
Aku bukan Peramal atau Dukun yang bisa tahu apa yang ada di hati dan pikiranmu tanpa harus kamu bilang---Leonard Putra Alexander
💞💞💞💞💞💞💞💞
********
Leo terus mengikuti langkah Clarissa yang berhenti di taman sekolah. Clarissa duduk di salah satu bangku taman dan disusul oleh Leo yang duduk di sampingnya. Keheningan menyelimuti mereka hingga salah satu dari mereka membuka suara.
"maaf" ucap Clarisaa tiba-tiba.
"kamu kenapa sebenarnya." ucap Leo lembut dan membalikkan badannya ke samping menatap Clarissa.
"gpp" ucap Clarissa masih fokus kedepan memperhatikan bunga-bunga di taman.
"clar, aku ini bukan paranormal yang bisa baca isi hati kamu. Jadi aku mohon kamu kenapa" ucap Leo lembut.
"aku mau jujur sama kamu, aku gak suka kamu bela-belain traktir teman sekelas kayak gitu karena kita pacaran" ucap Clarissa dengan menunduk.
"ya ampun kamu marah karen itu" ucap Leo yang tidak habis pikir sama pacarnya yang ini.
"aku bukan marah tapi aku gak suka karena kamu ngabisin uang kaya gitu, uang itu susah untuk di cari" ucap Clarissa lembut.
"dengar ya sayang, ini tu sebagai ucapan bahagia aja karena kita resmi pacaran. Aku juga mau semua orang tahu kalau kamu milik aku" ucap Leo lembut dan tersenyum.
Blush!! Lagi lagi Pipi Clarissa langsung memerah seperti kepiting rebus karena ucapan manis seseorang yang sudah menyandang status sebagai pacarnya ini.
"mumpung kita lagi berdua gini, ayoo kita ungkapan apa yang kita suka dan tidak suka" ucap Leo menatap clarissa di sebelahnya.
"okee. Tapi kamu deluan" ucap Clarissa menatap Leo.
Sekarang mereka sudah merubah posisi mereka saling berhadapan.
"kamu dong deluan. Kayak kata-kata orang, ladies first" ucap Leo.
"okee. Kalau makanan aku suka sama mie instan dan nasi goreng, kalau minuman aku sukanya yang berbau-bau coklat, kalau hobby aku nonton dan baca noveltoon. Kalau yang gak aku suka apa ya kayaknya gak ada deh. Sekarang giliran kamu" ucap Clarissa.
"aku kalau makanan suka semuanya soalnya gak ada yang spesial, cuma kamu yang spesial" ucap Leo menggoda.
"ihh kamu serius dong" ucap Clarissa sambil mencubit lengan Leo lembut.
"aww sakit" ucap Leo lebay.
"maaf maaf" ucap Clarissa sambil mengelus lengan Leo yang di cubitnya.
Leo tersenyum menatap Clarissa.
"kamu kenapa senyum-senyum gitu, ihh kamu bohongin aku ya. Rasain ni" ucap Clarissa sambil mencubit Leo lagi.
"hahahah, iyaiya maaf sayang" ucap Leo di sela tawanya.
"lanjutin lagi" ucap Clarissa tidak sabaran.
__ADS_1
"gak sabaran banget sih pacar aku" ucap Leo mengacak rambut Clarissa.
"ihh rambut aku jadi berantakan" ucap Clarissaa dan merapikan rambutnya.
"gpp, dimata aku kamu selalu cantik mau gimana pun" ucap Leo sambil tersenyum.
"sampai mana tadi" tanya Leo.
"baru makanan kesukaan" ucap Clarissa.
"ohh iya memang aku suka semua makanan kok minuman juga gitu, pokoknya apa pun makanan dan minuman yang bisa di konsumsi aku suka" ucap Leo
"gak ada yang spesial, satu gitu yang paling kamu suka" ucap Clarissa lagi.
"gak ada sayang, semuanya sama aja rasa aku" jawab Leo.
"lanjut" kata Clarissa
"hobby aku olahraga basket dan renang. Hal yang paling aku gak suka adalah orang lain mengusuk setiap apa yang menjadi kesukaan aku atau mengusik apa yang sudah menjadi punya aku" ucap Leo.
"ada yang ingin kamu tanyakan lagi. Masalah mantan pacar mungkin" ucap Leo.
"aku gak mau nanya soal mantan atau kehidupan yang kamu lalui dahulu. Bagi aku, sekarang ya sekarang, yang lalu tidak pantas di ingat-ingat lagi tapi di jadikan pelajaran hidup aja. Aku akan menerima kamu bagaimana pun cerita kehidupan kamu yang dulu bahkan orang lain yang memburukkan kamu aku tetap terima kamu" ucap Clarissa lembut.
Leo terpana bahkan menyunggingkan bibirnya membentuk senyum atas ucapan yang di lontarkan oleh Clarissa. Dia tidak menyangka bisa memiliki clarissa, gadis yang baik bahkan cantik luar dalam.
"terima kasih sudah mau menerima aku menjadi pacar kamu dan atas segala kekurangan aku" ucap Leo tulus.
Memang prinsi Clarisaa jika dia sudah memutuskan menjalin hubungan pacaran maka dia harus menerima segala yang ada dalam diri pasangannya, entah itu sifat buruk atau bahkan masa lalu yang jelek sekali pun.
"janji kita tidak akan putus apapun yang terjadi" ucap Leo kepada Clarisaa sambil menaikkan jari kelingkingnya sebagai pengikat janji.
Clarissa tampak berfikir sejenak dan meyakinkan dirinya kalau Leo adalah yang pertama dan terakhir dalam hidupnya.
"janji" ucap Clarissa dan menautkan kelingkingnya dan kelingking Leo
"kamu harus ingat di tanggal 8 ini kita sudah membuat janji, dan semoga janji itu seperti angka 8 ini, tidak akan putus" ucap Leo dan tersenyum.
"aminn, semoga janji kita abadi. Tidak akan pernah teringkar" ucap Clarissa tersenyum tulus.
Taman sekolah ini menjadi saksi atas janji yang telah mereka buat. Mereka pun saling pandang dan melemparkan senyuman bahagia.
'kring...kring... kring' bunyi bel nyaring.
"udah bel ni, ayo kita ke kelas sekarang" ajak Leo sambil menggenggap tangan Clarissa.
"yaudah ayok" ucap Clarissa
Dikelas
"wah parah tu si Singa, kok dia kabur ya" ucap Fani menggebu-gebu di dalam kelas.
__ADS_1
Saat mereka menikmati makanan, dan saat ingin meminta Leo membayarnya, mereka tidak melihat keberadaan Leo lagi.
"nah ini ni anaknya" ucap Fani melihat Leo dan Clarissa datang.
"ada apa" tanya Leo dengan polosnya.
"lo nanya ada apa, hei sadar lo ninggalin kita di kantin. Lo bilang mau traktir tapi apa ujung-ujungnya kita bayar sendiri" ucap Fani emosi.
"ohh masalah itu, maaf deh" ucap Leo nyengir.
"dasar laki-laki gak bisa di pegang omongannya" celetuk Agatha.
Leo pun di serbu oleh teman-temannya karena mereka pikir Leo kabur dari janjinya.
"maaf ya teman-teman, tadi ada masalah keluarga sama istri aku. Besok janji memang traktir kok. Santuy-santuy semuanya" ucap Leo menenangkan temannya.
"memang kalian dari mana" tanya Fano kepada Clarissa dan Leo.
"kepo aja sama orang yang lagi pacaran" ucap Leo cepat. Dia tidak suka Clarissa ngomong sama cowok lain selain dirinya dan Keluarganya Clarissa.
"ngebucin terusss" ucap Fani.
"sewot aja lo" ucap Leo meladeni Fani
"udah kalian jangan berantem" ucap Clarissa menengahkan.
Guru pun masuk ke dalam kelas dan mereka pun langsung bergegas duduk ke bangku masing-masing.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Yeee akhirnya Up date lagi. Terima kasih buat teman-teman semua yang masih setia baca cerita aku. Jika ada kekurangan dalam cerita aku, teman-teman bisa kasih pendapatnya lo. Atau kalian bisa chatt aku di grup dan aku bakal senang hati merespon dan menerima saran kalian 😊. Jangan lupa dukung aku dengan pencet tombol jempol nya ya (👍) itu adalah penyemangat bagi aku 😊 dan kalian bisa Share cerita aku mengajak teman-teman kalian membaca cerita aku lalu tag aku di instagram ya (@metharelina). Love You All 😘
Tertanda Sayang
M. R. S 💞
__ADS_1