
Jimin begitu sangat bahagia dengan adanya tour konser kali ini, dia sangat berharap bisa bertemu dengan gadisnya itu, meskipun itu belum pasti, karena lokasi untuk konser berbeda kota dengan kota dimana ia bertemu dengan gadis itu dulu. Dia bersemangat untuk latian. Tak sengaja waktu break Jungkook yang duduk disebelah Jimin, ia sedang asal melihat YouTube, dan ketika scroll halaman YouTube ia memilih acak dari begitu banyak video cover, dan ia putuskan untuk memilih video cover song oleh Andita Salma - This Love "Davinchi".
"Hyung coba dengarkan" ajak Jungkook pada Jimin.
"Cover song?" tanya Jimin
"Coba dengarkan dulu dan lihat itu orang Indonesia yang menyanyikan". tambah Jungkook.
"Sambungkan ke speaker biar kita semua bisa mendengar" perintah Jin.
Jungkook menuruti permintaan Jin, dan dengan wajah serius mereka mendengar kan cover song itu. Tapi Jimin malah fokus ke wanita yang ada di video itu, dia merasa tak asing dengan wajah nya.
"Wow suara nya begitu indah, pelafalan bahasa nya juga sangat baik" puji J-Hope.
"Benar skali, orang Indonesia hebat" tambah RM.
"Jungkook coba putar lagi, aku sepertinya tak asing dengan wanita itu" pinta Jimin.
"Hmm baik lah"
Setelah beberapa kali diputar Jimin pun bisa mengingat dan mengenali wanita itu, ya benar dia adalah gadis yang selama ini dia cari. Benar kata Suga jikalau Tuhan berkehendak pasti kami akan dipertemukan.
"aku tidak menyangka, aku bisa menemukan nya walaupun hanya lewat video cover" ungka Jimin yang terlihat bahagia namun masih syok.
"Aku akan membicarakan pada Bang PD agar kita bisa mengajak pengcover itu untuk turut serta dalam konser kita" tutur RM.
"Apakah itu bisa?" tanya Jin
"Kita coba saja Hyung, smoga keberuntungan berpihak pada kita dan kamu" tambah RM dan menepuk pundak Jimin.
" Ahhhh terima kasih" tutur Jimin.
"Aku pergi ke bang PD dulu" pamit RM.
"Semoga berhasil" ucap semua member.
RM berbalik dan memberikan dua jempolnya, kemudian berlalu pergi untuk menemui bang PD dan membicarakan soal kolaborasi dengan salah satu peng cover dari Indonesia, untuk acara konser Di Indonesia nanti. Mungkin ini bisa dibilang keberuntungan yang berulang kali menimpa mereka dan Jimin, bang PD menyetujui usul kolaborasi dengan pengcover asal Indonesia yang sebelumnya sudah diperlihatkan videonya pada mereka berdua.
"Baiklah RM kami akan segera menghubungi peng cover asal Indonesia itu secepatnya" tutur bang PD.
"Baik terima kasih banyak, saya ijin untuk kembali ke studio" pamit RM
RM dengan memasang muka kecewa masuk ke dalam studio. Ia ingin mengerjai para member dengan memasang raut muka seperti itu, agar mengira bahwa usul mereka tidak disetujui.
"Jimin Maafkan aku" tutur RM
"Hmm tak apa mungkin keberuntungan tidak berpihak pada ku, terima kasih untuk usahamu membantu ku" tutur Jimin dengan memaksakan senyum, dan memeluk RM.
"Kau ini kenapa aku belum selesai bicara" tegas RM.
"Sudahlah Hyung tak apa, aku bisa melihat nya dari video saja hatiku tenang, mungkin aku yang terlalu berharap untuk bisa bertemu dengan nya lagi, aku permisi dulu" pamit Jimin.
Jimin hendak pergi dan dicegah oleh RM.
"Bang PD menyetujui nya, gadis itu akan kolaborasi dengan kita di Indonesia " jelas RM.
"Bisa kah kau ulang sekali lagi"
"Yah Jimin dia akan kolaborasi dengan kita, bang PD menyetujui nya"
"Ahhhhh aku sangat-sangat berterima kasih padamu, dan untuk kalian semua" tutur Jimin.
"Congratulation" ucap semu member.
Dihari itu Jimin merasa benar-benar bahagia, keberuntungan berpihak padanya. Sesampainya di drom pun dia masih tersenyum bahagia. Dia memutuskan untuk langsung istirahat di kamarnya. Begitupun para member Lainnya.
.
.
.
.
"Ada email masuk, apa Bighit entertainment, apa gk salah"
"Kami ingin bertemu dengan anda selaku pemilik video cover song
Andita Salma - This Love "Davinchi" untuk membicarakan tentang rencana kolaborasi dengan BTS di event Tour Konser Di Indonesia, anda dapat menemui admin dari Bighit entertainment yang ada di Indonesia untuk mengkonfirmasi, alamat jalan ****** no ** Jakarta.
Terima kasih, kami tunggu konfirmasi nya" membaca isi email itu.
" Apa aku sedang bermimpi, aaaaaaa!!!" teriak ku
"Kau ini kenapa, kenapa apa kau terluka" ucap Om Andra yang tiba-tiba masuk ke kamarku.
"Om Andra tau aku dapat email dari Bighit entertainment untuk kolaborasi dengan BTS di konsernya nanti di Jakarta" ungkap ku dengan bahagia
"astaga Om kira kau!! apa tadi kau bilang kolaborasi dengan BTS di Jakarta? apa kau yakin itu benar"
__ADS_1
"Nih coba om baca, lebih baik kita datang ke alamatnya itu untuk konfirmasi"
"Baiklah besok om akan mengantarkan mu"
"Benarkah ahhh om terima kasih " Tuturku sambil memeluknya.
"Sekarang istirahat lah sudah malam, mimpi indah Putri kecilku"
"hehehe iya om dah"
Hari yang begitu bahagia, baik untuk Jimin maupun Andita. Keesokan paginya Andita sudah bersiap-siap untuk pergi menemui admin dari Bighit entertainment. Disana Andita berbincang-bincang tentang rencana kolaborasi nya nanti, dan akhirnya dari pihak Bighit dan Andita saling berjabat tangan yang tandanya kolaborasi telah disepakati. Setelah itu mereka pulang dan Om Andra mengantarkan Andita Ke Kafe Corrner, karena Andita sudah ada janji dengan Nissa dan Grace disana.
Andita menceritakan tentang ajakan Bighit entertainment untuk kolaborasi BTS dengannya. Ia juga membawakan 2 tiket untuk kedua sahabatnya itu, Grace dan Nissa sangat gembira mendengarnya apalagi mereka mendapatkan tiket konser BTS yang diberikan Andita.
.
.
.
.
"Hay Hyung ada kabar gembira untukmu" kata Jungkook.
"Ada apa??" tanya Jimin.
"Coba Hyung bilang padanya" menyenggol RM.
"Andita gadis mu itu menyetujui ajakan kita untuk kolaborasi"
"Benarkah Hyung??"
" Ya tadi aku dan Jungkook pergi menemui bang PD, dan dia bilang begitu"
"Oh thanks God" ucap Jimin.
.
.
.
.
.
Mike seperti biasa dia masih sibuk untuk mengurus perusahaan dady nya, karena yang ia harapkan masalah di perusahaan cepat teratasi agar dia bisa menetap di Indonesia bersama Andita. Hari-hari nya penuh dengan urusan kantor terkadang sampai lupa untuk mengurus dirinya sendiri, dan harus membuat Andita marah padanya dan mengingat kan nya berulang-ulang kali, namun dengan sikap Andita yang seperti itu, Mike malah merasa bahagia karena baginya itu merupakan bentuk perhatian Dita kepadanya, dan membuatnya semakin semangat untuk segera menyelesaikan permasalahan perusahaan.
"Apa kau tidak tau sopan santun untuk memasuki ruangan orang lain?"
"Hmm oke maaf, kita makan siang bersama yuk?"
"Tidak aku masih banyak urusan ,kau pergilah makan sendiri, jangan mengganggu ku" tegas Mike
"Hmm okay , aku yakin suatu saat nanti kau tidak akan bisa jauh dariku Mike ingat itu!!".
" Terserah kau saja, aku tidak peduli, pergilah!!". Bentak Mike.
Lisa dengan amarah yang meluap pergi meninggalkan ruangan. Mike mulai mnegemasi berkas-berkas nya dan bersiap untuk pulang. Setelah sampai dirumah seperti biasa dia membersihkan dirinya kemudian merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur.
"Hay sayang kau sedang apa?"
"Aku sedang menunggu telfon darimu hehe"
"Iya maaf ya akhir-akhir ini aku sedikit sibuk, tadi sengaja aku pulang lebih awal biar bisa vcall yang lama sama kamu, aku rindu padamu"
" uuuhhh sosweet wkwkwkwkwk"
" selalu deh lagi romantis-romantisnya malah ngledek"
"hahahhaa abis kamu lucu sih, makasih yah sayangnya aku"
"heemm gitu kan enak, iya sama- sama sayang nya aku"
Begitu banyak yang mereka bicarakan, sampai-sampai Mike ketiduran. Dita yang tau Mike tertidur langsung mengakhiri vcall nya. Matahari telah terbit dimana Mike harus menjalani rutinitas nya sehari-hari, begitupun Andita.
.
.
.
.
.
.
"Mam aku pergi dulu dah" pamit Kak Lee.
__ADS_1
"Kau mau kemana Lee??"
"Lee ke **** ma, bosen seharian di rumah"
"dasar kau ini, yasudah hati-hati jangan pulang larut malam, ingat nanti orang tua Felly akan makan malam bersama kita"
"iya ma aku tau, dah.."
Kak Lee berlalu pergi meninggalkan rumah. Sesampainya di **** dia langsung menuju ke ruang studio musik, dan sejenak ia duduk termenung disana. Dia teringat akan masa-masa kebersamaan nya Dita, dia terlihat frustrasi, dia menyesali perbuatannya, jika ia berbicara jujur kepada Dita maupun Felly mungkin semua akan baik-baik saja.
"Akhhhh kenapa harus seperti ini" ucap Kak Lee dengan begitu kerasnya.
"Kau ada disini, kau kenapa?"
" Tidak, aku hanya ingin latian saja"
" Raut wajahmu menandakan kau sedang tidak baik-baik saja"
"Bukan urusanmu!"
"oke baiklah aku akan keluar"
"eh tunggu Jin"
"ya? ada apa"
"Bisakah kau disini sebentar"
"hmm baiklah akan ku temani, aku panggil yang lainnya juga"
"he'em"
Semua member berkumpul di studio musik, saling bercengkrama,bergurau, dan memainkan beberapa lagu. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, mereka saling berpamitan satu sama lain dan meninggalkan studio. Kak Lee sebenarnya malas untuk kembali ke rumah, karna dia akan bertemu dengan keluarga Felly, dan itu pasti membahas masalah pernikahan. Sedangkan dia masih tidak berkeinginan untuk menikah. Tapi karena dia tidak ingin Nama baik keluarga nya tercoreng, dia tetap pulang dan makan bersama dengan keluarga Felly.
Ya benar dugaan Kak Lee, ketika makan malam pernikahan mereka pun jadi topik bahasan, dia hanya bisa menjawab seadanya dan tersenyum. Setelah makan malam selesai keluarga Felly berpamitan dan berlalu meninggalkan rumahnya. Kak Lee langsung menuju ke kamarnya namun dicegah oleh Mamanya.
"Kau kapan akan menikahinya nak, apa ini sudah tak terlalu lama?".
"Kau itu anak laki-laki, jangan menggantung seorang wanita seperti itu, jika kau memang serius denganya maka nikahilah secepatnya" tegas Dady
"Ma, Dad Lee tau apa yang harus Lee lakukan tolong beri Lee sedikit waktu, karna menikah adalah hal yang tidak mudah" jelas Lee.
" Apa kau masih belum melupakan dia Lee" tanya Dady.
" Seperti nya putramu benar belum melupakan dia, tapi itu adalah kesalahan nya sendiri, dia yang memilih jalan seperti ini"
" Jika memang begitu kau seharusnya bisa menerima yang sudah menjadi keputusan mu nak, nikahilah Felly secepatnya, Dady tidak mau tau alasan lain darimu"
"Akhhhhh!!! terserah kalian semua, Aku lelah dengan semua ini!!!" tutur Lee.
Begitu kacau pikiran Kak Lee saat ini, antara menerima Felly atau meninggalkan nya, dia benar-benar dibuat frustasi akan hal ini. Disisi lain Felly yang setia kepadanya walaupun dia bersikap kurang baik, namun Dia sudah tidak mencintai Felly lagi, melainkan ia mencintai Andita. Tapi Andita sudah lama menghilang entah kemana. Sekarang hanya ada Felly disisihnya.
"Tuhan jika memang ini jalan takdirmu aku akan melakukannya, namun jika kau ijinkan pertemukan ku dengan dia gadis yang kucintai hingga saat ini, walau hanya sesaat biarkan aku untuk memeluknya dan meminta maaf kepadanya hiks hiks hiks" pinta Kak Lee.
.
.
.
.
.
.
Terkadang apa yang kita putuskan secara sepihak bisa membuat orang lain terluka. Namun jika kita telah mengambil keputusan itu maka kita harus menanggung konsekuensi nya.
.
.
.
Mimpi memang tak seindah realita, bisa saja kita berharap dan bermimpi yang indah, namun realita takdir dari Tuhan belum tentu sejalan.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hay Hay sobat setia ku, Terima kasih banyak atas waktu luangnya untuk berkunjung ke novel ku.. Semoga hari-hari kalian menyenangkan.. See you on next episode.. jangan lupa untuk like, komentar dan vote yah.. Terima kasih 😘❤️📝