
Hari ini adalah pertemuan 2 keluarga mendiskusikan masalah pertunangan dan pernikahan. Tapi tampaknya mereka tidak mau terlalu lama dan keputusan akhirnya kami langsung menikah, ckkcl dasar orang tua. Apa tidak berpikir sebelum main ambil keputusan. Mangnya kucing yang mau kawin main iya iya aja.
Hadeh capek deh
Aku dsn Kevin memutuskan untuk pergi ke gazebo yang ada di taman belakang rumah Kevin,
Sesampainya di sana kami hanya diam saja,tapi karena terlalu lama berdiam diri akhirnya aku berkata,
" loe yakin dengan keputusan nikah muda ini Vin, gue nggak mau suatu hari nanti loe menggandeng cewek lain buat jadi istri loe. Gue nggak mau, awas aja kalo iya " ujarku sewot.
" iya bab! Gue janji nggak akan ada yang lain diantara kita. Percaya sama gue bab. Loe bakalan jado satu satunya " ujar Kevin.
" kalo memang loe ngomong kayak giti,ok gue akan terima pernikaham ini " ujar Meca.
Sesaat mereka terdiam dengan pemikiran masing masing ,tersadar dsri lamunanya karena panggilann dsri mamanya Kevin.
Kevin tiba tiba memelukku,merangkulkan tanganku pada pinggangku, .
" Percaya sama gue,kalo gue akan setia sama loe dan Megan " ujar Kevin berbisik ditelingaku.
Saat kami melewati tangga,Kevin menarikku ke kamarnya, hai ada apa ini,kenapa Kevin membawaku ke lamarnya di rumah ini. Meskipun aku terbiasa bersama dengan Kevin di kamar apartemennya tapi rasanya cangsung saat itu dilakukan di kediaman utama. Ini sesuatu yang baru disaat kami belum sah sebagai suami istri.
" Vin! Loe mau ngapain elah ngajak gue ke kamar loe. Gue nggak mau digrebek sma para orang tua ya " tanyaku sambil berbisik.
" Diam aja bab! Ntar loe juga tau, apa yang gue mau " balas Kevin juga berbisik
" Loe jangan main main deh Vin, kita bisa jadi bulan bulanan para orang tua tau nggak " ujarku padanya.
" Dah loe diam aja bab,gue nggak macam macam kok loe. Santai,gue nggak akan ngerusak gadis yang gue cinta " ujar Kevin menenangkan ku.
__ADS_1
" Meskipun Kevin berkata seperti itu tetap ssja aku tak tenang karena bagaimana pun kami di kamar pribadi Kevin dan berduaan saja. Orang tak sekolah pun pasti akan berpikir kami akan melakukan hal yang iya iya,apalagi mama dan mami serta papinya.
Ckk, dasar Kevin. Apaan maksudnya kayak gini.
Selama di kamar Kevin aku gelisah karema mengingat mamaku ada di sini. Huh, pusing menghadapi orang keras kepala kayak Kevin.
Saat kami sedang duduk di balkon kamar milik Kevin,tiba tiba ada yang mengetuk pintu dan ternyata maminya Kevin,
Syok jelas,meskipun aku nakal tapi harga diri harga mati. Kepergok kayak gini benar benar mimpi buruk buatku. Meski pun aku dsn Kevin sering tidur di ranjang yang sama tapi itu di apartemen bukan di rumah utama.
Aku merasakan wajahku memerah, panas sekali,
" Eh tante, maaf tante. Aku di kamar Kevin tapi kita nggak ngapain kok " ujarku pada mamamya Kevin untuk membela diri.
" Ya nggak pa pa! Kalo ada apa apa juga nggal pa pa kok, kan kalian akan menikah. Sebaiknya di percepat saja kalo begitu,takutnya kalian khilaf " ujar mami Kevin semangat
Doeng
Aku langsung melotot ke arah Kevin, secara tak langsung ini di sebabkan oleh Kevin dan keusilannya.
" Sengaja hah! Biar langsung di suruh ijab qabul. Dasar mesum " ujarku sewot.
" Bagus deh kalo loe dah tau, apa pun yang terjadi. Pada akhirnya loe tetal akan menyaandang Bramasta di belakang nama loe " ujar Kevin sambil menatapku penuh arti.
Sialan Kevin,apa sih yang sedang dia susun di otak jeniusnya. Jangan bilang dia memikirkan yang iya iya.
Karena malas menanggapi Kevin, aku pun hanya diam saja. Mungkin bagi yang lain Kevin itu mengerikan dan dingin tapi di depanku sangar mesum. Benar benar berbeda,seperti memiliki 2 Kpribadian yang berbeda.
Hadeu,orang orang itu apa sih yang dilihatnya sampai takut dengan makhliluk tengil ini.
__ADS_1
Aku pun memutuskan keluar dsri kamar Kevin sebelum seorang wanita yang telah melahirkanku mendapatiku di kamar Kevin.
Bisa panas telingaku gara gara mama, beliau pasti akan menjadikan aku lelucon di rumah.
Aku menurini anak tangga satu persatu sampai aku mengnjak lantai dasar,aku pun mendekati para orang tua dan berniat bergabung dengan mereka.
"Apa sudah selesai kencannya honey, mama pikir kalian masih lama " celetuk mama yang di sambut kikikan dari mami dsn papi Kevin.
" Dih! Apaan sih mam, sepertinya kalian sangat senang jika aku dan Kevin melakukan yang iya iya sebelum kami ijab qabul " balasku sewot.
" Oh baguslah kalo kamu sadar sayang, soalnya kami tak sabar menggemdong Meca atau Kevin junior " jawab mami Kevin sambil terkikik yang diikutu oleh mamaku.
Ckk, dasar para orang tua lagi nggak waras rupanya karena sangking pengennya punya cucu.
Aku hanya memutar bola mata malas. Kevin dan keluarga ajaibnya benar benar klop. Dari pada pusing mending aku main sosmed saja.
tak terasa hari telah malam dan kami pun mengakhiri pertemuan ini, sbelum aku pergi Kevin memberiku sebuah hadiah, saat aku membukanya. Ternyata adalah kalung yang memiliki bandul sebuah bintang yang ditaburi berliant.
Woww so romantis banget boy, gue suka,
Semuanya langsung bertepuk tanganelihat adegan romantis yang di lakukan Levin padaku.
Hari ini untuk pertama kalinya gue dapat hadiah dari seorang pria, bahkan seorang yang di sebut cinta pertama bagi putrinya pun tak pernah memberikan alu hadiah, sekali pun aku sedsng berulang tahun. Dia tak akan memberikan apapun.
Mengingat hal itu aku jadi kepikiran, sedsng apa beliau di sana. Apa beliau baik baok saja atau malaj sebaliknya. Sekarang sedang kesepian karena wanita yang selama ini dia puja ternyata mampu mencekeknya sampe kehabisan napas karena bahkan dia melahirkan anak dsri hasil bermain dengan brondong di luar sana.
Benar benar menjijikkan, apa masij terpengaruh dengan wanita itu ayltau sekarang dia sudsh ada wanita lain dalam hidupnya setelah mghancurkan hari anak dsn istri pertamanua
aku hanya diam saja memikirkan keadaan papa dan mama. Sudah waktunya aku abai dengan kondisinya. Toh dia tega selama ini padaku dan mama.
__ADS_1
Meski pun terkadang rindu itu dengan lancang memasuki relung hatiku.
Selama perjalanan menuju ke rumah aku mulai berpikir tentang papa. Entahlah, apa yang aku rasakan ini normal untuk dirasakan setelah aku mengalami masa kecil yang buruk hanya karena keegoisnya dan karena mata hatinya dibutakan oleh cinta semu