ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
Bulan madu part 2


__ADS_3

Hai gais , Maaf ya author 2 hari nggak up . Bulan ini pekerjaan ku banyak banget ya , malkum ya gais kerja jadi buruh di tempat orang ya begini . Harus ikut apa kata bos .


Author bakal usahain up aetiap hari ya walaupun partnya gak bisa panjang .


Doain ya Authot sehat dan bisa menghibur kalian dengan tulisan receh author ini . Doa terbaik juga untuk pembaca semua .


Okay kita lanjutya . Jangan lupa like , masukkan cerita ku dalam daftar favorit kalian ..


...----------------...


Setelah tertidur beberapa saat Sifa mulai mengerjapkan matanya , diluhatnya sesosok pria tertidur pulas di sampingnya .


Dilihat dari wajahnya ada gurat kelelahan akibat menyetir sendiri dengan jarak yang lumayan jauh .


Siapa lagi kalau bukan Rico , yang kemarin baru saja mempersuntingnya menjadi istri yang akan menemani sisa hidupnya kelak . Amin


Tangan kekarnya melingkar sempurna si tubuh Sifa , sambil menelusupkan wajahnya diceruk lejer Sifa . Dipandanginya wajah lelah Rico , kasian sebenarnya dia menyetir sendiri dengan jarak yang lumayan jauh dari kota mereka .

__ADS_1


Apalagi dia menyetir sendiri tanpa ada yang mengajaknya ngobrol , Dia sebagai istri hanya tidur selama diperjalanan mengganti waktu tidurnya semalam yang dia gunakan untuk melayani suami mesumnya ini . Bagaimana dengan Rico yang hanya tidur beberapa saat saja .


Mengingat kajaian semalam sungguh ini membuat pipi Sifa bersemu merah . Bagaimana ganasnya Rico menggaulinya semalam . Apalagi saat baru saja dia mandi dan meliahat banyaknya tanda yang dibuat Rico , tak sadar dia memberikan hukuman puasa selama dua hari . Bukam kapok malah dia terus menerus meminta jatahnya hingga sudah tidak tau laga berapa ronde yang dia lakukan . Katanya untuk bekal puasa dua hari .


Tapi Sifa rasa dia tak inggin egois dengan Rico , melayani Rico adalah tugas utama dia menjado istrinya.


Tak inggin mengganggu tidur Rico , Sifa mencoba turun perlahan dari temapat tidur menyingkirkan tangan Rico dengan perlahan . Dia inggin kekamar mandi membersihkan dirinya dan segera inggin membuatkan makanan malam untuk suaminya .


lima belas menit sudah dia dikamar mandi , Sifa keluar sudah memakai baju santai , melihat Rico masih tertidur pulas akhirnya Sifa keluar menuju dapur melihan kulkas apakan ada bahan masakan untuk malam ini .


Dan ternyata kulaks mereka penuh dengan bahan makan . setelah memilih bahan Masakan yang akan dia masak Sifa lanjutkan dengan muali masak .


Sakin asiknya memasak Sifa sampai menyadari bahwa Rico menyusulnya kedapur


" Masak apa yang ?". Ucap Rico sambil memeluk Sifa dari belakang dengan dagunya menempel indah dipundak Sifa.


" Mas ngagetin tau nggak , untung nggak jantungan aku . Mas mua jadi duda muda ". Gerutu Sifa di balas kekehan dari Rico . Tapi Rico tak menyukai kalimat terakir Sifa .

__ADS_1


" Mas nggak mau kamu bilang seperti itu , pokoknya kamu selamanya hidup sama Mas . dari pada kamu yang Mati lebih baik Mas dulu yang Mati ". Jawab Rico dengan nada tegas dan tatapan tajamnya . Dia nggak suka Sifa membahan soal kematian. Walaupun dia tau semua yang hidup bakal merasakan mati .


Berjalan meninggalkan istrinya dengan perasaan kesal.


Kalimat suaminya itu mampu membuat Sifa sadar perkataanya tadi menyinggung perasaan Rico .


Bagaimana ini , bagaimana membujuk suaminya agar tidak marah kepadanya . Sungguh dia tidak sanggup jika Rico mendiaminya seperti ini .


Mematikan kompornya dia inggin meminta maaf kepada Rico , Ya dia harus minta maaf .


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung...


__ADS_2