BAD BOY AND BAD GIRL

BAD BOY AND BAD GIRL
BAD BOY AND BAD GIRL


__ADS_3

Sesuai perkataan my moom, aku membawa Sean untuk tinggal bersamaku dan mama.


Saat ini kami sedang malam siang bersama.


Mama terlihat sangat memperhatikan Sean tapi tak membuatku iri dengan hal itu. Malahan sesekali aku juga mempehatikan Sean.


" Besok kamu ke sekolah bareng kakak ke sekolah baru kamu. Kakak sudah mengatus semuanya,jadi kamu tinggal lapor saja sama kepala sekolah guru di sana " ujarku pada Sean.


" Iya kak, makasih ya karena kakak mau nerima aku dengan baik sebagai bagian dari keluarga ini padahal papa enggak perduli sama aku " ujar Sean sendu.


" Santai aja kali, gw pernah berada di posisi loe sekarang jadi gw ngerti dan tau pasti perasaan loe sekarang ini tapi ke depan loe harus kuat karena yang kita hadapi bukan orang biasa tapi iblis betina yang kejam " ujarku padanya.


" Iya kak, gw pasti kuat. Loe tenang aja dan gw enggal akan pernah lupakan kebaikan loe hari ini dan selanjutnya " balas Sean.


" Sudahlah Sean! Mulai sekarang kamu harus bisa jadi anak yang kuat. Kamu jangan lagi mengharapkan papa kamu itu. Dan rajinlah belajar, buktikan padanya kalo kamu tak butuh dia dan bisa sukses tampa dia " ujar mama menyemangati Sean.


" Ya Sean! Bener kata mama, kamu jangan pikirkan papa dan mengharapkan papa akan menemui kamu dan menyayangi kamu. Mustahil, dia enggak akan pernah bisa menjadi seorang ayah "sambung Megan.


" Iya kak! Aku akan dengarkan nasehat kakak dan mama mulai hari ini " ujar Sean lantang.


" Ya udah! Kamu mending istirahat ke kamar mu karena besok hari pertama kamu di sekolah yang baru " ujarku padanya


" Iya kak! Kalo gitu aku ke kamar dulu ma,kak. Selamat malam " ujar Sean.


" Malam boy, mimpi indah ya dek " ujarku hangat.


" Malam nak, langsung tidur jangan begadang main hp " ujar mama padanya.


Tinggallah aku dan mama di ruang makan.


Kami saling diam sejenak sampai akhirnya aku berkata,


" Kira kira bagaimana ya reaksinya saat tau kalo kita mengetahui rahasia besarnya selain rahasianya tentang Amelia " ujarku pada mama.


" Mana ada dia peduli,hidupnya kan hanya soal Amelia dan anaknya. Kamu saja tak dianggap sama dia apalagi Sean. Biarkan Sean jadi sosok yang tak terlihat baginya,kasihan kalo dia terus diusik oleh Amelia " ujar mama sendu.

__ADS_1


" Yah mama benar, apalagi aku dengar dia saat ini sedang buron, pasti dia akan mendendam sama kita. Mekipun kita tak ada sangkut pautnya dengan kasusnya tapi dia pasti tetap menganggap kitalah yang membuatnya sampai di penjara jadi mama harus berhati hati mulai sekarang. Aku dah bilang om theo untuk menyiapkan bodiguar profesional buat mama. Mama jangan menolak rencanaku karena ini buat keselamatan mama sendiri " ujarku panjang lebar.


" Y sudahlah nak, mama ikut rencana kamu aja " jawab mama pasrah.


" Ya sudah kalo gitu aku istirahat duluan ya ma, mama jangan terlalu malam tidurnya. Mama harus jaga kesehatan " ujarku sebelum pergi meninggalkannya sendirian di meja makan.


Sebelum tidur aku memeriksa poncelku untul melihat apakah ada pesan at


Au panggilan dari anggotaku, dan ternyata benar ada dari Morgan. Aku langsung membukanya,


" Morgan ~ quen, sebaiknya loe hati hati karena Amelia sekarang sedang nyari loe. Gw udah kirim orang buat mata matain dia. Dia bergabung dengan Mafia Kobra dan saat ini mereka sedang merencanakan buat ngabisin loe "


" Sialan Amelia, bikin masalah baru aja dia. its ok, kita lihat siapa yang akan menyingkirkan siapa bicht " desisku geram.


Aku pun membalas pesan dari Morgan,


" Megan Black ~Awasi terus,jangan sampe ketahuan. Gw mau loe bikin situasi dimana polisi menggrebek markas Kobra tampa arahan dari kita. Ngerti kan maksud gw Gan "


" Morgan ~ ok gw ngeti maksud loe quen, gw akan bikin mereka kebakaran jenggot dan saling menuduh dan saling mencurigai "


" MeganBlack ~ good, kalo gitu sampai jumpa besok, good night "


Aku pun mengakhiri acara berbalas pesan dengan Morgan dan langsung saja aku tidur karena mataku tak lgi bisa kompromi


Pagi hari,


Saat ini kami bertiga sedang sarapan bersama. Biasanya kami hanya berdua tapi sekarang kehadiran Sean membuat acara sarapan jadi menyenangkan.


Setelah sarapan aku pun berpamitan dengan mama,


" Moom,hari ini bodyguar yang di carikan oleh om Theo datang, mama harus hati hati " ujarku padanya.


" Ya berangkatlah nanti kalian terlambat sampai di sekolah. Kasihan Sean ini hari pertamanya di sekolah " ujar mama.


Setelah bersalaman dengan mama kami pun berangkat le sekolah dengan mengendarai mobil kesayanganku.

__ADS_1


" Kakak akan antar kamu dulu ke sekolahmu dulu baru kakak ke sekolah kakak " ujarku memecah keheningan.


" Ya kak, aku ngerti kok. Tapi kakak enggak pa pa , takutny kakak terlambat karena nganterin aku " ujar Sean cemas.


" Sanpai aja,kakak udah meminta teman untuk meminta ijin terlambat masuk pelajaran pertama. Dah kamu jangan pikirin apa pun. Yang kamu pikirin adalah bagaimana caranya kamu bisa berprestasi di sekolah baru kamu,ngeti kan maksud kakak " ujarku padanya.


" Ya kak! Aku ngerti kok, aku akan mbuat kakak dan mama bangga dengan prestasi aku. Aku janji " ujarnya serius.


" Good boy! Semoga kamu banyak dapat teman yang baik selama di sekolah baru kamu. Oh ya ini uang jajan kamu, kamu bisa pake buat keperluan kamu selama di sekolah,ujarku sambil menghentikan mobil di parkiran sekolah SMP MANUNGGAL.


Kedatangan kami jadi pusat perhatian semua siswa di sana. Tapi aku dan Sean acuh dan bergegas ke ruangan kepala sekolah.


Saat sedang berjalan terdengar suara memanggilku dari arah belakang,


" Kak Megan! kak Megan, tunggu kak " pangggil pemilik suara itu yang tak lain adalah anggotaku yang junior Teresa aurora.


" Eh! Loe dek, anjir lula gw loe sekolah di sini. Tau gini gw minta tolong sama loe dek buat nganter adeknya kakak Sean " ujarku padanya.


" Hah! Adeknya kakak, kapan kakak punya adeknya perasaan anak tunggal deh " celetuk Teresa heran.


" Dah ntar aja kakak jelasin masalah ini, kakak mau nganterin Sean ke ruang kepala sekolah. Kebetulan loe ketemu loe disini dek, buruam anter kakak soalnya kakak dah mau telat nih " ujarku padanya.


" Iya deh kak, ayuklah ikut aku " ukar Teresa sambil berjalan mendahuluiku dan Sean.


Kami pun berjalan selama 15 menit dan akhirnya sampai juga di ruang kepala sekolah, Teresa langsung mengetuk pintu dan tak lama di suruh masul oleh pak kepala sekolah.


" Pagi pak ada yang mau ketemu bapak " ujar Teresa.


" Suruh masuk Sa " perintah pak kepala sekolah.


" Morning Sir, Saya mau mengantar adik saya yang murid baru di sekolah ini " ujarku padanya.


" Oh Meca ya! Masuk,Mec. Om sudah dengar dari mama kamu jadi semuanya sudah beres. Kamu bisa tinggalkan adik kamu selanjutnya biar om yang urus " ujar Om Alan sepupu mama.


" Ist ok om,kalo gitu aku ke sekolahku dulu ya. Dek,kakak ke sekolah kakak dulu ya " ujarku pamit pada Sean.

__ADS_1


" Iya kak see you " ujar Sean padaku.


" Ok see you too " balasku sambil beranjak pergi dari sana.


__ADS_2