ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
bulan madu part 1


__ADS_3

Sebelum baca jangan lupa like , komen dan jangan lupa hadiahnya agar author semangat nulisnya .....


...----------------...


Selesai mengeringkan rambut , Sifa berganti pakaian dengan baju berkerah tinggi , tentu berguna menutupi tanda merah di lehernya .


Tadi setelah Rico memberi ide untuk memakai baju berkerah tinggi Sifa langsung menyetujui . Jika pakai fondatioan pasti tidak akan membantu karena banyaknya tanda cinta yang Rico ukir.


Dan tentunya memakai fondatioan nantinya pasti akan luntur jika terkena keringat , apalagi ini di area leher .


" Yank , baju Mas mana ? ". Rico datang dengan hanya memakai handuk dililitkan kepinggangnya .


Tadi setelah selesai membantu istrinya mengeringkan rambutnya , Rico mandi karena mereka akan cek out dari hotel siang ini .


" Sebentar Mas , mas tunggu dulu ". Jawab Sifa saat ini masih mencari baju Rico dikoper.


Setelah menemukan baju Rico , Sifa berjalan kearah Suaminya menyerahkan baju pilihanya . Walaupun dia harus bersusah payah bejalan kearah suaminya .


Bagian intinya masih terasa perih , berjalan pun masih harus sedikit mengankang seperti pinguwin .


" Masih sakit ya ?". Tanya Rico yang merasa kasiahan melihat istrinya kesusahan berjalan . Apalagi ini semua karena ulahnya .


" Emmmm , sedikit ". Ucapnya pelan .

__ADS_1


Sifa beralik kearah koper membereskan barang barang yang akan mereka bawa pulang .


Sedangkan Rico memakai bajunya dengan cepat agar bisa membantu istrinya membereskan pakaian mereka , dia tak tega melihat istrinya kesusahan seperti itu.


" Sudah yank , kamu tunggu aja . Biar Mas yang bawa kopernya ".


" Ya sudah ini Mas ".


" Semua sudah selesai kan , tidak ada yang ketinggalan ?".


" Tidak , semua sudah aku Masukkan didalam koper ".


Setelah itu mereka keluar dari kamar , tujuan mereka setelah keluar dari hotel ini adalah bogor .


Ya mereka memutuskan akan bulan madu di bogor saja , bukan tak mampu pergi keluar negeri tapi mereka pikir lebih baik jika didalam negeri saja sudah banyak tempat tempat bagus yang cocok untuk di kunjungi kenapa harus jauh jauh keluar negri .


Selama di perjalanan tadi Sifa hanya tiduran saja , dia inggin mengganti waktu tidurnya karena semalam dia digarap habis habisan oleh suaminya .


" Yank, kita sudah sampai ". Dwngan lembut Rico coba membangunkan istrinya , tapi sedikitpun Sifa tergangu dengan suara Rico.


Melihat Sifa yang tak kunjung bangun dan juga wajah lelah milik istrinya membuat Rico tak tega membangunkan Sifa .


Keluar dari mobil berjalan memutar membuka pintu bagian samping milik istrinya , melepaskan seftybelt yang melingkar di perut istrinya .

__ADS_1


Mengendong Istrinya pelan agar tak menganggu tidur Sifa . Rico berjalan kearah Vila untung saja sudah ada penjaga yang berjaga di vila tersebut . Jadi dia tak perlu susah payah membuka pintu .


" Selamat siang tuan , selamat datang ".sapa sopan penjaga Vila .


" Selamat siang pak , tolong keluarkan koper saya di dalam bagasi mobil ya , saya tunggu di kamar ". Ucap Rico memberi perintah kepada penjaga vila.


" Baik pak ".


Setelah memberi perintah kepada penjaga tersebut kini Rico berjalan sambil menggendong istrinya menuju lantai dua vila.


Menurunkan pelan tubuh munggil yang semalam memberi kenikmatan yang luar biasa itu . Tak lupa menyimpan koper yang baru saja di antar panjaga Vila tadi .


Menutup pintu tak lupa mengunci pintunya , berjalan kearah ranjang dimana istrinya lebih dulu mengarungi mimpi indahnya. Merebahkan tubuh lelahnya di samping Sifa , di tariknya tubuh itu untyk dijadikan guling hidupnya itu .


Berusaha tidur menyusul istrinya itu .


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung .....


__ADS_2