BERANI MENCINTAI BERANI KEHILANGAN

BERANI MENCINTAI BERANI KEHILANGAN
24 Bertukar Cerita


__ADS_3

Aku harap di antara kamu dan aku tidak akan pernah ada kata berakhir.


💞💞💞💞💞💞💞💞


********


Leo dan Clarissa menjalani masa pacaran mereka di bilang tidak mudah, terutama bagi Clarissa. Clarissa harus bisa memahami kesibukan Leo untuk mencapai cita-citanya.


Sudah sebulan penuh ini Clarissa dan Leo hanya bertemu di sekolah saja, karena alasan les Leo yang semakin padat karena dia harus mengejar ketertinggalan untuk mempersiapkan tes akademik dan juga fisiknya nanti.


Hari ini adalah hari jumat dimana yang biasanya Leo akan les, tapi kali ini dia sedang di liburkan oleh guru lesnya kena ada suatu urusan yang penting.


"hari ini kita bareng ya, nanti kita jalan ya keliling-keliling mall dulu. Tapi izin sama mama dulu di telfon, karena kita bisa langsung pergi" ajak Leo kepada Clarissa saat mereka lagi mengemasi buku-buku untuk di masukkan ke dalam tas karena jam pelajaran untuk hari ini telah usai.


"bukannya kamu Les hari ini" tanya Clarissa langsung menghadap Leo, karena selalu mengingat jadwal les Leo yang setiap hari.


"hari ini lagi libur, guru les nya ada urusan penting" ucap Leo santai karena dia sudah siap memasukkan buku-bukunya.


"okee deh, udah lama juga kita gak jalan kan" jawab Clarissa menerima ajakan Leo dengan mata berbinar.


Clarissa pun menghubungi mamanya untuk meminta izin pulang terlambat karena akan pergi jalan-jalan bersama Leo hari ini. Mama Clarissa sudah otomatis akan menjawab iya karena mamanya sudah sangat dekat dengan Leo.


*di mall*


"makan siang dulu deh kita" ajak Leo setelah sampai di mall.


"kita makan apa" tanya Clarissa yang bingung mau makan apa kalau sudah sampai di mall seperti ini, karena dia melihat makanan yang sangat enak-enak.


"kamu mau apa" tanya Leo balik.


"pengen yang pedas-pedas" ucap Clarissa.


"yauda restoran zzz aja ya" ajak Leo dan mereka melangkahkan kaki ke sana.


"ramen nya dua ya mas, strawberry juice nya juga dua" ucap Leo kepada pelayan yang datang setelah mereka melihat buku menu.


"satu ramen nya level paling pedas ya mas" ucap Clarissa.


"enggak-enggak boleh" ucap Leo melarang.


"aku pengen banget" ucap Clarissa sedikit manja agar Leo mengizinkannya.


"paling bisa kalau ngerayu aku, yauda" pasrah Leo Kalau Clarissa sudah bersikap seperti ini.


"saya ulangi pesanannya ya mbak dan mas nya, satu ramen biasa, satu rame level 10, dua strawberry juice" ucap pelayan restoran itu dan di angguki oleh Leo.


"ditunggu ya mas" ucap Pelayan itu dan berlalu pergi.


"udah lama ya kita gak jalan gini" ucap Leo kepada Clarissa. karena selama ini Leo selalu sibuk dengan Les nya dan kebetulan karena hari ini les nya sedang libur dia tidak menyia-nyiakan waktunya untuk mengajak sang pacar jalan.


"iya" jawab Clarissa sambil tersenyum.


"lah singkat amat" ucap Leo.


"is itu aja, tu aku mau jawab apa coba. Kan memang jawabnya iya" ucap Clarissa jengah.


"agak panjang kek, iya sayang atau iya beb atau apalah" ucap Leo menggoda.


"dasar" ucap Clarissa tersenyum.


"gimana selama ini les kamu" tanya Clarissa ingin mengetahui perkembangan persiapan sang pacar untuk masuk AKPOL.


"ya gitu, masih mengejar ketertinggalan. Terutama di akademik, ampun deh aku kebut-kebutan" ucap Leo frustasi


"kamu harus semangat, jalaninnya jangan tertekan gitu. Tapi kamu bawa happy aja" ucap Clarissa menyemangati.

__ADS_1


"iya senang kok, kan ini kemauan aku. Cuma agak sedikit susah" ucap Leo menatap Clarissa.


"lama-lama pasti kamu bisa kok, gak sabar deh lihat kamu masuk pakai seragam" ucap Clarissa tersenyum.


"kamu suka gak aku masuk AKPOL" tanya Leo.


"loh kok nanya aku sih suka apa gak nya" ucap Clarissa bingung.


"ya kalau kamu suka, kan aku makin semangat gitu. Jadi kayak ada motivasi" jawab Leo tersenyum.


"kalau aku terserah kamu aja, kalau kamu mau jadi polisi ya kamu harus kejar itu, bukan karena aku kamu ngejarnya tapi karena memang kamu ingin" ucap Clarissa dan mendapat tatapan kagum dari Leo.


"duh pacar siapa sih ini" ucap Leo gemes dan mengacak rambut Clarissa.


"ihhh berantakan rambut aku" ucap Clarissa merapikan rambutnya.


"jangan cantik-cantik, nanti banyak yang suka" ucap Leo membantu Clarissa merapikan rambutnya.


"dasar gombal" ucap Clarissa.


"permisi mas dan mbaknya" ucap pelayan tadi sambil meletakkan makanan dan minuman pesanan mereka.


"selamat menikmati mas dan mbak" ucap Pelayan itu dan mendapat ucapan terima kasih dari Leo dan Clarissa. Pelayan itu pun sudah pergi meninggalkan mereka.


"oh iya aku lupa bilang ke kamu" ucap Clarissa di sela acara makan mereka


"apa" tanya Leo sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


"aku udah daftar Les untuk masuk perguruan tinggi, dan kemungkinan juga aku bakal ikut Les masak" ucap Clarissa.


"bagus dong" ucap Leo santai.


"tapi masalahnya, les nya juga full" ucap Clarissa.


"full" ulang Leo sambil mengelap mulutnya dengan tisu.


"ohh yaudah gpp" ucap Leo santai.


"masalahnya kita bakal jumpa hanya di sekolah aja" ucap Clarissa.


"loh kok gitu" tanya Leo


"iya soalnya senin-jumat aku les nya pulang sekolah sampai jam 5, sabtu dan minggu aku Lesnya pagi jam 10. Berarti kita gak bisa lagi jalan setiap sabtu dan minggu kayak biasanya" ucap Clsrissa.


"yaudah gak papa. Kan kita masih bisa ketemu di sekolah. Terus tiap sabtu dan minggu malamnya aku juga bisa kerumah kamu bentar pulang les" jawab Leo sambil tersenyum.


Leo tidak mau egois untuk kesibukan Clarissa nanti, karena di tahu mereka akan mengejar cita-cita mereka masing-masing.


"terima kasih ya" ucap Clarissa tersenyum tulus.


"untuk apa" tanya Leo atas ucapan Clarissa.


"terima kasih karena kamu mengerti" ucap Clarissa melanjutkan makannya.


"ya dalam hubungan ini kita harus saling mengerti, kamu aja ngertiin aku, masa aku gak ngertiin kamu kan" ucap Leo dan mengambil meminumannya untuk di minum.


"kamu sekarang udah sedikit berubah" ucap Clarissa tersenyum, mengingat sikap Leo yang awal suka marah-marah karena cemburu yang gak jelas dan juga sangat posessive sudah lumayan berkurang. Bagi Clarissa Leo nya yang sekarang adalah orang yang lebih sedikit dewasa dalam menyikapi suatu hal. Lebih bisa mengontro emosinya saat mereka ada masalah dalam hubungan mereka.


"berubah jadi apa, power ranger" tanya Leo.


"iyaa ranger pink biar imut" jawab Clarissa asal.


"lah gak cocok dong masuk AKPOL kalau imut. Polisi rata-rata seram" ucap Leo meladenin Clarissa.


"kalau kamu boleh seram tapi sama orang lain, kalau sama aku harus imut dan manis" ucap Clarissa sambil mengedip kan matanya sebelah.

__ADS_1


"jangan kayak gitu aku khilaf nanti" ucap Leo tersenyum menggoda.


"is dasar" ucap Clarissa melanjutkan memakan makanannya.


"aku harap kita bisa selalu bersama ya, dan gak akan pernah ada yang bisa memisahkan kita. Kamu janji ya gak akan pernah ninggalin aku apapun yang terjadi" ucap Leo dengan tulus


Leo takut menyampaikan perasaan khawatirnya, dia takut jika nanti dia benar-benar masuk AKPOL maka dia akan meninggalkan Clarissa. Dia takut Clarissa akan tergoda oleh orang yang Lebih sering bersamanya nanti. Dia takut saat dia pendidikan akan ada orang lain yang akan merebut Clarissanya darinya.


"iyaa aku janji gak akan ninggalin kamu. Tapi aku gak bisa janji untuk selalu ada bersama kamu"ucap Clarissa tersenyum


"loh kenapa" tanya Leo penasaran, kok bisa-bisanya Clarissa mengatakan tidak janji akan selalu ada bersama.


"ya iyalah, kita kan gak mungkin selalu bersama 24 jam" ucap Clarissa dengan muka polos.


"itu aku tau soal itu, nanti tunggu halal aja 24 jam selalu sama-sama kita dimana pun dan kapan pun"ucap Leo tersenyum.


"lah aku mau di kasih makan apa kalau kita kayak upin ipin selalu bersama" ucap Clarissa polos.


"makan rainbow aja" ucap Leo asal.


"makan pelangi" ulang Clarissa polos.


"ck.. Bukan itu" decak Leo kesal.


"lah terus" tanya Clarissa.


"kan kita kayak upin ipin, nah rainbow itu kan ayam tuk dalang" ucap Leo tak habis pikir dengan kelemotan pacarnya ini, padahal Clarissa yang mancing menyatakan upin ipin.


"ooohhhh macam tu, betul...betul...betul... " ucap Clarissa menirukan ipin.


"gemes aku tuh sama kamu sekarang" ucap Leo mengacak rambut Clarissa. Karena selama mereka pacaran berapa bulan ini Clarissanya sudah lebih bisa mengeskpresikan dirinya.


"tunggu aku sukses ya, biar bisa ngelamar kamu" ucap Leo kembali.


"siap calonkuhh" ucap Clarissa sambil memberi hormat seperti prajurit.


"udah pandai ya" ucap Leo gemes.


"yakan kamu yang ajarin" ucap Clarissa sambil terkekeh.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Terima kasih yang masih mau baca cerita author yang amatir ini.


BESOK AKU AKAN UPDATE 1 ATAU 2 PART YA. HARI INI SATU DULU HEHEHE 😁😊


Yuk jangan lupa vote, like, komen, dan bagikan cerita pertama author ini 😊


Author sangat menerima kritika dari kalian semua.

__ADS_1


Tertanda Sayang


M. R. S 💞


__ADS_2