
Amelia dan Clara,entah kenapa 2 nama itu sangat menjijikkan sekali. Entah apa yang wiwooqimembuatnya dikejar polisi, benar benar wow kan "
Dassr biang masalah.
Aku pun hanya bisa pasrah,karena terpaksa lagi lagi aku menemaninya selama di rawat.
Sialan Clara,dasar anak durhaka. Kan yang di tegor malah nya. Dasar nyebelin "
Aku memutuskan meminta anak Black untuk berjaga di rumah sakit.
Setelah beberapa anggota Black datang. Aku pun kembali ke base camp. Untuk mengurus soal beberapa misi.
Kevin beberapa hari ini tak bisa datang karena dia harus ke Jerman mengurus bisnis keluarga Bramasta di sana.
Tak aku pungkiri,rasanya aku merindukannya. Hah,entahlah tapi wajarkan kalo rindu sama calon tunangan, wajarlah hehehe.
Saat sedang asik dengan pekerjaanku dalam memeriksa dengan teliti laporan yang aku dspat untum menurunkan anggot black sesuai dengan kemampuannya.
__ADS_1
" Sorry quen! Ada pesan buat loe " ujar si penyaampai pesan..
" Apa! Loe nggak lgi ada masalah kan,apalagi sedang buat masalah tapi loe sembunyikan " intimidasi anghotanya.
Deggg
" Sorry quen, gue enggak sengaja lewat di rumah bokap loe que dan gue liat beliau sedsng mengusir adek tiri loe Clara " ujar Indra.
" Waw! Loe ada videonya Ndra! Ckkc, telat banget sih tuh orang ngusir anak ja***g itu " dumelku kesal.
Setelah menerima video dari Indra,aku pun kembali meneruskan kerjaankusedanglan Indra pergi untuk melaksanakan misinya.
Aku pun merenggangkan tubuhku yang pegal karena terlalu lama di posisi yang sama. Aku melihat jam di pergelangan tanganku. Dan ternyata sudah malam
Aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah.. Saat sampai di rumah,alu mendapati mama sedang menungguku di ruang tamu.
Membuarku heran, ada apa dengan mama
__ADS_1
Karena penasaran,aku menghampiri mama.
" Kenapa mam! Masih belum tidur ja segini " tanyaku padanya
" Mama tadi siang letemu papamu. Dia minta rujuk tapi mama tolak,menurutmu bagainmana Mec. Apa mama harus kasih papa kamu kesempatan kedua. Dia terlihat menyesal sekali nak " ujar mama lirih.
" No mam! Apa pun yang terjadi,jangan pernah kembali padanya. Aku takut semuanya sandiwara dan mama diinjak lebih sadis lafi dari sebelummya. " ujarku padanya.
" Begitu ya Mec! Ok deh,kali kamu ngomong begitu. Mama akan pastiin untul nggak terbujuk rayuan papamu " ujar papa yakin.
" Ya! Aku merasa Amelia itu masih menguasai papa. Terlalu berbahaya mam,kalo mama kembali pada papa. Aku nggak mau kehilangan mama. Cukup aku tak merasakan kasih sayang papa,jangan sampai aku juga kehilangan kasih sayang mama. Karena buatku mama poros hidupku " ujarku sendu.
Firasatku mengatakan kalo semuanya hanya drama. Papa ngusir Clara drama, Amelia sirawat di rumah sakit drama.vsemuanya drama,apalagi yang mau dulikasih unjuk.
Mama terlalu berharga umtuk kembali disakiti oleh orang yang berstatus sebagai ayah biogisku. Entahlah,aku merasa asing padanya walaupun sebagian hatiku masih memanggilnya untuk memberikan kasih sayangnya padaku.
" Mam! Sebaiknya lupakan percalapan kita mamal. Jangan pikirlan ucapan papa. Ingat ma,mama sangat susah lepas dsri papa. Jadi jangan sampai mama terjebak lagi dengan sandiwara dan drama papa. Ingat bahaimana dia sangat berambisi merampas harta mama dan jika terjadi akan sulit untuk kembali melepaskan diri dan semua jerih payah mama untuk jalangnya " ujarku pada mama.
__ADS_1
" Iya juga apa katamy Mec. Ok lain kali mama akamn lebih hati hati " ujar mama sambil te,rsenyum.