ANGGAP AKU ADA

ANGGAP AKU ADA
berfikir..


__ADS_3

Sesampainya di kampus sifa langsung menuju kedalam kelas . di kelas dudah banyak siswa yang sudah duduk di tempatnya masing masing. tak lama dosen pengajar datang menyampaikan pelajaran matkul hari ini.


*


selesai pelajaran kali ini sifa dan keempat temanya menuju kantin guna melakukan ritual memberi asupan gizi untuk cacing di perut mereka .


tak berapa lama menunggu makanan pesanan merekan datang


" sif loe tadi jadi kerumah bokap loe?". sinta bertanya sambil memasukkan bakso ke mulut


" hemmm… jadi ".


" trus trus ape yang mau di omongin bokab loe ". kepo angga . memang angga ini terlihat seperti lelaki tulen tapi jiwa keponya melebihi emak emak komplek .


" nggak ngomong apa apa , cuman kangen aja .bohong sifa , dia tak inggin teman - temannya mengetahui permasalahan yang dia dan keluarganya alami . memang pertemanan mereka bisa dibilang erat layaknya saudara , tapi ini adalah permasalahan keluarga dan nggak semua orang perlu tau termasuk teman temanya.


" masak sih , kok aneh ya tiba - tiba orangtua loe kagen sama loe ?


" mana gue tau . orang mereka bilang cuman kangen aja sama gue .


" atau mungkin ada yang loe sembunyiin dari kita ya?


lo bohong kan sif?


" nggak ada yang gue sembunyiin dari kalian semua . memang itu yang di katakam bokab ge tadi . yakin sifa ke temannya ." mungkin mereka mulai sadar kali ya " . lanjut sifa .


" mungkin iya . mereka mulai sadar apa yang merekan lakukan selam ini salah ."


" dah lah ngapain di pikir . lanjut makan aja kasian makanan kita keburu dingin nanti . sifa mencoba mengalihkan pembicaraan .


"maafin gue belum bisa jujurb. suatu saat nanti kalian pasti ngerti .... ". batin sifa .


...****************...


pukul 9 malam sifa pulang dan langsung membersihkan badan yang terasa lengket karna keringat .


setelah membersihkan diri sifa lanjutkan dengan rebahan di kasur tipis miliknya yang menemaninya kurang dari 2 tahun ini .


terhitung 2 hari lagi dia harus memberikan jawaban kepastian ke papanya . mencoba berfikir mengambi keputusan matang sebelum melangkah .


" apa yang harus aku lakukan setelah ini . guman sifa dengan melihat langit lagit kontrakannya .


" apa aku harus menerima atau menolah permintaan papa ? bantu aku tuhan .


hufffff…………


helaan nafas terasa berat , tapi tak seberat beban fikran yang iya rasakan .

__ADS_1


bukan hanya masip keluarganya yang kini bergantung padanya tapi juga ratusan keluarga kini yang jadi taruhanya .


...****************...


Tak terasa 3 hari berlalu . hari ini sifa harus memberikan jawaban permintaan papanya .


temu janji dengan sang papa pun terjadi di salah satu restoran mewah langganan keluarganya .


memilih privat room sifa akan menyampaikan keputusannya .


" permisi ada yang bisa di bantu nona ?". tanya pegawi restoran ramah.


" iya kak , meja atas nama bayu permana di mana ya ?


" ohhh , tuan bayu ada di privat room lantai dua nona .mari saya antarkan . tawar pelayan


menaiki anak tangga yang tak terlalu banyak kini sifa sudah sampai di depan ruangan yang telah papanya pesan .


" ini ruangngan nya nona . pak bayu sudah menunggu di dalan , silahkan .


" trimakasih kak .


" sama sama nona . saya permisi .


setelah pelayan pergi kini tinggal sifa sendiri berdiri di depan pintu privat room . tangan yang sedari tadi tak henti hentinya mengeluarkan keringat dingin karna gugup .


setelah mengetok 3 kali sifa memberanikan diri membuka pintu ruangan tersebut .


" Assalamuallaikum pa , lohh ada mama juga ?".


" walaikumsallam sayang , sini sayang duduk . tepuk tempat duduk si sebelah mama kinar duduk ." iya sayang mama juga ikut . mama kangen sama kamu ". jawab mama kinar memeluk sifa


" walaikumsallam nak ". kini papa bayu yang menjawab .


" gimana kuliah kamu sayang lancar kan ?". tanya mama kinar lembut .


" lancar ma , alkhamdulillah ".


" sukurlah mama senang sengarnyab. senyum mama kinar terasa teduh di mata sifa.


" sebelum kita bicara gimana kalo kita makan dulu . keburu dingin nanti makanannya sayang nanti.


kini papa bayu menyela pembicaraan ibu dan anak tersebut .


" ya sudah ayo sayang kita makan . mama kinar dengan telaten mengambilkan makanan untuk suami dan putrinya ..


sifa kaget karena mama kinar mau mengambikan makanan untuk sifa . biasanya dulu jika dia ingin makan ya mbil sendiri , mamanya selalu menolak dengan alasan harus mandiri .

__ADS_1


" te.. terimakasih ma " . gugup sifa menerima sodoran piring yang penuh makanan .


" iya sayang sama sama . sudah ayo di makan sayang," .


" iya ma...


setelah selesai makan kini pelayan tengah menjalankan tugas mereka membersihkan sisa makanan dan juga piring kotor bekas merekan . sambil menunggu pelayan restoran selesai mereka masih sibuk dengan kegiatan masing - masing , yang tentunya tak jauh jauh dari HP .


" sinta gak ikut ma . sifa mencoba membuka pembicaraan .


" tidak sayang , sinta hari ini ada janji nonton sama teman nya . jadi dia nggak ikut kita .


" ohhh . gitu . jawab sifa sambil manggut manggut.


" jadi gimana sifa tentang peemintaan papa 3 hari lalu . kamu sudah ada jawabanya ? . kalau belum tak apa sayang papa bisa menunggu ". tanya pak bayu yang mulai pembicaraan .


" tidak perlu pa . sifa sudah punya keputusan. maka dari itu sifa buat janji sama papa hari ini".


" jawaban kamu apa sayang ?". sambil mengelus punggung tangan sifa mama kinar mencoba memberi kekuatan untuk anaknya . dia tau kegugupan yang di rasakan putrinya tersebut.


" iya pa ma . sifa mau menikah dengan anak pak Agus ".


" ap ……apa … kamu menerima permintaan pak agus nak ? tanya papa bayu mencoba meyakinkan apa yang dia dengar barusan .


" iya pa sifa mau . mantap sifa.


" terimakasih sayang . terimakaih kamu sudah mengabulkan keingginan pak Agus . binar bahagia tak bisa di sembunyikan mama kinar .


lega itu yang dia rasakan saat ini . perusahaan yang suaminya pimpin tidak hadi di tutup .


" iya ma sama - sama " . jawab sifa tulus .


" maafkan papa nak , andai di kantor tidak ada penyusup mungkin saat ini perusahaan kita masi aman . dan papa tidak mungkin mengorban kan masa depan mu nak . sesal papa bayu merasa tak becus menjalankan perusahaan yang di pimpin saat ini.


" papa ndak perlu minta maaf . hanya ini yang bisa sifa bantu untuk perusahaan . selain ini sifa tidak bisa. ini sudah kewajiban sifa membantu orangtua sifa .


merasa tertampar dengan pernyataan sifa papa bayu hanya bisa menunduk . bahkan hanya untuk mengangkat wajahnya di depan putrinya saja tak bisa . dia malu putri yang selama ini di abaikan tak di anggap kini yang membantunya di kala sedan susah .


" ya tuhan ampuni dosa hambamu ini . hamba dengan sengaja telah menelantarkan anak hamba sendiri tak menganggapnya ada , mengacuhkannya justru kini yang membantu hamba di kala susah . ampuni hamba mu ini tuhan .batin papa bayu menjerit .


" nanti papa akam segera menghubungi pak Agus untuk membicarakan hal ini .


" iya pa semakin cepat semakin bagus ". sambung mama kinar lega .


" bagaimana dengan kamu sayang ". iya tak inggin sang anak tak bahagia . jika anak bahagia maka diapun juga bahagia .


" terserah mama dan papa saja . sifa ikut ". jawab sifa apa adanya . yang iya rasakan kini hanya kosong tak senang maupun sedih .

__ADS_1


" semoga jalan yang ku pilih ini adalah jalan yang terbaik untuk ku dan keluarga ku ". batin sifa .


__ADS_2