Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).

Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).
ch. 14.. TUBUH POLIGON DIGITAL.


__ADS_3

BALADA PERJAKA TUA episode 14 dengan judul TUBUH POLIGON DIGITAL. oleh Author COKRO.


selamat menikmati.


*******************************************"*


Klein, yang juga sedang memandangi cerminnya terjatuh kebelakang.


Kami berdua melihat satu sama lain dan berteriak disaat yang sama.


“Kau Klein!?”


“Kau Damar!?"


Suara kami juga berubah, mungkin pengubah suaranya berhenti bekerja.


Tapi kami tidak punya waktu untuk memikirkan hal seperti itu.


Cerminnya terjatuh dari tangan kami dan mengenai lantai, dan hancur dengan suara pecahan yang agak keras.


Ketika aku melihat sekeliling lagi, kerumunannya sudah tidak lagi dipenuhi oleh orang yang terlihat seperti karakter dari game-game fantasi.


Sekumpulan anak muda normal sudah menggantikan tempat mereka.


Ini seperti melihat sekumpulan orang di dunia nyata di sebuah perkumpulan game yang


menggunakan kostum seperti armor.


Bahkan perbedaan jumlah laki-laki dan perempuannya berubah drastis.


Bagaimana ini mungkin terjadi?


Klein dan aku, dan mungkin semua player di


sekitar kami telah berubah dari avatar yang mereka buat dari awal, menjadi diri asli kami.


Tentu saja, teksturnya sendiri masih terlihat seperti model poligon dan masih sedikit terasa aneh, tapi yang paling menakutkan adalah keakuratannya.


Seakan-akan gearnya punya sebuah full body scanner yang terpasang.

__ADS_1


—Scan.


“…ah, benar!”


Aku melihat kearah Klein dan memaksakan suaraku untuk keluar.


“Ada pengirim sinyal di helem Head Game Gear yang menutupi seluruh kepala kita.


Jadi itu tidak hanya bisa melihat cara berpikir otak kita, tapi wajah kita juga…”


“Ta-Tapi, bagaimana bisa mesin itu tahu bagaimana bentuk tubuh kita terlihat…


Seperti seberapa tinggi kita?”


Klein berkata sambil diam-diam melihat ke sekitar kami.


Rata-rata tinggi dari player, yang sedang melihat diri mereka sendiri dan orang lain dengan berbagai ekspresi, sangat terlihat berkurang setelah «perubahan» tadi.


Aku—dan mungkin Klein juga-telah mensetting tinggi kami agar sesuai dengan tinggi asliku di dunia nyata untuk menghindari tinggi yang berlebihan yang bisa menghambat gerakanku, tapi hampir semua player sepertinya membuat diri mereka lebih tinggi sekitar sepuluh hingga dua puluh cm.


Bukan hanya itu, bentuk dan lebar tubuh para player juga menjadi lebih besar sekarang.


Tidak mungkin helem Head Game Gear bisa mengetahui semua ini.


“Ah…tunggu. Aku baru membeli Nerve Gear kemarin jadi aku masih ingat, ada bagian dari set-up…apa yah disebutnya, pengukuran?


Yah apapun itu, saat itu kau disuruh menyentuhkan nya ke bagian tubuhmu di sana-sini, mungkin itu…?”


“Ah, benar……pasti itu…”


Pengukuran adalah saat dimana helem Head Game Gear mengukur «seberapa jauh tanganmu bisa menggapai tubuhmu».


Ini dilakukan untuk menciptakan perasaan yang lebih nyata didalam game.


Jadi bisa dibilang kalau helem Head Game Gear punya data mengenai bentuk asli tubuh kita yang tersimpan di dalamnya.


Itu mungkin untuk membuat semua avatar para player menjadi replika yang sama persis dengan diri mereka.


Tujuan dari semua ini juga menjadi jelas

__ADS_1


sekarang.


“…kenyataan,” aku bergumam.


“Dia bilang ini adalah kenyataan .


Avatar yang terbuat dari poligon ini…dan HP kita adalah tubuh dan kehidupan asli kita.


Untuk membuat kita percaya kalau dia menciptakan tiruan sempurna dari kita…”


“Tapi…tapi kau tahu Damar.”


Klein menggaruk kepalanya dengan kasar dan matanya memantulkan sinar saat dia berteriak.


“Kenapa?


Kenapa dia melakukan hal seperti ini…?”


Aku tidak menjawabnya dan menunjuk keatas.


“Tunggu saja.


Mungkin dia akan menjawab pertanyaan itu sebentar lagi.”


bersambung.


____________________,,,,,,,_________,,,,,,,,___________


Sudah memasuki chapter ke 14,, ok sahabat terima kasih atas dukungannya,,, kalao komen, rate, vote ,like monggo ,, tidak juga gak papa ... yang penting baca aja....


**Jangan lupa baca juga, karya ku lainya ,, yang suka roman roman ala pesantren...


"PECUNDANG SEJATI**" ..



Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,,


jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...

__ADS_1


terima kasih.


BALADA PERJAKA TUA oleh Author COKRO


__ADS_2