Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Manssion Keluarga Park


__ADS_3

"Cepat siapkan kamar Jimin sekarang juga" perintah ibu itu lewat telefon.


"Apa kau sudah menghubungi dokter Kim?"


"Sudah nyonya, dia akan segera menuju Manssion "


"Baiklah , lebih cepatlah"


"Nee.."


Sampailah di Manssion itu, semua penjaga membantu untuk memindahkan Dita ke kamar tamu..


"Annyoeng nyonya Park"


"Masuklah dia ada didalam"


Dokter Kim mulai memeriksa keadaan mu.


"Bagaimana dia?"


"Dia baik-baik saja nyonya, hanya saja untuk sementara waktu dia tidak bisa berjalan, sepertinya dia adalah korban kecelakaan, pergelangan kakinya tergeser".


"a-a-a-a ku di-di mana?"


"Nak kau sudah sadar"


"Kau siapa?"


"Tadi aku menemukan mu di tepi sungai, sepertinya kau mengalami kecelakaan"


"Kecelakaan?"


"Nee, siapa namamu?"


"Nama? akhhh aku tidak bisa mengingatnya"


Ibu itu menoleh ke arah dokter Kim.


"Sepertinya dia mengalami benturan keras dikepalanya, kemungkinan dia amnesia".


"Lalu bagaimana dokter Kim?"


"Tenang saja lambat laun ingatanya akan pulih, saya akan memberikan beberapa obat untuk itu" menyerahkan resep.


"Kalau begitu saya pamit, hubungi saya apabila terjadi sesuatu"


"Terimakasih dokter Kim"


"Hemmm"


Setelah dokter Kim pergi. Ibu Park memperkenalkan dirinya pada Dita.


"Bagaimana keadaan mu apa sudah lebih baik nak?"


"nyonya siapa?"


"Oh ya Aku adalah Park Haeyrin, maaf aku harus membawamu kemari karena menurut ku itu lebih baik".


"Maafkan saya nyonya, saya jadi merepotkan Anda"


"Ani Ani... jangan panggil saya nyonya, panggil saja Eomma nee.."


"He'em Eomma.."


"Nah begitu lebih baik.. sekarang kamu beristirahatlah, jika perlu apa-apa minta saja ke ahjuma oke.."


"Nee Eomma".


"Eomma pergi dulu Nee, ada yang harus Eomma urus"


kamu hanya mengangguk.


Ibu Park pergi ke kantor untuk melakukan pertemuan dengan klien. Tanpa sengaja ia melihat berita di televisi. Kalau terjadi kecelakaan di jalan tol menuju ke Busan di kilometer *****, dan korban belum diketemukan Sampai saat ini. Dikatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena rem mobil blong. Dan mobil jatuh ke jurang lalu meledak.


"Tolong cari tau dalang dari kecelakaan mobil di jalan tol menuju Busan di kilometer *****".


"Baik nyonya".


"Maaf nyonya Park klien sudah menunggu di ruang meeting."


"Baik kita kesana Sekarang".


Di Manssion keluarga Park.


"Akhh kenapa kakiku sakit sekali"


"Nona mau kemana?"


"Aniya, aku hanya ingin duduk saja, tapi kakiku sudah sekali digerakkan, bisa aku minta tolong padamu ahjuma?"


"Tentu saja nona"


Setelah membantu posisi mu agar bisa duduk bersandar, kamu meminta ahjuma untuk mengambilkan makanan, entah kenapa kamu merasa sangat lapar.


"Ahjuma apa aku boleh bertanya?"


"Nee nona?"


"Siapa nyonya Park itu?"


"Oh nyonya Park adalah.."


perkataan ahjuma terpotong karena kedatangan nyonya Park.


"Wahhh putri kecilku sudah terbangun, apakah kau lapar nak?"


"ehmm Nee Eomma" tersenyum tipis.


"oh ya ahjuma tolong siapkan pakaian serta keperluan wanita untuk putri kecilku ini, berikan yang terbaik untuknya!"


"Baik nyonya"


"Eomma?"


"Nee?"


"Apa Eomma tau siapa diriku?"


"ehmm Miane nak, Eomma belum tau siapa dirimu sebenarnya tapi Eomma akan berusaha untuk mencari tahu, tenanglah jangan memikirkan hal terlalu berat Eomma gamau kalau nanti kondisimu jadi memburuk nee" jelas Nyonya Park.


"hemmm Eomma begitu baik padaku, gomawo Eomma" kamu memeluknya.


"Nee, kamu sabar ya sebisa mungkin Eomma akan membantumu untuk pulih.. bagaimana kalau Eomma memberi nama baru untukmu?"


"Nama?"


"Heemm Park yaerin?"


"Nama yang bagus Eomma, aku menyukainya"


"Baiklah jadi namamu sekarang adalah Park Yaerin, putri kecilku yang sangat menggemaskan hehehe"


"terima kasih Eomma.. ehmm Eomma apa Eomma tinggal di Manssion ini sendiri?"


"Hemm itu, Ani Eomma disini bersama beberapa ahjuma dan pengawal"


"Bukan itu maksut ku Eomma"


"Ahh Eomma tau, ya Eomma mempunyai satu putra tapi dia jarang sekali untuk pulang bahkan mungkin sekali dalam sebulan atau tidak wkwkwk".


"apa dia tidak menyayangi Eomma?"


"Aniya dia sangat menyayangi ku, maklum saja dia adalah Idol jadi ya begitulah"


"Idol?"


"Nee, apa kau tau Bangtan?"


"He'em mungkin, sepertinya aku pernah mendengar itu"


"Putra Eomma adalah salah satu member dari Bangtan, nanti Eomma akan memperkenalkan nya padamu"


"wahhhh benarkah?"


"Tentu, sudah sekarang kamu istirahat ini sudah malam, besok pagi Eomma akan menemanimu jalan-jalan ke taman, Eomma tau pasti kamu bosan di kamar terus, tuh lihat Eomma membelikan mu kursi roda"


"gomawo Eomma, aku sangat menyayangimu.."


"Good night ,putri kecilku".


"Good night Eomma"


Nyonya Park mencium kening mu dan memasang selimut untukmu. Bukanya bersiap untum tidur juga, Nyonya Park masih menunggu kabar dari orang suruhannya.


"Bagaimana apa sudah mendapatkan informasi?"


"sepertinya kecelakaan itu disengaja nyonya, dari informasi yang saya dapat kecelakaan itu terjadi karena rem mobil blong, kabel rem itu dalam keadaan terpotong, dengan begitu dapat kita simpulkan bahwa ada yang sengaja melakukan ini"


"Terus cari informasi lainnya, aku tidak sabar ingin mengetahui siapa yang membuatnya jadi begini!"


"Baik nyonya".


"Hallo Eomma"

__ADS_1


"Ahh Jiminaaaaaa Eomma sangat merindukanmu"


"kenapa Eomma belum tidur oh?"


"Haiss apa kau tidak merindukan Eomma mu ini hah? kapan kau akan pulang?"


"Jimin masih ada masalah disini Eomma, teman Jimin mengalami kecelakaan jadi Jimin masih sibuk mengurusnya, dan juga jadwal Jimin begitu padat"


"Apa kecelakaan yang kau maksud itu, di tol Busan?"


"Bagaimana Eomma bisa tau?"


"Apa kau tidak melihat televisi, berita hari ini menayangkan nya"


"Benarkah, aku mana sempat melihat itu"


"ehmmm jagalah dirimu baik-baik nee, banyak orang jahat saat ini, cepatlah pulang Eomma sangat merindukanmu"


"Nee Eomma".


"Eomma juga ingin memberikanmu kejutan jika kau pulang"


"Apa itu?"


"maka dari itu cepatlah kau pulang, dahh Eomma mau tidur"


"Dah Eomma".


"Jadi benar dia adalah gadis difoto yang ada dikamar Jimin itu, Berarti dia sedang tidak aman kalau sampai pembunuh itu mengetahui dia masih hidup,, akhh aku harus ekstra untuk melindunginya."


Nyonya Park memutuskan untuk tidur.


Keesokan paginya, nyonya Park menemani mu berjalan-jalan di taman depan.


"Eomma bunganya sangat indah"


"Apa kau senang tinggal di sini?"


"Ehmm Nee"


"Tapi jika ingatan mu nanti kembali, apa kau masih mau untuk tinggal disini?"


"Ehmmm mungkin, Eomma jangan sedih, meskipun jika nanti aku harus kembali ke keluarga ku, tapi aku akan selalu mengingat mu Eomma"


"ehmmm apa kau ingin berjalan?"


"Tapi kakuki Eomma?"


"Tak apa ada Eomma disini, Eomma akan memegangimu, lagi pula dokter Kim juga menganjurkan kamu untuk berlatih berjalan"


"Baiklah Eomma"


dengan semangat kamu mulai berdiri, bersusah payah mulai melangkahkan kakimu, baru saja dua langkah yang kamu lakukan , kamu sudah merasakan kesakitan.


"Apa begitu sakit nak?"


"ehmm tidak papa Eomma, Gwenchanna.."


"Kita masuk saja ya nak, sudah waktunya sarapan"


"he'em Nee Eomma"


Kalian terus saja mengobrol ini itu, terlihat wajah kebahagiaan yang terpancar dari nyonya Park. Sejak kehadiran mu disana Manssion yang tadinya sepi kini menjadi hidup kembali. Banyak tawa disana, bahkan nyonya Park terlihat begitu bahagia.


Beberapa Minggu kemudian kamu sudah bisa berjalan dengan baik, tanpa sengaja kamu menyenggol pigora yang tertata di meja riasmu.


"Akhh aku ceroboh sekali, hemmm kenapa ada fotoku disini? dan siapa lelaki itu? kenapa aku berfoto bersama dengannya? apa hubungannya denganku?"


"Eomma, eomma!"


"Ahjuma apa kau melihat Eomma?"


"Oh itu nyonya sudah pergi pagi-pagi sekali nona, sepertinya ada meeting penting".


" ehmm begitu"


"Apa nona membutuhkan sesuatu"


"Aniya.. oh ya ahjuma, siapa pria yang ada difoto ini?"


"Oh itu, dia Tuan muda Park Jimin"


"Park Jimin? apa dia putra tunggal eomma"


"Nee nona, tapi dari mana nona mendapatkan foto itu?"


"emmm tadi terjatuh dari meja riasmu aku tak sengaja menyenggol nya, aku saja baru tau kalau ada foto ini disana, mungkin karna selama aku tidak bisa berjalan aku tidak memperhatikan sekeliling ku"


"Terima kasih"


"Park Jimin? siapa dia, apa hubungannya denganku, sepertinya aku tidak asing dengannya wajah nya itu"


Kau pun duduk ke meja makan dan memulai sarapan mu. tiba-tiba terdengar suara pria yang berteriak.


"Bibi Park apa kau ada dirumah?"


"Aish apa kau tidak tau sopan santu hah?! ketuklah pintu dulu!" bentakmu.


Sontak Jungkook terkejut dengan keberadaan mu.


"Kenapa kau melihat ku seperti itu, hei!!"


Jungkook langsung berlari ke arah mu dan memelukmu. Kamu berusaha untuk melepaskan pelukannya, namun jungkook semakin mempererat pelukannya itu.


"Pengawal, pengawal!!!"


mendengar suara teriakan mu itu para pengawal berlari menuju ke dapur.


"Cepat usir pria gila ini, berani-beraninya dia memelukku dasar tidak tau malu!"


Bukanya bersiap untuk mengusir jungkook, mereka malah terheran-heran.


"Nona apa kau tidak tahu dia siapa? dia adalah Jeon Jungkook member BTS"


"mwo??"


"Dita apa kau tak mengingat ku? tega sekali kau padaku, aku mencarimu selama ini, aku stress memikirkan dirimu, tapi aku sangat senang bisa bertemu dengan mu disini"


"Dita? siapa itu Dita?"


"eoh Jungkook a kau kemari?"


Sapa nyonya Park yang memasuki Manssion.


"Bibi".


"Hay sayang maafkan Eomma tadi tidak sempat berpamitan"


"Apa urusan Eomma sudah selesai?"


"Sudah, ntah kenapa Eomma ingin bersamamu saja hari ini, jadi Eomma cepat-cepat pulang"


"Bibi bagaimana bisa bertemu dengannya?"


"Apa kau mengenalnya?"


"Nee dia adalah Dita"


"Hei namaku Park Yaerin bukan Dita"


"aisshh tapi namamu menang Dita tauk"


"Astaga ini anak berdua bikin kepalaku pusing!"


"Eomma.."


"Hemm Park Yaerin Eomma ingin bicara dengan jungkook sebentar, tunggulah di kamarmu Nee.."


"Hemmm baiklah".


"Ayo jungkook ikut bibi"


Diruang kerja nyonya Park Jungkook mulai menceritakan tentang mu dan bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi.


"Jadi Putramu Jimin mencintai gadis itu?"


"hemm sampai-sampai aku aka dibunuh putramu kalau berani mendekati nya wkwkwk"


"Bukan hanya putra ku, tapi sekarang bibi juga akan membunuh mu".


"Ahhhh yelah yelah , Jungkook kalah... ehmm terus apa rencana bibi?"


"Bibi adalah investor terbesar dari perusahaan Appa nya Lisa, pasti kamu paham apa yang akan bibi lakukan"


"Appa bibi yakin kalau dia yang melakukan ini?"


"Mungkin saja, jika kita pikir secara logika siapa menurut mu yang bisa kamu curiagi dalam hal ini?"


"Kalau begitu jungkook akan mendukung rencana Bibi"


"Bibi mohon padamu jangan sampai keberadaan Dita bocor, meskipun itu pada Jimin, nanti biar bibi sendiri yang akan memberitahu nya, sekrang tugasmu buatlah ingatan Dita pulih"


"Tentu saja Bibi"

__ADS_1


Tok tok tok


"Eomma apa sudah selesai?"


"Masuklah Park yaerin"


"Eomma, ehmm dia siapa sebenarnya?"


"Biar jungkook sendiri yang menjelaskan padamu, kalian bicaralah di taman belakang Nee"


"Ayo"


Kamu mengikuti Jungkook.


"Apa kau ingin tau siapa dirimu?"


"Tentu saja"


"Ok baiklah, namamu adalah Andita Salma, gadis mungil cantik yang berasal dari Indonesia, kita dipertemukan dalam acara konser tour di Indonesia"


"Lalu apa kau tau tentang foto ini?" menunjukkan fotomu bersama Jimin.


" Itu foto waktu kita berlibur di Bali, kau dan Jimin memang sangat dekat, kalau tidak salah itu setelah Jimin mengungkapkan perasaan nya kepadamu"


"Jadi apakah dia kekasihku?"


"Bukan, Jimin memang mencintaimu tapi sayang kamu sudah memiliki kekasih"


"Lalu siapakah kekasihku itu?"


"Ehmmm kau serius ingin mengetahui nya?"


"Tuan jungkook nyonya memanggil mu!" tutur ahjuma yang menghampiri mereka.


"ohh baiklah aku segera kesana, lain kali aku akan kemari, dan menceritakan tentang dia"


" ta ta tapi?"


"Ayo kita masuk"


"ehmm Nee.."


Nyonya Park menuggu mereka diruang keluarga. ternyata dia sudah menyiapkan beberapa cemilan dan susu pisang disana.


"Wahhh Eomma kenapa ada susu pisang disini? bukankah tidak ada anak kecil?"


"Ada itu jungkook, dia sangat menyukai nya"


"Apa? wkwkwkwk"


"Tubuhmu terlihat kekar tapi ternyata kesukaan mu susu pisang? hahahah"


"Memangnya kenapa ini enak loh, cobalah"


"Tidak-tidak aku tidak mau"


"Ayolah sedikit saja"


"Oppa jangan memaksaku!!


"Sudah-sudah kasian Yaerin Jungkook"


"yah Park Yaerin awas saja kau"


Kamu menjulurkan lidahmu.


Jungkook dan Nyonya Park terlihat bahagia dengan keadaanmu yang semakin membaik. Tak terasa hari mulai petang, Jungkook berpamitan untuk pulang.


"Jungkooka Oppa!!!"


"Nee Yaerin?"


"Jika libur mainlah kemari, aku sangat kesepian di Manssion ini"


"Nee aku akan mengunjungi mu kalau aku ada waktu"


"Oppa" kamu berlari ke arah jungkook dan memeluk nya.


"Gomawo Oppa".


"hemm Nee ,jaga dirimu baik-baik disini ya.. turuti semua perkataan bibi Park oke?" membelai rambut mu.


"Nee.."


Jungkook masuk kedalam mobilnya, membuka kaca mobil dan melambaikan tangannya padamu.


Perlahan mobil jungkook meninggalkan Manssion. Kamu menunggu sampai mobil itu sudah tak terlihat lagi.


"eh Eomma"


"Apa kamu senang nak?"


"ehmm Nee, dia sangat menyenangkan Eomma"


" baguslah jika kamu terhibur dengan kehadirannya, maafkan Eomma ya tidak bisa selalu menemani putri Eomma ini"


"Aniya Eomma kenapa bicara seperti itu, Eomma selalu menyempatkan waktu untukku di sela kesibukan Eomma mengurus bisnis Eomma.. itu sudah cukup bagiku" memeluk nyonya Park.


krucukkrucuk...


"eihhh anak Eomma lapar?"


"hehehehe , ayo kita makan Eomma pasti ahjuma masak enak hari ini".


"hemm".


Di Drom BTS.


"Kau dari mana saja?"


"Ehh itu aku dari Manssion mu Hyung."


"Eoh apa titipan ku sudah kau berikan pada Eomma?"


"Sudah dong, eh Hyung Bibi Park menyuruhmu agar cepat pulang.. tapi jika kau tidak mau tak masalah aku yang akan sering ke manssion mu wkwkwk"


"Memang ada apa disana?"


"Ada deh, kalau kau mau tau pulanglah".


"ehh ini anak"


"Dah aku capek Hyung, bye selamat tidur". Jungkook menuju kamarnya.


"Kenapa dia terlihat begitu bahagia, memang ada siapa di Manssion ku? apa aku harus bertanya pada Eomma sekarang?"


"tapi ini sudah malam, apa Minggu depan aku pulang saja ya .. ehmm lebih baik begitu"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


akhirnya author bisa update 2 episode langsung .. terima kasih atas dukungan kalian semua .. see you next episode guys.. ❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2