Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
7 Pangeran Tampan..


__ADS_3

Event Konser Tour pun semakin dekat, tinggal menghitung hari, BTS dan staff bighit entertainment sudah tiba di Indonesia. Kedatangan mereka disambut oleh para army yang sudah menunggu kedatangannya. Teriakan suara mereka meramaikan suasana bandara kala itu. Semua member dan team langsung memasuki mobil dan pergi menuju hotel untuk beristirahat. Dan di hari itu pula Andita berangkat dari Sidoarjo ke Jakarta untuk bertemu dengan staff bighit entertainment dan tentunya BTS, mereka akan tinggal dalam satu hotel sampai dengan berakhirnya agenda BTS di Indonesia.


"Om aku titip kedai ya hehe, aku akan sangat merindukan mu" tutur ku dan memeluk nya.


"Kau jaga diri baik-baik disana, jangan lupa kasih kabar juga ke Mike yah"


"Dita hummm aku iri padamu" ucap Grace


"Aku juga, aku ingin bersama Bangtan" tambah Nissa


" hummm sayang-sayagnya akuh, nanti bakal aku kirimin fto mereka, dan aku sampaikan isi hati kalian pada mereka okee"


"humm.baiklah, cepatlah pesawatmu akan segera berangkat"


"dah semua see you".


Hummm yah aku sangat bahagia dan juga deg-degan, ya gimana nggak orang mau bertemu dengan 7 pangeran tampan yang diharapkan oleh para jutaan army untuk bisa dekat dengannya, dan aku beruntung bisa tinggal bersamanya selama beberapa hari satu panggung pula.


Akhirnya tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta, disana sudah ada staff yang menjemput ku, dan langsung mengarahkan ku ke dalam mobil. Kami menuju hotel dimana Bangtan beserta team menginap. Diperjalanan staff itu mengajakku untuk berbincang, dia bilang kalau aku sangat beruntung bisa kolaborasi dengan Bangtan. Dan dia juga bilang kalau aku memang layak karna aku juga memiliki kualitas yang tidak kalah dari artis-artis papan atas. Aku merasa malu dengan pujiannya yang menurut ku berlebihan. Kami sampai di Hotel **** ,dia mengantarkanku ke kamar untuk sejenak beristirahat sebelum ada meeting bersama nanti. sore.


"Terima kasih kak, senang bertemu denganmu" ucapku.


"Beristirahatlah, jika kau perlu apa-apa hubungi saja aku"


"Baiklah"


Ketika aku ingin masuk kembali ke kamar tiba-tiba.


"Hay nona, apakah kau wanita yang akan berkolaborasi dengan kami"


"ohh ehmm"


" Hay"


"Maaf, Jin oppa iya benar itu aku"


"Syukurlah kau sudah datang, kami sangat senang bisa bertemu denganmu, ikutlah aku" ajak Jin


"Kemana oppa??"


"Ada seseorang yang menunggumu"


"maksut nya??"


Dengan penuh tanda tanya aku mengikuti kemana ia pergi, dan ia menyuruh ku masuk di salah satu kamar dimana disana ada para 6 pangeran tampan lainnya.


"Hay" sapa semua member.


"hemm Hay oppa"


Jimin yang terkesima bertemu dengan gadis yang selama ini dia cari, dia masih tidak percaya kalau gadis itu ada dihadapannya, ingin sekali rasanya ia memeluk dan mengungkapkan perasaannya. Tapi ia tau ini bukan waktu yang tepat untuk itu.


"Sini bergabung lah bersama kami" ajak J-Hope


" he'em" aku menurutinya


"Jimin geserlah sedikit" kode RM


Sontak Jimin bergeser untuk memberikan tempat Dita duduk, yah Dia duduk diantara Jimin dan J-Hope.


" Oh ya bolehkah kau bernyanyi untuk kami" pinta JK


"Ahh aku malu, aku nervous kalau bernyanyi diantara 7 pangeran begini wkwkwk"


"wkwkwkkw kau begitu menggemaskan" tutur V


Bernyanyilah saok dari kami, Atau lagu solo dari para member yang kau suka" sambung Jimin


Dia dengan penuh harap jika lagu Solonya yang menjadi favorit Dita.


"hmmm oke baiklah"


"okey 1,2,3 go" kode Jin


Cham isanghae bunmyeong na neoreul neomu saranghaetneunde (saranghaetneunde)


Mwodeun neoege matchugo neol wihae salgo shipeotneunde


Geureolsurok nae mamsoge pokpungeul gamdanghal su eopge dwae


Utgo itneun gamyeon soge jinjja nae moseubeul da deureonae


I'm the one I should love in this world


Bitnaneun nareul sojunghan nae yeonghoneul


Ijeya kkaedara so I love me


Jom bujokhaedo neomu areumdaun geol


I'm the one I should love hemmm..


" Wow ternyata benar-benar bagus suaramu" puji JK


"ahhh terima kasih oppa"


"jangan panggil aku oppa aku masih muda"


"aaaa oppa " godaku


" hahahahah" semua member tertawa.

__ADS_1


" oh ya Jim kita keluar sebentar tadi bang PD menelfon, kau Dita temani Jimin sebentar ya" pinta RM


"hemm okeh oppa"


"Hyung aku masih mau disini" sahut JK sambil menggandeng tanganku.


Dengan tatapan mata yang tajam Suga memberikan kode kepada JK dan dia langsung menurut untuk ikut mereka. Setelah mereka pergi ya hanya tinggal kami berdua disana. Suasana yang tadinya ramai berubah menjadi sunyi.


"hemm Dita"


"Iya oppa"


"apa kau ingat aku"


"hahah kau adalah member BTS kan"


"bukan maksud ku, hemm sudahlah lupakan, bagaimana perasaan mu bisa berkolaborasi dengan kami"


" bahagia, beruntung, dan.."


"Dan apa?"


"Dan??"


"cepat katakan lah"


"Dan bisa mencubit mu seperti ini oppa" ejek ku sambil menjulurkan lidah dan lari setelah mencubit pipinya.


"Kau"


berlari mengejar ku memutari kursi yang ada ditengah kamar.


"hahah kau payah tidak bisa menangkap ku" ejek ku


"Awas kau ya, nah kena eh eh"


brukkk, kami jatuh bersamaan.


"Awww jidatku, oppa..." rengekku


"Kamu baik-baik saja, apa ada yang terluka, coba aku lihat" khawatir nya.


"Jidatmu wakakakakakk" tawanya


"ahhh oppa menyebalkan, sakit tauk"


"wahahahah ,kamu lucu jidatmu"


"kalian kenapa" tanya V yang tiba-tiba masuk.


"V oppa marahi dia, lihatlah jidatku humm"


V pun melihat jidatku yang benjol


"Tadi dia menggodaku, terus kita kejar-kejaran dan waktu aku tarik gk sengaja kekuatan ku terlalu besar jadi kita jatuh bersama ntah tadi dia terbentur apa" jelas Jimin


"Kenapa kalian tertawa, apa yang lucu" tanya JK


"Kau jidatmu kenapa? duduklah aku ambilkan es batu" tambahnya dan pergi meminta bantuan staff.


" Kemarilah, sini" tutur Jimin.


Aku menurutinya dan duduk di hadapannya.


"Coba kulihat, memar sedikit saja kok, nanti aku kompres pakek es pasti mendingan, Maafkan aku" pintanya


"he'em oppa tak apa, aku tau kau juga tak sengaja melakukannya" jawabku dengan membesitkan senyuman.


"Ini Hyung kompreskan padanya" kata JK.


Jimin dengan sigap mengompres jidat ku dengan es batu dari JK, sebegitu dekat aku bisa melihat wajahnya, memang dia benar-benar tampan, tapi aku malu untuk mengatakan jika aku fans nya.


"Nah sudah mendingan kan, kuantarkan kau ke kamar biar kau bisa beristirahat"


"Baiklah oppa"


Kami berjalan menuju kamarku.


"Tidurlah nanti sore akan ada meeting, aku akan membangunkanmu, dahh"


"ehmm. oppa Terima kasih"


"sama-sama"


Sore harinya kami menuju meeting room yang terdapat di hotel itu. Aku merasa seperti Putri yang dikelilingi oleh 7 Pangeran. Baik saat berjalan menuju ke meeting room maupun duduk didalamnya aku selalu berada diantara mereka ber 7. Meeting pun dimulai, PD menjelaskan serangkaian acara yang akan dipertunjukkan untuk konser nanti. Secara detail dan rinci ia menjelaskan tiap-tiap konsepnya. Meeting pun selesai, kami semua menuju restauran hotel untuk menikmati makan malam.


"Dit duduklah disamping Jimin, hanya itu yang kosong" pinta Jin


"heemm baiklah"


Aku menuju ke kursi disamping Jimin dan ia dengan sigap menarik kursi itu dan mempersialahakan aku duduk.


"Terima kasih Oppa"


"Ur'well, bagaimana apa kau paham dengan penjelasan bang PD"


"Aku berusaha untuk memahami nya, mungkin aku akan sering bertanya padamu atau member yang lain, agar aku bisa menyatu dengan kalian" jelasku.


"It's okay aku dan member yang lain akan membantu mu"


drttdrttdrtdrtt, telfonku berdering, dan tertera nama Mike disana.

__ADS_1


"aku ke toilet sebentar"


"he'em"


"Hallo sayang maaf aku belum menghubungimu"


"hemm kau begitu sibuk?"


"He'em banyak sekali yang aku lakukan, dan dalam beberapa hari ini aku akan sibuk, jadi mungkin aku jarang menghubungi mu"


"Nanti kau akan tau ini kejutan untukmu"


"Dita apa kau masih lama, hidangan makan malam sudah disiapkan" tutur staff.


"baiklah aku akan segera kesana"


"hemm okay"


" Sayang nanti aku akan menghubungimu lagi, maafkan aku, aku sayang kamu mmuuacchh"


"Hemm aku sayang kamu juga, dahh"


ku akhiri panggilan telfon dan kembali bergabung bersama member BTS.


"Apa kau sakit?" tanya Jimin.


"Tidak, hanya saja aku menahannya sejak Meeting wkwkkw"


"Dasar kau ini, cepatlah makan"


" Apa kau mau ini" sambil menunjuk hidangan rendang di meja.


"Bukankan itu rendang, aku mau" tutur Jimin.


"Sini aku ambilkan"


"Terima kasih, humm kelihatan nya lezat" puji Jimin.


"Aku juga mau" pinta JK


"Sini aku ambilkan" meraih piring JK


Jimin dengan matanya yang melotot kearahnya seakan memberi tanda.


"hemm tidak usah aku bisa mengambilnya sendiri, Terima kasih"


"terserah kau saja"


"Selamat makan semua" ucap RM


"Selamat makan" jawab ku dan member lainnya.


Setelah jamuan makan malam, kami kembali ke kamar masing-masing, dan diperjalanan ke kamar aku merasa entah itu hanya perasaan ku saja atau memang benar adanya, kalau aku begitu dekat dengan Jimin walaupun hanya baru hari ini aku bertemu dengannya, seakan-akan aku sudah lama dekat dengannya. Kami saling bercengkrama tentang ini itu, vocal, dance, drakor dsb.


"Hei Jimin kau mau kemana" tanya Suga


"Ke kamar lah"


"Kau tau itu kamar siapa"


Jimin menoleh kepadaku dan mukanya memerah, dan langsung masuk ke kamarnya.


"wahahahhahaha" semua member menertawakan nya


"Hyung Jimin tidak bisa bersabar wkwkwkwk" ucap JK.


"Sudah lah good night all, sampai bertemu di studio latihan besok pagi" ucap RM.


"Good night oppa" tuturku dan menutup pintu kamar ku.


Kelanjutan obrolan ku dengan Mike yang tadi sempat terputus, seperti biasa kami meluapkan kerinduan, keluh kesah di hari ini, dan banyak lagi, hingga kami berdua tertidur dengan vcall yang masih terhubung.


Keesokan paginya...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


What's up gaess,, gk terasa udah sampai di episode 18.. Terima kasih banyak untuk kalian yang sudah mendukung author, dan sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke novelku.. jangan lupa like, komen dan vote yahh,, see you on episode 19..

__ADS_1


❤️😘📝😘😘😘


__ADS_2