ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
Gara gara gaun lucknut


__ADS_3

Kini dia tengah bercermin di dalam kamar mandi , tak berani keluar . Bukan tak berani tapi malu untuk keluar . Apalagi baju yang dipakai kini sungguh seperti wanita yang ada di tempat hiburan malam .


Baju nerawang dengan tali tipis di bagian belakang , dan jangan lupakan panjang paju bahkan tak bisa menutupi asetnya .


Bahkan jika di gunakan untuk jongkok apalagi , benar benar bukan baju yang sebenarnya .


" Seperti tidak memakai baju saja jika begini . siapa juga yang membuat baju seperti ini huhhh ". Dumelnya menyalahkan penemu baju seperti itu .


" Ya tuhan , malu sekali aku . Apa aku tak perlu keluar dari sini saja ? Tapi ini dinggin apalagi baju ini tak memberi manfaat sama sekali ". Tetap menggerutu meski kini ada seorang yang sedang menunggunya di luar .


Hingga 30menit kemudian Rico lelah menunggu memutuskan untuk menyusul istrinya , takutnya terjadi seauatu di dalam sana .


" Apa yang Dia lakukan didalam sana , kenapa lama sekali ". Gerutunya sambil berjalan ke kamar mandi .


Tok ..... Tok.....tok....


" Fa , kenapa lama sekali hanya ganti bajunya ". Teriak Rico sambil menggedor pintu kamar mandi .


Tak ada respon sama sekali dari dalam kamar mandi , tambah panik saja . Nait hati inggin mengerjai malah jadi petaka kan bahaya .


Tok .....tok......tok


" Faaa , kamu masih bisa dengar Mas kan ? ". teriak sambil terus menggedor pintu .


" I.....iya Mas aku dengar ". Lega rasanya mendengar suara Sifa .

__ADS_1


" Cepat keluar , kamu sudah membuat ku menunggu lama ! , Saya tunggu 5 menik kalo kamu nggak keluar saya dobrak pintunya !". Ancam Riko .


Gelk......


Didalam sana Sifa hanya bisa menelan salivanya , menarik nafas dalam mencoba mengurangi malunya dia berjalan keluar kamar.


Dia bertekat akan mengikuti semua keingginan Rico . Tok kalaupun Rico melihat tubuhnya itu wajar saja , Bukankah Rico Suaminya sah sah saja .


Ceklekkkk......


Perhayian Rico teralihkan ketika mendengar pintu kamar mandi terbuka .


Munculah seorang yang dia tunggu dari tadi sambil menundukkan kepala dan jangan lupa tanggan nya dia gunakan untu menutupi area pr*bad*nya.


Glekkkk........ Susah payah dia mengontrol na**unya , sial dia terjebak permainannya sendiri .


Turun dari ranjang berjalan kearah istrinya yang masih pada posisi semula sambil menundukkan kepala .


Pandangannya tak lepas dari pemandangan di depannya ini . kulit pulih mulus di padukan dengan gaun malam berwarna Merah darah sungguh pas di tu*uh Sifa .


Bahkan dari jauh bisa dilihatnya area pr***di milik Istrinya . semakin mendekat semakin panas saja tubuhnya. Hingga tal terasa kini berada di depan istrinya .


Menyentuh dagu sang istri dan coba mengangkat agar tak terus menunduk . Lihatlah matanya yang bening dan berwarna hitam itu . Semakin hanyut saja Rico dengan pesona Sifa.


" Kenapa menunduk hemmm". Tanya lembut sambil membelai lembut pipi Sifa .

__ADS_1


" Malu " . Jawabnya Lirih .


" Kenapa malu , aku ini suamimu bukan orang lain . Jika aku melihat bahkan menyentuhnya tak masalah ,karena semua yang ada di tubuhmu adalah milikku . Bahkan jika kita melakukan hal yang lebih juga boleh hemmm". Masih saja Rico menggoda istrinya .


Semakin merona saja Sifa dibuatnya .


Menuntun Istrinya berjalan kearah ranjang . Sesekali menunduk meliahat taburan kelopak mawar merah yang tak beraturan akibat tadi dia gunakan untuk lari larian .


Bunga itulah saksi bagaimana mereka akan meleburkan cinta mereka nanti .


.


.


.


.


.


.bersambung....


Sampai sini dulu ya , nanti kalau ada waktu up lagi .


.

__ADS_1


See you 🥰


__ADS_2