
BALADA PERJAKA TUA episode 26 dengan judul ANGELA SANG CHEF FIGHTER. oleh Author COKRO.
selamat menikmati.
*********************************************
Apa-apaan sih?
Susah payah aku mencarimu kesini untuk melihat apakah kau masih hidup untuk melawan boss yang akan segera ditemukan.”
“Kau sudah mendaftarkanku sebagai teman jadi kau bisa tahu hanya dengan melihatnya.
Lagipula alasan kau bisa menemukanku kan karena kau menggunakan friend trace di peta mu.”
Angela memalingkan kepalanya kesamping setelah mendengar jawabanku.
Selain sebagai wakil ketua, dia juga berada di garis depan untuk menyelesaikan game.
Pekerjaan itu termasuk mencari solo player yang menyendiri sepertiku dan membentuk sebuah party untuk melawan boss.
Tapi meski begitu, dia benar-benar mendatangiku, seberapa tekunnya seseorang seharusnya masih ada batasnya.
Melihat ekspresiku yang setengah lelah dan setengah heran, Angela menaruh tangannya di pinggangnya sebelum berbicara dengan gaya seperti menaikkan dagunya.
“Yah, kau masih hidup dan itulah yang penting.
Se-Selain itu, apa yang kau maksud?
Kau bilang sesuatu tentang juru masak atau sejenisnya.”
“Oh, benar, benar. Berapa tinggi teknik memasakmu sekarang?”
Yang kutahu, Angela memang rajin menaikan skill memasaknya ketika dia punya waktu senggang diantara latihan skill pedangnya.
Dia menjawab pertanyaan ku dengan sebuah senyum bangga.
“Dengar dan terkejutlah!
Aku sudah skill itu minggu lalu.”
“Apa!?”
Dia itu…bodoh.
__ADS_1
Aku berpikir seperti itu. Tentu saja aku tidak mengatakannya keras-keras.
Melatih skill itu sangat-sangat membosankan dan menghabiskan waktu, dan hanya bisa setelah menaikkan level mereka sebanyak 1000 kali.
Sebagai catatan, level tidak ada hubungannya dengan skill dan naik setelah mendapat cukup experience point.
Hal-hal yang naik bersama dengan level adalah HP, strength, status seperti dexterity, dan jumlah dari yang menentukan berapa banyak skill yang bisa kau kuasai.
Sekarang ini aku punya 12 slot, tapi yang sudah kusempurnakan hanyalah skill one-handed straight sword, Scan for Enemy, dan Weapon Guard.
Itu berarti perempuan ini telah menghabiskan banyak waktu dan usaha untuk skill yang tidak akan membantu didalam pertarungan.
“…yah, ada sesuatu yang aku ingin minta tolong untuk kau lakukan dengan skill itu.”
Aku membuat windowku menjadi terlihat untuk semua orang supaya dia bisa melihatnya.
Angela melihatnya dengan curiga, dan kemudian matanya terbuka lebar saat dia melihat nama item itu.
“Uwa!! Itu…itu kan bahan makanan rangking S!?”
“Jika kau memasakkannya, Aku akan memberimu satu gigitan.”
Bahkan sebelum aku berhenti berbicara, tangan kanan dari Angela si menggenggam kerah leherku.
“Berikan. Aku. Setengah!!”
Detak jantungku berhenti seketika karena kaget dan aku mengangguk tanpa berpikir.
Ketika aku sadar itu sudah terlambat, dan dia melambaikan tangannya kegirangan.
Yah, anggap saja aku beruntung karena aku bisa melihat wajah cantik itu dari dekat.
Begitulah aku meyakinkan diriku sendiri.
Aku menutup window nya dan berbicara sambil melihat kearah wajah Agil.
“Maaf. Tradenya batal.”
“Tidak. Itu tidak apa-apa… hey, kita teman kan? Eh?
Bisakah kau membiarkanku mencobanya juga…?”
“Aku akan memberikanmu esai delapan ratus kata tentangnya.”
__ADS_1
“Ja-jangan begitu!”
Ketika aku dengan dinginnya memalingkan wajahku darinya, dia memanggilku dengan suara yang terdengar seperti kalau dunia akan berakhir.
Ketika aku akan berjalan pergi, Angela menarik lengan baju jaketku.
“Masaknya gampang saja, tapi dimana kita akan melakukannya?”
“Ah…”
Jika kau ingin memasak, maka kau memerlukan beberapa alat memasak seperti kompor dan oven, begitu juga dengan bahan makanannya.
Bukannya di rumahku tidak ada alat-alat seperti itu, tapi aku tidak bisa mengundang wakil ketua BPT ke tempat yang berantakan seperti itu.
Angela melihat kearahku dengan wajah tidak percaya.
“Yah, rumahmu pasti tidak mempunyai alat yang dibutuhkan.
Tapi aku bisa memasakannya dirumahku sekali ini saja.”
Dia berkata sesuatu yang mengejutkanku dengan suara yang tenang.
Angela mengabaikanku yang berdiri kaku disana seperti aku sedang lag ketika otakku memproses apa yang dikatakannya, dan berbalik menghadap ke pengawalnya lalu berbicara.
“Aku akan teleport ke , jadi kalian boleh pergi.
Terima kasih atas kerja keras kalian.
bersambung.
*********************************************
ikuti juga karyaku lainnya..
PECUNDANG SEJATI, Bagi yg suka roman pesantren, bawa kamus bahasa jawa ya😁 soalnya kebanyakan berbahasa jawa.
Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,,
jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
terima kasih.
__ADS_1
BALADA PERJAKA TUA oleh Author COKRO