Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Berbaikan...


__ADS_3

Keesokan Harinya...


"Sayang"


"Masuklah"


Lisa masuk dan duduk di sofa yang ada di ruangan Mike.


"Ada perlu apa, pagi-pagi sudah kemari?" tanyanya dingin.


"Apa malam ini kau sibuk?"


"Sepertinya tidak"


"Kalau begitu kau bisa menemaniku pergi?"


"Kemana?"


"Ke taman hiburan S***"


"Baiklah nanti aku akan menjemputmu"


"Benarkah?"


"Hemm"


"Ahhh gomawo..." Lisa berdiri dari tempat duduknya dan memeluk Mike.


"Sekarang pulanglah, aku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku"


"Nee .." Lisa berjalan keluar dari ruangan. Ketika di lobby dia bertemu dengan Lee yang berjalan dengan terburu-buru.


"Hay Oppa"


"Oh kau Lisa, ehmm apa Mike ada di ruangannya?"


" Nee.. aku baru saja bertemu dengannya, ada apa sepertinya Oppa sedang terburu-buru?"


"Oh itu, ya aku ada keperluan yang mendesak, maka dari itu aku terburu-buru, aku tinggal dulu ya". pergi meninggalkan Lisa.


"ehmmm Nee Oppa".


"sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan oleh nya, lebih baik aku ikuti saja" batin Lisa. Diam-diam dia mengikuti Lee yang menuju ruangan Mike.


"Oh kau Oppa Ada apa?"


"Apa aku menganggumu?"


"Tentu saja tidak, Oh ya apa kau sudah bertemu dengannya lagi?"


"Belum, bahkan sulit sekali mencari keberadaan nya"


"Apa perlu aku bantu?"


"Aniya, aku bisa mengatasinya sendiri, tapi sejak saat itu aku tidak bisa berhenti memikirkannya"


"Apa maksut dari perkataan Oppa tadi? siapa orang yang dimaksut?"batin Lisa.


"Eh Lisa kau disini rupanya, apa di dalam ada Lee?"


"Astaga Felly kau membuatku terkejut!!!"


"I'm Sorry.. wkwkwwk gimana Lee ada didalam?"


"ehmm ya ada, aku pergi dulu yah aku lupa aku masih ada urusan dah.."


"dasar!! Nee.. hati-hati"


toktoktok ceklek....


"Felly!"


"ehmmm Lee bisakah kita bicara sebentar"


"apa dia mendengar semua percakapan ku?" batin Lee


"Yasudah aku akan pergi menemui klien, kalian bisa mengobrol disini" tutur Mike.


"Gomawo Mike, kau memang adek ipar yang peka, hahah" gurau Felly.


Mike hanya tersenyum dan pergi meninggalkan mereka berdua.


"Ada apa kau kemari? bicaralah!"


"ehmm.. aku hanya ingin mengajakmu jalan-jalan, apa kau mau?"


" Aku masih ada acara live, nanti malam saja aku akan menjemputmu"


"Benarkah? kau mau pergi denganku?"


"hemm.. yasudah aku ke studio dulu, maaf aku tidak bisa mengantarmu"


"Nee.. pergilah" tutur Felly.


Felly dengan hati yang berbunga-bunga keluar dari kantor Mike, lalu ia memutuskan untuk pulang, menurutnya itu adalah hal yang tepat untuk menyiapkan segala sesuatunya, berdandan yang cantik dan berpakaian yang anggun.. mungkin.. dengan itu kedinginan Lee selama ini akan sedikit berkurang..


Di sisi lain, Dita dan Jimin sedang asyik bermain di danau, menaiki perahu yang ada disana sambil menikmati suasana pagi..


"Wahhhh ini sangat menyenangkan" tuturku.


"Apa kau menyukainya?"


"Sangat-sangat menyukainya Oppa, andai saja aku bisa disini untuk waktu yang lama aku pasti senang sekali".


"ehmmm kalau begitu biar aku meminta cuti lagi ke PD Nim, agar kamu bisa puas berada disini.."


"Aniya Oppa, itu akan menggangu pekerjaan mu, liburan beberapa hari disini saja sudah cukup dan membuat ku bahagia".


"Tapi .."


"Oppa aku tidak ingin kamu meninggalkan pekerjaan mu, apa kau lupa Army?? jangan membuat mereka kecewa"


"hemm baiklah, oh ya sinar matahari mulai terik lebih baik kita kembali ke villa" ajak Jimin.


"Nee... ayo Oppa dayung yang kuat wkwkwkkw"


"Bersiaplah tuan putri kapal kita akan melaju.. hahahah"


Setelah puas bermain perahu, kami kembali ke villa, Jimin yang berjalan di depanku tiba-tiba berhenti dan membuat ku menabrak tubuh nya.


"aisss Oppa kau selalu saja berhenti mendadak, sakit tauk!"


"stsss diamlah" sambil menunjuk ke arah depan.


"Nissa, Suga Oppa, mereka sedang apa? kelihatannya ada sesuatu yang mereka bicarakan" bisikku.


"Lebih baik kita lewat pintu belakang saja, jangan ganggu mereka"


"Tapi Oppa.."


"Sudah ayo" Jimin menarik tanganku menjauh dari sana dan menunju ke pintu belakang.


"Oppa itu kenapa selalu mempertanyakan tentang aku dan Jungkook? sudah berapa kali aku bilang padamu hah!! aku tidak ada hubungan denganya, dan itu juga tidak penting untuk mu"

__ADS_1


"Bagaimana tidak penting dia itu sudah seperti adikku sendiri, siapapun wanita yang dekat dengannya aku akan selalu seperti ini! aku tidak mau kalah Jungkook salah pilih pasangan"


"aiss sudahlah percuma saja menjelaskan nya padamu, kau tidak kan pernah mempercayainya.. lebih baik kau tanya saja pada adikmu itu, jangan bicara denganku lagi!!!" bentak Nissa dan pergi begitu saja..


"Hei tunggu,,, akhhh kenapa malah jadi begini??"


"hemmm apa aku keterlaluan ya?!! akhhh Min Yoongi apa yang kau lakukan, jika kau menyukainya kenapa kau malah membuatnya menjadi tidak nyaman dan bagaimana kalau dia malah membencimu nanti??" racau Suga.


Nissa dengan raut wajah yang kesal pergi ke tepi danau, dan mulai mengomel-ngomel tentang kekesalannya pada Suga sambil melemparkan batu ke arah danau.


"Apa menurut mu aku ini wanita yang buruk, hingga teganya kau mengatakan hal itu padaku!!"


"Aku tau apa yang kau lakukan sebenarnya tidak salah, tapi apa yang kau katakan itu sangatlah menyakiti hatiku Oppa" tiba-tiba air mata Nissa mengalir.


" Hiks hiks hiks, kenapa hanya kepada ku saja kau terlihat begitu kasar, aku membencimu Min Yoongi!!!"


"Ekhem ekhem, kenapa kau berkata seperti itu?" suara laki-laki itu mengagetkannya.


"Jin Oppa? kau?"


"Yah Miane aku mendengar semua apa yang kau katakan, tapi aku harap kamu tidak menyesal mengatakan untuk membencinya, aku takut nanti kamu malah jatuh cinta padanya."


"Maksut Oppa?"


"Apa kau tidak pernah peka terhadap tingkah Suga?"


Nissa hanya menggelengkan kepala


" Dia tidak suka jika melihat mu begitu dekat dengan Jungkook"


"Lalu? apa Masalahnya?


"apa kau masih tidak bisa mengerti yang aku maksut?"


" Apa Oppa suga??"


"Cari saja jawabnya sendiri, kita kembali ke villa tadi aku sudah menyiapkan sarapan untuk kalian"


"ehmmm Nee Oppa".


Sambil berjalan menuju villa Nissa terus memikirkan perkataan dari Jin, "apa benar Suga menyukaiku? tapi bagaimana bisa? akhhh itu tidak mungkin" batin Nissa.


"Nissa kau dari mana saja aku mencarimu di seluruh sudut villa, ternyata kau bersama Jin Hyung" oceh Jungkook.


"Oh itu aku dari danau tadi, kebetulan bertemu dengan Oppa jin disana"


"Ayo kita makan, aku sudah lapar karena menunggumu"


"Nee.."


Nissa dan Jungkook berjalan beriringan menuju meja makan, Suga Oppa menatap tajam ke arah Nissa dan Jungkook. Nissa duduk diantara Suga dan Jungkook itu membuat nya merasa tidak tenang.


" Nissa tadi dari sebrang danau aku melihatmu sedang melempar batu sambil mengomel gak jelas, lalu tiba-tiba kau terlihat seperti menangis, apa kau sedang ada masalah?" tutur Grace


"Menangis?? ahhh tidak aku tidak menangis mungkin kau tidak begitu jelas melihat ku.. aku hanya bermain saja di danau tadi"


"Yang kau katakan benar Grace , Nissa memang sedang menangis tadi, katanya ada seseorang yang mengatakan sesuatu yang membuatnya kesal" tambah jin.


"Aniya.. tadi aku hanya terkena debu saja"


"Apa benar tadi dia menangis?" batin suga


"Apa ada yang sedang kau sembunyikan dariku Nissa?" tanya Jungkook


"Aniya Oppa, lebih baik kita selesaikan sarapannya dulu tidak baik makan saat bicara nanti tersedak"


"hemmm terserah kau saja" tutur Jungkook.


Sarapan selesai, para wanita membereskan meja makan dan dapur, sedangkan para laki-laki berkumpul diruang tengah.


"emmm"


"Kita sudah berteman sejak lama kenapa kamu masih menyembunyikan sesuatu dariku.. katakanlah.."


"Apa aku adalah wanita yang buruk?"


"Pertanyaan macan apa kau ini, tentu saja tidak, kau adalah wanita baik-baik"


"Lalu kenapa Suga Oppa tidak mempercayai ku kalau aku ini wanita baik-baik, dan dia selalu menuduhku ada hubungan dengan Jungkook Oppa"


"Apa itu benar? Suga Oppa mengatakan itu padamu? Wahhh pasti ada yang tidak beres"


"Maksutmu apa Dit?"


"Jangan-jangan Suga Oppa tertarik padamu wkwkwkwk"


"Aiisshh kau ini sama saja dengan Jin Oppa, mana mungkin dia menyukaiku, orang dia saja jutek begitu dan selalu menuduhku yang bukan-bukan! Ahhh sudahlah kau bersihkan sendiri ini semua bye!".


"Eh enak saja Nissa!!"


Nissa pergi begitu saja, tanpa sepatah kata pun. Nissa melewati ruang tengah dimana semua member berkumpul disana tidak menyapa atau apa hanya acuh berjalan lurus kedepan.


"Nissa kau mau kemana?" tanya Jungkook


Nissa tidak menjawab pertanyaan Jungkook dan terus berjalan.


"Aiss ini anak selalu saja membuat ku kesal, gatau lagi deh sama wanita!!" tutur Jungkook.


"Apa kalian melihat Nissa?" tanya ku tiba-tiba muncul diantara mereka.


"Tadi dia keluar sepertinya menuju ke danau" jawab Suga.


"Suga Oppa aku ingin berbicara dengan mu sebentar, bisakah kau ikut aku" pintaku.


"Tentu saja".


Aku dan Suga Oppa pergi menjauh dari sana, dan memulai pembicaraan.


"Bolehkah aku bertanya sesuatu kepadamu?"


"katakan apa itu"


"Tapi maaf jikalau aku lancang, bukannya aku bermaksud untuk ikut campur dalam urusan pribadi mu Oppa tapi ini juga menyangkut sahabat ku"


"Lalu?"


"Apa kau menyukainya?"


"Nissa yang kau maksud?"


"Nee Oppa, apa kau menyukainya?"


"Ehmmm entahlah aku tidak tau"


"Bukankah Oppa tidak senang kalau melihatnya dekat dengan Jungkook?"


"Itu karena aku tidak ingin Jungkookieku salah pilih pasangan, itu saja tidak ada alasan lain" jawabnya singkat.


"Benarkah hanya itu? tapi....


apa Oppa tau tadi dia memang benar-benar menangis karena ucapanmu padanya, dan menurutku Oppa sudah bertindak keterlaluan terhadapnya, asal Oppa tau aku dan dia sudah berteman sejak kuliah, jadi aku yang lebih tau bagaimana Nissa, dan semua yang kau katakan padanya itu juga menyakiti hatiku."


"Apa yang dikatakan Dita benar juga, aku sungguh berlebihan kepadanya" batin Suga.

__ADS_1


"Sebelum semuanya terlambat, Oppa masih ada kesempatan untuk memperbaiki ini semua, temuilah dia sekarang, aku akan selalu mendukungmu.. Baiklah aku tinggal masuk kedalam, Jimin sudah menungguku, good luck Oppa "


Aku masuk ke dalam villa meninggalkan Suga disana. Aku berharap rencana ku ini akan berhasil.


"Bagaimana Dit, apa berhasil?" tanya V.


"Kita lihat saja nanti"


"eh tuh lihat Suga Hyung mau pergi kemana" sahut Jungkook.


"Sepertinya kali ini akan berhasil" tutur Jin.


"Semoga saja"


*Di danau


"Hufftt punya dua sahabat kenapa menyebalkan sekali, udah tau sahabat nya lagi sedih malah diledekin"


"ekhemm"


"apasih ganggu aja" oceh Nissa tanpa melihat asal suara itu.


"Ekhem ekhem, Jangan ngomel-ngomel sendiri entar kesambet baru tau rasa"


"Ini juga siapa sih, ngikut aja!!" menoleh ke sumber suara.


"ehmm Suga Oppa, ehmm kenapa kau disini?"


"Hanya mencari udara segar saja, eh ternyata ada kamu disini"


"Ohh"


Suasana tiba-tiba terasa hening, tidak ada percakapan diantara mereka.


"ehmmm Nissa, Maafkan aku"


" Maaf kalau sikapku sudah keterlaluan kepadamu, aku sadar seharusnya aku tidak mengatakan hal itu padamu"


"ehmm soal itu, Gwenchanna Oppa, aku sudah memaafkan mu"


"Benarkah??"


"Nee.. Tapi ada syaratnya"


"Haiss sudah kuduga, cepat katakan apa itu"


"Pertama kau harus menuruti segala permintaan ku selama satu Minggu, kedua jangan pernah mengatakan hal bisa menyakiti ku, ketiga"


"Hufftt banyak sekali"


"hahahha tidak-tidak hanya tiga permintaan saja, yang terkahir jangan pernah pergi dariku"


"Hanya itu saja, okeh aku terima"


"Asikkk!!!!!"


"sstsss jangan kencang-kencang sakit ini telinga"


"Biarin aja wekkkk" ejek Nissa sambil menjulurkan lidahnya, dan berlari kembali ke villa.


"Hei tunggu aku, dasar wanita ada-ada saja kelakuannya" tersenyum tipis sembari mengikuti langkah Nissa.


Nissa terlihat berhenti didepan pintu villa menunggu Suga.


"Kenapa tidak langsung masuk?" tanya Suga.


"Tidak apa aku hanya menunggu mu saja, kau lama sekali aku kira diculik orang utan wkwkwkk"


"Mulai nih ya berani ngatain aku?"


" hihihi nggak-nggak, Yasuda Oppa aku ke kamar dulu yah"


"Eh tunggu"


"Nee Oppa?"


"Ini untukmu, sebagai tanda permintaan maafku"


"Ku kira pria dingin seperti mu tidak bisa romantis, tapi ternyata kau jauh lebih sweet wkwkwk"


"Yasudah kalau begitu tidak jadi.."


"Ahhh jangan begitu aku mau kom, mana berikan padaku.. Gomawo Min Yoongi Oppa" Nissa tersenyum bahagia.


"Ehmmm Nee".


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hay Hay sobat novelku... Maaf kalau baru bisa up episode nya, yah jujur saja author sedang banyak kendala, dan kesibukan jadi harap bisa dimaklumi... terimakasih sudah Setia menunggu update episode terbaru ku.

__ADS_1


I love you all ❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2