ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
TUNANGAN


__ADS_3

Pukul 8 malam keluarga Wijaya sampai de kediaman keluarga Permana dengan tujuan melamar putri pertama keluarga tersebut .


Sinta yang kini tengah duduk di sebelah sang mama ikut hadir juga di acara kakaknya . sebenarnya dia agak malas untuk ikut salam acara ini . Apalagi dia tau ini adalah acara pertunangan sang kakak . Tapi dengan lembut Mama Kinar mencoba meyakinkan anaknya tersebut.


sedangkan dari keluarga Wijaya mereka ada Papa Agus , Mama Rahayu , Andre dan juga Rico sang calon pengantin .


Sedari tadi Penglihatan Rico terus berputar mencari sosok orang yang akan menjadi pendamping nya yang kini tak hadir menyambutnya .


" selamat datang di rumah kami pak Agus dan keluarga , Mari silahkan masuk pak . " Sambut papa Bayu kepada keluarga wijaya.


" Selamat malam pak Bayu , saya datang kembali dan kali ini di temani kedua anak saya . perkenal kan pak ini kakaknya Rico namanya Andre ".


" Selamat malam om , saya Andre kakak dari Rico , salam kenal ". sapa Andre sambil menunduk kan kepala tanda hormatnya kepada papa Bayu .


" Selamat malam nak Andre , salam kenal juga . Ini pertama kalinya saya ketemu dengan kamu ya . Kemarin saya datang kekantor kamunya nggak ada ". jawab papa Bayu .


" Iya om , saya ada meeteng di luar om , jadi nggak tau kalau om Bayu datang ke kantor ".


" Om faham tentang kesibukan kamu dan juga Rico , om justru berterimakasih kamu masih ada waktu unyuk datang ke rumah om . ohhh ya samapai lupa perkenalkan pak , nyonya ini anak kedua saya Sinta adiknya Sifa ." jawab papa Bayu sambil memperkenalkan Sinta kepada keluarga Wijaya .


" Perkenalkan om , tante saya Sinta anak papa Bayu dan mama Kinar ". salam Sinta dengan suara di buat selembut mungkin .


" ohh ya kamu Sinta , cantik ya pa kayak Sifa " . jawab maa Rahayu terdengar memuji tapi aslinya mah enggak , dia tau siapa Sinta sebenarnya . hanya karena menghargai Sifa aja dia bersikap baik kepada Sinta.


" Iyah ma , cantik kayak calon mantu kita ." jawab papa Agus .


" Ngomong - ngomong di mana Sifa pak ? kenapa belum ada di sini ?". Tanya papa Agus yang penasaran diamana agaknya calon menantunya ini .


Dan sepertinya pertanyaan ini sekaligus juga menjadi pertanyaan Rico sedari tadi , dimana Sifa berada .


" Sifa Ada di atas pak , masih di kamarnya . dia masih di dandani kayaknya ."


" Coba mama lihat dulu ya pa ? siapa tau sudah selesai ". sambung Mama Kinar .


" Iya ma, ".


.

__ADS_1


.


Sedangkan di dalam kamar , kini Sifa telah selesai di dandani . Dengan make up tipis ala korea kini membingkai wajah imut Sifa menjadi terkesan natural seperti tanpa make up .


" Sudah selesai nona , " kata perias yang puas denga hasil riasannya kali ini .


" Ahh , iya terimakasih ya mbak ?". jawab Sifa Lembut.


" Iya nona , tak perlu berterimakasih ini memang tugas saya ".


Rang berselang Lama kini kamar Sifa di ketuk dari arah luar muncul Mama kinar , dengan wajah bahagia dia menghampiri putrinya yang sudah selesai di rias .


" Putri Mama cantik sekali ". puji mama kinar sambil membelai lembut pipi Sifa . merasa puas dengan hasil riasan Sifa .


" Mama ihhh , Sifa malu ". Jawab Sifa dengan pipi merona karna malu , untuk pertama kalinya setelah dia dewasa dia di puji cantik oleh mamanya .


" Mama enggak bohong sayang kamu memang benar cantik lo , pasti calon suami kamu pangling dengan kamu kali ini ".


" Mama , Sifa kan jadi gugup ihh , jangan begitu . ". rengek Sifa .


" Sudah - sudah , malah asik godain kamu ihh , ayo sayang kita turun kamu sudah di tunggu di bawah . kamu enjoy aja ya jangan gugup oke".


Sedangkan di ruang keluarga sekaligus tempat yang akan di jadikan tempat pertunangan sedang ramai dengan pembicaraan bisnis keluarga besar . Perusahaan papa Bayu yang kini mulai setabil dengan adanya suntikan dana dari papa Agus juga tak luput dari pembicaraan mereka.


Sinta sudah bosan mendengar pembicaraan para orang tuanya hanya memutar bola matanya malas .


Malas sekali di sebenarnya jika bukan karena orang tuanya memohon lebih baik jika hangout dengan teman - temannya.


Mama Rahayu yang senantiasa memandang Sinta yang mulai bosan hanya tersenyum miring .


* Perhatian mereka baru teralihkan dengan suara hils yang menggema memenuhi ruangan . melihat kearah anak tangga mereka mulai penasaran dengan pemilik sepatu tersebut .


Berjalan dengan perlahan dengan menuruni satu persatu anak tangga kini Sifa dan Mama Kinar telah sampai di ruangan tempat mereka berkumpul.


Mereka kagum tak percaya dengan apa yang meraka lihat bagaimana cantiknya Sifa malam ini .


Dengan kebaya moderen dengan di padukan dengan kain batik senada dengan yang di pakai Rico malam ini mamapu membungkus tubuh Sifa dengan sempurnya . Apalagi di tamabah Riasan yang terkesan fress dan natural mampu membuat siapa saja yang melihat terpesona tak terkecuali Rico .

__ADS_1


" *cantik,,,,,". batin Rico .


" cantik banget ya Tuhan , tapi sayang punya adek gue ". batin Andre kagum sekaligus merana .


" Cantiknya calon menatu ku , kebaikan apa yang pernah aku lakukan sebelumnya sehingga di kasih mantu secantik ini ,,,". batin mama Rahayu.


" Sial kenapa cantik sih riasannya , makin nggak betah gue di sini ". batin Sinta menggerutu*.


" ehem ehemm , tutup mulut mu Ric , papa tau kalau Sifa cantik tapi nggak usah sampek ileran juga kali , tahan dulu sampai sah ngerti ". gurau papa Agus kepada anaknya .


Melihat semua sedang menggagumi kecantikan Sifa akhirnya papa Agus mengeluarkan candaan untuk anaknya .


" Papa ". geram Rico ." sial ketahuan papa lagi .....". batin Rico kesel, keciduk menggagumi Sifa .


Melihat itu semua membuat mereka semua tertawa terbahak , bagai mana tidak baru pertama kalinya mereka melihat Rico merona karena malu di goda papanya karena ketahuan sedang mengagumi Sifa .


" Sudah - sudah papa ihhhh , gangguin anaknya aja ". kesel mama Rahayu . " Sini Sifa kamu duduk di sebleh Rico , setelah itu kita mulai acara tukar cincinnya ".


berjalan kearah Rico sambil menundukkan kepalanya akirnya Sifa duduk juga di samping Rico . gugup malu di lihatin mereka semua .


" Nah ini cepat kalian pasang kan cincin nya Ric kamu dulu " . perintah mama Rahayu .


" Setelahnya kamu sayang , pasangkan ke jari Rico . "


Setelah selesai acara tukar cincin mereka lanjutkan dengan berfoto - foto dengan keluarga mereka . walau di lakukan secara sederhana dan di hadiri keluarga saja tak mengurangi sakralnya acara malam ini .


Acara terus berlanjut hingga makan malam usai dengan pembicaraan tentang acara pernikahan yang akan mereka laksanakan dua minggu lagi .


Setelah selesai Acara kini keluarga Wijaya akhirnya pulang , mereka sepakat untuk mengurusi acara pernikahan Sifa dan Rico bersama.


selain untuk mempersiapkan acara tapi agar kedua nyonya ini terbiasa dan bisa akur , biar bagaimanapun mereka anak menjadi besan . .


.


.


.

__ADS_1


.1000 kata ya besti hari ini , jangan lupa like komen ya .


jaga kesehatan ya besti 🥰see you 😙


__ADS_2