
Saat dalam perjalanan pulang dsri sekolah,aku mengendarai mobilku denga santai.
Tiba tiba ada yang menyonsong mobilku.
Sialan,siapa sih yang ganggu perjalanan aku
Setelah aku menghentilan mobil, aku pun keluar dari mobil. Tampak sudah banyak yang mengerumuni korban yang sengaja ingin ditabrak.
Cih,bikin susah saja
Setelah aku mendekati korban, ternyata Amelia. Tampak dia menyeringai licik saat aku memperhatikannya.
Sialan,kayalnya ini ranjau yang di buat Amelia buatku,aku hanya memutar bola mata malas.
Dasar ular berbisa, gue pastiin ular kayak loe nggak akan bisa meracuni gue apalagi sampai melilit gue bicht.
Karena gue bukan Aiden Aldero yang bodoh.
Aku memutuskan memanggil ambulan,tak sudi membawanya masuk ke mobilku. Kriminal seperti Amelia ini tak bisa di percaya. Bagaimana kalau dia di todong senjata tajam selama perjalanan ke rumah sakit.
Mengerikan,
Tak lama kemudian ambulans datang,aku tak lupa menelpon pengacaraku untuk mengurus masalah ini.
Taklama kami pun sampai di rumah sakit terdekat.
__ADS_1
Aku dengan malas menatap Amelia. Ntah drama apa yang sedang dimainkan Amelia, dasar dramaquen amatiran.
Aku menunggu dengan malas di depan UGD.
Karena sedang sendirian,aku mengirim notice ke Kevin
" Mecaquen : Aku lagi dirumah sakit nih. Kamu lagi sibuk nggak. Temenin dong, tadi aku nabrak Amelia. Dia nyonsong mobil aku Vin. Ya sekarang dia di UGD. Aku males nih,ngurusin dia sendiri. "
" Kevin : Hah! Kok bisa, di rumah sakit mana. Buru shareloc. Aku langsung otw ke sana "
" Mecaquen: rumah sakit Permata,ya aku tunggu. Naik aja ke lantai 4. Aku di UGD.
" Kevin : iya,tunggu ya "
Aku pun menunggu Kevin dengan hati gelisah.
Tapi apapun itu,aku akan menghadapimu. Aku mau liat,seberapa kekuatan kamu punya untuk kembali merecoki hidupmu.
Tak lama kemudian Kevin datang dan langsung menghampiriku,
" bab! Gimana ceritanya sampe ke temu Amelia dan dia sengaja menghadsng mobil kamu " tanya Evin
" Itulah Vin! Aku bingung dengan keadaan ini.
Takutnya dia malah menjadi dan aku belum dapat kelemahan Amelia, susah buat aku untuk membuat dia jera " ujarku pada Kevin.
__ADS_1
" Gimana kalo kita pancing menggunakan Clara. Sepertinya itu cukup efektif " ujar Kevin.
Iya juga ya,Clara
Ngomong ngomong,bagaimana dengan keadaan Clara. Apa dia masih sama papa atau sudah di usir papa. Karena tes dna itu. Sepertinya aku harus menyelidikinya.
Aku pun mengirimkan pesan kepada Morgan
" Mecaquen : Gan! Tolong kamu cari tau soal Clara,dimana dia sekarang. Apa masih bersama papaku atau diusir oleh papa "
" Morgan : baik quen, hue akan suruh orang mematai kediaman tuan Aide, papa loe "
" Meca quen : siiip "
Tak lagi aku perdulikan pesan dari Morgan.
Saatnya beraksi, aku yakin papa mengusir wanita itu dan anaknya.
Orang bodoh mana yang akan diam saja dijadikan layaknya anak pembantu. Aku pun menghampiri Kevin dan duduk di sampingnya.
Setelah menunggu cukup lama mereka menunggu, akhirnya Dokter pun keluar dan aku bergegas mendekatinya.
" Bagaimana Doc! Apa keadaannya parah. Apa bisa dirawat jalan saja,soalnya saya tak bisa berlama di sini Doc " tanyaku
" sebenarnya bisa,karena pasien tidak sadarkan diri lama jadi takurnya ada luka dalam, sebaiknya dirawat inap dulu supaya lebih gampang pemeriksaanya.
__ADS_1
Sialan,gara garan cemburu bukanny selesai sesuai target malah mendapatkan