BAD BOY AND BAD GIRL

BAD BOY AND BAD GIRL
BAD BOY AND BAD GIRL


__ADS_3

Hari ini di NUSA BANGSA.


Megan is back, Clara selamat datang di neraka ciptaan Megan bicht.


Dengan penampilan baru, berbeda dari penampilan Mec yang biasanya. Megan dengan percaya diri masuk ke NUSA BANGSA.


Semua mata tertuju padanya, termasuk anak Black yang melongo dengan penampilan sang Quen yang berpenampilan seksi tapi berandalan.


" Wow ada apa ini, apa quen abis kejedot pintu sehingga berubah jadi aneh tapi keren sekarang " itulah kemungkinan yang mereka pikirkan.


Tampa mengacuhkan semua tatapan yang tertuju padanya, Megan berjalan santai ke kelas. Ke kelas, kenapa dia bisa sampai ke kelas yang biasanya di tempati oleh Meca. Karena sang mommy yang memberitahunya.


Sambil berjalandia mengunyah permen karet dan memperhatikan sekitarnya. Sampai ada yang tak sengaja menabraknya.


Degggg


Kevin Enzilio Bramasta.


Lama mereka saling bertatapan dan terdengar bisikkan dari Kevin,


" Welcome back Megan, I miss you dear " bisikknya sambil mengedipkan mata.


Cih dasar Bramasta genit, tapi begonya gw cinta sialan


Memutar bola mata malas mendengar ucapannya.


" kalo gw enggak bangun pasti loe enggak akan bilang begitu aja kan " jawab Megan malas.


" Ck! Bisa aja loe hon ngejawab. Jadi kenapa loe bisa kebangun. Yang pasti ada yang urgent " tanya Kevin penuh selidik.


" Hah! Nanti aja ceritanya di apart, gw ke kelas dulu. Bye " ujar Megan sambil berjalan ke kelasnya.


" Loe ngajak gw ke apart, pastinya ada yang iya iya kan " jawab Kevin genit.


" Dih! Males, ingat perjanjiannya. No free *** bab. Loe juga buat perjanjian seperti itu kan sama Meca " balas Meca malas.


" Aiss! Kelamaan, kenapa enggak married sekarang aja sih " ketus Kevin.


" Sabar napa! Ntar lagi juga kelar sekolah " ujar Megan.


" Dah lah ngadepin loe berdua bikin gw laper. Kantin dulu " ujar Kevin sambil berlalu.


Saat akan melangkahkan kaki ke kelas, Megan menatap tajam pada gadis yang sedang berjalan dengan jarak 2 meter dari tempatnya berdiri.


" Cih anak ****** sialan, puasin aja loe ketawa tapi tak lama lagi gw akan bikin loe nangis brengsek " umpat Megan geram.


Karena tak mau merusak moodnya di hari pertama masuk sekolah sebagai Megan. Megan pun berlalu pergi ke kelasnya.


"Sialan, terlalu banyak yang harus gw basmi.

__ADS_1


Meca ngapain aja sih " dumel Megan dalam hati.


Selama di kelas. Megan jadi pusat perhatian, terutama bagi anak Black yang satu kelas dengannya.


" Quen! Loe baik baik aja kan " celetuk Yesa anak Black.


Mendengar pertanyaan itu, aku hanya diam lalu berkata,


" Megan, panggil gw Megan. Karena Meca sedang tertidur " jawab Megan datar.


Degggg


Mendengar ucapan sang quen membuat mereka merinding. Mereka tau kalo quen mereka memiliki alter ego. Dan baru sekarang mereka berhadapan dengan jiwa lain sang quen.


Sehingga membuat mereka ketakutan karena Megan lebih kejam dari Meca.


Selama proses belajar mengajar membuat anak Black tak tenang.


Sampai ada notice


" MecaQuen : Ke markas pulang sekolah. Jangan sampe telat "


Degg


Membaca notice itu anggota black yang tau jadi semakin ketakutan.


" Yesablack : iya quen "


Begitulah balasan anak black.


Jam istirahat,


Megan berjalan santai ke arah kantin tapi saat berjalan ada yang mencekal tangannya.


Greepp


Saat melihat siapa yang mencekal tangannya, dia langsung memukulnya


Buggg


Plakk


" Sialan loe bicht! Loe pikir lie siapa berani nyentuh gw sialan " ujar Megan marah pada Clara.


Ya yang mencekalnya adalah Clara. Beraninya dia mendekati Megan, mau setor nyawa.


" Aduuh.. duuh sakit " rengeknya keras.


Cih, mau ngajak gw adu akting. Ayok gw jabanin deh.

__ADS_1


Enggak akan ada yang muncul. Karena gw adalah salah satu penguasa di NUSA BANGSA. Loe itu cuma sampah, sialan.


Males mengikuti alur drama yang di ciptakan oleh Clara yang membosankan. Aku membiarkannya saja dan pergi ke kantin seperti tujuan semula.


Saat di kantin aku duduk dan meminta anggotaku memesan makanan untukku.


Aku pun mengajak mereka bergabung.


Sudah saatnya mereka semua tau siapa quen Black.


" Quen! Loe beda sekarang, atau sekarang loe lagi mode yang lain " celetuk Allea penasaran.


Mendengar ucapan Allea semuanya menatapku penuh tanya.


" Mm! Megan, panggil gw Megan " balas Megan dingin.


" Ada apa sampai loe kebangun quen, berbahayakah. Atau ada misi buat kita " tanya Jesica.


" Ini masalah keluarga sih, my moom dia di aniaya oleh lakinya sendiri dan sebagai anak gw enggak terima. Jadi gw akan balas semua yang mereka lakukan ke nyokap 10 kali lipat lebih sadis dari yang udah dilakuin sama mama " jawab Megan geram.


" Kapan kejadiannya. Kok kita enggak tau, apa ****** simpanan bokap loe juga ikutan menganiaya nyokap. Enggak bisa didiemin quenzy. Harus ada serangan balasan " celetuk Morgan.


" Mm! Gw akan balas melalui anak si ****** itu. Gw pengen liat gimana reaksinya liat anaknya jadi ****** juga. Morgan, dia jatah loe." ujar Megan


" Ckk! Kenapa gw sih, males bet gw sama yang udah bekasan. Tapi iya deh,Gw tanyain dulu anak anak. Siapa yang mau jalanin misi ini " jawab Morgan malas.


" Gw tunggu, jangan lupa vidioin. Jangan sampe gw ke seret. Anak black yang lain juga. Ngerti loe, kita harus bermain cantik " ujar Megan datar.


See! Sedikit lagi. Neraka loe akan menghampiri bicht


Setelah menghabiskan makanan kami semua pun berpisah. Aku berjalan santai,tapi saat melewati gudang belakang sekolah, entah kenapa sangat ingin memeriksa dan mengintip gudang itu.


Dan see,****** Clara. Wow, tampa susah susah aku melihat pertunjukan yang menarik.


Clara, loe benar benar ****** sialan. Aku pun merekam pertunjukan itu secara diam diam.


Saat sedang asik merekap ada yang menepul pundakku,membuatku sedikit berteriak karena kaget.


Untung, si pelaku yang menepuk bahuku langsung menutup bahuku. Saat menengok, ternyata Kevin. Sialan loe Vin, untung ganteng.


"Apaan sih Vin. Hampir aja ketahuan tau enggak " omelku saat kami sudah beranjak meninggalkan gudang.


" Sorry bab! Gw enggak tau kalo loe ada misi. Lagian gw penasaran ,apa yang membuat seorang Megan, betah di sana " ujar Kevin nyebelin.


" Tau ah! Gw udah enggak mood lagi buat lanjutin ngerekam tapi, sebagian udah ketekam sih. Parah,mainnya enggak kaleng kaleng. Guru cuy,guru. Elah, tau aja dia barang yang ok " ujar Megan sebel.


" Kenapa kalo dia tau barang yang ok, barang gw juga ok. Loe mau coba bab " ujar Kevin sambil mengedipkan mata.


" Males, sana sama Clara pasti mau. Gw sih enggak mau kalo belum halal." ujar Megan sewot.

__ADS_1


" Ya udah yuk, sekarang ikut gw. Kita nikah hari ini juga " ujar Kevin nyebelin.


" Tau ah, males gw ngomong sama loe Vin " ujar Megan sambil pergi meninggalkan Kevin.


__ADS_2