Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Kecurigaan Lee..


__ADS_3

"Permisi PD Nim"


" Ne jungkooka.. masuklah, ada apa kau kemari?"


"Aku ingin membicarakan tentang event kita yang akan ditunda untuk beberapa hari kedepan, dan kau memberikan kami waktu untuk istirahat selama penundaan itu"


"Benar.. Lalu, apa ada masalah?"


"Aniya.. aku hanya ingin meminta izin untuk liburan bersama teman dan keluarga ku dalam beberapa hari itu"


"ahhh aku kira ada apa, tentu saja aku perbolehkan, lagian kau sudah lama tidak berkunjung ke keluarga mu"


"Benarkah, Terima kasih banyak PD Nim.."


"Oh ya tapi beri tahu semua member jika kau akan pergi"


"Ne.. aku akan pergi ke drom sekarang"


" Baiklah ,semoga liburanmu menyenangkan"


"Terima kasih PD Nim"


Dengan perasaan yang begitu bahagia dia keluar dari ruangan bang PD dengan senyuman yang menghiasi wajah nya. Namun tiba-tiba Lee menghadangnya.


"Kau!!"


"ehmm Oppa"


"Urusan kita belum selesai, sekarang ikut denganku"


"Miane Oppa, aku sedang terburu-buru"


"Sudahlah jangan coba untuk menghindar dari ku, cepat ikut aku" bentak Lee dan menarik paksa JK.


Staff yang melihat kejadian itu khawatir dengan JK, namun apalah daya mereka tidak berani ikut campur dalam urusan para Artis di agensi ini.


"Jelaskan apa hubunganmu dengan Dia!!"


"Apa maksudmu, dia hanya temanku, dia hanya ingin liburan disini"


"hahaha teman? apa kau yakin dia hanyalah temanmu?!!"


"Bukankah kau juga sudah membuangnya sewaktu masa kuliah dulu??! lalu kenapa kau bertindak seolah-olah dia adalah milikmu, apa kau tidak malu dengan perbuatan mu?!" tegas JK.


"Jaga ucapannmu!!"


"Hehhh seharusnya aku yang mengatakan itu padamu, sudahlah kau hanya membuat waktuku terbuang sia-sia, minggir kau". JK mendorong bahu Lee dan berjalan pergi.


Lee yang masih geram dengan hal ini, dia mengepalkan tangannya dan memukul kaca yang ada di studionya. Dia masih belum puas dengan apa yang dikatakan dengan JK malah dia sangat kesal kenapa dia mengetahui semua yang terjadi dimasa lalu, apa benar mereka hanya berteman. Dia mengambil kunci mobil dan menyusul kemana JK pergi.


Sesampainya di Drom JK menghampiri para hyungnya yang sedang sibuk dengan mainannya. Dan ya tidak lama dari itu Lee pun tiba dan masuk ke dalam Drom lalu meraih kerah JK. Semua member terkejut akan hal itu.


"Apa-apaan ini, heh kau Lee lepaskan dia" pinta Suga.


"Kalian semua tidak ada urusan denganku, hanya dia.. jadi lebih baik diamlah"


"Kau benar-benar!!" bentak Jimin.


"Sudah Hyung aku tidak papa, lebih baik kita selesaikan diluar Drom" JK melepaskan tangan Lee yang ada mencengkeram kerah bajunya. Dan berjalan keluar Drom.


"Cepat katakan padaku apa hubunganmu denganya"


"Bukankah sudah aku katakan padamu dia adalah temanku"


"hah tapi aku tidak percaya denganmu!"


"Sebenarnya ada apa diantara kalian?" bentak Jin.


"Taukah kalian kalau dia sedang manjalin hubungan dengan seseorang wanita, dan dia adalah orang yang aku cintai"


"Felly maksudmu?" tanya Jin


"Andita gadis dari Indonesia"


"JK apa itu benar?!" bentak Jimin.


"Hyung jangan salah paham dulu aku bisa menjelaskan semua ini, kalian tenanglah, Kau juga Oppa Lee sudah kubilang dia bukan kekasihku, kau juga hanya masa lalu baginya, kau sudah menyakiti hatinya, membuatnya hancur, dan dia hampir bunuh diri karena mu. Lalu untuk apa kau ingin datang ke kehidupannya lagi, apa yang kau harapkan, dia sudah tidak mengharapkan mu." jelas JK yang sudah tidak kuat dengan keadaan ini.


"Kapan kau bertemu dengan Dia Lee?" Tadi pagi dia ada di taman dekat kompleks apartemen JK.


"Hah Dita disini, dan kau JK? kenapa tidak memberitahu ku?!" tegas Jimin.


"Setelah ini aku akan menjelaskannya padamu dan yang lain, suruh Oppa Lee pergi dulu, biar dia bisa menenangkan dirinya"


"Benarkan apa kataku, dia saja menyembunyikan kedatangan Dita kemari" Lee semakin membuat suasana panas.


"Lee lebih baik kau kembali ke rumahmu, untuk sekarang bukan waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini, dengarkan apa kataku, bukankah aku lebih tua darimu?" tutur Jin.


"hahh baikah Hyung tapi ingat aku akan menemui mu lagi JK, awas saja kalau memang benar kau memiliki hubungan dengannya". ancam Lee dan berlalu pergi meninggalkan Lokasi Drom BTS.


Semua member masuk ke dalam dorm dan mulai mengintrogasi JK.


"Bisa kau ceritakan sebenarnya apa yang telah terjadi" perintah Jin.


JK dengan berat hati menceritakan semua ini, demi suasana agar bisa menjadi dingin lagi. Semua hal ia ceritakan tak terlwatkan tentang kejutan yang akan diberikan pada Jimin, member BTS dan juga untuk kekasihnya. Dia juga menjelaskan semua yang terjadi di taman. Jimin yang awalnya tenang mendengarkan ucapan JK dan terbawa emosi ketika mendengar Dita dibuat menangis oleh Lee.

__ADS_1


"Bawa aku ke apartemen mu sekarang" pinta Jimin.


"Lebih baik jangan sekarang Hyung, suasana hati Dita sedang kacau" tutur JK.


"Benar apa Jungkook , biarkan dia tenang dulu" tambah Suga.


"ehmm aku punya ide Hyung" sahut JK


"Apa itu?" Jimin.


"Aku tadi kemari berniat untuk memberitahu kalian, kalau aku akan pergi berlibur beberapa hari kedepan, untuk mengajak Dita liburan dan juga agar jauh dari Lee. Tapi karena terburu ada kejadian ini jadi bagaimana kalau kita liburan bersama saja, dan nanti kalian yang berangkat terlebih dahulu lalu siapkan kejutan untuk Dita disana? bagaimana?" saran JK.


"ahh ide yang cemerlang" sahut Suga.


"okey aku setuju" ujar Jimin


"Asikk kita berlibur" teriak V kegirangan.


"Kita akan berangkat besok pagi, dan kau JK ajak Dita berangkat di sore harinya" pinta RM.


"Ne..". JK beranjak dari tempat duduknya.


"Kau mau kemana?" tutur Jimin.


"Ya aku ke apartemen Hyung, kan semua bajuku disana"


"Lalu apa kau akan menginap disana juga?!"


"Kan apartemen ku Hyung , pasti aku akan tidur disana" goda JK.


"Tidak kau tidur di Dorm saja" tegas Jimin.


"Wkwkwkw lihatlah Hyungku cemburu" ejek JK


"Sudahlah, cepat kau kemasi barang-barang Mundi apartemen kemudia kembali kemari" perintah Suga.


"Ne Hyung, aku pergi dulu"


"Kau jangan macam-macam dengan Dita atau ku bunuh kau" teriak Jimin.


"Tenang saja Hyung, tapi kalau Dita suka padaku jangan salahkan aku, karena maknae mu ini terlalu tampan untuk para wanita wkwkwk" balas JK.


"Jungkokaaaaa!!!" teriak Jimin yang terdengar sampai luar dorm.


30 menit kemudian JK sampai di apartemen dan masuk. Dia melihat Dita yang sedang duduk termenung di dekat cendela.


"Kau belum tidur?"


"Eh Oppa , hemm aku tak bisa tidur"


"Ne Oppa, I'm okay.. "


"Jangan terlalu dipikirkan hal tadi, aku tau semuanya, lebih baik tenangkan hati dan pikiran mu okeh"


"he'em, oh ya tumben malam-malam begini Oppa kemari"


"Oh itu aku ingin mengambil beberapa baju untuk pergi liburan besok, ehmm aku sampai lupa belum memberitahukannya padamu" tutur JK sambil berjalan menuju kamarnya.


"Tentang apa Oppa?" aku pun mengikutinya


"Besok kita akan berlibur di suatu tempat, kita berangkat sore hari" jelasnya, dia memasukkan beberapa stel pakaian dalam ransel nya.


"Benarkah??, ahhh aku sangat senang" senyuman memuncul di wajahku.


"Nah begitu dong, aku jadi lebih tenang melihat mu tersenyum begitu".


"ahhh Oppa selalu saja menggodaku" memonyongkan bibirku


"Apalagi seperti itu, kalau kau bukan kekasih orang dan wanita yang dicintai oleh Hyungku ahh kau pasti sudah ku paksa untuk jadi kekasih ku wkwkkw"


" Iya kekasih, kekasih khayalan wkwkwk" aku melemparnya dengan bantal.


"Beraninya kau melemparbm bantalku?"


"Wkwkkw salah kau sendiri, sudah cepatlah keluar Oppa aku sungguh mengantuk"


"ehh kenapa jadi aku yang diusir?"


"Oppa Jungkook yang tampan dan ku sayang cepatlah keluar, gadis cantik nan imut kesayangan semua member BTS ini ingin tidur"


"aishhh ini anak, ahh sudahlah selamat malam, jangan lupa besok sore aku akan menjemputmu dan sahabat-sahabat mu itu"


"Ne Oppa.."


JK keluar dari apartemen dan menuju ke mobil. sebelum dia masuk dia melihat mobil yang tak asing dimatanya sedang berhenti diseberang jalan. Benar itu mobil Lee.


"Jadi dia masih mencari tau keberadaan Dita, wah Dita sedang tidak aman, apa aku tetap tinggal saja, tapi nanti Hyung marah padaku.. ahhh ini demi keselamatan Dita, biar aku telfon saja mereka"


Lee yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Jungkook yang awalnya curiga kalau Dita menginap di apartemen Jungkook, ternyata sirna karena Jungkook ada disana dan masuk ke dalam apartemen nya. Setelah Jungkook masuk ia menyalakan mesin mobil dan pergi meninggalkan apartemen itu.


Jungkook membuka kembali pintu apartemen nya dan masuk, kemudian dia dikagetkan dengan kehadiran Nissa dibelakangnya.


"Kau!!"


"Oppa kenapa Oppa kemari?"

__ADS_1


"Terserahlah apartemen juga apartemen ku"


"ehmm benar juga, apa kau ingin bertemu Dita, tapi sepertinya dia sudah tidur"


"ya aku sudah tau"


"hah apa kau!!"


"Sudah jangan berpikir yang tidak-tidak , sekarang masuklah ke kamarmu, aku akan menginap disini, besok kita akan pergi liburan, jangan banyak tanya"


"Jutek sekali"


"Apa kau bilang?!"


"Ne Jungkook Oppa, selamat tidur". Nissa pergi meninggalkan JK.


"Apa Dita sudah tidur, lebih baik aku cek saja"


JK mulai membuka pintu kamarnya, dan melihat Dita yang sedang membersihkan wajahnya dengan Toner, dari kaca Dita melihat JK yang sedang mengawasi nya.


"Masuklah Oppa kenapa kau mengintip seperti itu"


"ehmm ehmm tidak aku hanya memastikan apa kau sudah tidur"


"bukankah kau tadi kau bilang akan menginap di dorm"


"ehmm itu sepertinya aku tidur disini saja, mataku sangat mengantuk, nanti bahaya kalau aku menyetir"


"Benar juga, ehmm kalau begitu kau tidurlah sini"


"Apa aku disini, bersamamu?"


"Dasar gila, mana mungkin aku seranjang dengan mu"


"Tapi dengan Jimin kau?"


"Aishh Oppa itu.."


"Itu apa??"


"Sudahlah kau tidur disini aku akan pergi ke kamar Nissa dan Grace" aku pergi meninggalkan nya dengan pipi yang mulai memerah.


"Hahaha dasar, memang wajar kalau kau diperebutkan banyak lelaki, kau wanita baik, lemah lembut dan juga pengertian, aku juga sempat mempunyai rasa terhadap mu namun aku kubur terlebih dahulu karena Hyungku sangat mencintaimu" tutur JK.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Tiada yang tau apa yang akan terjadi di masa depan, bisa saja kebahagiaan menghampirimu atau sebaliknya. Beginilah takdir tuhan, manusia hanya bisa berdoa, berusaha dan berserah diri untuk hasil akhir padanya.


.


.


.


.


.


.


Ketika banyak yang mencintai mu kau juga harus siap karena akan banyak juga yang membencimu. Namun keberadaan orang-orang yang membencimu akan kalah dengan orang-orang yang mencintai mu dengan tulus. Percayalah takdir Tuhan itu Indah.


.


.


.


.


.


.


.


Untuk mengobati rasa rindu kalian dengan novel author satu ini, jadi author percepat untuk up episode 32 nya.. selamat membaca dan berhalu ria para pengunjung setia novelku..


Terima kasih.. jangan lupa untuk like komentar dan vote this Novel.. ❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2