
BALADA PERJAKA TUA episode 37 dengan judul Weapon Break. oleh Author COKRO.
selamat menikmati.
*****************"***************************
Wajah Kuradeel menunjukkan kenikmatan dari kemenangan yang terlihat di depan mata.
Tapi Pedangku, dengan bagian kepalanya duluan, bergerak agak lebih cepat, membuat sebuah garis hijau dan mengenai pedangnya sebelum serangan dia berakhir.
Systemnya mengkalkulasikan damage yang dihasilkan oleh pedangku, dan menciptakan percikan yang besar.
Hasil lain dari dua senjata beradu adalah .
Itu hanya mungkin terjadi ketika sebuah senjata menerima pukulan berat dibagian lemah strukturnya.
Tapi aku yakin kalau senjatanya akan hancur. Senjata dengan dekorasi yang terlalu banyak punya ketahanan yang rendah.
Seperti yang kuduga dengan sebuah suara yang menyakitkan telinga pedang two-handed Kuradeel patah.
Muncul efek seperti ledakan.
Kami melewati satu sama lain ditengah udara dan mendarat ditempat orang yang satunya melompat.
Setengah bagian yang patah dari pedangnya berputar diudara, memantulkan sinar matahari, sebelum tertancap di lantai batu diantara kami.
Setelah itu, patahan yang ada di lantai dan di tangan Kuradeel pecah menjadi polygon fragment.
Kesunyian menguasai plaza selama beberapa saat.
Semua penonton membeku dengan mulut mereka yang terbuka lebar.
Tapi ketika aku mendarat, berdiri, dan mengayun- kan pedangku dari kiri ke kanan karena kebiasaan, mereka mulai bersorak.
“Hebat!”
__ADS_1
“Apa dia mungkin mengincar hal itu!?”
Ketika aku mendengar semua orang mulai mengkritik pertarungan singkat itu, aku menghela napas.
Bahkan jika itu hanya satu skill, menunjukkan bahkan hanya satu kartu dari tanganku bukanlah sesuatu yang bisa kugembirakan.
Dengan pedang di tanganku aku mulai berjalan kearah Kuradeel terduduk dengan punggungnya yang mebelakangiku.
Punggungnya, yang ditutupi oleh jubah putih, bergetar dengan keras.
Setelah menyarungkan pedangku dengan
suara kencang yang disengaja, aku berkata dengan suara pelan.
“Jika kau ingin menantangku lagi dengan senjata baru aku akan melawanmu lagi, tapi ini sudah cukup kan?”
Kuradeel bahkan tidak mencoba untuk melihat kearahku.
Dia menggoncangkan tangannya di lantai seperti orang gila.
Seharusnya dia bisa mengatakan atau kan.
Segera setelahnya, sebaris dari garis berwarna ungu muncul tepat dimana itu, pertama muncul ketika itu menunjukkan saat pertarungan dimulai, kali ini menunjukkan kalau pertarungan telah berakhir dan pemenangnya.
Sorakan lainnya terdengar, kemudian Kuradeel berdiri terhuyung dan berteriak pada para penonton.
“Apa yang kalian lihat! Pergi kalian!”
Lalu dia berbalik perlahan kearahku.
“Kau… Aku akan membunuhmu… Aku pasti akan membunuhmu…”
Aku tidak bisa menyangkal kalau aku agak takut dengan mata itu.
Emosi di Prahara Dunia Pedang Online terasa sedikit berlebihan, tapi dengan kebencian yang terlihat di mata sipit Kuradeel, matanya terlihat lebih menyeramkan dari monster.
__ADS_1
Seseorang berdiri di sampingku ketika aku terkejut.
“Kuradeel, Aku memerintahkanmu sebagai wakil ketua dari Balada Perjaka Tua. Aku membebas tugaskanmu dari jabatan sebagai pengawal. Kembalilah ke markas dan tunggu disana hingga ada perintah lebih lanjut.”
Kata-kata dan ekspresi Angela keduanya dingin.
Tapi aku merasa ada rasa stress dibalik suaranya dan tanpa sadar memegang pundaknya.
Angela sedikit menyandarkan tubuhnya yang tegang.
"…ap…apa-apaan…ini…”
Suara itu sedikit terdengar di telinga kami.
Sisanya, mungkin sekumpulan kata kutukan yang tidak keluar dari mulutnya.
Kuradeel melotot kearah kami.
Tidak salah lagi dia berpikir untuk menyerang kami dengan senjata cadangannya, meskipun dia tahu kalau crime prevention code akan menghentikannya.
bersambung.
***********"***************
ikuti juga karyaku lainnya..
**GUS KU SUAMI KU, Bagi yg suka roman pesantren, bawa kamus bahasa jawa ya😁 soalnya kebanyakan berbahasa jawa.
BALADA PERJAKA TUA, Bagi yg suka roman ala gamer online.
Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,, vote vote vote
jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
__ADS_1
terima kasih**.