Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).

Balada Perjaka Tua (Old Virgin Ballad Guild).
ch. 53. Peti Jebakan.


__ADS_3

Angela tersenyum ringan.


"Pemimpin guildnya adalah orang yang baik. Dia adalah seorang pengguna two-handed staff bernama Keita. Dia selalu mengutamakan anggota guild dahulu di dalam situasi apapun, sehingga semua sangat mempercayainya. Dia memberitahukanku bahwa dia sedang mencari seseorang untuk menjadi forward, karena kebanyakan anggota guildnya menggunakan senjata dua tangan dengan jarak jangkau yang lebih jauh ...”


Sejujurnya, level mereka semuanya jauh berada di bawah levelku. Tidak, aku seharusnya mengatakan bahwa akulah yang menaikkan level terlalu banyak.


Bila aku telah memberitahukan dia levelku, Keita pasti akan berpikir sebaliknya untuk mengundangku. Tetapi aku telah lelah pergi ke labirin sendirian hari demi hari, dan suasana seperti keluarga dari para «Black Cats» telah membuatku iri.


Hal ini terasa seperti mereka adalah teman dalam dunia nyata, karena percakapan mereka antar satu dengan yang lain tidak memiliki kecanggungan ataupun jarak yang biasanya tampak dalam percakapan online antara para pemain; hal itu jugalah yang telah membuatku terpikat dalam.


Secara terus terang, aku tidak mempunyai hak apapun mengenai keinginan untuk mendapatkan kepedulian dari orang lain. Aku telah kehilangan hak itu ketika aku memutuskan untuk menjadi solo player dan secara egois menaikkan level hanya untuk kepentinganku sendiri.


Tetapi aku telah meredam suara hatiku dan bergabung dengan guildnya, menyembunyikan baik levelku dan masa laluku sebagai beta-tester.


Keita bertanya kepadaku bila aku dapat melatih salah satu dari pengguna tombak mereka menjadi pengguna pedang - dan - perisai. Karena kemudian akan ada tiga forward, termasuk diriku sendiri, dan guild ini akan menjadi sebuah kelompok yang timbang.

__ADS_1


Pengguna tombak yang telah dipercayakan kepadaku adalah seorang gadis pendiam dengan rambut hitam sepanjang bahu bernama Sachi. Saat kami pertama kali dikenalkan, dia berkata, dengan tersenyum malu, bahwa walaupun dia telah lama menjadi gamer, dia belum dapat berteman dengan banyak orang karena kepribadiannya.


Setiap kali tidak ada kegiatan guild, aku bepergian dengannya dan mengajarinya bagaimana menggunakan single handed-sword.


Sachi dan aku memiliki kemiripan dalam banyak hal. Kami berdua sama sama canggung dalam bersosialisasi, memilih untuk memagari diri sendiri, akan tetapi takut akan kesendirian.


Lalu suatu hari, dia tiba-tiba memberitahukanku bahwa dia takut akan kematian, bahwa dia merasa sangat takut akan permainan kematian ini sehingga dia tidak mau pergi keluar dan berlatih.


Sebagai jawaban atas pembukaan rahasianya, aku hanya dapat mengatakan “Aku tidak akan membiarkanmu mati.” Aku tidak dapat mengatakan apapun kepadanya karena aku masih mencoba untuk menyembunyikan levelku.


Pada hari yang lain, beberapa waktu kemudian, kami berlima, semua anggota guild kecuali Keita, pergi kedalam sebuah labirin. Keita tidak ikut karena dia sedang pergi untuk menawar sebuah rumah untuk digunakan sebagai markas utama kami dengan uang yang telah berhasil kami tabung.


Walaupun labirin yang kami datangi sudah diselesaikan, masih terdapat beberapa area yang belum dijelajahi di dalamnya. Salah satu dari kami menemukan sebuah peti harta ketika kami bersiap-siap untuk pergi.


Aku menyarankan yang lain untuk tidak menghiraukan peti itu, karena kami berada di dekat garis depan sehingga monster yang ada memiliki level yang tinggi. Selain itu, aku tidak mempercayai trap dismantling skill dari anggota guild.

__ADS_1


Tetapi karena hanya Sachi dan aku yang menolak untuk membuka peti harta itu, kami kalah dalam voting 3 banding 2.


Jebakan yang ada adalah tipe alarm, salah satu dari tipe-tipe terburuk dari jebakan yang ada. Segera sesudah kami membuka peti itu, sebuah alarm yang memekakkan telinga berbunyi, dan monster mulai mengalir masuk dari semua pintu masuk kedalam ruangan itu. Kami segera berusaha untuk kabur dengan ber-teleport.


bersambung.



Oke gaes,,, author yg baik, cakep, pinter.. Numpang promosi novel aku ya....


Judul \= Pertarungan Si Kembar🌺The king's Wasted Princess.🌺


Genre \= action, petualangan, fantasy.


Terima kasih

__ADS_1


Yg like aku doain murah rejeki dan masuk surga.


__ADS_2