Antara Kau, Dia Dan Aku

Antara Kau, Dia Dan Aku
Melamar mu...


__ADS_3

"Mike apa kau jadi untuk ke Indonesia?"


" Iyah Mam mungkin lusa Mike berangkat, tumben Mama ke kantor?"


" hmmm gpp Mama hanya ingin kemari saja melihatmu dan ini makanlah Mama bawakan makan siang untukmu"


"wahh kebetulan Mike sangat lapar, makasih ya mam, oh ya setelah Mike pulang dari kantor temani aku ke toko perhiasan ya mam untuk membeli cincin"


"Cincin? oh ya Mama lupa kau akan melamarnya jika balik ke Indonesia, ya ya Mama akan menemanimu dan memilihkan cincin yang terindah untuk menantu Mama"


"ehmm makasih banyak ya Mam, meskipun kalian berdua belum bertemu secara langsung tapi Mama sungguh menyayanginya" ucap Mike sambil memeluk Mamanya.


"Apapun pilihanmu asalkan dia baik untukmu dan membuat mu bahagia Mama akan selalu mendukung mu, yasudah makanlah setelah ini kita pergi ke toko perhiasan langganan Mama".


"siap Bu bos"


Mike makan dengan begitu lahapnya, setelah selesai ia membereskan beberapa berkas dan pergi meninggalkan kantor bersamam Mamanya untuk ke Toko perhiasan.


"Nona tolong tunjukkan kepada saya model cincin terbaik di Toko ini" ucap Mama Mike.


" Baik nyonya" jawab pegawai toko itu.


Tak beberapa lama pegawai itu kembali dengan membawa kotak cincin dan memperlihatkan nya ke Mike dan Mama Mike.


"Bagaimana Mike apa kau suka dengan yang ini" tanya Mama Mike.


" Ehmm sangat cantik pasti dia akan menyukai nya, Pilihan Mama memang terbaik" puji Mike


"Itu bukannya Mike, dan itu Mamanya, mereka beli cincin? untuk siapa? apakah untukku? hemm ternyata kau tak pandai untuk memberi kejutan Mike" batin Lisa yang tak sengaja juga ada di dalam toko itu.


" Nona saya ambil yang ini ya"


" Total nya ******* "


" Okey, Terima kasih "


Mereka berdua meninggalkan Toko dan berhenti disalah satu Butik.


"Ngapain Mah ke butik?"


"Ya masak Mama gak kasih oleh-oleh untuk menantu Mama yang benar saja kau Mike, sudah tunggu disini Mama sudah memesankan gaun khusus untuk menantu Mama, Mama masuk dulu." tegasnya dan berlalu pergi meninggalkan mobil Mike.


" hehehe begitu sayangnya dia dengan kamu Dit, tunggu kejutan ku untukmu di Indonesia" batin Mike sambil tersenyum.


Tak lama Mama Mike kembali ke mobil dengan membawa paper bag yang berisi gaun. Kami pun meninggalkan Butik, dan pergi menuju rumah Mama, ya karna hari ini aku berencana untuk menginap.


" Kalian habis dari mana" tanya Dady


"Eh sayang ,aku habis beliin cincin sama gaun untuk menantu kita, lusa kan Mike akan ke Indonesia dan melamarnya, jangan-jangan kau lupa?"


"ehmm begitu, tidak sayang aku tidak lupa, hanya saja tumben saja kau terlihat bahagia seperti ini aku jadi Ikut bahagia"


"ahh kau bisa saja , sudahlah aku mau ke kamar dulu, Mike bawa saja ini ke kamarmu"


" iya mam, dad aku ke kamar dulu ya"


" yaudah beristirahatlah"


toktoktok


"Mike kau sudah tidur" tanya kak Lee diluar kamar.


" Belum masuklah"


"Kau lusa akan kembali ke Indonesia dan melamar gadis pujaan hatimu itu bukan?"


"Yap, betul, kenapa tiba-tiba kakak menanyakan nya?"


"tidak Mike, hanya saja kau beruntung bisa memiliki apa yang kau cintai dan kau inginkan, tidak seperti ku" tutur Kakak Lee dengan senyuman di wajahnya yang mulai meredup.


"maksudmu? bukankah kau sudah mendapatkan cintamu, Felly kan kekasihmu? apa jangan-jangan kau??"


"Memang benar Felly kekasihku, tapi aku sudah tidak mencintainya setelah aku bertemu dengan dia yang mampu membuat ku jatuh cinta berkali-kali, dan hingga saat ini aku tidak bisa melupakannya" tegas Kak Lee.


"Apa dia gadis yang sering kau ceritakan padaku waktu kau Kuliah di Indonesia dulu? Apa dia gadis yang sama"


"he'em" mata kak Lee mulai berkaca-kaca


"Lalu kenapa kau tidak menjelaskan semua pada Felly? Jika kau tidak mencintainya tapi mencitai gadis itu"


" Aku takut Felly akan berbuat yang tidak-tidak padanya Mike! Aku tidak mau dia terluka karena ku hiks hiks hiks" air matanya pun tak bisa terbendung lagi.

__ADS_1


" Lalu kenapa kau malah menyakitinya kak, dengan mempermalukannya di depan umum seperti itu, hanya untuk membuatnya pergi menjauh darimu, tapi apa sampai sekarang pun kau tidak bisa melupakan nya! sebenarnya aku juga kesal padamu, jika kau bukan kakak ku dan aku melihat kejadian itu mungkin kau akan ku habisi".


"Aku tidak bermaksud untuk itu Mike, aku hanya menginginkan yang terbaik untuknya"


"Terbaik kau bilang? kau akan menyakiti hati banyak orang, jagalah Felly dia tulus mencintaimu jangan sia-siakan dia, dan lupakan gadis itu" sambil menenangkan Mike.


"Aku akan berusaha untuk melupakan nya, yasudah kau beristirahatlah"


" he'em".


Kak Lee berlalu keluar kamar, dan Mike mulai merebahkan tubuhnya di tempat tidur, tak lama ia pun tertidur.


Keesokan paginya Mike menelpon seseorang dan merencanakan sesuatu. Tak beberapa lama ia pergi ke kantor, ia masuk ke ruangannya dan mempelajari beberapa berkas untuk meeting.


"Hay Mike, aku sangat merindukanmu" sapa Lisa yang tiba-tiba muncul di ruangan Mike


"Kau , bisakah kau mengetuk pintu sebelum masuk ke ruangan ku, dan siapa yang memperbolehkan mu untuk masuk!"


"hemm kau selalu saja begitu, bukankah memang aku slalu begini?"


"hufftt sudahlah ada perlu apa kau kemari?, aku tidak punya banyak waktu"


"hemmm sama calon istri sendiri jutek amat sih, padahal kemarin juga habis beliin cincin untuk persiapan melamar ku sekarang udah kayak singa"


" Dari mana kau tau?"


" Sudahlah kau itu memang bukan pembohong yang handal Mike, aku tau kau ingin melamarku secara diam-diam dan memberikan ku kejutan"


"whahahahaha kenapa kau begitu PD nya, kau yakin aku akan melamar mu? apa Felly sudah berbicara padamu kalau aku sudah memiliki calon istri dan itu sudah disetujui oleh keluargaku?"


"Hahaha kau tidak usah becanda Mike sudah ku bilang kau tidak pandai berbohong"


" Untuk apa aku berbohong dengan masalah yang serius?! jika ini yang ingin kau tanyakan,kau membuang-buang waktuku saja, pergilah dari sini, jika kau masih tidak percaya tanyakan saja pada sahabtmu Felly" tegas Mike dan meninggalkan ruangannya.


"Felly!!!!" teriak Lisa


Ia pun pergi entah kemana dengan wajah penuh amarah.


Tak terasa jam menunjukkan pukul 7 malam, Mike memutuskan untuk pulang dan prepare untuk keberangkatan nya besok.


Disisi lain Dita sedang menunggu kabar dari Mike karena sudah satu minggu tidak ada kabar, Dita menjadi gelisah ,karena besok merupakan hari ia akan diwisudah dan Mike sudah berjanji akan datang.


"hemmm Mike kenapa sampai sekarang kau juga belum mengabari ku hiks hiks hiks"


"hemmm tidak apa-apa om, hanya saja Mike tidak ada kabar" sambil mengusap air mata ku


" tenanglah mungkin Mike masih sibuk, percayalah dia akan datang di hari wisudahmu besok, sekarang istirahat lah"


" hemm Iyah om"


"maafin om ya Dit, jadi buat kamu menangis sebenarnya om gak tega tapi ini semua karena Mike yang ingin memberikan mu kejutan esok" batin om Andra.


Keesokan harinya Dita sudah bersiap-siap untuk berangkat ke kampus ditemani dengan om Andra. Ia memakai kebaya modern berwarna peach yang terlihat begitu anggun sesuai dengan tubuhnya. Dengan Make up yang natural menambah kecantikan Dita.


"Wah bidadari ku udah datang" sapa Grace dan Nisa


" Apasih kalian, yuk masuk"


"ishh dipuji malah gitu, hallo om Andra"


"iya hallo Grace , Nisa, orang tua kalian dimana"


"Ada om mreka sudah masuk duluan"


"ayo kita masuk saja kalau begitu" ajak Om Andra.


Acara demi acara berjalan dengan lancar tibalah penyerahan ijasah untuk mahasiswa.


" Ananda Andita Salma putri dari Bapak Angga Prayoga, dengan gelar magister manajemen dan lulus dengan predikat kumlout"


"Selamat Andita"


"Terima kasih pak" saling bersalaman.


Setelah acara penyerahan ijazah selesai tiba-tiba lampu diseluruh gedung padam, dan terdengar suara seseorang bernyanyi dari ujung ruangan.


"wah wah ada apa ini" semua orang mulai ribut.


seseorang itu mulai berjalan mendekat ke arahku dan menarikku melangkah ke depan sambil tetap bernyanyi, aku seperti nya mengenal suara itu.


"hai baby i think i wanna marry you".

__ADS_1


Lampu menyalah, dan Mike sudah berjongkok didepan ku dan membuka kotak cincin di telapak tangannya. Aku masih tercengang dengan ini semua.


"Andita Salma apakah kau bersedia untuk menjadi pendamping hidup ku"


"Terima, terima,terima" teriak semua orang


"yah aku mau" tak kuasa air mataku mengalir.


Mike memasangkan cincin itu dihari manis ku, dan berdiri lalu memelukku begitu eratnya. Aku juga membalas pelukan nya dan masih menangis.


"Kau kenapa menagis sayang, tenanglah, maafkan aku karena tidak memberi mu kabar beberapa hari ini, aku hanya ingin kejutan ku ini berjalan dengan lancar" tutur mike menenangkan ku dan melepas pelukannya.


"Kenapa kau selalu seperti ini Mike, aku gelisah menunggumu, kau begitu senang menggoda ku" ucapku sambil memukul manja dada bidang Mike.


"hehehe iya maafkan aku ya sayang". memelukku kembali


"Selamat yah untuk kalian berdua, semoga langgeng selalu sampai hari H" ucap Grace


" Maaf ya sahabatku aku sudah membuatmu jadi menangis seperti ini, ini smua karena permintaan dari Mike dan Om Andra" tambah Nisa


"Jadi kalian semua"


"hehehhe maafkan Om ya nak, ini semua ide Mike"


"dasar kau memang jahil!!" pergi berlalu meninggalkan mereka


" eh sayang tunggu kok malah pergi sih" ucap Mike sambil mengejarku.


Akupun terus berjalan menjauh, sengaja ku lakukan untuk membalas kejahilannya.


" Ah kena kau". Mike meraihku dan memelukku dari belakang


"Mike kau ini malu ada banyak orang".


"Biarkan lah, aku tak peduli"


"dasar kau ini, kita ke mobil saja".


"ok baiklah, kuantarkan kau pulang"


"ehem"..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya, stay tune author janji akan segera up episode selanjutnya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mampir ke novel ku.. jangan lupa like , komen dan vote yah.. dukungan kalian sangat berarti untuk author❤️❤️❤️😍😍


__ADS_2