Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Kepergianmu..


__ADS_3

"hahahaha ayo dit kejar aku kalau bisa" teriak Mike sambil berlari mendahului ku.


"Mike kau ini, tunggu aku". ucapku sambil mengejar Mike.


"Ahh kena kau" sambil menarik ujung baju Mike.


"Ehhh dit dit ,,, bruukkk".


Kami pun jatuh, aku diatas tubuh Mike. Kami beradu pandang lagi, dan kemudian.


"Wahahahah kamu ini gabisa pelan-pelan apa, jadi jatuh kan kita" canda Mike


" Ini semua salahmu".


"Apa kamu betah dengan posisi diatasku seperti itu, berat tauk hahahahah"


"ahhh kau ini menyebalkan" ucapku sambil menyingkir dari atas tubuh Mike dan berjalan menjauh darinya


"Gitu saja marah, dasar macan betina" batin Mike sambil tersenyum.


"heeee kau mau kemana" sambil mnegejarku


"serah gue lah" ketus ku


Tiba-tiba Mike menarik tanganku, dan memelukku.


" Sudahlah jangan marah, aku hanya becanda hummm " tutur Mike.


" hemmmm iya, lepaskan pelukanmu aku gak bisa bernafas".


"heheheh sorry, yasudah kita balik yuk udah panas banget cuacanya". ajak Mike


"hemm okey terserah kamu aja".


Kami pun berjalan menuju mobil. Mike melajukan mobilnya. Namun bukan malah balik ke rumah Andita tapi ke apartemennya.


"loh ini kan bukan rumahku, kita ngapain ke apartemen, kau mau apa!!" tanyaku curiga.


" Mau menerkammu, haummm" canda Mike.


" ahhh tolong tolong, kau jangan macam-macam denganku atau ku tendang keluar kau dari mobil ini" betakku


"isshhh dasar macan betina, siapa juga yang mau berbuat nggak-nggak orang aku mau ngambil koper biar nggak bolak balik, kan bandara lebih dengan dengan daerah rumahmu" ledek Mike.


"Awas kau kalau berani macam-macam " peringatan ku.


"hahhaah kau ini, sudah turunlah, percaya padaku, ayok".


Kami pun turun dari mobil dan mulai berjalan ke arah lobby. Menaiki lift, dan tibalah di depan kamar Mike.


"Kau masuklah, apa mau jadi penunggu pintu kamarku? hmm serius aku tak akan macam-macam"


"he'em"


Ku putuskan untuk masuk ke dalam dan melihat seisi ruangan.


"Duduklah, aku tinggal ke kamar sebentar, kalau kau lelah istirahatlah dulu"


"heemm baiklah, kau jangan lama-lama"


"hufftt iya-iya macan betinaku ynag cantik, aku tak akan lama, apa kau tak bisa lama-lama jauh dariku" goda Mike


"Serah kau sajalah Mike" ucapku pasrah.


Aku pun mencoba mendekati dapur untuk mencari minuman dan makanan ringan yang ada. Setelah ku dapatkan aku kembali ke ruang tengah dan menyalakan televisi, tak terasa aku tertidur.


"Macan betina oyyy" panggil Mike


" Ni anak kemana coba, busyett malah molor, eh dit bangun udah jam 1 yok balik ke rumah mu" sambil mencoba membangunkan ku


" Ya ampun susah bener dibangunin, but lucu Skali dia kalau tidur" puji Mike sambil mencubit kedua pipiku.


"Auuu sakit" jeritku


"Akhirnya bangun juga huftt"


" Ya ampun aku ketiduran, Mike apa ini sudah sore, yah kan gara-gara aku kau jadi terlambat ke bandara, pesawat mu pasti udah terbang"


" Iyah memang gara-gara kau, tidur kek kebo"


"Maafkan aku, hiks hiks hiks"


"eh eh jangan menangis, nggak-nggak ini masih jam 1 aku nggak ketinggalan pesawat, sudah-sudah aku hanya iseng"


"huaaaaaa kau selalu membuat ku seperti ini " semakin ku keraskan tangisanku


"ehh makin kenceng, iya-iya aku minta maaf, yok balik ke rumah mu nanti aku jadi beneran ketinggalan pesawat lagi, cup cup cup" rayu Mike.


" humm" menganggukkan kepalaku


Kami pun turun ke lobby, dan berjalan menuju tempat parkir. Setelah masuk mobil Mike langsung melajukan mobilnya.


" Kalau kau ketinggalan pesawat juga gpp jadi gaperlu balik ke Korea, dan menemaniku disini" ucapku dengan lirih


"kau tadi bicara apa?" tanya Mike


"emm nggak ,nggak ada sudah fokus lah menyetir" perintahku


Tak terasa sudah sampai di rumahku, setelah memarkirkan mobil, kami berjalan masuk ke rumah.


"Eh tuan dan nona sudah pulang, makan siang sudah bibi siapin di meja makan"


" Makasih ya bik" tuturku


" hemm kamu mandi dulu aja dit, aku tunggu di meja makan saja yah"


"ya masak kamu mau ikut aku mandi juga, ya kalik" tegasku


" Wahahaha garangnya, ya nanti mungkin aku ikut kalau kita sudah menikah wkwkwk".


" Kau!!!" bentakku dan berlalu pergi meninggalkan Mike


" Dasar macan betina" tertawa terbahak bahak.


"Tuan suka sekali ya godain nona, jangan-jangan tuan menyukai nona" tanya bi Ijah.


" hehehe abis dia lucu sekali kalau sedang marah, hemmm mungkin bi tapi entahlah" tutur Mike sambil tersenyum simpul


" kalau bibi liat sih tuan menyukai nona Dita, maaf tuan bibi tidak bermaksud untuk ikut campur masalah perasaan tuan"


"hemmm ndapapa kok bi tenang saja, anggap saja itu nasehat dari orang tua untuk anaknya"


" Tuan Mike memang pria yang baik dan nona juga gadis yang baik, sangat cocok sekali jikalau kalian bersama dan menikah"


"Aminn doakan saja yang terbaik untuk kami berdua ya bi"


"ekhem lagi ngobrolin apa nih" tanyaku.


"kau mengagetkanku saja, bukan apa-apa, sudah ayok makan aku sudah lapar"


"okey"


Setelah makan mereka pun beristirahat sebentar sambil mengobrol ini itu. Tak terasa jam menunjukkan pukul 3 sore. Kami pun beranjak pergi ke bandara. Sesampainya di bandara.


"Mike"


" yah dit?"


"Kau, emhh berapa lama kau di Korea?" tanyaku ragu.


" hemm belum tau dit, karena perusahaan disana sedang sedikit kacau, mungkin agak lama 3-5 bulan"


"ehmm begitu" ucapku sedikit kecewa

__ADS_1


" memangnya kenapa?" tanya Mike


" umhh tidak apa-apa kok" sambil tersenyum


"para penumpang maskapai *** dengan tujuan Korea blablablabla.." suara siaran bandara


" dit aku punya satu permintaan padamu, sbelum aku pergi"


" permintaan apa itu"


" okey, mungkin memang aku baru mengenalmu beberapa hari tapi aku gk pernah salah dengan perasaanku, Aku menyukaimu dit, aku ingin menjadikan mu istri ku, apakah kau mau memberikan ku kesempatan untuk membuktikan keseriusan ku padamu. Jika iya maka tetaplah disini dan jika tidak kau boleh meninggalkan tempat ini. " ucap Mike penuh harap


" hemmm" aku hanya bisa menunduk dan terngiang-ngiang akan perkataan Mike.


"apa yang harus aku lakukan,, okey dit dengarkan kata hatimu" ucapku dalam hati


Mike mulai berjalan untuk check in, dan aku pun hanya bisa berdiri terpaku disana dan melihat tubuhnya yang semakin menjauh. Dia pun berbalik, dan betapa senangnya dia ketika melihat ku masih tetap di sana, ia bersorak riang dan aku pun tersenyum padanya. Dia pun masuk ke ruang check in.


"semoga keputusan ku ini kelak akan membawa kebahagiaan untukku dan untuknya" tuturku penuh harap.


Aku pun kembali pulang dengan membawa mobil Mike. Yah Mike menyuruhku untuk memakai mobilnya kemanapun aku pergi selama dia di Korea.


Dirumah


"pak tolong parkiran mobilnya, hati-hati yah" pintaku.


" baik nona"


drttdrttdrtdrtt dering handphone.


"Mike mengirim pesan?"


" Terima kasih banyak Andita, kau sudah memberikan ku kesempatan untuk bisa membuktikan keseriusan ku terhadap dirimu. Aku sangat bahagia sekali. Aku berjanji tidak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku berharap kau bisa sabar untuk menungguku kembali ke Indonesia untuk melamar mu. Saranghe Andita Salma 😘😘❤️❤️😍 Dari calon suami mu tercinta "


"hiks hiks Mike kau ini" tuturku.


Tak terasa air mataku mengalir di pipi, ya air mata antara haru dan bahagia dengan keadaan saat ini.


"Non kenapan non menangis apa ada yang menyakiti nona?" tanya bibi khawatir


"ehmmm enggak kok bi, aku gapapa, aku hanya terharu dan bahagia"


"Syukurlah bibi kira non diapa-apain sama orang jahat"


" endak kok bi dita baik-baik aja, hanya saja Mike tadi menyatakan perasaannya kepadaku dan ingin melamar ku ketika kembali ke Indonesia " tuturku sambil menangis


" bibi jadi juga ikut bahagia non, bibi doakan yang terbaik untuk kalian berdua"


" Aminn semoga saja, terma kasih bi. Yasudah bi Dita ke kamar dulu ya mau istirahat lelah sekali"


"eh iya non, selamat istirahat"


Dikamar


"hufftt akhirnya aku bisa rebahan juga" sambil merebahkan tubuhku ke tempat tidur


Mungkin karena terlalu lelah tak terasa aku tertidur begitu saja. Dan lagi-lagi aku bermimpi tentang dia. Ya dia, yang selalu mengusik ketenangan jiwa ku.


" Dek"


"Iya kak, ada apa"


"Nanti kalau kakak pergi jauh, apa kau akan slalu menunggu ku untuk kembali"


"Maksut kakak? kakak mau pergi ninggalin aku gituh"


" ehmmm bukan begitu, tapi pasti suatu saat nanti kamu dan kakak pasti akan berpisah"


" hummm gimana yah, tapi aku gabisa tuh jauh-jauh dari kakak, kalau kakak pergi siapa dong yang nemenin aku kesana kemari, cover lagu, dance, nonton, jalan-jalan ke taman bermain".


"ishh kau ini emang kakak baby sister mu"


"wkwkwk bisa jadi,,, enggak-enggak aku becanda"


" oke sekarang aku serius, emang Kakah udah gak sayang lagi sama aku, dan mau pergi ninggalin aku?"


" Kakak sayang banget sama kamu, sayang sayang banget" sambil mencubit pipiku.


" Eh Lee kau kucari kemana-mana ternyata kau disini" ucap seorang wanita yang tiba-tiba datang menghampiri kami


" ada apa Fel?"


" Oh ya ini tentang itu hmm anu" sambil mengedipkan mata seakan memberi isyarat pada kakak Lee.


"Eh Dita aku tinggal dulu ya, kamu balik aja dulu ke kelas belajar yang baik yah" sambil mengusap kepala ku.


"he'em"


Dia dan gadis itu berlalu pergi dari hadapan ku, entah kenapa perasaan ku sakit sekali. Kenapa aku gak suka melihatnya dekat dengan wanita lain.


Dilain tempat


" Lee gimana acara anniversary kita, jadi kan?"


"humm iya-iya fel jadi , toh masih lama juga kan, lain kali kalau mau ngomongin sesuatu jangan didepan Dita yah".


" Why sayang, bukankah Dita bukan siapa-siapa kamu, atau jangan-jangan kau ada hubungan denganya dibelakangku".


" kau ini bicara apa aku tidak pernah menyukai nya sedikitpun, aku hanya iba padanya dia anak yatim piatu, kamu tau sendiri kan dia diperlakukan bagaimana disini"


" Awas saja jika kau ada perasaan dengannya, akan ku beri pelajaran dia". tegas Felly


" Mana mungkin aku bisa berpaling darimu, dia itu tidak ada apa-apanya dibandingkan denganmu sayang, jauh sekali bagaikan langit dan bumi, she is'nt my type" puji Lee


" Kau ini selalu saja" ucap Felly tersipu malu.


Tanpa disadari ada yang sedang merekam percakapan mereka.


" Kau begitu tega dengan Dita, padahal dia begitu tulus padamu, berani-berani nya kau mempermainkan perasaan sahabatku , awas saja akan ku beri kau pelajaran"


Dikelas


" Mana Grace tumben belom balik ke kelas, mana mata kuliah udah mau mulai"


"eh dit Lo udah di kelas aja"


" ehmm yah Kak lee tadi ada urusan"


" iya aku tau ada urusan dengan pacarnya upss"


"apa kau bilang tadi?"


"ehkemm ekhemmm kok gue jadi batuk gini yah wah kebanyakan makan eskrim nih"


" Lo batuk ntar pulang ke apotek dulu ya, aku anterin oke"


" ehhhmmm ndausa dit gpp kok, nanti aku langsung pulang aja biar bisa istirahat"


" baiklah terserah kau saja"


"Andai saja aku bisa mengatakan yang sebenarnya padamu, tapi aku gk tega" menghela nafas.


Bel waktu pulang pun berbunyi. Para siswa bersiap untuk pulang termasuk Dita dan Grace.


" Lo pulang bareng gue aja yah?" ajak Grace.


" ehmm oke deh".


Dimobil


"Dit bukanya itu kak Lee ya, kok dia sama Kak Felly?"


"Mana Grace" sambil menoleh kesana kemari

__ADS_1


" Itu tu yang boncengan, uhuk si Kak Felly meluk Kak Lee lagi"


" Ehmmm sudah pak jalan saja"


" Dit lo gpp kan"


" enggak grace aku gpp kok" sambil menahan air mataku yang sudah siap untuk mengalir.


Tak beberapa lama kami sampai didepan rumahku. Aku berpamitan pada Grace dan supirnya tak lupa mengucapkan terima kasih. Aku pun masuk ke dalam rumah


" Eh nona udah pulang, non mau makan dulu?" tawar bibi


" Enggak deh bi aku masih kenyang, aku langsung ke kamar aja capek mau tidur"


" ohh iya non kalau begitu nanti bibi siapakan saja untuk makan malam ya, bibi mau ijin pulang lebih awal karena anak bibi lagi sakit non, non gpp bibi tinggal?"


" ohh anak bibi sakit, yaudah bi gpp Dita bisa jaga diri kok lagian ada pak satpam juga kan, yaudah Dita ke kamar dulu ya Bi"


" Baik non"


Di Kamar


" Apa kak Lee tidak benar-benar sayang kepadaku, apa dia pacaran dengan kak Felly, ahhh kenapa aku jadi gelisah begini hiks hiks hiks"


" Tapi jikalau kak Lee tidak benar-benar tulus kepadaku kenapa dia slalu perhatian padaku selama ini, dan mengatakan bahwa dia sangat menyayangi ku dan tidak akan pernah untuk meninggalkan ataupun menyakiti ku"


"Tidak-tidak aku mikir apaan sih, kak Lee itu hanya milikmu Dita, dia tulus padamu, Kak Felly hanyalah teman se angkatannya hufftt" ucapku sambil meyakinkan diriku.


Keesokan paginya seperti biasa aku menjalani aktivitas ku, kuliah, latian dance, latian musik, jalan-jalan sama Grace dan masih banyak lagi. Tak terasa hari berlalu begitu cepat. Dan ya Sudah beberapa hari itu aku tak melihat Kak Lee lagi, aku jadi teringat akan perkataannya " berpisah" apakah ini yang ia maksud.


Di satu hari aku sengaja untuk pulang terlambat karena aku masih ingin bermain piano di ruang musik. Aku tidak sendiri aku bersama Grace, akhir-akhir ini dia yang slalu menemani ku ketika Kak Lee menghilang. Jam menunjukkan pukul 7 malam. Dan ada suara keributan di luar sana.


" ehmm ada apa ya kok rame banget" ucapku penasaran.


Aku pun keluar dari ruang musik menuju sumber suara itu, Grace mengikuti ku dari belakang.


"Ada apa itu di lapangan tengah kok banyak banget dekorasi nya" tutur Grace penasaran.


" Happy Anniversary Sayang" ku baca tulisan yang ada di sana.


" Wah romantis banget tuh orang, ngerayain anniversary di kampus wkwkwkwk"


" yok liat Grace kayaknya seru tuh"


" yaudah ayok mumpung gue lagi baik hati nih"


Kami pun berjalan mendekat, tiba-tiba aku mendengar suara pria yang tak asing sedang bernyanyi disana dan membawakan sebuah kue tart.


"Kak Lee"


Langkah kakiku terhenti, sejenak merasa kaki dan tak ada niatan untuk melangkah mendekat.


" Happy Anniversary sayang" tutur kak Lee


" Happy Anniversary juga pangeran ku" ucap Kak Felly sambil memeluk Kak Lee.


"cie cie" sorak semua mahasiswa yang ada disana


" Eh karna ini acara kita untuk ngerayain Anniversary ketua BEM kita, jadi kita mau untuk kamu Lee jujur menjawab apapun pertanyaan kita, ya sekali-kali lah Lee" ucap salah satu mahasiswa.


" Oke fine aku setuju"


" Yes aseek menang banyak kita gess" seru semua anggota BEM


Aku pun hanya bisa melihat dari jauh, pemandangan yang sangat amat menyakitkan bagiku.


" Dit yok kita pulang aja ngapain disini ngliat orang yang udah buat lu kecewa"


" ehmmm yaudah yok"


Ketika kami ingin beranjak pergi tiba-tiba.


" Ketua BEM terhomat tolong klarifikasi tentang Video Ini "


Ditayangkan sebuah video percakapan antara Kak Lee dan Felly, betapa kagetnya aku ketika video yang diputar adalah kak Lee berkata bawa aku tidak ada artinya bagi dia dan aku bukanlah tipe dia, dia sama Skali tidak memiliki perasaan terhadap ku, oh Tuhan kuatkan aku.


Air mataku pun mengalir begitu mudahnya


"Hiks hiks hiks"


" Dita sudah jangan menangis kita pulang saja yok"


" Tunggu dulu sampai dia berbicara aku ingin mendengarnya, hiks hiks hiks"


" Kalian dapat dari mana rekaman itu" bentak Kak Lee


" Sudahlah itu tidak penting, yang terpenting adalah penjelasanmu, aku kau benar-benar tidak ada hubungan dengan Andita, Apa kau tidak menyukainya?"


" okey baiklah, apapun yang aku katakan didalam video itu memang benar , aku tidak ada hubungan dengannya , hanya saja aku iba kepadanya, kalian juga tau kan bagaimana dia diperlakukan sama mahasiswa yang lain?? Kalian tau seorang ketua BEM setampan diriku mana mungkin memacari wanita seperti dirinya, thinking! dia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Felly, okeh kalian puas" ucap Kak Lee begitu lantangnya


" wahhh dasar kau hahahaha jahat wkwkw tapi it's okay lah wahahaha" semua tertawa


" prok prok prok, ekhemmm selamat yah untuk kalian berdua Happy Anniversary" tuturku dengan tegar dan membesitkan senyuman untuk mereka berdua.


" Dita" ucap smua dengan kaget


" Oh ya aku sudah denger semuanya, btw makasih ya karena tanpa ada acara ini dan kalian tidak memberikan permintaan pada Kak Lee mungkin aku akan merasa bodoh karena mudah sekali ditipu oleh Orang"


" Dan Kak Lee maaf kalau selama ini aku terlalu berharap padamu, aku tidak sadar diri kalau aku bukanlah wanita yang sempurna dimatamu, aku hanyalah wanita yang pantas untuk dikasihani dan tidak untuk dicintai, terima kasih karena kau selama ini selalu bersikap baik kepadaku, dan aku sadar dengan perkataan mu waktu itu " perpisahan" yah mungkin ini yang kau maksud. Aku akan pergi dari hidupmu untuk selamanya. Dan semoga kau langgeng sama Kak Felly. Terima kasih semua, Aku pamit. " . Akupun berlari , lari begitu kencangnya dan ku tak kuasa membendung air mataku. Grace pun mengejarku dan memanggil-manggil namaku. Tapi aku tak memperdulikannya. Kak Lee pun ternyata ikut mengejar ku. Tapi mereka berdua tidak bisa menyusulku. Aku pergi jauh dari kampus entah sudah seberapa jauh aku berlari, aku berhenti di sebuah jembatan dan berteriak disana.


" aaaaaaaaaaaa Tuhan kenapa hidup ini tak begitu adil bagiku, kau telah mengambil kedua orang tuaku, dan sekarang apa lagi, kau membuatku kecewa dengan kepergiannya dengan wanita lain, apa salahku tuhan apa hiks hiks hiks, "..


Aku berdiri diatas pembatas jembatan, dan ketika aku ingin melompat


" Hei kau gadis bodoh, kau gila ya mau bunuh diri, gaada otak Lo" suara seorang pria.


" siapa kau berani-beraninya kau mencegah ku"


" kau kalau ada masalah selesaikan baik-baik bukan malah mengakhiri hidup , lu gk kasian apa sama orang tua lu" bentak pria itu


"huaaaa hiks hiks hiks hiks"


"eh kok, yasudah nenangislah jika itu bisa mengurangi beban mu" ucap pria itu sambil memelukku begitu eratnya.


" sudah tenang?"


" he'em"


" okey sekarang aku anterin pulang ya, udah larut malam juga, gua khawatir Lo nanti nyoba bunuh diri lagi"


"he'em" mengangguk


" yaudah rumah lu dimana"


" Di jln ***** "


" okeh"


Tak terasa kami sampai di depan rumah, dan ternyata Grace ada disana.


" yaampun Dita Lo dari mana aja, Lo kok jadi lusuh begini, dan Lo siapa"


" Oh aku, tadi temenlu mau bunuh diri, tapi untuk aku sigap menarik nya, eh aku balik dulu ya , titip dia jaga baik-baik "


" Eh nama Lo siapa belum dijawab juga"


Grace membawa ku masuk ke dalam rumah , dan langsung masuk ke kamar. Aku pun masih syok dengan kejadian hari ini, aku pun tertidur.


"Dita kenapa ini semua terjadi sama Lo sih, gue gak tega liatnya hiks hiks, Lo yang kuat ya" ucap Grace sambil membelai kepala ku.


Grace memutuskan untuk menginap di rumahku beberapa hari untuk menjagaku, ia takut jika aku melakukan hal bodoh lagi.


hallo sobat setia novel toon, Terima kasih sudah berkunjung ke novel ku.. jangan lupa like, komentar dan vote yah,, i need your support 😘😘❤️

__ADS_1


see you next episode.. thank you so much 😍😍


__ADS_2