
"Aku mau tanya sama kamu"
"Tanya apa Mike"
"Apa kau keberatan dengan hubungan jarak jauh begini?"
"hummm kalau aku jujur Iyah aku memang keberatan, tapi aku percaya padamu bahwa kau akan menepati janjimu untukku."
"hemmm maafkan aku ya sayang aku berjanji padamu secepatnya akan ku selesaikan masalah perusahaan dikorea agar aku bisa kembali dan menetap di Indonesia bersamamu" tutur Mike meyakinkan ku.
"iyah sayang aku mengerti, aku percaya padamu".
"terima kasih kau sudah mau memahami ku, ehmm ya aku disini mungkin hanya sepekan dan kembali lagi ke Korea"
"sama-sama sayang, kita nikmati kebersamaan kita selama kau ada disini.. sekali lagi terima kasih banyak untuk makan malamnya dan kejutannya di hari ini"
" akan ku lakukan semua hal untuk membuat mu bahagia, karna bahagiamu adalah bahagiaku juga. Btw, kita pulang yuk, udah larut malam".
"hehehe kau bisa saja, iya ayo kita pulang".
Mike terlihat begitu sangat bahagia malam ini. Aku ingin melihatnya seperti ini selalu dan selamanya. Hatiku damai rasanya. Ketika Mike menggenggam erat tangan ku serasa ku tak ingin melepaskannya lagi.
"Nah udah sampai" ucap Mike sambil menoleh ke arah ku.
"hemm kau ini selalu saja tertidur". Mike turun kemudian menggendongku, membawaku ke dalam rumah.
"Selamat Malam tuan"
"Malam pak, saya antarkan Dita ke kamar dulu ya pak kasian ketiduran tadi dimobil".
"Iya pak silahkan"
Mike berjalan menaiki anak tangga, dan mulai memasuki kamar ku. Ia meletakkan ku di tempat tidur, melepaskan sepatu ku dan menyelimuti ku.
"Selamat malam sayang, pasti kamu sangat lelah, maafkan aku karena tidak bisa slalu ada untukmu, tapi aku benar-benar sangat mencintaimu, kau tau disana aku slalu gelisah memikirkan mu, mungkin disini kau juga sama merasakan hal itu..
Tapi aku percaya padamu, seperti halnya kau percaya padaku..
I love you so much". tutur Mike sambil membelai rambut ku dan tak lupa mencium keningku sebelum ia pergi.
Di Korea
"Hay sayang"
"Kau, kenapa kemari?" tanya Kak Lee.
"hemm aku hanya ingin melihat mu gladih untuk acara nanti malam"
"yasudah duduklah dikursi penonton".
"he'em".
Alunan musik mulai beradu. Kak Lee mulai bernyanyi.
"Hemmm suaramu benar-benar indah" tutur Kak Felly dalam hati.
"Hay nona" sapa seorang pria.
Dia seolah-olah tidak mendengar diajak bicara.
"Kau kekasihnya Lee bukan?".
"Iya aku kekasihnya Lee"jawabnya singkat.
" Eh bukankah kau member BTS?"
"Ku kira kau tidak mengenali ku, yah aku Jimin BTS".
__ADS_1
" Kau satu panggung dengan Lee?"
" Seperti yang kau lihat aku berada di sini berarti aku akan sepanggung dengannya"
Dari kejauhan tampak Kak Lee memperhatikan mereka berdua. Dia mulai berjalan mendekat ke kursi penonton.
"Hay Jimin, ku rasa kau tadi dicari sama Hyung mu".
"Benarkah, ok aku pergi dulu yah.. nice to meet you". ucapnya sambil berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Kau terlihat begitu akrab dengannya".
"Tidak aku baru saja tadi bicara dengannya, Apa kau cemburu?"
"Cemburu? ngapain, sudah ayo pulang, gladih ku sudah selesai." tegasnya.
"iya-iya sabar napa jutek amat".
Kak Lee berjalan didepan dengan jarak yang jauh dari Kak Felly. Kak Felly berusaha berjalan lebih cepat lagi untuk mengejar langkah kaki Kak Lee. Ditempat parkir ia langsung masuk dalam mobil tanpa memperdulikan Kak Felly. Tak lama Kak Felly juga masuk mobil. Mereka pun meninggalkan tempat konser.
"Kenapa kau jadi lebih dingin dibandingkan dulu, kau banyak berubah semenjak dia pergi dari kehidupan mu, apakah dia telah merenggut cintamu untukku" batin Kak Felly yang sekejap melirik ke arah Kak Lee kemudian membuang muka ke arah kaca mobil.
"Turunlah sudah sampai". menoleh ke arah kursi samping.
"Tidur? Fell bangunlah aku sangat lelah, kau sudah bukan anak kecil lagi, bangunlah"
"ehmmm apa aku tertidur?, oh udah sampai ya, yaudah aku turun, makasih ya sayang, good night.. love you " hendak mencium pipi Kak Lee.
" ehmm ya tidurlah yang nyenyak" menghindari Kak Felly.
" ehmm ok dah" dengan nada kecewa.
Mobil Kak Lee melaju dengan kencang, berlalu meninggalkan rumah Kak Felly. Kak Felly masuk ke dalam rumah dan menuju ke Kamar.
"hufftt sebenarnya apa salahku terhadap mu, kenapa kau jadi begini".
"Jika kau sudah tak mencintaiku lagi, kenapa kau tidak mau mengatakannya Lee".
"Aku sangat mencintaimu Lee, aku ingin kau kembali seperti Lee ku dulu.. hiks hiks hiks.. " tangisannya semakin keras.
"Felly, Felly!!!"
"Masuklah" sambil mengusap air matanya.
"Kenapa kau tidak berbicara padaku jika Mike sudah memiliki calon istri hah!?" bentak Lisa
"Emang apa urusannya denganku?, jika hanya masalah itu yang ingin kau tanyakan, pergilah aku ingin istirahat"
"Kau berani mengusir ku!!" bentak Lisa
"Sudahlah Lisa aku mohon Skali ini saja mengertilah, aku sedang tidak ingin berdebat ataupun berbicara dengan siapapun termasuk dirimu, biarkanlah aku istirahat"
"Buang-buang waktu saja aku datang kemari, kau sungguh teman yang tidak berguna!!" ucap Lisa berlalu pergi.
"Kenapa dia slalu saja mengusik hidup ku, sebenarnya aku juga tak betah berteman dengannya, karna dia selalu saja membuat onar, oh ya tentang calon istri Mike kenapa dia bisa tau aku kan sama skali belum bicara denganya?? ahhh sudahlah tak penting".
.
.
.
.
.
"Jiminah". panggil Soekjin
__ADS_1
" iya hyung aku segera kembali" berlari menuju drom utama.
" Kau dari mana saja, aku sangat lapar. Jin hyung melarang ku untuk makan jika kita belum lengkap" keluh V.
" hehehe maafkan aku V, yasudah selamat makan".
Setelah makan malam selesai mereka berkumpul diruang tengah.
" Hyung, apakah kau sudah menemukan gadis mu itu?" tanya Jungkook
"Belum, dia kan ada di Indonesia bagaimana aku bisa mencarinya jika aku ada di sini bodoh"
" Wahahaha iya ya"
" Coba kau minta bantuan sama Mike dia kan sekarang di Indonesia, mungkin bisa mencari petunjuk" saran J-Hope.
" Tidak aku tak ingin merepotkan nya, dia disana sedang menemui calon istri nya, ya masak mau aku ributin dengan masalah itu" jelas Jimin
" Tenanglah kalau kau berjodoh, kau akan bertemu dengannya, bisa saja kau akan bertemu dengannya di Korea" tutur Soekjin
" Kenapa Hyung memberikanku harapan yang begitu sulit"
" Sudahlah ini sudah larut lebih baik kita tidur, untuk masalah gadismu kita bicarakan lain waktu, selamat malam semua" tegas Suga
"hemmm malam" semua member.
Semua member menuju ke kamar masing-masing, tidak dengan Jimin ia lebih memilih ke tepi danau untuk melihat pemandangan malam.
"Gadis bodoh itu kenapa slalu ada dipikiran ku, apakah ini cinta pada pandangan pertama,, ohh tidak!" tutur Jimin sambil menepuk-nepuk jidatnya .
"Tapi apa alasan yang bisa membuatnya ingin mengakhiri hidupnya, apa karena kekasihnya, but dia cantik, manis, imut,lucu, perfect hanya lelaki bodoh yang membuat nya terluka".
"Kau kenapa masih disini, pergilah ke kamarmu, jaga kesehatan jangan memikirkan nya terus" tegas Suga.
"ehmm Hyung, Iyah aku hanya ingin mencari angin sebentar, aku pergi dulu, selamat malam Hyung".
"Dia ada-ada saja, gadis seperti apa yang sudah membuat nya seperti ini dasar Jimin".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
halo sobat tak terasa sudah sampai di episode 15, author mengucapkan banyak-banyak terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk mampir ke novel ku.. ❤️😍😍❤️
Selalu dukung author dengan cara like, komen dan vote yah.. see you next episode 📝😘😍❤️