
Aku pun mengantarkan mama ke rumah nenek. Sesampainya di sana aku dengan emosi menceritakan pada nenek dan Omku. Mereka juga emosi mendengarnya.
" Nek! Om, aku titip mama ya, sampe sidangnya selesai. Aku sementara tinggal di base camp Black dulu " ujarku pada nenek dan om.
" Ya sudah,kalo gitu. Kamu hati hati, jangan terlalu sering makan makanan siap saji " nasehat nenek.
" Iya nek! Kalo gitu aku pamit pulang dulu, aku masih ada urusan " ujarku pada mereka semua.
"Kamu jangan kelayapan kalo malam ya. Om enggak suka keponakan om keluar malam " ujar om Teo.
" Iya om! Iya, aman " ujarku sambil bersalaman.
Setelah itu aku meluncur ke base camp Black.
Sampai du sana pas jam makan siang. Semua anggota Black sedang maka makan.
Saat aku datang mereka serempak berdiri menyambutku,
" Tak apa! Kalian makanlah " ujarku sambil bergegas ke dalam base camp.
" Iiiya quen !" ujar mereka pelan.
Entahlah, aku tak perduli dengan ketakutan mereka. Yang jelas kalo salah maka aku akan beri perhitungan.
sesampainya di dalam, aku langsung mencari minuman dingin di kulkas. Aduh capek banget " ujarku dalsm hati
lalu aku bergabung dengan inti Black. Mereka entah membahas apa Tapi aku tak perduli.
Sambil mencomot makanan di atas meja, aku pun bertanya,
" Gimana tugas yang aku kasihkan kemaren apa kalian sudah mengirimkan Videonya ke Aldero . Aku ingin memberi kabar yang ok buat buka dia " ujarku sambil menyeringai.
" Ok quen! Gw akan kirim ke bokapnya Clara. Gw harap dia enggak kena serangan jantung mendadak. Apalagi gw dapat rekaman alAmelia lagi check in di hotel sama brondongnya " ujar Alex.
" Wowww! Serius loe Lex! Kapan loe ngeliat dia ke hotel " tanyaku serius.
" 2 hari yang lalu, pas gw lagi ada perlu di Paradise Hotel and Resto " ujar Alex.
__ADS_1
" Ok! Jangan sekaligus kasih infonya, perlahan dulu tapi kayaknya lebih seru kalo video Amelia yang akan kita kirim. Pasti boom, meledak deh bokap hahaah " ujarku sambil tertawa begitu pun yang lainnya.
" Kerja bagus Lex! Selanjutnya loe yang urus,gw mau bersihnya aja. Jangan sampe nama gw terbawa dalam masalah ini. Gw enggak mau berurusan sama Aldero " ujarku dingin.
" Ok quen! Serahin aja ke gw, gw akan bermain cantik. Jadi loe tenang aja " ujar Alex.
Aku pun memutuskan untuk istirahat di kamar setelah berbincang dengan inti Black. Dan sebelumnya aku sudah bercerita kalo aku akan menginap di base camp sampe waktu tak di tentukan.
Amelia,loe pasti akan tamat sebentar lagi.
Saat aku bangun hari sudah sore, aku lihat inti Black sudah tak ada di tempatnya. Aku pun langsung menuju kamar dan mandi, karena perutku lapar.
Ini adalah hari ke 3 aku menginap di base camp. Saat ini aku sedang melihat berita yang lagi viral, pemainnya adalah Amelia dan Brondongnya di sebuah hotel dan di grebek oleh bokakku sendiri.
****** sialan itu, sudah bikin aku kehilaangan kasih sayang bokap tapi semudah itu dia berpaling dari bokap.
Benar benar ****** sialan
Aku pun, hanya menatap datar poncelku. Dad,gimana rasanya melihat wanita yang selama ini kamu puja, sedang bermain adegan panas dengan seorang pria yang seumuran dengan anak kamu. Nyesek kan pastinya. Sama aku dan my moom juga begitu, sekarang tau kan rasa sakit yang kami rasakan.
"Dad, aku harap kamu masih kuat buat liat serangan selanjutnya yang merupakan Video anak kamu Clara hahah " ujarku sambil mengeringai.
hari ini aku sudahi dengan perasaan puas. Melihat Video Amelia yang sedang bersama brondong.
Clara,your next bumming
Pagi ini semuanya, terasa melegakan. Aku cukup puas dengan kerjaan anggotaku.
Saat sedang sarapan, kami pun berbincang. "
"
Gimana selanjutnya Lex, masih aman kan " tanyaku pada Alex.
" Aman Quen! Tenang aja, loe enggak tau sih,gimana reaksi bokap loe saat menggrebek di Amelia. Udah kayak banteng yang siap menyeruduk tau enggak. Heheh " ujar Alex geli.
" Good! Next Clara, loe jangan sampe bikin bokap curiga kalo semuanya permainan kita. Gw enggak mau masalahnya jadi panjang " ujar Megan.
__ADS_1
" Ok quen! Serahin aja ke gw, pasti amanlah " ujar Alex.
" Oh ya! Gw mau mulai sekarang, kita perkuat club kita,jadi perbanyak latihan. Mulai besok pulang dari sekolah atau kuliah kita latihan. Kalian pimpin anggota kalian masing masing. Gw akan uji mereka melawan anggota
lainnya. ngerti " ujarku pada semuanya.
" Dimengerti quen " jawab mereka kompak.
" Ok! Sekarang gw mau sekolah dulu. Kalian juga, tapi loe tetap pantau 2 orang itu Lex " ujarku mengingatkan.
" Tenang quen! Gw akan kasih laporan sama loe. Apa pun kegiatan dari 2 orang itu " ujar Alex.
Mendengar ucapan Alex,aku memiliki pemikiran yang cukup konyol,
" Lex! Gw pengen loe tes DNA bokap sama Clara. Gw mau tau, tuh bocah anak bokap beneran atau anak brondongnya si Amelia. Penasaran gw sama tuh bocah " celetukku.
Mendengar ucapanku semuanya langsung terkejut. Karena aku sampai berpikiran begitu.
" kenapa loe bisa berpikiran begitu Meg! Apa sesuatu yang loe dapat,yang bikin loe curiga sama dia " tanya Jess penasaran.
" Enggak sih! Cuma kalo di perhatikan, mukanya itu lho enggak ada miripnya sama bokap. Perhatiin aja kalo enggak percaya " ujarku serius.
" Ok! Dari pada kita menebak,langsung aja kita mencari tau apa yang terjadi. Gw akan ambil sampelnya bokap loe quen dan yang lainnya ambil sampel Clara. Serah mau ap,rambut kek,darah. Pokoknya kita bagi tugas. Ngerti " ujar Alex.
" Ngerti Lex! Itu mah gampang, tinggal di bully aja terus jambak dan ambil deh beberapa " celetuk Allea.
" Pokoknya terserah kalian deh. Yang penting jangan sampe dia tau, karena kalo dia tau berabe urusannya. Kita bisa aja kecolongan dan dapat hasil palsu. Loe tau kan kekuatan uang " ujar Alex serius.
" Ok deh bang! Gw akan eksekusi hari ini juga. Mending loe cari target loe deh. Tapi kayaknya kalo secara sadar sudah jadi loe buat bokap tidur atau apalah. Yang penting dia enggak tau rencana kita " usul Vania si junior Black.
" Bener tuh kata Vania! Apalagi yang kita hadapi orang dewasa. And gimana kalo kita pake wanita dewasa aja buat bikin dia enggak sadar dan eksekusi deh " ujar Jessica.
" Iya tuh Lex! Bener banget, kita bayar orang dan buat tuh orang tutup mulut. Bila perlu eksekusi selamanya " ujar Morgan.
" Kayaknya enggak perlu segitunya deh. Kita hanya perlu ambil sampel dan ancam dia. Selanjutnya kita bawq ke lab " ujarku menengahi.
" Dan kita pake orang kita aja yang bisa di percaya. Yasmin, meskipun masih kuliah tapi dia sudah dewasa. Jadi rencana kita aman " ujarku memberi usul.
__ADS_1
" Iya tuh bener! Anggota Black kan ada yang kuliah dan wanita dewasa " ujar Allea.
Ya selanjutnya eksekusi