
setelah menelfon Sifa mama Kinar beranjak dari tempat tidur menuju ruang wardrobe memilih pakaian santai untu papa Bayu .
Setelah menyelesaikan ritual mandi papa Bayu keluar dan tak melihat istrinya di kamar kini berjalan menuju ruang wardrobe karena dia yakin pasti istrinya sedang mengambilkan pakaian untuknya .
dan benar saja dia menemukan istrinya sedang fokus memilih pakaian sampai tak melihat suaminya datang .
" Sudah apa belum Ma milihnya ? tanya papa Bayu yang kini berada tepat di belakang istrinya .
plakkkk...
" Ya ampun papa ini ngagetin tau nggak , untung mama nggak punya penyakit jantung coba , kalau punya bisa bisa papa jadi duda mau ? kesel mama Kinar sambil memukul lengan papa Bayu , karna sudah nggagetin .
" Aduh Ma sakit , kenapa harus pakek pukul papa segala sih ? ringgis papa Bayu sambil mengelus lengan nya yang panas . ternyata pukulan peremuan kalau lagi kaget dasyat juga ya ? pikir papa Bayu.
" Masa sakit beneran sih pa ?, sini tangan papa ". sambil mengelus lengan yang tadi dia pukul " maaf ya pa mama pukulnya kekerasan , papa sih ngagetin mama segala".
" Ndak apa apa ma , udah nggak sakit lagi kok tangannya " mama tadi jadi telfon Sifa ?".
" Sudah pa , udah mama kasih tau tempat dan waktunya sama Sifa ".
" Ya sudah kalau begitu ma ".
" Rico tu anaknya gimana sih pa? tanya mama Kinar sambil membantu papa Bayu memakai baju.
" Yang papa lihat tadi , Rico iti anaknya penurut , sopan ,pekerja keras dan juga yang papa lihat di itu sangat menghormati orangtuanya ".
" Semoga dia bisa jaga dan bahagiain Sifa ya pa , mama akan sangat bersalah jika salah pernikahan mereka kenapa napa ".
" Papa harab juga begiti ma , setidak nya ada yang menjaga Sifa selain kita ".
Berusaha menjadi orang tua yang baik kini yang di jalankan papa Bayu dan mama Kinar , bukan hanya untuk satu anak saja tapi untu dua anak mereka .
Setelah mendapat telfon dari mamanya tadi membuat Sifa menjadi tak konaen bekerja . Tak berfikir akan secepat ini pertemuanya dengan calon suami nya .
Bagaimanapun nanti sifatnya , rupanya dia akan merima dengam ikhlas , ini semua dia lakukan untuk keluarganya .
Melihat Sifa melamun membuat temannya heran tak biasanya Sifa melamun saat bekerja . Dia adalah tipe anak yang rajin dan tak pernah mengikut campurkan urusan pribadi saat bekerja .
Merasa aneh temanya pun mencoba mendekati dan meyadarkan Sifa . Takutnya nanti malah kesambet kan berabe nantinya .
" Sif .
__ADS_1
" Sifa?
" Hah ... kenapa ada orderan masuk ya ? mana mana ? kaget karna sibuk melamun sampai tak konsen .
" Belum ada orderan masuk , gue takut loe kesambet aja . Dari tadi nglamun bae kenapa ?
" Hufffffft...... loe ngagetin aja kirain ada orderan masuk !".
" kenapa sih emang , loe ada masalah ?".
"Nggak ada apa apa kok."
" terus kenapa tadi loe nglamun , gue lihat tadi habis terima telfon loe nglamun gue kira ada masalah sama loe ?".
" Yang telfon tadi nyokap gue , kagen aja sama dia perasaan baru kemaren gue pulang udaha kangen aja ? hehehe . mencoba tertawa walau hati dan fikiranya tak baik baik saja .
" bener ya loe nggak ada masalah ? kalo ada masalah loe bisa curhat ke gue kok " .
" Iya nanti kalau mau curhat ke eloe aja , tapi tadi memang hanya kangen aja sama ortu ". mencoba meyakinkan teman nya agar percaya dengan apa yang di katakan .
Hari ini sesuai dengan janji kemari Sifa mendatangi resto tempat janjianya dengan orangtuanya . Menaiki ojek online kini sifa sampai di depan resto .
Tak berselang lama sampai dia mendapati mobil papanya juga sampai . merjalan mendekati mobil dan menunggu orang di dalam mobil keluar .
" Kamu sudah lama sayank sampainya ?". tanya mama kinar
"Baru aja ma ". jawab Sifa sambil mencium tangan kedua orang tuanya .
" Ya sudah ayo kita masuk , pak Agus sudah menunggu di dalam . Ayu ma , Ayo nak masuk ?". ajak papa Bayu sambil merangkul anaknya .
sesampai temapat yang di janjikan kini keluarga papa bayu mulai memasuki ruangan yamg sudah di boking pak Agus sebelumnya .
" Selamat siang pak Agus , maaf saya terlambat dan membuat pak Agus harus menunggu ". salam pak Bayu sambil menjaba tanggan pak Agus .
" Selamat siang Pak Bayu . tak masalah pak , saya juga baru duduk 5 menitan . tak usah sungkan ". jawab pak Agua sambil menoleh ke samping papa Bayu .
" ohhh iya , perkenalkan ini istri saya ".
" Selamat siang pak perkenalkan saya Kinar , istri pak Bayu."mama Kinar berkenalan dengan pak Agus dengan bahasa lembut dan sopan .
" Selamt siang juga nyonya , senang bertemu dengan anda" maaf sebelumnya istri saya tak bisa ikut karena harus menemani Ibu saya cek up ".
__ADS_1
" Tidak apa- apa pak , kami faham . lain kali bisa bertemu dengan istri anda ". jawab pap bayu .
" Dan ini siapa pak Bayu ?tanya pak Agus yang sedari tadi penasaran dengan gadis cantik yang berdiri di belakang mamanya .
" ohh iya sampai lupa , perkenalkan pak Agus , ini putri saya yang pertama namanya Sifa ".
" Ayo nak perkenalkan dirimu kepada pak Agus " .
" iya ma " . berjalan mendekat dan mencoba mengangkat kepala kepada pak Agus .
" Perkenalkan tuan nama saya Sifa". ulur tanga sifa mencoba berslaman kepada pak Agus .
" Nama saya Agus , kamu tak perlu memanggil saya tuan panggil saya om , sama seperti anak saya yamg manggil papa kamu om ". jawab pak Agus sambil menerima uluran tangan sifa .
medapat sambutan salam hangat membuat sifa yang sedari tadi gugup menjadi lebih tenang .
menyalimi dan mencium punggung tanggannya membuat pak agus mengulas senyum tipis , tak menyangka jika anak jaman sekarang masih menemukan anak yang memiliki sopan santun.
Dia semakin yakin untuk menikahkan putranya dengam sifa , dia yakin putra nya dapat menerima Sifa dengan baik . mengingat sifat sifa yang sopan santun dan lemah lembut.
Bukan hanya anaknya , bahkan istri dan ibunya pun pasti akan senag dengan calon menantu pilihanya .
" Baik tuan ehh maksud saya om , maaf ". sesal Sifa sambil menunduk .
" mari silahkan duduk pak Bayu , nyonya mari ." ajak pak Agus mempersilahkan keluarga pak Bayu untu duduk . tak terkecuali Sifa .
"Maaf pak Bayi lagi - lagi anak saya harus membuat anda dan keluraga menunggu ".
" Tidak masalah tuan kami mengerti tentang kesibukan Rico ."
" Terimakasih penggertiannya pak , tadi anaknya baru ngabari dia masih terjebak kemacetan di jalan setelah pulang meteng . dan sekarang masih dalam perjalanan kesini .
" Tidak apa - apa pak saya tau meteng ini penting untu dia.
" benar pak , dia bilang ini meteng penting sebelum nanti berangkat ke singapur .
" kami faham pak Agus , sudahlah tak perlu singak demgan kami ". kali ini mama Kinar yang menjawab .
Sambil menunggu kedatangan Rico mereka melanjutkan dengan mengobrol dan salimg mendekatkan diri karena bagaimana pun merekan akan menjadi besan natinya .
Setelah menunggu kurang lebih 30 menit akirnya yang di tunggu - tunggu datang juga , dengam nafas memburu Rico mebuka pintu ruangan tersebut.
__ADS_1
" Selamat siang , maaf membuat menunggu lama". sapa Rico sambil membungkukkan badan
Deg………Deg ……