Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).

Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).
ch 07.. KENYATAAN (3)


__ADS_3

BALADA PERJAKA TUA episode 07 dengan judul KENYATAAN . oleh Author COKRO.


selamat menikmati


**********************************************


Setelah mendengarkan apa yang Klein katakan sambil melambaikan tangannya—


Wajahku menjadi kaku.


Entah kenapa aku merasa takut dan merinding di punggungku.


“Coba kupikir…


Untuk Log Out…”


Aku berbicara sambil berpikir.


Untuk keluar dari Virtual Reality ini dan kembali ke kamarku, aku harus membuka Main Menu, menekan tombol 'Log Out' dan menekan 'Yes' di jendela yang muncul di sebelah kanan.


Itu sangat simpel.


Tapi-pada saat yang sama, selain prosedur itu, aku tidak tahu cara lain untuk keluar dari game.


Aku melihat ke wajah Klein, yang berada sedikit lebih tinggi dari wajahku dan menggelengkan kepalaku.


Itu sangat simpel.


Tapi-pada saat yang sama, selain prosedur itu, aku tidak tahu cara lain untuk keluar dari game.


Aku melihat ke wajah Klein, yang berada sedikit lebih tinggi dari wajahku dan menggelengkan kepalaku.


Tidak…


Tidak ada.


Jika kau mau Log Out dari game, kau harus menggunakan tombol di menu, selain itu tidak ada cara lain.”


“Itu mustahil…


Pasti ada suatu cara!”


Klein tiba-tiba mulai berteriak seperti kalau dia tidak mempercayai kata kataku.

__ADS_1


“Kembali! Log Out! Kabur!”


Tapi tentu saja, tidak ada yang terjadi.


Di Prahara Dunia Pedang tidak ada perintah suara seperti itu.


Setelah dia berteriak ini dan itu dan bahkan melompat, Aku berbicara padanya.


“Klein, itu sia-sia.


Bahkan di manual tidak tertulis apa pun tentang pemutusan akses darurat.”


“Tapi…


Ini gila!


Bahkan jika ini adalah bug, aku bahkan tidak bisa kembali ke kamarku semauku!”


Klein berteriak dengan ekspresi bingung diwajahnya.


Aku sangat setuju dengannya.


Ini mustahil.


Benar-benar tidak masuk akal.


“Hei… Apa-apaan ini? Ini benar-benar aneh.


Sekarang, kita tidak bisa keluar dari game ini!"


Klein tertawa menyedihkan dan mulai berbicara lagi.


“Tunggu, kita cukup mematikannya saja.


Atau lepas saja «Head Gear»-nya.”


Ketika aku melihat Klein menggerakkan tangannya, yang bergerak seperti sedang melepas sebuah helm yang tidak terlihat, aku merasa kalau kegelisahanku kembali.


“Itu mustahil, dua-duanya.


Sekarang ini kita tidak bisa menggerakkan tubuh asli kita.


«Head Game Gear»-nya menerima semua sinyal yang dikirim dari otak kita dan mengirimkannya kemari…”

__ADS_1


Aku memegang bagian belakang kepalaku.


“… dan menyampaikannya ke tubuh kita di sini.”


Klein perlahan-lahan menutup mulutnya dan menurunkan tangannya.


Kami berdua berdiri tanpa berbicara selama beberapa saat, saling berpikir.


Untuk mendapat keadaan Full Dive, Head Game Gear memblokir semua sinyal yang dikirim oleh otak kita dan mengirimkannya kemari supaya kita bisa mengontrol tubuh kita di dunia ini.


Jadi, berapa liarpun aku menggerakkan tubuhku di sini, tubuhku di dunia nyata, yang sedang terbaring di kasur sekarang tidak akan bergerak sedikit pun; memastikan kalau aku tidak akan membenturkan kepalaku ke sisi meja atau apa pun.


Tapi karena fungsi ini, kita tidak bisa bebas keluar dari kondisi Full Dive. “…jadi, selain bug-nya diperbaiki atau seseorang dari dunia nyata melepaskan Head Game Gear-nya, kita hanya bisa menunggu?”


Klein bergumam, terlihat sedikit pusing.


Aku diam-diam setuju dengannya.


“Tapi aku tinggal sendiri.


Kau?” Aku sedikit ragu-ragu tapi aku mengatakan yang sebenarnya padanya.


“…Aku tinggal dengan ibuku dan adik perempuanku, bertiga.


Kupikir aku pasti akan dipaksa keluar dari kondisi Dive jika aku tidak keluar saat makan malam…”


“Apa? Be-Berapa umur adik perempuanmu?”


Klein tiba-tiba melihat ke arahku, matanya bercahaya.


Aku mendorong kepalanya menjauh.


“Kau agak tenang sekarang, ya 'kan?


Dia anggota klub olahraga dan membenci game, jadi dia tidak mungkin bisa akrab dengan orang seperti kita…


*bersambung.


**********"*""""""**************


Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,,


jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...

__ADS_1


terima kasih.


BALADA PERJAKA TUA oleh Author COKRO**


__ADS_2