
"jiminshi" v.
"kenapa kau kemari?"
"aku tau apa yang menyebabkan kau seperti ini" duduk di kursi.
"maksudmu?"
"Semalam kau mengangkat telpon dari kekasihnya Dita kan?"
"Apa dia memberitahu mu?"
"Yah tadi aku dan dia sedikit mengobrol tentang itu"
"Lalu apa hubungannya denganku?"
"Tentu saja ada, aku tau kau sangat menyukainya, dan kau kecewa karna hal ini"
"hmm apa cuman ini yang ingin kau bicarakan? pergilah"
"Kau bukan pembohong yang baik Jimin, aku tau rasa yang berkecamuk di hatimu"
"Kemarilah duduk disebelah ku" v menepuk kursi sebelahnya.
"Aku tahu segalanya tentang mu, apa kau lupa sejak kapan kita berteman? kau tak pandai untuk menyembunyikan ini semua". tutur V.
"lalu aku harus bagaimana? apa aku harus mengatakannya pada Dita, kau tau dia sudah memiliki kekasih, mana mungkin aku bisa melakukan nya, bisa-bisa dia benci padaku" keluh Jimin.
"Tidak itu tidak akan terjadi, aku tau dia bagaimana, dia akan merasa lebih jika kau jujur padanya, katakanlah apa yang sebenarnya terjadi padamu" saran V.
"Tapi aku takut.."
"Apa yang kau takutkan, percayalah padaku, kau dan dia akan baik-baik saja" tutur V.
"Hemmm baiklah aku akan mencoba berbicara denganya nanti, tapi apakah kau bisa membantu ku?"
"Tenang saja semua sudah aku siapkan.."
"Maksudnya?"
"Sudahlah nanti pukul 7 malan kau pergi saja ke tepi pantai, aku akan membawanya juga ke sana, aku pergi dulu" jelas V dan berlalu pergi.
"Apa yang ia maksud? ahh V selalu saja!! Tapi bagaimana ini, aku belum siap untuk ini, apa aku harus benar-benar mengatakan nya, ahhhkk!! ini membuatku frustasi!!! lebih baik aku tidur saja , mungkin setelah tidur semua menjadi lebih baik" .
Jimin merebahkan tubuhnya di tempat tidur, dan perlahan kedua matanya mulai menutup.
*
*
*
*
"hosh hosh hosh... Dita dimana?" V.
"Dia didalam mobil" Suga.
V memasuki mobil dan melihatku sedang tertidur pulas.
"Dita bangunlah, sebentar saja"
"Hei bangunlah"
"Hemm yah oppa ada apa?"
"Nanti malam jam 7 Jimin menunggumu di pantai"
"Bukankah dia masih marah padaku?"
"Sudah jangan banyak bicara, datang saja nanti malam, dan ya aku mohon dengarkan semua yang ia katakan padamu, jangan kau memarahinya"
"Memang apa yang akan dia lakukan padaku, ahh oppa kau ini selalu saja membuat ku takut.." rengek ku.
"Lakukan saja apa yang ku katakan, dah lanjutkan tidurmu, aku keluar" tutur V dan mengusap pucuk kepalaku.
"hmm kenapa aku jadi gelisah, apa yang sebenarnya sedang mereka rencanaka" batin ku.
"Apa aku tanya jeykey saja dia kan selalu baik padaku, pasti dia mau memberitahu tentang itu". Mengambil Handphone dan mengirimkan pesan ke JK.
*Oppa aku ingin bertanya padamu, tapi aku mohon jawablah dengan benar, Apa nanti malam kalian sedang merencanakan sesuatu terhadap ku? apa kalian akan mengerjai ku? cepatlah katakan padaku, kenapa V oppa menyuruhku untuk ke pantai menemui Jimin nanti malam?Kalian membuat prank?*
balasan JK.
*Benarkah V menyuruhmu untuk menemui Jimin di pantai nanti malam? ahh aku malah terkejut dengan kabar ini, aku tidak tahu menahu soal ini, coba kau datang saja temui dia, aku bersumpah aku sungguh tidak tahu tentang ini*
Sebenarnya ketika V keluar dari mobil ,ia telah memberi tahu semua member tentang ini. Namun semua berpura-pura seakan tidak tahu apa-apa agar rencana itu berhasil.
__ADS_1
*hemm baiklah oppa, thank you".
"Ternyata Jeykey juga tidak tau tentang ini, hemm sudahlah aku malah jadi pusing, mending tidur saja" Melanjutkan tidur ku.
*
*
*
*
Jam berlalu begitu cepat, jarum sudah menunjukkan tepat pukul 7 malam. Jimin berjalan menuju pantai yang tadi dikatakan V. Begitupun Dita, ia pergi menuju pantai dengan balutan gaun berwarna putih, dia terlihat begitu anggun dan cantik. Jimin tiba lebih awal, dia takjub dengan apa yang disiapkan oleh V. Dinner Romantis di tepi pantai.
"Jimin Oppa Kau?"
"Ahh kau sudah datang, duduklah" menarik kursi dan mempersilahkan ku duduk.
Suasana jadi begitu hening untuk beberapa waktu.
"Kau terlihat begitu cantik dengan gaun itu"
"hemm kau juga terlihat tampan, apa kita janjian untuk menggunakan pakaian warna putih, atau kau tadi mengintip ku, lalu ikut mengenakan pakaian warna yang sama denganku?"
"wkwkwkw kau ini ada-ada saja mana mungkin aku melakukannya, kebetulan saja".
"hufftt kita seperti orang yang berkencan saja dinner romantis seperti ini"
"apa kau tak suka?"
"kau salah aku sangat menyukainya, aku terharu ketika ada seseorang yang menyiapkan hal ini untukku" tersenyum pada Jimin.
"Syukurlah jika kau menyukainya" Jimin pun tersenyum.
"Apa aku boleh menanyakan sesuatu padamu?" tanyaku.
"Yah silahkan"
"Kau janji dulu, akan menjawab nya dan tidak marah padaku"
"hahahaha iya-iya aku tak akan memarahi mu, mungkin hanya mencubit mu"
"Ahhh oppa"
"Tidak-tidak cepatlah katakan"
"Eehmm masalah itu, apa aku harus menjawab nya sekarang?"
"kau sudah berjanji padaku?"
"hahaha iya-iya bawel, tadi aku menjauhi mu karna ada masalah yang berkecamuk di pikiran dan hatiku".
"Masalah apa, hingga membuat mu mejadi seperti itu?"
"Baiklah mungkin ini waktu yang tepat untuk mengatakannya"
"Aku mencintaimu Dita"
"Akhh oppa kau selalu saja becanda"
"Apa aku terlihat seperti orang yang sedang becanda?"
"hemmm tapi"
"Aku benar-benar mencintai mu, yah aku tau kau sudah memiliki dia, tapi maafkan aku, aku tidak bisa merasakan nya sendiri, aku ingin kau juga tahu tentang apa yang kurasakan, meskipun aku tau kita tidak akan pernah bisa untuk bersama, tapi setidaknya aku sedikit lega telah mengatakan nya padamu" tersenyum bahagia.
"hikshikshiks oppa kau hiks hiks" aku tak kuasa membendung air mataku.
"Kenapa kau menangis ,apa aku melukai hatimu?" panik.
"Maafkan aku, maafkan aku Oppa hiks hiks hiks, mungkin jika aku jujur padamu dan semua, mungkin hal seperti ini tidak akan terjadi"
"Tidak kau tidak bersalah, hanya perasaan ini saja yang datang begitu saja, jangan meminta maaf padaku" Jimin mencoba menenangkan ku dan memeluk ku.
"Tapi kenapa Oppa bisa mencintai ku seperti ini, sedangkan aku dan Oppa baru saja bertemu 1 Minggu yang lalu?"
"Hemm sebenarnya bukan hanya 1 Minggu yang lalu tapi beberapa tahun yang lalu"
"Maksud Oppa?"
"Hal ini yang ingin ku ceritakan padamu dulu, tapi kau tertidur, apa kau ingin mendengar nya?"
"Nae"
"Apa kau masih ingat gelang ini?" menunjukkan sebuah gelang, gelang yang bertahun-tahun aku cari.
"Kenapa itu bis ada padamu? kau menemukan nya dimana?"
__ADS_1
"Dimobilku"
"Apa kau ingat orang yang menyelamatkan mu, saat kau ingin bunuh diri?"
"Kau?"
"Yah itu aku" Jimin tersenyum lebar.
"Apa benar itu kau Oppa" seakan tak percaya.
"Hemm apa kau tak percaya padaku?"
"Oppa" mempererat pelukanku padanya.
"eihhh, aku tak bisa bernafas jika kau memelukku seperti ini"
"Akhirnya aku menemukan mu, aku selama ini mencari orang itu, orang yang menyelamatkan hidupku, aku ingin mengucapkan terima kasih padanya, karena itu belum sempat aku ucapkan padanya"
"Hanya itu saja?"
"Tidak, banyak sekali yang ingin aku katakan padamu, aku sangat-sangat bahagia"
"Tetaplah tersenyum seperti ini, aku senang jika melihat mu begini"
"Terima kasih Oppa"
"Terima kasih kau telah menyelamatkan ku, dan karna tindakan mu dulu, sekarang membawaku menemukan kebahagiaan yang sebenarnya"
"Hemmmm aku juga ingin berterimakasih pada mu dan pada tuhan, Tuhan sangat baik mempertemukan ku denganmu dulu dan sekarang, dan aku masih menjaga perasaan itu, yah meskipun aku tua sekarang tak bisa hidup bersama denganmu, aku tetap bahagia karena kau telah menemukan dambaan hatimu" memelukku.
"Oppa apa kau mau mengambulkan permintaan ku" tanyaku sedikit melepaskan pelukannya.
"Apa itu?"
"Jangan pernah kau membenciku ataupun meninggalkanku, aku tau gak seharusnya aku meminta hal ini, tapi aku gak ingin kehilangan sahabat, partner, sekaligus kakak sepertimu.. aku tidak akan memaksamu untuk menghilangkan perasaan itu, karna itu bukan hak ku, aku yakin suatu saat nanti perasaan mu kepadaku akan berlatih pada orang lain jika kau telah menemukan gadis pilihan mu". tersenyum padanya.
"Tidak aku sama sekali tidak pernah membecimu, aku berjanji padamu aku akan selalu ada untukmu, dan aku tidak akan pernah meninggalkan mu" mencubit pipiku.
"Ahhh oppa sakit ummm"
"Wkwkwkwkwk kau sangat lucu"
V dan 5 member lainnya mengamati Kami berdua dari kejauhan. Mereka begitu bahagia, melihat aku dan Jimin kembali membaik.
"Akhirnya misiku berhasil" V.
"Good job Hyung" puji JK.
"Ahh aku iri sama Jimin, aku juga mau seperti itu" rengek Jin.
"Sabarlah Hyung nanti jika kau sudah menemukan gadis pilihan mu, kau juga akan seperti mereka" jawab Suga.
"ehh tapi apa kau mau kalau cintamu bertepuk sebelah tangan seperti Jimin wkwkwkwk" ejek RM.
"Tapi aku penasaran siapa sih , kekasih nya Dita, gimana dia bisa merebut hatinya" JK.
"Nanti kita juga bakal tau" jelas JH.
"emmm kita susul mereka gimana, aku juga ingin menikmati suasana malam hari di tepi pantai" ujar Jin.
"lest go!!!" ajak V.
Kami menikmati suasana malam di pantai ini, rasanya begitu bahagia, kami memanfaatkan waktu liburan sebaik mungkin. Karena lusa BTS akan kembali ke Korea. Sejenak dengan suara deburan ombak pantai dan angin yang sejuk, membuat kami lupa akan hal itu, kesedihan berubah menjadi tawa.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
Annyeong all, thank for all, jangan lupa untuk like this novel, vote and coment. tunggu update an yang selanjutnya yah.. Babay😍😍