
BALADA PERJAKA TUA episode 18 dengan judul EMPAT KELOMPOK. oleh Author COKRO
selamat menikmati.
******
Aku mengerti kenapa ada rasa lelah.
Informasi virtual dan informasi nyata tidak ada bedanya didalam otak kami.
Jika player menjadi mengantuk, mereka bisa pergi ke sebuah penginapan dan menyewa kamar untuk tidur tergantung dengan jumlah uang yang mereka punya.
Jika seseorang memiliki cukup banyak Col, mereka bisa membeli sebuah rumah, tetapi jumlah uang yang dibutuhkan tidaklah kecil.
Rasa lapar adalah kebutuhan yang para player pikir sedikit aneh.
Meski mereka tidak ingin membayangkan apa yang akan terjadi dengan tubuh mereka yang ada di dunia nyata, tubuh mereka mungkin mendapat nutrisi entah bagaimana caranya.
Itu berarti rasa lapar yang kami rasakan tidak ada hubungannya dengan tubuh kami di dunia nyata.
Tapi jika kami membeli roti atau daging virtual di dalam game dan memakannya, rasa laparnya menghilang dan akan terasa kenyang.
Tidak ada yang tahu bagaimana mekanismenya bekerja, kecuali dengan bertanya ke seorang profesional di bidang neurology.
Jadi sebaliknya juga benar, rasa laparnya tidak akan menghilang kecuali kami memakan sesuatu.
Kemungkinan besar kami tidak akan mati jika kelaparan, tapi kenyataan kalau itu adalah kebutuhan yang sulit diabaikan tidak berubah.
Jadi para player mengunjungi restoran yang dibuka oleh NPC dan makan di sana secara virtual.
__ADS_1
Selain itu, di dalam game kita tidak perlu buang air.
Entah bagaimana dengan tubuh di dunia nyata,.
Aku tidak ingin memikirkannya.
Yah kembali ke pokok permasalahan—
Para player yang telah menghabiskan semua uang mereka di awal, tidak bisa tidur atau makan, biasanya bergabung dengan organisasi besar yang kubicarakan barusan, «The Army».
Ini karena mereka setidaknya akan mendapat sesuatu untuk dimakan jika mereka menuruti perintah dari atas.
Tapi selalu ada orang yang tidak bisa bekerja sama dengan orang lain betapa kerasnya mereka mencoba.
Orang-orang yang tidak ingin bergabung, atau diusir karena membuat masalah, membuat perkampungan di «Kota Awal» sebagai markas mereka dan mulai mencuri.
Di dalam kota, atau di tempat-tempat yang biasanya disebut sebagai «Safe Area» dilindungi oleh system dan para pemain tidak bisa menyakiti satu sama lain.
Orang-orang itu membuat tim dan menyergap player lainnya—itu lebih menguntungkan daripadabmemburu monster dinfield dan labyrinth area.
Meski begitu, mereka tidak pernah «membunuh» seorangpun—setidaknya selama tahun pertama, Grup ini perlahan-lahan menjadi besar hingga mencapai jumlah seribu orang.
Terakhir, grup keempat, atau bisa dibilang, yang tersisa.
Ada sekitar lima puluh organisasi yang dibuat oleh orang-orang yang ingin menyelesaikan game nya tapi tidak ingin bergabung dengan organisasi besar.
Jumlah mereka sekitar lima ratus orang.
Kami menyebut grup-grup itu sebagai «Guilds» dan mereka memiliki daya gerak yang tidak dimiliki oleh «The Army»; dan menggunakan itu, mereka perlahan-lahan menjadi kuat.
__ADS_1
Lalu ada beberapa yang memilih merchant dan craftsman class.
Mereka hanya berjumlah sekitar dua hingga tiga ratus orang, tetapi mereka membuat guild sendiri dan mulai melatih skill yang mereka perlukan untuk mendapatkan Col.
Sisanya, sekitar seratus pemain disebut sebagai «Solo Player»—ini adalah grup tempatku berada.
Mereka adalah grup yang egois yang berpikir kalau bekerja sendiri lebih menguntungkan untuk memperkuat diri mereka dan bertahan hidup.
Jika seseorang bisa menggunakan informasi yang mereka dapat dengan baik, mereka bisa dengan cepat menaikkan level mereka.
Setelah mereka memiliki kekuatan untuk sendirian melawan monster dan bandit, sebenarnya tidak ada artinya bertarung dengan player lainnya.
Sebagai tambahan, didalam Dunia Pedang tidak ada «Magic», dengan kata lain tidak ada «serangan jarak jauh yang memiliki keakuratan 100%», jadi kami bisa melawan monster dalam jumlah besar sendirian.
bersambung
********************
ikuti juga karyaku lainnya..
PECUNDANG SEJATI, Bagi yg suka roman pesantren, bawa kamus bahasa jawa ya😁 soalnya kebanyakan berbahasa jawa.
Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,,
jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
terima kasih.
__ADS_1
BALADA PERJAKA TUA oleh Author COKRO