Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Hari Terakhir..


__ADS_3

Didalam mobil


Begitu hening suasana siang menjelang sore ini, apalagi tidak ada percakapan diantara kami yang membuat suasana dalam mobil menjadi sedikit membosankan. Tiba-tiba


" ciiiiitttttttt" suara rem mobil,


"hampir saja" ujarnya.


"Mike kamu gpp? kita nggak nabrak apa-apa kan" tanyaku dengan masih terkejut.


Mike masih berdiam diri tanpa ada jawaban sedikitpun darinya , ia langsung putar balik ntah ingin menuju kemana.


"Dasar orang aneh, menjengkelkan Skali!!! " batinku...


Tak jauh dari tempat kita putar balik tadi , Mike mulai menepi kan mobilnya dan berhenti disalah satu supermarket.


" Bentar ya dit aku kelupaan mau beli sesuatu, kamu disini aja atau ikut masuk?", Tanyanya ,


" hmm aku ikut aja deh bosan juga di dalam mobil", jawabku.


Kami pun bergegas keluar mobil dan masuk ke dalam supermarket itu.


" Selamat sore kak, selamat datang selamat berbelanja" sapa karyawan supermarket itu.


" Iya selamat sore" jawab Mike singkat.


Aku hanya mengikuti dia dari belakang entah apa yang sedang ia cari, aku pun jadi ikutan bingung melihatnya.


" Hei kamu cari apa sih kliatan nya kok bingung gitu", tanyaku penasaran.


" Ehmmm itu dit"


"itu apa Hah, dari tadi muter-muter mulu pusing aku tuh ngliatnya", ocehku.


" Hahahaha habisnya kamu ngikutin aku mulu aku jadi malu mau ngambil", ujarnya.


" Malu kenapa coba emang kamu mau beli apa sih", jelasku.


" ****** *****," bisiknya begitu dekat dengan telinga ku.


" Dasar kenapa gak bilang dari tadi tau gitu aku beli minuman gak ngikutin kamu", grutuku malu.


" Kenapa tuh muka kok jadi merah", godanya


" ahhh Mike kamu!!!", langsung aku pergi menuju rak minuman dan mengambil beberapa minuman kaleng dan cemilan.


Dikasir..


" berapa mbak semua nya , skalian punya mbak ini juga", ujar Mike.


" Total semuanya jadi 250.000", tegas karyawan itu.


" Ini uangnya, dit tolong bawain bentar yah", surunya.


" Eh kok aku, tungguin Mike kok malah ditinggal sih, kenapa kau begitu menyebalkan!!!".


Ku percepat langkah kakiku, dari pintu supermarket kulihat Mike sedang berbicara di telfon, sepertinya pembicaraan yang sangat serius mungkin karena itu dia main nylonong keluar supermarket.


" Ekhem ekhem.., sudah telfonya? Seperti nya penting banget", tanyaku.


" Ehm iya dit masalah kerjaan di Korea, eh maaf ya kalau aku tinggal bentar tadi, sini barangnya aku masukin bagasi", jelasnya.

__ADS_1


Barang belanjaan yang ada di tanganku di raihnya dan dimasukan ke bagasi mobil. Kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah ku. Tak lama nampak sebuah bangunan indah, mewah dan elegan, yak itulah rumahku. Segera diparkirlkan mobil hansol. Dan kami pun turun.


" Benar Ini rumahmu dit? Besar juga ya unik, aku suka", ujarnya takjub.


" Hehe iya makasih, yuk masuk udah ditunggu sama om ku di dalem", ajakku.


Kami pun masuk ke dalam rumah tak lupa barang belanjaan tadi kami bawa. Mike terlihat takjubdengan rumahku, melihat kemanan kemiri keseluruhan penghujung rumah. Sampailah kami di meja makan.


" Sore om, maaf terlambat tadi mampir ke supermarket bentar", ucapku.


" Dia siapa, apa dia yang tadi om dengar suaranya di telpon", tanyanya.


" Eh iya om perkenalkan nama saya Mike ,maaf kalau saya mengajak Dita bertemu tanpa seijin om, dan Dita jadi pulang terlambat karena saya..", tutur Mike.


" Seperti nya kamu bukan orang Indonesia?", Tanya om Andra.


" Iya om saya dari Korea, saya kesini karena ada urusan bisnis", jawabnya.


Mereka pun berbincang-bincang layaknya sudah kenal lama. Ku tinggalkan mereka , aku memilih pergi ke kamar dan membersihkan diri.


"Mike, ngomong-ngomong sepertinya om tidak asing melihatmu, apa kamu pernah menetap lama di Indonesia?".


"Iya om dulu waktu kecil Mike menetap di Indonesia sampai Mike Masuk perguruan tinggi di sini, memangnya om pernah bertemu dengan Saya Sebelumnya??"


" Apa salah satu perusahaan yang kau pegang adalah INKOR GRUP??"


" bagaimana om bisa tau perusahaan itu?? yah itu adalah perusahaan ayahku yang dulu pernah bangkrut, dan akhirnya bisa bangkit lagi, dan sejak beberapa tahun yang lalu Mike pegang alih.."


"Ayahmu bernama Park Shin Min??"


" Sebentar apakah om yang dulu pernah memberikan suntikan modal untuk perusahaan ayahku, om tampan yang slalu mengajakku ke taman bermain, di Malang?? Apa benar om adalah om tampan?" ucap Mike tak percaya.


" Iya Mike, ohh Nak mike om tak menyangka kau sudah tumbuh besar dan sukses seperti ini " ucap om Andra sambil memeluk Mike..


" Kau tumbuh menjadi pria yang tampan nak, sampai-sampai om tidak bisa mengenalimu,, bagaimana kabar ayah dan ibumu disana??" tanya om Andra.


" ahh om bisa aja, ayah dan ibuku baik-baik saja disana om, mungkin sekarang malah jadi lebih baik lagi karena aku bisa menemukan om Andra.." ucap Mike dengan begitu gembira


" Hmm sudah belasan tahun semenjak kalian smua pindah dari kontrakan itu kita tak bertemu , rasanya ingin berkumpul lagi seperti dulu."


" sudahlah om jangan sedih kan kita bisa brangkat ke Korea kapan pun kita mau.."


"ya semoga saja Mike"


"Oh ya Mike bagaimana kamu bisa bertemu dengan Dita, keponakan om?" sambung om Andra.


"emmm gimana ya om, malu saya om critanya hehehhe" jawab Mike


"Lah knapa malu, jangan-jangan kamu naksir ya sama keponakan om??"


"Gimana ya om kalau dibilang naksir ya naksir tapi Mike gamau terburu-buru ngungkapin, karena Mike ingin mengenal pribadinya Dita dulu".. jawab Mike diakhiri dengan senyuman.


" emmmm om harap jika kamu memang benar-benar suka sama Dita dan apabila suatu saat nanti akan menjalin hubungan dengan nya, jangan pernah kamu sakiti Dita ya Mike" jelas om Andra.


" iya om pasti ,Mike akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat Dita bahagia, dan tidak akan pernah menyakiti nya" jawab Mike.


"oh ya Mike om sampai lupa kalau ada janji dengan klien, om tinggal bertemu klien dulu yah, kamu kalau mau lihat-lihat rumah silahkan, kalau mau makan biar nanti disiapin sama bik Ijah"


"Iyah om, hati-hati "


Setelah om Andra berlalu meninggalkan rumah, Mike pun memutuskan untuk berkeliling rumah

__ADS_1


Dan ia memasuki salah satu kamar yang pintunya sedang terbuka. Dia melihat seisi kamar itu dan memandangi foto-foto gadis yang ia kagumi.


"Memang dia sangat cantik" ucap Mike sambil tersenyum.


" Aaaaaaa!!!! Mike kenapa kamu masuk ke kamarku" sambil ku menutup kembali pintu kamar mandi.


" Maafkan aku Dita aku tak sengaja, tadi aku disuruh om Andra berkeliling rumah, aku lihat hanya pintu kamar ini yang terbuka, jadi aku masuk, maaf aku gatau kalau ini kamar kamu, lagian kamarnya juga kamu biarkan terbuka." Jelasnya sambil memalingkan pandangannya.


"Sekarang lebih baik kamu keluar dulu aku mau ganti baju, nanti kalau sudah baru kamu ku perbolehkan masuk", perintah ku..


"Hemm baiklah aku keluar!".


Ku buka pintu kamar mandi sambil melihat kanan kiri apakah benar Mike sudah keluar. Cepat-cepat ku berganti pakaian.


" Masuklah, aku sudah selesai", perintah ku. Klek.. suara pintu terbuka.


" Dit aku minta maaf ya"


" Sudah-sudah jangan dibahas, masuklah sini duduk," perintah ku sambil tanganku menepuk sofa agar dia duduk disitu.


"Oh ya om Andra kemana, apa dia pergi?" tanyaku


"he'em dia ada meeting dengan klien"


"ehmmm okey, ayo aku temenin kamu berkililing" ajakku


" Okey ayo, aku juga masih ingin berkeliling".


Kami pun berjalan melihat-lihat tiap-tiap ruangan, ku jelaskan ruangan-ruangan itu, dan sampai pada satu ruangan yang membuatnya takjub, yak itu adalah ruangan favorit ku ruang musik. Dia pun kegirangan masuk.


"oh my God, ini menakjubkan sekali satu set peralatan band dan studio rekaman juga" ujar Mike yang masih keheranan.


"wkwkwk Mike kau ini seperti tidak pernah melihat beginian saja" candaku.


"di rumahku saja tidak selengkap ini dit, dan juga tak senyaman ini, aku pun juga jarang kesana hanya kakakku saja yang memakai tempat itu" jelasnya


"ehmm kakakmu seorang musisi?" tanyaku


"Iyah dia musisi+penyanyi, dia juga sudah go Internasional, wkwkwk gini-gini aku juga saudaranya artis K-Pop"


"hahahhaa asik juga yah punya kakak begitu bisa kenal dengan artis-artis papan atas lainnya juga"


" ya begitulah but aku gk terlalu suka kalau sama teman-teman nya apalagi yang suka cari perhatian gitu ke aku,, geli aja"


" memangnya ada wanita yang naksir padamu?" gurauku


"kau ini bagaimana orang setampan dan segagah Mike tidak ada wanita yang menyukai? banyak lah ,memang sih gk seperti kakaku, tapi aku gk kalah" katanya dengan begitu percaya diri.


"wkkwwkwk iyadeh Mike Iyah, suka-suka kamu aja"


" Eh dit mainin satu lagi yok? boleh kan, aku yang nyanyi dah"


"Emang Kamu bisa nyanyi?"


"kau ini bagaimana meremehkan adik seorang musisi?"


"bukannya begitu Mike, ehmm oke lah ayo, biar aku yang maen drum"


"okeh ayo , biar aku yang main piano nya".


hai hai hai sobat novel toon mau tau kelanjutannya, nantikan episode selanjutnya yah... thanks for time to reading my novel..dan jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya yah, i need your support guyss... thank you so much..

__ADS_1


see you next episode ❤️😘📝


__ADS_2