BAD BOY AND BAD GIRL

BAD BOY AND BAD GIRL
BAD BOY AND BAD GIRL


__ADS_3

Kebencian ini mendarah daging dan tak akan mudah menghilangkannya sekali pun darah yang mengalir di tubuhku darahnya.


Megan aka Meca


Hari yang mendung semendung hatiku saat mendengar bahwa persidangan mama dan papa telah selesai. Dan mama resmi jadi janda, dan aku pastikan kalo tuan Aldero akan menyesali hari ini.


aku melangkah menyururi koridor menuju tempat persidangan untuk menjemput sang mama.


Hari ini hari yang berat,tapi aku akan membuat orang orang yang tertawa di atas penderitaanku dan mama akan menangis darah sebentar lagi.


Aku tatap dengan tajam map sampul dengan logo rumah sakit yang aku jadikan tempat tes dna antara papa dan Clara dilakukan. Aku tak sabar melihat reaksinya setelah melihat hasil ini. Hari ini aku ingin melihat penghianat itu menangis bukan tertawa.


Karena tak boleh tertawa di atas penderitaaku dan mama. No no,


Aku kode anggotaku yang akan memberikan amplop ini pada papa,anggap aja ini hukuman karena telah mengacuhkan aku dan mama demi jal**g itu. Aku pun mengangguk supaya anggotaku beraksi.


Ya aku menyuruh anggotaku menabrak papa dan memasukkan amplop itu dalam dokumen yang di bawa papa.


Setelah aku lihat semuanya lancar meskipun aku dengar ada ketegangan antara papa dan anggotaku tapi its ok.


" Awal yang baru dan berita bagus dan mendebarkan dad " sambil menyeringai kejam.


Loe jual gw beli Amelia,dan gw pastiin setelah ini loe jadi gembel bicht.


Aku pun mengabaikan papa dan keluarganya lalu berjalan mendekati mama,


" Mam! You ok, apa kita langsung pulang atau mau ke rumah besar aja " tanyaku khawatir.


" I 'm ok honey! Mama hanya butuh penyesuaian aja samalah kayak kamu ya kan. Meskipun nyatanya kita dah terbiasa tampa papa kamu " ujar mama berusaha tegar.


" Yeahh! Kamu benar, kita akan membuat moment yang seru bersama. Bagaimana kalo kita liburan akhir pekan ini hmm " ujar mama menyambung ucapanya.


" Woww! Pasti seru,like it. Gimana kalo kita pergi ke puncak,kebetulan aku libur 3 hari " ujarku semangat.

__ADS_1


" Good! Lets go honey, kita akan melakukan me time yang menyenangkan. Moom akan menyuruh orang villa buat membersihkan villa kita " ujar mama sambil mengambil poncelnya.


Setidaknya mama dan aku tak merasakan imbarnya dari perceraian ini dan aku lihat my moom enjoy saja menghadapi status barunya.


..............................................................................


Aiden Aldero pov


Namaku Aiden Aldero. Aku memiliki sebuah perusahaan yang bernama Aldero Corp yang diwariskan oleh ayahku Bastian Aldero dan ibuku Bellinda Abraham.


Sebelum aku mewarisi Aldero corp ayahku memberikan syarat yang berat. Aku harus menikahi seorang gadis yang merupakan putri dari salah satu pemegang saham di Aldero corp.


Namanya Alisya Putri Wijaya. Padahal saat ini aku sudah memiliki kekasih bernama Amelia dan berjanji akan menikahinya. Terpaksa aku menikahi Alisya tapi besoknya aku menikahi Amelia tampa sepengetahuan Alisya dan orang tuaku.


Selama pernikahan aku bersikap dingin pada Alisya dan bersikap hangat pada Amelia. Aku tak sengaja menyentuh Alisya dan akhirnya dia hamil dan memberiku seorang putri yang bernama Meca.


Sedangkan dengan Amelia aku di berikan seorang anak perempuan juga bernama Clara dan aku membesarkan Clara dengan penuh cinta. Berbeda dengan Meca yang sering aku abaikan.


Sampai akhirnya seiring bertambahnya usia kedua putriku. Mereka tumbuh dengan sifat yang berbeda. Clara jadi anak yang manja sedangkan Meca menjadi anak yang mandiri dan tangguh.


Saat itu Clara bercerita kalo Meca juga ikut serta pada kejadian itu. Karena ucapan Clara aku akhirnya berseteru dengan putriku sendiri dan imbasnya dia menarik saham miliknya dari Aldero corp. Membuat Aldero corp langsung terancam bangkrut.


Aku benar benar tak menyangka kalo Meca akan semarah itu. Tapi tak bisa disalahkan juga karena tuduhan yang dilayangkan padanya ternyata salah. Dia tak terlibat dalam kasus anak Bramasta itu.


Setelah Meca pergi bersama dengan ibu dan pengacaranya setelah sebelumnya menarik sahamnya. Aku tak lagi bertemu dengannya.


sedangkan pendapatan perusahaan terus terus merosot. Aku benar benar berada di titik terendah saat ini.


Tak ada cara lain, aku harus memaksa Alisya untuk menanda tangani surat yang berisi pernyataan pemindahan aset milik Alisya padaku.


Aku pun pergi ke rumah istri pertamaku bersama Amelia. Kami pun memaksa Alisya,bahkan aku menggunakan kekerasan padanya. Tapi sialnya, Meca datang saat aku sedang mengancam Alisya.


Plaakk

__ADS_1


Bukk


Dia langsung kalap dan menjambak serta memukul Amelia membuat Amelia merintih kesakitan.


Meca pun langsung mengusirku dam Amelia,


" Sial! Gagal sudah, aku menguasai harta Alisya. Benar benar sial " umpatku kesal.


" Gimana sekarang mas! Aku tak mau hidup miskin. Kamu harus bisa mengambil alih harta istri tuamu " ketus Amelia.


" bisakah kau diam saja. Aku sedang berpikir apa yang harus aku lakukan demi mempertahankan perusahaanku. Jadi kalo tak bisa membantu lebih baik diam " ujarku dengan emosi menggebu.


Meskipun aku sangat mencintai Amelia tapi kadang dia tak berguna kalo aku sedang ada masalah seperti ini.sebelumnya aku pasti bertukar pikiran dengan Alisya. Tapi sekarang sepertinya tak akan bisa lagi sejak aku ketahuan telah memberikan adik madu untuknya.


Benar benar berantakan hidupku sekarang. Aku menyesal telah mendengarkan ucapan Clara yang kekanakan dan tak dewasa.


Sudah beberapa hari ini aku tak ke kantor karena masalah perusahaan yang sedabg tak stabil. Apalagi ada yang mulai berdemo. Membuatku malas untuk pergi ke kantor.


setelah gagal kemarin, aku lembali mendatangi Alisya dan memaksanya untuk tanda tangan. Saat sedang memaksa Alisya,lagi lagi ada Meca yang mencegahku


dan bahkan aku telah membangkitkan jiwa Meca yang lainnya. Megan,


Ya, Meca memiliki alter ego. Yaitu Megan, dia sangat kuat. Dan tak akan ragu untuk membunuh kalo memang sudah terdesak,aku benar benar ngeri saat melihat tatapan tajam yang di tujukan Megan padaku.


Sepertinya aku tak akan lagi mengganggu Alisya. Aku harus mencari cara untuk menyelamatkan perusahaanku tampa mengusik Alisya.


Pernah aku mendatangi kediamam besar Wijaya. Untuk mengadu dan memanipulasi keluarga itu tapi sialnya aku malah harus babak belur karena Meca keburu datang dan membeberkan masalah rumah tanggaku dan kebenaran kalo aku telah berpoligami sejak aku menikahi Alisya.


Lagi lagi tak ada hasil apa apa. Yang ada aku bonyok karena adik iparku Teo.


Kenama lagi aku mencari bantuan,


2 bulan setelah kejadian di rumah besar aku mendapat surat dari pengadilan agama dan sialnya aku di gugat oleh Alisya. Benar benar sial, sejak ketahuan menikah lagi hidupku selalu ada masalah dan kali ini lebih parah dari sebelumnya

__ADS_1


" Aku harus menbuat rencana yang matang agar dapat harta gono gini dari Alisya " ujarku dalam hati.


__ADS_2