
" eh bentar om Andra mana Mike"
" Astaga dia tertinggal"
" wahahahah"
" kok malah ketawa sih Dit, orang om tertinggal di sana"
" Satu dua tiga, tuh kan mobilnya muncul wahahahah" ketawaku semakin keras.
" mampus aku, pasti diomelin nih" batin Mike.
" Sudah ayo turun, tenang om gk akan marah-marah mungkin ngajak berantem wkwkwkwkwk"
" sayang!!!"
"Tega ya kalian ninggalin om disana, mentang-mentang lagi bahagia"
" Bukan begitu om, ehmm Mike nggak bermaksud ninggalin om tapi Mike lupa kalau om"
"Sudahlah lupakan untung Om bawa mobil kalau nggak awas kalian berdua"
Om Andra memasuki rumah dan langsung menuju ke kamarnya. Aku dan Mike memilih untuk duduk santai di taman belakang.
"Wahahaha haduh sakitnya perut ku"
"kamu ini malah ketawa terus sih"
"apaan sih sayang orang emang lucu kok wahhaahah"
" hemmmm,, eh iya bentar ada titipan dari Mama untuk kamu bentar yah" pergi ke mobil dan mengambil paper bag.
"Apa itu?"
"Bukalah, Mama membelikannya khusus untukmu"
" Wow ini gaun indah sekali, pasti mahal yah ,hemm aku jadi gaenak nih"
" Gaenak kenapa sih sayang toh ntar kalo udah nikah juga kamu bakal terbiasa dengan gaun-gaun mewah itu, nanti malam dandan yang cantik pakailah gaun itu"
"Memang kita mau kemana?"
" Sudah turuti saja perkataan ku, Nanti aku jemput jam 7 yah"
" ehmmn okey, btw makasih banyak yah sayang"
" Terima kasih untuk apa?"
"Ya untuk semua ini, aku bersyukur Tuhan mengirimkan mu untukku, dan mungkin karna ini dulu tuhan mencegah ku untuk mati"
"Mati?? maksut kamu??"
"Asal kamu tau dulu aku pernah mencoba bunuh diri, tapi Tuhan mengirimkan seorang pria yang mencegahku untuk bunuh diri, tapi sayang aku belum sempat berterimakasih padanya dan aku juga tidak tau dia siapa"
" Kau memang gadis cantik tapi terkadang bisa gila juga yah, memang kenapa sampai-sampai kau memutuskan untuk mengakhiri hidupmu apa tidak ada cara lain?" tanya Mike penasaran
" Karna aku merasa Tuhan tidak adil padaku Mike, dia mengambil semua orang-orang yang aku sayang i dengan cara yang amat menyakitkan hatiku, hiks hiks hiks".
"hemm sini ku peluk, sudah jangan sedih ya, disini masih ada aku, om Andra dan sahabat-sahabatmu yang begitu menyayangimu"
" Aku takut jika suatu saat nanti kau juga akan pergi meninggalkan ku Mike, Aku sangat mencintaimu hiks hiks hiks"
" Coba tatap mataku, aku berjanji padamu, aku tak akan pernah meninggalkanmu, aku akan slalu ada untukmu, aku juga sangat amat mencintaimu sayang" tutur Mike sambil menyeka air mata ku dan mencium keningku lalu memelukku dengan eratnya.
" Aku berharap juga begitu, tapi aku tak tahu cobaan apa saja yang akan menimpa kita dimasa depan Mike, yang sekarang aku inginkan hanyalah dirimu" batinku
"Ekhem ekhem inget dong belum Mukhrim tuh nempel Mulu" sindir Om Andra
__ADS_1
" Eh om hehehe" tawa Mike
" Oh ya Mike kapan Orang tuamu kemari, untuk melamar Dita secara resmi?"
" Secepatnya Om, Nanti stelah kembali ke Korea Mike akan membahasnya"
"Baiklah kalau begitu, Om harap kamu tidak main-main dengan hubungan ini, karena Dita sudah seperti Putri kandung Om so pasti Om gamau kalau melihat dia terluka atau sampai menangis lagi gara-gara seorang pria", tegasnya.
"Mike berjanji sama om, untuk menjaga hubungan ini dan Andita om, dan tidak akan mengecewakan om".
"Om percaya padamu, yasudah om pergi dulu ya ada urusan mendadak di luar kota, kalian bersenang-senang lah" pamit Om Andra
"Iya Om hati-hati" tuturku.
krucukkrucuk..
" Yang laper"
"Ya makan lah"
"Masakin dong yang, aku kangen sama masakanmu" dengan muka melasnya.
"Yaudah kita ke dapur, aku masakin"
" ummm makasih Sayangku"
Kami pun menuju dapur, aku menyiapkan bahan-bahan yang ku butuhkan dan mulai memasak.
" hummm wanginya, pasti enak banget tuh"
"Nih udah jadi, makanlah aku tinggal ganti baju dulu yah"
" he'em jangan lama-lama atau nggak nanti ku susul ke kamar"
" Iyah bawel ah"
"Kenapa Dita belum turun juga, jangan-jangan" ucap Mike dan langsung lari menuju kamarku.
"Toktotoktok yang sayang hei buka pintunya, kok gaada jawaban sih, hei sayang aku masuk yah"
ceklek
"Ternyata tidak dikunci, astaga ni anak kebiasaan deh, orang ditungguin malah ditinggal tidur mana masih pakai ini lagi, hei sayang ganti baju dulu gih ntar masuk angin"
Tiba-tiba Dita mengigau gak jelas dan menarik tangan Mike, seketika itu pula Mike jatuh diatas Dita. Tangan Mike perlahan menyisihkan helaian rambut yang menutupi wajah Dita, dan perlahan mendekat kan wajahnya.
"hufftt hampir saja, tahan Mike belum waktunya, kau tidak boleh seperti ini" batin Mike.
" Lebih baik jika aku pulang saja, nanti malam aku akan menjemputnya mungkin dia kelelahan, selamat tidur sayang, mimpi indah" tutur Mike dan mencium kening Dita.
Mike pergi meninggalkan rumah Dita dan menuju ke apartemennya, dia juga memutuskan untuk beristirahat karena ia sebenarnya juga kelelahan.
Malam Harinya..
"Hoamm sudah jam berapa ini, what jam 6, Mike dimana Mike, Sayang kau masih didapur" teriak ku sambil turun menuju dapur.
"Tidak ada, apa mungkin dia sudah pulang,, ahh knapa aku bisa ketiduran sih,, hufft mending aku siap-siap ajalah" sambil menepuk jidatku.
tak lama kemudian Mike datang untuk menjemput nya.
"Sayang apa kau sudah siap" tanya Mike dengan berteriak,
"Iyah sayang tunggu sebentar aku akan turun"
Akupun mulai menuruni anak tangga, dan betapa terkejutnya ketika melihat Mike dengan balutan jas yang begitu terlihat berwibawa dan gagah. Mike pun juga memandangiku.
" hmmm calon istri ku memang benar-benar seperti bidadari" batin Mike
__ADS_1
"Ayok kita berangkat" ajakku
"Baiklah tuan putri".
Mike menggandeng tangan ku hingga di halaman rumah, membukakan pintu mobil untuk ku dan menutup nya setelah aku masuk, dan kami pun berlaju ke tempat tujuan. 1 jam kemudian kami sampai di tempat itu.
" Sebelum turun tutuplah matamu dulu" perintah Mike.
"he'em" aku pun menurutinya.
Dia memasangkan penutup mata padaku. Dan mulai menuntunku keluar mobil dan berjalan entah kemana. Tak beberapa lama Mike menghentikan langkahnya.
" Kita sudah sampai, sekarang buka matamu dalam hitungan 1,2,3, surprise"
"Wahhh Sayang kau hiks hiks hiks" haruku sambil memeluk Mike.
"eh eh kok malah nangis sih, yuk kita duduk disana"
" Kau menyiapkan semua ini untuk ku dan kita"
"Ya masak untuk orang lain, kau ini ada-ada saja, gimana apa kau suka"
"He'em, Terima kasih banyak sayang"
"Yasudah kita makan yuk"
"He'em"
Dinner yang begitu romantis bak pasangan yang baru saja menikah, dengan tempat yang dihiasi lilin dan taburan bunga mawar, dengan suasana yang sejuk, ditemani bulan yang bersinar terang.
" Aku berharap Tuhan akan slalu menjagamu dimanapun kamu berada, aku sangat menyayangi mu Mike" batinku sambil menatap Mike.
.
.
.
.
.
.
.
.
Percayalah Tuhan pasti akan menggantikan rasa kecewamu, rasa sakit hatimu dengan kebahagiaan berkali-kali lipat. Meskipun itu tak tahu kapan akan terjadi, Tapi kalian harus tetap meyakini itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
hallo sobat setia novel toon, sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena suda berkenan meluangkan waktu untuk mampir ke novel ku.. jangan lupa tinggalkan jejak, Like, komentar dan vote.. thank you😘😍❤️🙏📝
__ADS_1