ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
After wedding


__ADS_3

Sampai di kamar hotel yang dipesan kini Sifa dan Rico langsung masuk kedalam kamar mereka , lebih tepatnya kamar pengantin mereka .


Mereka memang memilih memesan kamar di hotel yang sama temapatnya melakukan resepsi pernikahan tadi . Tak mau repot untuk pindah hotel lagi karena pasti nanti resepsi akan berlangsung cukup lama . Bukan hanya pengantin baru ini saja yang menginap disini tapi seluruh keluarga juga di pesankan kamar di hotel yang sama .


Masuk kedalam kamar di buat takjub dengan nuansa kamar yang jauh berbeda pada kamar hotel sebelumnya . Nuansa kamar pengantin jelas terasa di dalam kamar , dan itupun membuat kedua pasangan baru ini menjadi canggung .


Taburan kelopak bunga mawar merah membentuk lambang hati di atas lantai kamar menyambut kedatangan mereka . Di tamabah diatas ranjang juga banyak kelopak bungga mawar bertebaran di lengkapi lilin lilin aroma terapi membuat suasana kamar menjadi hangat .


Duduk besebelahan di atas ranjang dengan perasaan gugup dan berdebar entah kegiatan apa lagi yang akan terjadi di malam pertama ini .


" Ka......kamu mau mandi dulu apa aku duluan ". Gugup sungguh ini pertama kalinya Rico satu kamar dengan seorang wanita selain Mamanya .


" Mas aja duluan , aku mau istirahat dulu ". Ucap Sifa menunduk tak mau mengankat wajahnya yang sedang memerah itu .


" Ya sudah aku duluan ".


Melihat Rico Berjalan kearah kamar mandi gugup yang dirasakan Sifa seolah berhenti . Memandang lagi kamar ini akan menjadi saksi dimana dia dan Rico akan tidur bersama malam ini .


Tak berselang lama Rico keluar dan berjalan kearah Sifa yang sedang focus memindai kamar sampai tak meliahat dia keluar dari dalam kamar mandi .


" Kamu lagi lihat apa ". Tanya Rico sambil terus menggosok rambutnya yang basah sehabis karamas .

__ADS_1


Kaget dengan suara yang dia kenali menoleh dan tatapan mereka bertemu , Sifa dibuat terpesona dengan Rico saat ini .


Jika biasanya dia melihat Rico berpakaian rapi dan klimis tapi sekarng dia bisa melihat Rico tampil dengan rambut acak acakan tapi tak membuat kadar ketampanan Rico berkurang sedikitpun .


Tak kunjung mendapatkan jawaban dari istrinya justru kini Sifa kemabali bengong melihatnya .


" Hey ,,,,, kamu kenapa ". Takutnya nanti malah kesambet , kan nggak lucu di malam pertama malah kesambet apa kata dunia .


" Ehhh ," . Sungguh Sifa merasa bodoh , malu sekali dia bagaimana bisa dia bisa mengagumi suaminya secara terang terangan seperti ini .


Sungguh inggin rasanya dia menghilang saat ini juga . " Bukan kenapa kenapa Mas , hanya melihat kamar saja ". Ucapnya sambil menyembunyikan rona merah pada wajahnya .


" Ya sudah kamu mandi , sudah ku siapkan air hanggat untuk mu ". Tak inggin suasana kemabali canggung akhirnya Rico menyuruh Sifa untuk segera mandi .


"terimakasih Mas ", ucapnya sambil berlalu menuju kamar mandi dengan sedikit menyeret gaunnya.


.


.


.

__ADS_1


Didalam kamar mandi Sifa masih belum bisa membuka gaunnya serasa sulit baginya . Mau minta tolong siapa di kamar ini hanya ada dia dan Rico .


Mau minta lotong Rico dia sangat malu , Apalagi setelah kejadian memalukan tadi , huhhh dia sungguh mengutuk dirinya sendiri .


Tapi tak punya pilihan lain selain minta tolong Rico , atau dia akan begini terus sampai besok pagi .


.


.


.


.


.


.


hai aku balik lagi ya , maaf kalau banyak typo .


See you 🥰

__ADS_1


__ADS_2