ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
Tengok gedung


__ADS_3

Pagi pagi sekali Rico sudah bersiap dengan pakaian Rapi , menuruni tangga sambi bersiul seperti suasana hatinya sedang bahagia , terlihat dari wajahnya yang memancarkan aura bahagia .


Aksi utupun tak lepas dari pengawasan tiga orang yangctengah duduk di meja makan , seperti orang yang sedang di mabuk kasmaran saja .


berjalan mendekati ketiga orang yang tengah benggong dengan dia hari ini " Pagi Ma , Pa , Ndre . hari ini aku nggak ikut sarapan sama kalian ".


" Pagi juga , kenapa kamu tidak ikut sarapan sama kita Ric ?". tanya mama Rahayu yang heran kepada anak pertamanya ini , Tak biasanya dia sampai tak sarapan bersama dengan keluarganya seperti ini .


kerena pada dasarnya mereka jarang berkumpul berasama kerena kesibukan masing- masing , jadi makan bersama inilah momen kebersamaan mereka setiap harinya .


" Rico mau sarapan bersama Sifa Ma , Kemaren udah janjian soalnya ".


" Kenapa kamu enggak bawa Sifa sarapan di rumah ajai sih Ric ". Heran mama Rahayu .


bukankah sekalian Sifa beradaptasi dengan keluarga Wijaya yang sebentar lagi akan menjadi keluarganya .


" Rico mau makan berdua aja sama Sifa Ma , nanti kalau Rico udah nikah kan bisa makan bersama ".


" Dasar bucin ". guman Andre yang masih tersengan di telinga Rico .


" Kalau mau loe bisa cari kali Ndre , nggak usah iri juga kali ". ledek Rico karena tadi mendengar gumanan Andre .

__ADS_1


" Kenapa jadi gue sih ?". kesel Andre . kenapa dia di bawa bawa coba .


" Loe kira gue nggak tau kalau loe tadi ngumpat gue ". sinis Rico .


" hehehehe ". cenggir Andre yang ketahuan sedang mengumpat adiknya .


mendengar perdebatan kedua anaknya ini membuat papa Agus cepat cepat menyela keburu jadi lebih besar lagi " Sudah suadah , kamu berangkat aja Ric keburu siang kasian Sifa nanti ".


" Ya sudah Rico berangkat dulu Ma , Pa ?".


" Iya jangan lupa kamu nanti ada jatwal ketemu sama WO melihat gedung yang akan kalian pakai ". Mama Rahayu menggingatkan Anaknya .


.


.


Sesampai di rumah Sifa , Rico turun dan langsung berjalan menuju ke dalam rumah . Belum sampi di depan pintu , pintu sidah di buka menampilkan Sifa yang sudah rapi dengan pakaian kasualnya . jangan lupakan senyumanya yang makin membuat Rico terlena .


" Pagi Mas ?". sapa Sifa dengan senyum manisnya .


" Pagi juga Fa ". Jawab Rico sambil memperlihatkan seulas senyum memikatnya .

__ADS_1


" Masuk mas , masakan nya sudah siap semua ".


" masak apa kamu hari ini? ". tanya Rico sambil berjalan ke arah meja makan . Dapat di lihat dari matanya tertata rapi beberapa jenis masakan ala Sifa di sana .


" masak tempe orek sama telur balado , Mas suka nggak ?


" Suka , aku bukan tipe orang yang pemilih soal makanan ".


Duduk di meja makan sederhana yang ada di dalam rumah tersebut , Dengan telaten Sifa melayani Rico layaknya seorang istri sungguhan .


Makan masakan Sifa merupakan aktivitas kesukaan Rico saat ini , walaupun masakan ala rumahan tapi dia tetap menyukainya .


.


.Tak terasa kini mereka telah sampai di depan gedung yanga akan mereka gunakan , janji temu dengan perwakilan WO yang mamanya tunjuk .


Berjalan beriringan melihat dan sedikit memberikan gambaran model yang mereka ingginkan kepada WO nya , sunggu tidak sabar inggin melihat bagaimana jadinya jika ini terealisasikan .


Sesudah puas dengan tempat itu kini mereka menuju ke lokasi selanjutnya yaitu mereka mendatangi Fotografer yang akan membantu mereka mengambil gambar preewed mereka .


Dengan tema putri kerajaan akhirnya mereka selesai melakukan pengambilan Foto . sebenarnya ini adalah pengalaman Foto tersingkat yang di lakukan sang Fotografer , Bagaimana tidak baru kemarin dia di hubungi untuk melakukan Preewed ini dan hari ini di realisasikan , jika saja yang memunta ini bukan dari keluarga Wijaya salah satu keluarga terpandang di kota ini mungkin dia tak akan mau . watu yang terlalu mepet bukan .

__ADS_1


__ADS_2