
Pagi pagi sekali Rico sudah bersiap dengan pakaian Rapi , menuruni tangga sambi bersiul seperti suasana hatinya sedang bahagia , terlihat dari wajahnya yang memancarkan aura bahagia .
Aksi utupun tak lepas dari pengawasan tiga orang yangctengah duduk di meja makan , seperti orang yang sedang di mabuk kasmaran saja .
berjalan mendekati ketiga orang yang tengah benggong dengan dia hari ini " Pagi Ma , Pa , Ndre . hari ini aku nggak ikut sarapan sama kalian ".
" Pagi juga , kenapa kamu tidak ikut sarapan sama kita Ric ?". tanya mama Rahayu yang heran kepada anak pertamanya ini , Tak biasanya dia sampai tak sarapan bersama dengan keluarganya seperti ini .
kerena pada dasarnya mereka jarang berkumpul berasama kerena kesibukan masing- masing , jadi makan bersama inilah momen kebersamaan mereka setiap harinya .
" Rico mau sarapan bersama Sifa Ma , Kemaren udah janjian soalnya ".
" Kenapa kamu enggak bawa Sifa sarapan di rumah ajai sih Ric ". Heran mama Rahayu .
bukankah sekalian Sifa beradaptasi dengan keluarga Wijaya yang sebentar lagi akan menjadi keluarganya .
" Rico mau makan berdua aja sama Sifa Ma , nanti kalau Rico udah nikah kan bisa makan bersama ".
" Dasar bucin ". guman Andre yang masih tersengan di telinga Rico .
" Kalau mau loe bisa cari kali Ndre , nggak usah iri juga kali ". ledek Rico karena tadi mendengar gumanan Andre .
__ADS_1
" Kenapa jadi gue sih ?". kesel Andre . kenapa dia di bawa bawa coba .
" Loe kira gue nggak tau kalau loe tadi ngumpat gue ". sinis Rico .
" hehehehe ". cenggir Andre yang ketahuan sedang mengumpat adiknya .
mendengar perdebatan kedua anaknya ini membuat papa Agus cepat cepat menyela keburu jadi lebih besar lagi " Sudah suadah , kamu berangkat aja Ric keburu siang kasian Sifa nanti ".
" Ya sudah Rico berangkat dulu Ma , Pa ?".
" Iya jangan lupa kamu nanti ada jatwal ketemu sama WO melihat gedung yang akan kalian pakai ". Mama Rahayu menggingatkan Anaknya .
.
.
Sesampai di rumah Sifa , Rico turun dan langsung berjalan menuju ke dalam rumah . Belum sampi di depan pintu , pintu sidah di buka menampilkan Sifa yang sudah rapi dengan pakaian kasualnya . jangan lupakan senyumanya yang makin membuat Rico terlena .
" Pagi Mas ?". sapa Sifa dengan senyum manisnya .
" Pagi juga Fa ". Jawab Rico sambil memperlihatkan seulas senyum memikatnya .
__ADS_1
" Masuk mas , masakan nya sudah siap semua ".
" masak apa kamu hari ini? ". tanya Rico sambil berjalan ke arah meja makan . Dapat di lihat dari matanya tertata rapi beberapa jenis masakan ala Sifa di sana .
" masak tempe orek sama telur balado , Mas suka nggak ?
" Suka , aku bukan tipe orang yang pemilih soal makanan ".
Duduk di meja makan sederhana yang ada di dalam rumah tersebut , Dengan telaten Sifa melayani Rico layaknya seorang istri sungguhan .
Makan masakan Sifa merupakan aktivitas kesukaan Rico saat ini , walaupun masakan ala rumahan tapi dia tetap menyukainya .
.
.Tak terasa kini mereka telah sampai di depan gedung yanga akan mereka gunakan , janji temu dengan perwakilan WO yang mamanya tunjuk .
Berjalan beriringan melihat dan sedikit memberikan gambaran model yang mereka ingginkan kepada WO nya , sunggu tidak sabar inggin melihat bagaimana jadinya jika ini terealisasikan .
Sesudah puas dengan tempat itu kini mereka menuju ke lokasi selanjutnya yaitu mereka mendatangi Fotografer yang akan membantu mereka mengambil gambar preewed mereka .
Dengan tema putri kerajaan akhirnya mereka selesai melakukan pengambilan Foto . sebenarnya ini adalah pengalaman Foto tersingkat yang di lakukan sang Fotografer , Bagaimana tidak baru kemarin dia di hubungi untuk melakukan Preewed ini dan hari ini di realisasikan , jika saja yang memunta ini bukan dari keluarga Wijaya salah satu keluarga terpandang di kota ini mungkin dia tak akan mau . watu yang terlalu mepet bukan .
__ADS_1