
sesampainya dirumah kini sifa mulai membersihkan diri . binggung bagaimana sifa menolak permintaan orangtua nya . tadi setelah selesai membahas perjodohan sifa dan Rico papa bayu menyampaikan keinginannya , papa bayu menginginkan sifa kembali pulang .
tapi bagaimana bisa , dia sudah terlanjur nyaman dengan kehidupannya sekarang yang serba sendiri . 2 tahun bukan waktu yang sebentar sifa menjalani hidup sendiri.
Dan kini dia kembali menolak keinginan papanya . bukan tak berbakti kepada orangtua . tapi rasa nyaman yang iya ingginkan .
...****************...
kediaman papa bayu
" papa sama mama dari mana kok baru pulang ?". tanya sifa yang melihat mereka baru pulang .
" habis makan siang sama kakak kamu sin ". Kok tumben sudah pulang kamu ?". mama kinar melangkah dudk di sofa ruang TV .
" sinta cuman nonton aja ma , nggak ada acara shopping shopping sama temen temen . jawab sifa melangkah duduk di samping mama nya .
" kalian kok tumbem makan bersama sama kak sifa sih ?".
" iya sin ada yang mau kita bahan sama kakak kamu , jadi sekalian makan siang bersama . udah lama juga mama nggak makan bareng sifa .
" kok mama ngak ngajak aku , siapa tau aku mau ikut makan juga?".
" gimana mama mau ngajak kamu , orang kamunya aja berangkat buru - buru tadi . mana sempat mama bicara sama kamu sinta ".
" mama kan bisa bilang dari tadi malam kan sinta bisa pikir dulu ". manyun sinta yang tak terima jika orangtuanya makan bersama dengan sifa saja .
dia tentu tidak ingin kasih sayang yang iya dapatkan selama ini di bagi dengan sifa .
" janjianya memang mendadak sayang " . dengan nada lembut mama kinar mencoba memberi pengertian kepada sinta .
memamg agak susah jika membujuk sinta daripada sifa , sinta yang dari kecil sudah terbiasa manja kepada orangtuanya membentuknya menjadi pribadi yang keras kepala .
" tau ah ... mama memang sudah nggak sayang sama sinta lagi ". rajuk sinta .
" sudah - sudah , kalian ini hanya perkara makan siang saja jadi ribut ". sahut papa bayu .
tak inggi mendengar lagi keributan yang di buat putinya akhirnya papa bayu yang dari tadi diam kini ikut bicara .
" mama sudah lah nggak perlu di tanggapi lagi omongan sinta ".
" Dan untuk sinta !". papa bayu menoleh ke sinta ." kapan kapan kita bisa makan bersama nanti papa urus jatwalnya . jangan perkara makan siang bisa kamu besar - besarkan . besikaplah sedikit dewasa . tegas papa bayu .
" papa mau keatas dulu . Ma tolong buatkan papa teh hangat , dan untu sinta kamu sebaiknya kembali kekamar belajar sebentar lagi mau ujian .
" iya pa , kalo gitu sinta kekamar dulu Ma , pa ".
__ADS_1
" iya sayang belajar yang giat ya?
" iya ma .
setelah melihat sinta masuk kedalam kamar papa bayu mulai melangkah ke atas untuk istirahat . sedangkan mama kinar berbelok ke arah dapur untuk membuatkan pesanan papa bayu dan segera si antar ke kamar.
" Teh nya pa ?".
" iya , taruh saja di meja ma ". jawab papa bayu yang kini mulai melangkah ke arah meja .
" papa kenapa , mama lihat seperti banyak yang papa fikirkan ?".
" papa hanya berfikir tentang sifa dan sinta ma ". helaan nafas papa bayu terasa berat .
" memang ada apa sama anak - anak pa ?".
" papa rasa kita terlalu memanjakan sinta sehingga sinta kini menjadi anak yang keras kepala dan manja . dan untuk sifa kita terlalu keras mendidik nya selama ini kini anak itu merasa asing dengan kita malah terasa jauh dengan kita ma .
...papa merasa gagal mendidik mereka Ma , bagaimana pun ada ikut campur kita dalam tumbuh kembang anak kita ....
dan yang makin papa sesali tentang sifa , anak itu tetap membantu dan memprioritaskan kita sebagai orangtua dari pada kebahgiaannya sendiri .
...papa hanya takut tentang masa depannya bagaimana kalau sifa tak bahagia dengan pernikahanyan. bagai mana kalau sifa tertekan , papa akan merasa bersalah sekali ma ". ...
Terlepas dengan keadaan sinta yang kritis pada waktu itu . seharusnya mama tetap bisa memperhatikan sifa , tapi apa yang mama lakukan mama hanya mementingkan kesedihan mama melihat sinta yang sakit tanpa berfikir bahwa sifa juga membutuh kan mama di sisinya ".
" kita besalah dalam hal ini ma ". jawab papa bayu sambil memeluk tubuh istrinya .
" iya pa , orang tua macam apa kita ini ". hiks … hiks … hiks . tangis mama kinar terasa pilu di hati papa bayu .
" sudah ma , sudah jangan menagis lagi . yang perlu kita lakukan adalah harus berbuat adil kepada anak kita , tampa pandang bulu .
" iya pa ,". hiks …hiks…hiks…
*
*
setelah drama tangis tangisan , kini papa bayu berada di ruang kerja nya . dia inggin memberi tau pak Agus tetang rencana perjodohan yang di awali dengan perjajian jaminan hutang tentqng sifa yang mau untuk menikah dengan putra sulung pak Agus .
kini pembicaraan serius pun terjadi si telfon saja . karena saat ini pak Agus memang tak berada di insonesia , beliau kini masih menjalani bisnisnya di luar nehri tepatnya di italia.
"*hallo tuan Agus , ini saya bayu permana ".
^^^" hallo , iya tuan bayu ada yang inggin anda sampaikan kepada saya ? ^^^
__ADS_1
" iya tuan saya mau memberi tau , kalau anak saya mau menerima perjodohan yang kita lakukan .
^^^benarkah ? syukurlah kalau salah satu putri bapak menerima pinangan saya . ^^^
iya pak ,
^^^kalau boleh saya tau putri bapak yang mana yang mau menerima putra saya ? ^^^
putri pertama saya pak . namanya sifa faradila permana .
^^^jadi putri susung bapak yang menerima pinangan saya pak ? ^^^
iya pak , karena anak saya yang kedua masih duduk di bangku SMA . kalau anak pertama saya sudah kuliah di unifersitas xxx .
^^^benarkah , jadi anak pak bayu kuliah di unifersitas xxx? ^^^
iya pak benar .
^^^yang saya tau untuk masuk ke unifersitas tersebut hanyalah orang yang pintar pintar ya pak ? ^^^
iya pak benar , syukurnya anak saya bisa masuk lewat jalur pretasi pak . memang sedari dulu memang anak saya ini sudah kelihatan pintarnya .
^^^ gadia yang istimewa anak bapak ini , pasti sifa ini anak kesayangam anda dan istri* ? ^^^
Deg …
anak kesayangan , kata kata itu terasa tamparan untuknya . bagaimana tidak , bahkan selama ini dia tidak pernah perduli dengam kehidupan sifa . bahka dia memasukkan sifa di sekolah yang berbeda dengan sinta .
^^^hallo , hallo pak bayu ? masih bisa dengar saya kan ?^^^
i... iya pak , masih , saya masih bisa dengar
^^^ ya sudah kalau begitu pak bayiu . bagaimana kalau kita lanjutkan perbincangan kita besok di kantor saya . ini saya saya sudah mau masuk pesawat .^^^
iya pak , kita lanjut besok saja . semoga selamat sampai rumah pak Agus .
^^^trimakasih pak Bayu . selamat siang ^^^
siang pak Agus ..
tut...tut...tut...
setelah sambungan telfon terputus pak bayu menyandarkan badannya ke kursi kerjanya . sambil memijit pangkal hidungnya pak bayu mulai berfikir semoga ini keputusan tang benar.
bersambung …
__ADS_1