengan sinar matahari .


" Mas bangun yuk , sudah pagi ". Suara lembut Sifa mencoba membangunkan Rico yang memang orang yang sangat mudah dibangunkan .


" Good morning , Jam berapa yank ". Tanya Rico sambil mengucek matanya menyesuaikan cahaya yang masuk kemata .


" Good morning Mas , Jam Tuju Mas , bangun yuk terus mandi airnya sudah sifa siapkan ". Layaknya seorang ibu yang sedang membangunkan anaknya .


" Baiklah , mas mandi dulu tolong kamu siapkan baju ya ?". Ucap Rico dijawab anggukan Sifa .


Sifa bergegas mengambilkan pakaian Suaminya , sambil sedikit menata barang bawaannya yang akan mereka bawa pulang besok pagi .


Sekitar sepuluh menit akhirnya Rico keluar juga , mengambil pakaian yang sudah disiapkan Sifa sebelumnya .


Dengan telaten Sifa membantu suaminya mengenakan bajunya , dia sudah sedikit terbiasa demagn tingkah absurd suaminya ini jadi inggin apapun akan Sifa turuti .

__ADS_1


" Dah selesai , sekarang kita turun aku sudah bikin sarapan buat kita ". Ucap Sifa sambil menuntun suaminya keluar kamar .


Setelah sampai di meja makan Rici duduk menanti istrinya sedang menyiapkan makanannya " Kamu masak apa hari ini ? ".


" Cuma buat sandwich nggak apa apa kan ?".


" Nggak apa apa yang penting kamu yang masak Mas selalu suka ".


Mereka melanjutkan sarapanya sambil bercerita tentang keseharian dan kesibukan yang mereka alami .


Maklum saja mereka baru menyandang status suami istri tanpa melakukan pacaran terlebih dahulu .


Jadi mereka harus mulai terbiasa denga kebiasaan dan juga kesukaan mereka dari sekarang . Agar nanti mereka bisa menjalani pernikahan denagan nyaman .


Selesai sarapan dan bercerita ngalur ngidul mereka memutuskan untuk kembali kekamar dan mulai paking hari ini agar nanti malam bisa istirahat .


" Enggak apa apa Mas , Sifa malah senang bisa dekat dengan keluarga Mas yang sekarang menjadi keluarga ku '". Ucap Sifa


" Syukurlah kalau kamu mau , Kalau kamu tidak mau tinggal disana rencana mas akan belikan Rumah ".


"Enggak perlu mas , Sifa suka kok ".


" Okey , nanti kalau kamu inggin kita menginap dirumah papa kamu kamu bilang ya ".

__ADS_1


" Iya ". Sebenarnya Sifa agak enggak bisa jika mengajak suaminya kerumah papanya , bukan karena malu atau apa . Sifa hanya enggak nyaman jika tinggal disana


Entah karena apa dia sampai bisa seperti itu atai karena dia terbiasa hidup tanpa kasih sayang orang tuanya . Bahkan selama dia tinggal dirumah orangtuanya dia tinggal di paviliun tempat pelayan .


Melihat wajah sendu istrinya tentang dia yang menyinggung tentang orang tua istrinya dia merasa tak enak .


Direngkuhnya tubuh munggil istrinya itu , dia tau bagaimana istrinya hidup salam ini , jauh dari kata layak dan harus berjuang sendiri untuk hidupnya .


'"Maafkan mas ,mengingatkan kamu tentang ketidak adilan orangtuamu". Ucap Rico sambil menenangkan istrinya yang mulai terisak dipelukannya .


Mendengar Rico tau tentang hidupnya selama ini Sifa kaget bagaimana bisa suaminya tau dia tak pernah bicara tentang apa yang dia alami selam ini .


" Mas tau semuanya kamu nggak perlu kuwatir lagi . Mas akan jaga kamu , kamu nggak sendiri lagi sayank". Ucap Rico .


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung ....


__ADS_2