Apa Itu Cinta

Apa Itu Cinta
Musim Dingin


__ADS_3

Dilangit Yordania kini sedang menghadapi musim dingin.


Ramon terlihat seperti detektif karena mengenakan mantel dan topi itu.


Ia bersiap untuk berangkat ke kantor mengendarai mobil yang sama seperti yang dipakai saat mengantar Safhira menonton konser di Jarash dulu.


Pria itu selalu teringat dengan kekasih Muslim Indonesianya itu. Gadis yang lugu, ceria, imut dan manis, tetapi sayangnya tidak bisa disentuh, baru kali ini


ia bertemu gadis seperti itu pikirnya.


Sejurus kemudian ia memarkirkan mobilnya di Area parkir Gedung


Kantor Embassy Indonesia.


Ya, Ramon sudah bekerja disana bertahun-tahun dari semenjak Lulus Universitas dulu, perjuangan yang tidak mudah.


Sekalipun dirinya memberikan loyalitas yang tinggi untuk pekerjaannya, tapi sampai sekarang hanya menyandang outsourching staff tentu saja karena ia Bangsa Asing, lain dengan Home staff yang direkrut langsung dari Indonesia.


Ia jadi terkenang masa-masa saat menjadi Mahasiswa dulu, terlahir dari Keluarga sederhana tidak membuatnya putus asa. Ia rajin belajar disokong dengan kecerdasan yang ia miliki usahanya itu membuahkan hasil. Beasiswa untuk luar Negeri akhirnya ia dapatkan tepatnya Universitas Yordania.


Dengan bekal keprihatinan dan kesederhanaan ia pergi meninggalkan kampung halamannya, bahkan Negara Pilipin yang ia Cintai demi menuntut ilmu dengan harapan menjadi Orang yang bermasa depan cerah.


Tidak mudah kawan, untuk memenuhi kebutuhan diluar beasiswa, Ramon mencari pekerjaan part time dengan susah payah akhirnya dapat juga walau hanya menjadi seorang Supir Truk.


Dari pekerjaan paruh waktunya itu Ramon bertemu cinta pertamanya"Jade". Gadis yang sangat anggun, semampai, rambut hitam panjang sepinggul dan sangat lurus, kemudian sepasang mata cokelat persis dengan sepasang mata milik Safhira.


Saat berkenalan ia merasa sangat beruntung ternyata Jade Warga Pilipin seperti dirinya.


Begitulah hubungan mereka, dalam waktu singkat sudah menjadi akrab bahkan Cintanya disambut dengan begitu intim oleh Jade.


Hingga akhirnya Jade hamil, dan mereka memutuskan untuk segera menikah sebelum perutnya membesar.


Namun jodoh berkata lain Jade tewas karena kecelakaan.


Ramon tidak bisa lupa akan tragedi yang melenyapkan calon Istri dan anaknya itu.


Itu pula penyebab dirinya masih single sampai akhirnya ia bertemu gadis Indonesia bernama Safhira kemudian jatuh cinta kepadanya.


Entahlah dengan takdir Tuhan. Apakah Safhira adalah jodoh Ramon?


Ramon sudah berada di lantai empat. standbye di meja kerjanya tepat jam 7 pagi seperti biasanya.


Untuk suntikan semangat selalu ia menelpon Ira sesampainya dimeja kerjanya.

__ADS_1


Tapi kali ini tak ada jawaban setelah berkali-kali di telpon. Akhirnya Ramon menutup panggilannya dengan lemas.


"Ada apa denganmu Sayang. Saya kangen berat" gumamnya ,dan berlalu mengecek tugas lapangan hari ini.


Indonesia lebih maju empat jam dari Jordan, yang artinya sekarang di Tempat Ira sudah jam sebelas siang.


Saking lelahnya Ira tidak mendengar dering ponselnya dan baru terbangun jam duabelas siang.


Betapa terkejutnya Ira, melihat Tiger dan Pale tertidur pulas disampingnya, terlebih posisi tangan Pale sedang memeluk kedua dadanya.


Tapi Ira segera menyingkirkan tangan itu dengan perlahan takut membangunkannya kemudian berlalu meninggalkan kamar itu dan berpikir positif, mungkin semua hanya ketidaksengajaan, toh mereka masih terlalu muda untuk sesuatu yang mesum.


Ira menghampiri Cathy yang sedang menonton acara Berita Siang dan menyuguhkan beberapa pertanyaan tentang kedua kakak laki-lakinya itu.


"Tumben dek, kamu udah pulang?biasanya Jam tiga sore,"


"Lagi bebas Mbak,"


"Itu, kenapa Pele sama Tiger tau-tau udah tidur barengan ,Mbak gak sadar lagi"


"Mangkanya Mbak kudu waspada, becanda kok Mbak Mereka cuma lagi pengen iseng, tapi mbaknya gak bangun-bangun jadi ikut tidur ngeliat Mbak tidurnya kayak nikmat banget, Cathy juga pengen gabung tapi gak kebagian tempat. "


"O gitu,,,ya udah Mbak bantuin Mami masak dulu ya"


"Good"Ucap Ira mengacungkan jempol sambil tersenyum sumringah kemudian berlalu.


Kali ini Tiger yang menyetir mobil kijang Tua itu beserta barang-barang di dalamya, sedang Ira dibonceng oleh Cathy dengan Mio merah kesayangan.


Dan Bos berencana untuk menyusul nanti agak sore, mungkin karena ada kedua anak kembarnya jadi agak santai .


Ira terkejut dengan dering ponselnya ternyata dari Ramon.


"Tumben"gumamnya, sambil memasang ear phone karena saat itu sedang sibuk merapikan dagangan.


"Hallo sayang. Apa kabar"sapa Ramon


"Sehat. Kamu sendiri Apa kabar sayang, lagi ngapain sekarang?" Tanya Ira.


"Lagi kerja. Disini sudah masuk musim dingin ,cuma penasaran aja kenapa Kamu tidak angkat telpon dari Saya,"


"Masa sih .Aku belum sempet lihat ponsel, tadi siang memang ketiduran pulas jadi gak kedengeran sayang. sorry. Musim salju sih aku paling suka nempel-nempel pemanas ,gak kuat dingin, kamu jaga kesehatan ya,"


"Gak masalah. Ok. Terima kasih atas perhatiannya ,saya tutup dulu ya masih sibuk, makasih,143"

__ADS_1


"143 juga. bye...,"


Tut..... sambungan terputus


Ira jadi malu pada Cathy yang sejak tadi memperhatikan dirinya senyam-senyum sendiri.


"Telpon dari Pacar ya Mbak?Orang mana?"


"Ih kepo deh. Anak kecil gak boleh tahu"


"Yeay Mbak kali yang kecil Cathy kan lebih tinggi dan gede dari mbak"


sambil mengerucutkan bibirnya dan bersidakap kemudian memalingkan wajahnya layaknya bocah kecil.


"Ok jangan ngambek, sebenernya itu pacar Mbak dari Pilipin."


Bla...bla... curhatan anak gadis yang mengalir begitu saja sampai kemana-mana karena kebetulan warung masih sepi pada waktu itu.


Sementara itu di Pamanukan Cecep sedang bingung karena Sakti sudah berangkat ke Karawang untuk bekerja di Minimarket ternama gajinya UMR .


Ia bingung harus bagaimana, frustasi malah membuatnya minum berbotol-botol vodka. Kebiasaan buruk.


Dengan berat hati Cecep memutuskan untuk menyudahi Usahanya itu dan pergi menemui anak angkatnya Drajat di Tanjung priuk semenara Bima akan diserahkan kepada Ibunya untuk sementara sampai Lulus SD.


Akhirnya Cecep Pergi Ke Cianjur menemui mantan Istrinya itu,namun hal yang tak terduga didapatnya saat sampai di Alamat tujuan. Suami baru Rarah mengatakan bahwa Rarah berangkat ke Arab menjadi TKW.


sempat Membelalak mata Cecep kearah Lelaki b******* itu bahkan tangannya sudah mengepal bersiap untuk mendaratkan bogem tapi ditahannya karena Bima menarik tangannya mengajak pergi dari tempat itu.


Dalam batinnya Cecep yakin kalau Rarah sedang dimanfaatkan.


Untuk mencari informasi Cecep mampir ke sebuah Warung makan dekat kediaman mantan Istrinya itu sekalian mengisi Perut.


Cecep memesan Nasi beserta Ikan mas pesmol dan secangkir kopi panas. Sementara Bima lebih menyukai Nasi Kremes Ayam ditambah sayur sop dan segelas es jeruk. Bima memang penggemar sayuran sangat berbeda dengan Ayahnya yang Carnivor itu.


Setelah santapan ludes, Cecep mulai bercakap-cakap dengan Pelayan warung, Inah namanya.


Usaha Cecep tidak sia- sia untuk makan diwarung tersebut ia mendapat kabar yang mengejutkan dari Inah.


Budayakan like,coment,rate and vote nya finish reading .


Yeay ngarep ,,,


jika berkenan gaes, , ,

__ADS_1


*** Thank You***


__ADS_2