BAD BOY AND BAD GIRL

BAD BOY AND BAD GIRL
BAD BOY AND BOY GIRL


__ADS_3

Cih,ada ada saja yang mau diakui keberadaannya oleh kelompok lain sampe mau membuat celaka anggita kelompok lain.


Banci


Aku pun berjalan santai diikuti anggotaku yang lain menyelusuri lorong rumah sakit tempat anggotaku di rawat. Sekalian membayar biaya perawatan mereka.


" loe dah ketemu siapa pelakunya Gan " tanya Megan pelan.


" Dah quin, sekarang lagi di sekap di base camp Black Devile. Bos Kevin yang turun tangan " jawab Morgan


Meskipun heran tapi aku diam saja. Aneh saja seorang Bramasta mau capek capek turun menangani tikus kecil kecuali kalo mereka musuh lama.


Ehtahlah,pusing mikirinnya. Siapa pun mereka tak akan aku lepas dengan mudah karena mereka telah melampaui batas.


Tak ada lagi percakapan selama perjalanan menuju ke ruang perawatan anggota Black.


Setelah sampai kami langsung masuk ke dalam ruangan tersebut. Aku lihat anggota Black sedang mengobrol dengan keluarganya.


" Hai semuanya,gimana keadaan loe semua " tanya Megan.


" Udah lebih baik Quen,besok dah boleh pulang kita kecuali Vallent " sahut Yoga.


" Oh good! Kalau gitu besok kalian akan dijemput sama yang lainnya. Soal biaya udah gue beresin. Jadi urusin aja kesehatan kalian. Minum obatnya teratur " jawab Megan.


" Thanks quen! Kalo gitu besok kita tungguin di sini,enggak minta jemput sama keluarga lagi " ujar Dion.


" Ya quen tapi siapa yang jagain Vallent kalau kita pulang. Kasihan dia sendirian,keluarganya udah enggak adalagi satu pun " ujar Yoga pelan.


" Loe tenang aja,gue akan kirim anak Black yang lain ke sini. Loe semua fokus aja sama kesehatan kalian. Ngerti " ujar Megan.


" Iya quen,mengerti " sahut mereka kompak.


Setelah berbincang lumayan lama dengan anak Black yang sedang sakit, kami inti Black memutuskan untuk pulang dan memutuskan mengunjungi base camp Black Devile besok untuk memberi pelajaran pada tikus tikus kecil itu bagaimana cara menunjukkan kuasa dan kekuatannya. Bukan main keroyokan kayak banci.


" Gue langsung balik,loe pada dah atur kan siapa saja yang menjemput anak anak

__ADS_1


besok " tanyaku pada inti Black.


" Udah quen! Tenang aja, serahin aja ke kita " ujar Arfan.


Setelah berbasa basi dengan mereka semua aku pun bersiap pulang ke rumah tapi saat sedang berjalan aku berasa sangat pusing dan semuanya langsung gelap.


Entah berapa lama aku tertidur saat terbangun, yang terbangun adalah jiwanya Meca.


"Ssstt! Dimana ini, aduh pusingnya kepalaku " keluhku pelan.


" Quen! Loe dah bangun,you ok kan " tanya Jessica cemas.


" Mmm! Jes, dah berapa lama gue tertidur " tanya Meca.


" Hah! Maksudnya, quen sekarang loe Meca bukan Megan " tanya Jessica penasaran.


" Iya! Gue Meca,dah berapa lama Megan mengambil alih peran " tanya Meca.


"Dah hampir beberapa bulanan lah kayaknya quen dan banyak yang terjadi selama loe tertidur, termasuk nyokap bokap loe resmi cerai dan ada Sean adek loe dari perempuan lain bokap loe dan sekarang dia tinggal dirumah loe bareng nyokap loe karena dia enggak diperduliin sama bokap loe sedangkan nyokapnya tuh anak sudah meninggal karena dia syok melihat hasil tss dna palsu yanh dikasi bokap loe " ujar Jessica menjelaskan apa yang telah terjadi selama aku tertidur.


" Iya tapi mulai sekarang loe harus hati hati quen karena Amelia sedang buron saat ini dan kita tak tau dia ada dimana " ujar Morgan pelan.


" Gue mau informasi lengkap, ceritakan apa yang terjadi selama gue tidur dan Megan mengambil alih " ujar Meca pelan.


" Ok quen! Kita akan cerita sama loe semuanya tampa terkecuali,rumah loe dah di jual nyokap dan sekarang nyokap tinggal di rumah barunya di komplek Kenangan Blok D no.7 " ujar Allea


" Yeah! Yang pasti Meca is back. Gue akan membalas Amelia,terakhir gue ingat dia maksa mama untuk nyerahin hartanya padanya,bahkan dia pake kekerasan " ujar Meca emosi.


Karena aku masih lagi pusing, akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah ,karena baru bangun setelah lama tertidur karena Megan yang mengambil alih tubuhku selama ini.


Aku pun beranjak dari ranjangku di dalam kamar pribadiku di base camp. Ternyata banyak hal yang aku lewatkan selama tertidur.


Ckk ini karena Amelia


Karena dia telah membuat Megan terbangun dari tidurnya dan menguasaiku. Aku jadi tak tau apa yang terjadi di sekitarku.

__ADS_1


Aku pun bersiap pulang ke rumah setelah bersih bersih. Saat melewati ruang tamu aku melihat inti Black sedang berbincang serius, dari yang aku tangkap mereka membicarakan genk lain yang menyerang anak Black dan ada yang dirawat sampai operasi karena tertusuk.


Asem banget,jadi aku benar benar telah banyak ketinggalan cerita.


Aku pun hanya menghembuskan nafas pasrah. Aku juga heran,baru kali ini Megan lama terbangun. Biasanya dia hanya hitungan hari tak sampai seminggu dia bangun tapi sekarang


" Hadeh! Loe nyebelin banget sih Meg, elah bikin gue kayak orang bloon aja tau nggak sih. Belum lagi soal Kevin, entah apa yang terjadi dengan hubunganku dan Kevin selama Megan beraksi " dumelku dalam hati.


Lelah menerka apa yang terjadi, aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah. Setelah aku menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam. Aku pun sampai di rumah, kutatap sekeliling rumah yang baru bagiku.


Aku perlahan berjalana menelusuri rumah tersebut dengan langkah yang pelan.


Haduh kenapa sih aku harus berhadapan dengan sang mama dan juga anak laki papa. Sesampainya di dalam rumah aku pun melihat mama sedang menonton acara boikot perusahan yang gulung tikar karena perusahaan karena permainan bisnis perusshaan ayah.


" Morning ma,Meca is back " ujar Mecs lantang.


" Apa..! Kamu Meca, ya ampun sayang. Kamu kelamaan tertidur nak. Jadi banyak hal yang terjadi selama kamu tertidur dan Megan berkuasa " celetuk mama.


" Ya ma! Oh ya jadi ini anak papa yang lain, hai gue Meca " sapa Meca sambil mengajaknya berkenalan.


Meski pun aku tau dia bingung dengan sikapku tapi dia tetap menerima uluran tanganku. Mama yang cepat tanggap langsung menyuruhku untuk beristirashat di kamarnya.


Karena sudah lelah dan agak pusing juga memikirkan apa saja telah terjadi selama aku tertidur. Bahkan aku tak tau dengan yang terjadi dengan papa.


Terserahlah, aku yakin semuanya baik baik saja.


Aku pun merebahkan diriku ke ranjangku. Sambil istirahat, aku melihat semua bail saja, aku teringat poncelku. Pasti aku dapat petunjuk yang menjelaskan tentang semuanya karena semuanya membuatku pusing.


Saat aku membuka pesan yang ada do poncelku.


Saat itu aku terkejut kalo aku dan Kevin akan melangsungkan pertunangan.


" Wow,kok bisa cepet banget perkembangan hubungan Megan tapi its ok, nanti aku akan


Mencari tau masalah ini " bisikku dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2