ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
panasss


__ADS_3

Hai gais kemabali lagi ya , kita lanjut adegan panas panasnya .


Jangan lupa like ya gais


Happy Reading


...----------------...


Aktifitas Rico berhenti sejenak setelah mendengar istrinya merasa kesakitan dengan ulahnya yang tak sabaran .


" Maaf sayang ". Sesal Rico sambil mengecup kedua mata istrinya . " Habisnya susah sekali masuknya jadi agak Mas paksa ". Lanjutnya lagi .


" Sakit mas ,,, perih itu nya ". Renggeknya , merasakan sakit bercampur sedikit nikmat .


" Tahannya sebentar lagi pasti enak , sakitnya pasti hilang ". Bujuknya , tak munggkin kan kegiatan yang baru saja dilakukan harus berhenti ditengah jalan .


" Hemmmm.... ". Jawab Sifa sambil menganggukkan kepalanya .


Merasa istrinya cukup tegang akibat sakit yang dirasakan , perlahan Rico kembali memberi rangsangan tubuh istrinya agar lebih releks .


Bisa saja dia tak perduli dengan keadaan istrinya pasti sudah di gas saja . Tapi dia inggin kesan yang tak bisa di lupakan istrinya itu seumur hidupnya . Walaupun dia sedikit menekan has**tnya saat ini .


Setelah merasakan tubuh Sifa merespon rangsanggan yang di berikan Rico kini dia memulai kegiatannya lagi dengan lembut .


Memompa tubuh istrinya dengam tempo pelan . Sungguh dia menikmati setiap detik yang mereka lakukan berbagi peluh san ******* .


" Ahhhhh.....". ******* Sifa yang memakon lama semakin terdengar seksi di telingga Rico .

__ADS_1


Semakin semangat pula dia bekerja malam ini . Dari Awal pelan hingga kini meningkatkan temponya semakin cepat dan brutal .


Hingga satu jam kemudian lengguhan terdengar dari kedua anak manusia yang sedang berlomba lomba mencapai klimak bertautan memenuhi isi kamar .


Melepaskan puluhan hingga ratusan calon berudu didalam rahim istrinya . Berharap ada satu yang akan mendiami perut istrinya . Tentunyq usahanya tak hanya saat ini saja , masih ada lain kesempatan untuk menghasilkan berudunya .


Tubuh Rico ambruk tepat diatas tubuh Sifa saat ini tampa melapaskan tautan tubuh mereka saat ini.


Dengan nafas tersengal sengal mencoba mengatur nafas yang hampir habis saat tadi mereka berlomba mencari kenikmatan yang baru pertama mereka rasakan.


" Makasih sayang , Mas senang mas yang pertama mengambil Mahkotamu ". Kata Rico saking bahagianya karena baru saja dapat jekpot dari istrinya .


Sampai dia melupakan keadaan saat ini dia masih menindih tubuh munggil istrinya dan jangan lupakan inti mereka yang masih menyatu .


" Iya Mas , tapi tolong menyingkir dulu Mas berat tau". Dengan cemberut dia mengeluarkan uneg unegnya .


Badannya yang kecil tapi di tindih dengan tubuh gagah nan kekar milik suaminya , jika begini samapi pagi bisa dipastikan besok dia tak akan bisa bangun dari temapat tidur.


" Masss , kok jadi mesum kamu ? Jangan towel towel aku ya! ". Kesalnya hanya di jawab gelak tawa Rico.


" Mesum juga sama kamu aja , towel towel juga ini sudah punya Mas Fa ". Jawab Rico sambil meremas salah satu bukit sekuisy Sifa .


" Ahhhhh.... Mas jangan dong , udah sana aku mau kekamar mandi ini dilepas apa Mas , ganjel tauk ". Sewot bercampur Malu karena dari tadi pandangan Rico tak teralihkan dari tubuh moleknya .


" Iya iya jangan galak galak napa yank . Kita ini baru nikah loh masak udah galak aja kamu ." cerocos Rico sambil memanyunkan bibirnya .


Bukan merasa jengkal malah semakin gemas Sifa saat ini . Rico yang tadinya dinggi dan berwibawa kini menjadi suami takut istri saat diatas ranjang .

__ADS_1


" Udah ih mas butuan lepas dong itunya kamu , kebelet ini ". kesalnya karena Rico tak segera melepaskan tongkatnya .


" Iya yank iya sabar dong ". Jawab Rico sambil melapaskan Tongkat nya dari sarangnya .


ehhhhh. Lengguhan kemabali lagi terdengar saat tongkat Rico berhasi keluara dari intinya .


Setelah Rico bergeser kini Sifa mencoba bangun dan berjalan ke kamar mandi . Tapi baru saja akan melangkah dia kembali lagi duduk di tepi ranjang.


Kerena intinya saat ini sakit saat di gunakan berjalan .


" setttt.... sakit , perih , ". Ucapnya berkaca kaca .


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung......


__ADS_2