
"selamat malam tuan Mike" sapa seorang pemuda yang sedang menunggu di depan kamar apartemen Mike.
"ya selamat malam, anda siapa?" tanya Mike sambil melepaskan kacamata hitam yang ia kenakan.
"Saya Kim Tan Rekan bisnis anda yang baru saja tanda tangan kontrak dengan anda tadi siang, sekaligus teman kuliah anda dan sahabat anda, apa begitu mudah kau melupakan ku Mike?" tegas pemuda itu
" Kim Tan ohh i'm really sorry brother, tidak-tidak aku tidak melupakan mu, hanya saja aku agak lelah hari ini ,mungkin pandanganku kurang fokus melihatmu.. wkwkwkwk "
" hahhh!! kau ini bilang saja kau sengaja" desahnya.
" hahahhahaah sudah-sudah kau mau disini saja apa masuk ke dalam" ucap Mike dari dalam kamar apartemen nya.
"kau ini kebiasaan dari dulu" jawab Kim Tan sambil melangkahkan kakinya masuk ke kamar apartemen Mike.
"Kau jadi besok kembali ke Korea? apa itu tidak terlalu cepat? tanya Kim Tan
"Hmmm terus gimana lagi aku gak punya pilihan lain, sebenarnya aku juga capek bolak balik Indo-Korea, Secepatnya akan ku selesai masalah perusahaan di Korea dan menetap kembali di Indonesia" tegas Mike
" Are you sure brother? kamu ingin menetap lagi di Indonesia, ada apa gerangan, apa ada wanita yang telah membuatmu gila? hahahahah" ejek Kim Tan.
" Kau ini selalu saja, apa kau juga gak suka kalau sahabat mu ini menetap di Indonesia!!"
"hahahha begitu saja naik darah, aku senang saja kalau kau menetap disini, but sepertinya memang ada alasan lain sampai-sampai kau ingin menetap?" tanya Kim Tan dengan penuh curiga.
" huffttt okey fine memang ada wanita yang membuat ku tak ingin kembali lagi ke Korea, dia sudah mengambil alih pikiran dan perasaan ku" ujar Mike
"Oh my God ,betapa cantiknya wanita itu hingga bisa membuat hati batu seorang Mike meleleh, sungguh menakjubkan"
"Kau disini ingin mengejek ku atau ingin membicarakan soal pekerjaan?"
" Sebenernya aku kesini ingin membahas masalah pekerjaan tapi lebih seru membahas wanita yang sudah melelehkan hati batu mu Mike, hahahahhaahah " ejek Kim Tan dengan tertawa terbahak - bahak.
"terus saja kau tertawa, puas-puaskan karena besok kau tidak akan bisa tertawa lagi!" bentak Mike.
"wahahahhaahah, hupp" sambil menutupkan kedua tangannya ke mulut.
Mike hanya memelototkan matanya ke Kim Tan.
"Mike baiklah aku tidak akan menanyakan tentang wanita itu, promise" rayu Kim Tan
"Hufftt, besok jika kau butuh apa-apa hubungi saja sekertaris ku, karena besok aku dari pagi sudah tidak dirumah, aku ada urusan di luar" ucap Mike
"hmm oke Mike, besok kalau kau butuh tumpangan untuk mengantarkan mu ke bandara, you can call me".
"he'em thanks Kim, kau menginap disini atau balik".
__ADS_1
" aku balik saja, kau butuh banyak waktu untuk istirahat aku tak akan mengganggumu"
"oke terserah kau saja"
"hemm aku balik dulu kalau begitu, kau jangan lupa mengabari ku jika kau akan berangkat"
"lama-lama kau ini seperti wanita ya , cerewet sekali" tutur Mike dengan kesal.
"hahahaha dah Mike" ucap Kim Tan.
Kim Tan berjalan menjauh dari kamar apartemen Mike. Di dalam kamar Mike pun memutuskan untuk langsung tidur.
"Drrtt drttt drrtt drttt" suara ponsel Mike
"Hoam,, jam berapa ini" sambil melihat layar Handphone nya.
Mike pun berlalu pergi ke kamar mandi. Setelah beberapa saat Mike keluar kamar mandi dengan memakai sehelai handuk yang melilit pinggang nya. Ia menuju lemari pakaian dan mengambil baju olahraga. Ya karna pagi ini dia sudah berjanji akan menemani Dita untuk Jogging dan kentaman bermain.
"humm diriku ini memang tampan" ucap Mike sambil bercermin.
Mike pun mengambil Handphone, Topi, Kunci Mobil dan langsung keluar kamar menuju tempat parkir apartemen. Dia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sampailah Mike dirumah mewah Dita yang masih terlihat sepi.
"Pagi Tuan, apa tuan mencari Nona Dita?" tanya salah satu ART di sana.
"Maaf Tuan sepertinya Nona masih tidur, apa coba saya bangunkan saja dan bilang kalau Tuan Mike sudah datang"
"emm tidak usah bi' biar saya sendiri yang membangunkannya, karena semalam kami sudah ada perjanjian"
" Baik tuan silahkan masuk, saya permisi ke dapur dulu Tuan"
" Oh ya Bi' "
Mike menaiki satu persatu anak tangga dan tibalah di depan pintu kamar Dita. Dia pun mengetok pintu itu, satu dua kali tidak ada jawaban dari dalam. Mike coba kembali dengan lebih keras masih sama.
"Ni anak kebo banget kalau tidur, suara ketokan segitu kerasnya gak denger!" kesal Mike
Akhinya Mike mencoba untuk memutar gagang pintu, dan ternyata tidak dikunci. Mike pun masuk ke kamar Dita. Dan mulai berjalan mendekati Dita.
"hemmm dasar macan betina, kalau kau sedang tidur seperti , kau amat begitu cantik" ucap Mike sambil menyisihkan rambut yang menutupi wajah Dita.
Tak beberapa lama Dita pun terbangun, dan terkaget dengan keberadaan Mike di kamarnya.
"Mike kau bagaimana bisa masuk, dan knapa pagi-pagi sekali kau datang kesini" tanyaku
"emmm emmm duh gimana nih entar dia mikir aku macam-macam lagi" batin Mike
__ADS_1
" Tadi kata bibi' kamu belum bangun jadi aku mau bangunin kamu, kan semalam kita udh buat kesepakatan apa kamu lupa" jelas Mike
" ohhh ya sorry aku lupa, jam berapa sekarang" sambil menepuk jidatku
" Jam 6 , sudah aku tunggu di mobil saja ,kau cepatlah untuk bersiap-siap, cantik-cantik tidurnya ngebo banget" ejek Mike sambil melangkah keluar kamar
"Mike!!!" bentakku.
Aku pun langsung pergi ke kamar mandi dan bersiap-siap. Aku melangkah keluar kamar menuju ke halaman depan dimana mobil Mike berada.
" Sudah selesai dandanya ibu negara" ucap Mike.
" Ya ya maaf aku lama, maklumlah cewek" bela ku.
" hufftt okey sekarang kita pergi kemana?" tanya Mike
" Ke taman **** disana ada tempat khusus untuk Jogging juga kok skalian main permainan masa kecil, hehehe"
"okey berangkat, let's go!!!" ucap Mike dengan begitu semangat.
Di perjalan tidak ada percakapan satupun pun diantara aku dan Mike, hanya ada keheningan di sana. Dan tak terasa kami pun sampai di tempat tujuan.
"Akhirnya sampai juga" ucap ku lega.
Mike pun masih sama hanya diam. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya, bahkan senyuman pun tak ada. Ia keluar dari mobil dan langsung berjalan meninggalkan ku. aku pun langsung spontan mengikuti nya.
"Nih orang kesambet apaan sih , dingin banget hawanya" batinku.
"Brukkk, aduh jidatku kau ini kenapa berhenti mendadak sakit tauk" bentakku
"Kau itu berjalan tapi pikiran kemana-mana, sini coba aku lihat"
Mike meraih wajahku dan melihat dengan teliti apakah ada luka disana akibat menabrak tubuh kekarnya. Tak sengaja aku dan Mike saling beradu pandang untuk sesaat yang berhasil membuat jantung ku berdebar. Aku pun mengalihkan pandangan ku dengan melihat ke arah lain.
" Hemm gapapa gaada yang luka, lain kali berhati-hatilah kalau berjalan" ucap Mike sambil tersenyum dan mencubit pipiku.
"he'em maafkan aku"
"it's okay, ayo kau lari lah dulu aku akan dibelakangmu" perintah Mike
"Baiklah" jawabku.
Kami pun berlari bersama, menikmati setiap detik kebersamaan kami. Candaan dan gurauan menyelingi kebersamaan kami ketika bermain permainan masa kecil. Sungguh hari yang begitu indah sekaligus mengharukan, karena hari ini merupakan hari terakhir untuk bersamanya, dan entah kapan dia akan kembali lagi ke Indonesia untuk bertemu lagi.
Hay Hay Hay, Terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk mampir ke novelku.. jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar kalian disini, karena itu sangat berarti untuk author.. see you next episode 📝😘❤️
__ADS_1