AYAH SAMBUNG

AYAH SAMBUNG
Bab 53 - Titik Akhir bahagia (end)


__ADS_3

Dua tahun kemudian,


Setelah hampir dua jam Divine meeting dengan klien, ia dan Rafael akhirnya bernapas lega karena berhasil mendapatkan proyek besar untuk perusahaan mereka.


Divine pikir, keberhasilan mereka hari ini tak luput dari orang-orang hebat yang berdiri di belakangnya.


Istri yang baik, anak-anak yang begitu ia cintai. Kedua orang tua, bahkan orang setia seperti Rafael membuat Divine sangat bersyukur.


"Rafael, kalau gak ada acara ajak Keyra ke rumah gih! Kayaknya kita harus merayakan tander hari ini dengan pesta kecil-kecilan."


"Boleh deh, nanti aku kesana!"


Mereka berpisah di lobi kantor. Divine akan langsung pulang dan mempersiapkan semuanya, sementara Rafael melesat ke toko kue menjemput sang istri. Dua tahun menikah, hubungan mereka adem ayem. Pertengkaran kecil selalu menjadi bumbu dalam setiap rumah tangga, tapi baik Keyra dan Rafael menjadikan sabarnya Divine dan Elen sebagai panutan.


Meski belum dikaruniai momongan, Rafael dan Keyra tetap sabar dan terus berusaha. Melakukan banyak cara dan upaya, akan tetapi tidak terlalu memaksakan diri. Rafael tak ingin, kehadiran anak menjadi sebuah tuntutan dalam berumah tangga. Idha pun mengerti keputusan putra dan menantunya, meski ingin segera memiliki cucu, Idha adalah type mertua pengertian dan tak ingin menuntut putra putrinya.


Seperti janji Rafael, ia memberitahu Keyra bahwa Divine mengundangnya ke rumah.


"Beneran, Ay?" tanya Keyra antusias.


"Iya, kita ada rencana bakar-bakar kenangan," kelakar Rafael dengan tawa.


"Ishhhh, terus kenangan siapa yang mau dibakar!" dumel Keyra dengan bibir terlipat. Bukan karena kesal, ia hanya membalas candaan sang suaminya yang emang kadang-kadang absurd.


"Kenangan Divine kali, Ay! Udah ayo pulang siap-siap," ajak Rafael.


Keyra mengangguk, kemudian ia teringat sesuatu.


"Aku bawa beberapa kue, sebagai oleh-oleh!" putus Keyra. Istri Rafael memang selalu punya inisiatif sendiri, apalagi ponakan tertampannya Satria suka sekali dengan kue buatan tokonya.


Dengan semangat menenteng plastik merk kuenya. Keyra mengikuti langkah Rafael masuk ke dalam mobil. Batinnya tersenyum senang karena sudah lama ia tak bertemu keluarga cemara Divine. Keyra sudah sangat rindu dengan celotehan lucu Alina dan sikap manja Satria juga curhatan ala Emak Elen.

__ADS_1


"Ay, kok perut kamu gendutan ya?" Rafael menelisik tubuh istrinya.


Memang gendut, tapi hanya dibagian perut.


"Eh masa sih? Apa karena akhir-akhir ini aku hobi makan jadi timbangan nganan terus," gumam Keyra. Kepercayaan dirinya mendadak terkikis karena ucapan gendut sang suami meski itu benar adanya.


"Lah kok jadi murung? Gendut juga artinya aku nafkahin kamu dengan baik, ehm!"


Mereka sampai juga di kediaman Divine dan Elen. Ramainya pesta kecil kali ini mengukir senyum diantara para wanita.


Bukan hanya Rafael dan Keyra, rupa-rupanya Divine juga meminta Bram datang atas permintaan Morena.


***


Memperkenalkan mantan suami Elen pada seorang wanita bernama Zahira, si kalem anak temannya ternyata membawa perubahan besar dalam hidup Bram. Tak butuh waktu lama baginya untuk merajut kembali bahtera pernikahan.


Disaat yang sama, Keyra dan Rafael menangis haru dengan hadirnya garis dua yang akan menjadi pelengkap rumah tangga mereka.


Liburan keluarga dengan squad banyak pun kesampaian. Bukan hanya keluarga cemara Divine, pengantin lawas Rafael dan Keyra juga pengantin anyar stok lawas Bram pun turut ikut.


Keyra dan Rafael dianugerahi anak laki-laki diberi nama Devano. Selang satu tahun lebih, Bram dan sang istri dikaruniai anak kembar perempuan, Arin dan Keyra.


Nama yang sama dengan nama sahabat mantan istrinya, mau bagaimana lagi jika itu atas permintaan Zahira.


TAMAT.


Hallo pembaca AYAH SAMBUNG yang tersayang, akhirnya saya bisa menyelesaikan novel ini meski dengan ending yang kurang.


Tapi semoga tak menyurutkan pembaca semua untuk mendukung karya-karya saya.


Oke, dan author kasih info baru lagi nih ygy.

__ADS_1


Novel tentang kisah percintaan Devano dan Keyra di DEVANORA ya.


Blurd :


Keyra Alzein terpaksa mengubah penampilannya menjadi cupu, merelakan diri menjadi bahan bully-an di SMA Dirgantara demi misi kebebasan dan kejanggalan kematian saudara kembarnya yang bunuh diri satu tahun yang lalu.


Namun, siapa sangka ia malah jatuh cinta pada sosok Ketos seperti Devano.


Disaat Keyra yakin akan perasaannya, satu kenyataan pahit mengusik dimana ia tahu bahwa Devano adalah cinta pertama Arin.


Bagaimana kelanjutan kisahnya?


Cuplikan bab 1 :


Devano Michael Kenaan pemuda tampan dengan tingkat kedisiplinan tinggi di SMA Dirgantara. Statusnya sebagai ketua OSIS membuat siapapun siswi di SMA Dirgantara mengaguminya.


Sikapnya dingin, keras dan tak segan kepada siapapun yang tidak menaati peraturan. Namun, dibalik topengnya itu ia menyimpan banyak rahasia.


Brukkkk!


Keyra, gadis berkaca mata murid baru di sekolah itu tak sengaja menabrak Devano yang tengah mendisiplinkan murid-murid yang terlambat.


"Lo telat lima belas menit, keliling lapangan 10 kali tanpa protes." Devano menatap sengit ke arah Keyra.


"Heh, cupu! Malah bengong!" bentak Devano seketika membuat Keyra tersadar.


"Hmmm." Keyra hanya berhmm ria sambil berlalu.


"Huh, dasar iblis menyebalkan, kalau bukan karena penampilan gue yang seperti ini. Gue yakin, lo gak bakalan berani bentak-bentak," batin Keyra menahan kesal.


Mau tak mau, Keyra pun akhirnya menyusul murid-murid yang sedang menerima hukuman dengan mengelilingi lapangan. Devano melipat tangannya di depan dada sambil mengawasi mereka satu persatu.

__ADS_1


"Heran! Setiap hari gue selalu disiplin meski pulang malam. Tapi, mereka? Si cupu dan para sampah itu justru tidak bisa disiplin sama sekali." Devano menggelengkan kepala.


Keyra Alzein, ia terpaksa menyamar menjadi cupu demi sebuah misi dari Papanya. Menjadi anak pemilik yayasan sama sekali bukan kemauannya. Namun, demi bisa menikmati hidup dan demi menyelidiki kejanggalan kematian saudaranya, Keyra rela melakukan apapun termasuk mengubah penampilan saat masuk SMA Dirgantara.


__ADS_2