
Semoga Tuhan akan selalu menakdirkan kita selalu bersama, hingga kita tidak akan pernah saling berjauhan.
💞💞💞💞💞💞💞💞
********
Selesai makan di restoran tersebut. Clarissa dan Leo masih berkeliling mall untuk menikmati waktu bersama mereka yang sangat jarang ini.
"kita ke timezone ya" ajak Clarissa kepada Leo setelah mereka keluar dari restoran.
"okee, apapun untuk princess" ucap Leo tersenyum.
Mereka pun menuju lantai paling atas dimana letak timezone tersebut.
"aku beli kartunya dulu. Kamu tunggu disini aja" ucap Leo kepada Clarissa untuk menunggunya di salah satu kursi tunggu dan berlalu untuk mengantri.
"ayok" ucap Leo kepada Clarissa sambil menunjukkan kartu yang ada di tangannya.
"mau main apa ni" tanya Leo bingung.
"itu tu" ucap Clarissa dan mensrik tangan Leo seperti anak kecil menunjuk sebuah permainan mesin capit.
"jangan lari-lari dong, tu mesin gak akan hilang kok dari tempatnya" ucap Leo.
"hehehe... Aku tu gak sabar" ucap Clarissa sambil terkekeh.
"kamu ambilin boneka itu ya untuk aku" ucap Clarissa sambil menunjuk boneka **** berwarna pink di dalam mesin itu.
"lah kok itu, kan masih ada yang lebih imut lo, kayak itu tu"ucap Leo sambil menunjuk boneka beruang.
"lucuan yang **** pink" ucap Clarissa antusias.
"udah cepet ambil" ucap Clarissa tak sabar.
"iyaiya" ucap Leo sambil menggesekkan kartu dan mencoba mengambil boneka yang di inginkan Clarissa.
"yahh sikit lagi padahal" ucap Clarissa kecewa.
"baru sekali, baru pemanasan itu. Biasanya aku bisa ambil semua boneka ini" ucap Leo sombong sambil menunjuk kedalam mesin itu.
"yauda coba lagi" ucap Clarissa dan Leo menggesek kembali kartu itu.
Sudah beberapa kali Leo mecoba mangambil boneka itu, tapi hasilnya nihil malah saldo yang berada dalam kartu itu sudah tinggal sekali memainkan permainan capit boneka ini. Mereka sedari tadi tidak beranjak dari mesin capit itu untuk mendapatkan boneka **** pink yang di inginkan Clarissa.
"katanya gampang" ucap Clarissa mengejek Leo.
" lagi gak beruntung aja aku tu, biasanya boneka dalam satu mesin ni aku bisa ambil malah aku kasih ke pengunjung lain" ucap Leo masih dengan sombongnya.
"ini tu udah banyak kali ya kita coba, malah udah 20 kali" ucap Clarissa.
"bukan kita tapi aku" ucap Leo membenarkan. Memang sedari tadi Clarissa hanya menjadi supporternya saja.
"iya kan biar kayak di film-film, cowoknya ngambilin ceweknya boneka" ucap Clarissa sebel.
"kurang-kurangin deh nonton film" ucap Leo jengah.
"yauda cepetan deh, itu juga tinggal sekali lagi" ucap Clarissa.
"hah..hah.. demi princes" hembus Leo sebelum kartu di gerek dan dia fokus untuk mengambil boneka itu.
"itu agak ke kirim. Iyaa agak ke sana ayahinnya, itu sikit lagi. Teken itu tombilnya, ayok langsung capitt dong" teriak Clarissa di sebelah Leo.
"yeeeeee.... " teriak Clarissa dan lupa dengan keadaan sekitarnya yang menatap mereka berdua karena sura teriakan Clarissa.
"ssstttt. Itu kita di lihatin orang" ucap Leo menempelkan jari telunjuknya di bibir Clarissa.
"eh ya ampun aku lupa, aduh malu" ucap Clarissa menundukkan mukanya.
"ayo pergi dari sini" ucap Clarissa mengambil boneka itu dan menarik tangan Leo untuk keluar dari area permainan itu.
"aku tuh seneng banget" ucap Clarisaa tersenyum memeluk boneka **** pink kecil yang ada di tangannya.
" iri aku lihatnya" ucap Leo.
"iri lihat siapa kamu" tanya Clarissa sambil melihat ke kiri, kanan, depan, belakang mencari apa yang membuat Leo iri.
__ADS_1
"iri lihat **** itu" ucap Leo menunjuk boneka yang di peluk.
"lah kenapa" tanya Clarissa bingung.
"iyaa iri lah, bisa-bisa nya kamu peluk itu di depan aku. Kamu selingkuh tu yang elit dong" ucap Leo bercanda.
"is dasar kamu" ucap Clarissa tertawa.
"kita pulang aja ya lagi, aku gak enak sama mama papa kamu. Soalnya ini udah jam 6 sore" ucap Leo melihat jam yang melingkar di tangannya.
"iyaa aku sampai gak ingat waktu" ucap Clarissa membenarkan ucapan Leo, takut orang tua nya akan salah paham dengan Leo karena dari pulang sekolah sampai sore seperti ini dirinya belum pulang ke rumah, meskipun sudah minta izin terlebih dahulu dengan mama nya.
"yauda ayo kita ke pulang" ajak Leo dan menggenggam tangan Clarissa sambil berjalan menuju parkiran.
"coba telfon mama dulu, tanyain mau di bawain makan apa" ucap Leo saat mereka telah tiba di parkiran.
Clarissa mengampil ponselnya dan menghubungi mamanya.
"hallo ma" ucap Clarissa saat telfonnya sudah tersambung.
"ada apa" tanya mama Clarissa di seberang sana.
"mama mau di bawain makan apa, aku sana Leo udah mau pulang" ucap Clarissa.
"gak usah, Kalian langsung pulang aja. Mama ada masak juga untuk Leo, soalnya dia udah lama gak kesini. Nanti suruh dia mampir dulu biar makan malam bareng. Kalian juga hati-hati di jalannya ya, soalnya udah hampir magrib ini" ucap mama Clarissa.
"okee ma siap" ucap Clarissa dan memutuskan sambungan telpon dan menyimpan ponselnya kembali kedalam tas.
"mama bilang gak usah, katanya udah masak, kamu di suruh mampir dulu biar makan bareng" ucap Clarissa menyampaikan kata mamanya.
"okee" jawab Leo dan mereka bergegas meninggalkan parkiran.
Jalanan hari ini tidak macet tapi tidak juga tidak terlalu renggang. Sekitar lebih 40 menit mereka telah sampai di rumah Clarissa.
"Clarissa pulang ma" ucap Clarissa sambil mengetok pintu.
"iya sebentar" ucap mama Clarissa dari dalam rumah.
'cklek... '
"anak mama udah lama gak kesini, ayo masuk mama udah masak makanan yang enak khusus untuk anak mama yang ganteng ini" ucap mama Clarissa semangat sambil menggiring Leo masuk ke dalam rumah.
"udah ada Leo aja lupa sama aku" gerutu Clarissa dan masih bisa di dengar oleh mama dan Leo karena Clarissa berjalan di belakang mereka.
Leo hanya tersenyum melihat ini. Dia beruntung bertemu Clarissa dan keluarga pacarnya ini. Dimana mereka sangat welcome atas kedatangannya, dan malah sudah di anggap seperti anak sendiri.
"cepet duduk kamu, ini mama udah capek masaknya" ucap mama Clarissa setelah sampai di meja makan.
"wahh banyak banget ma, enak-enak nih kelihatannya" ucap Leo setelah duduk dan melihat isi meja, dimana banyak sekali makanan tesaji seperti perkedel kentang, ayam bakar, ikan goreng, sambal matah, sayur kangkung tumis, air sirup, dan buah-buahan.
"mama kayak mau pesta aja" ucap Clarissa melihat makanan itu tersaji.
"sengaja masaknya banyak gini, Leo soalnya jarang datang kesini. Jadi sekalinya datang semua keahlian masak mama keluarin" ucap mama Clarissa sambil mengambilkan makanan untuk Leo.
"jangan banyak-banyak dulu ma, nanti malah gak habis" ucap Leo menghentikan mama Clarissa yang memasukkan banyak sekali lauk pauk di piringnya.
"iyaa si mama, Leo kan juga lagi diet"ucap Clarissa kepada mamanya.
"ngapain diet sih kan badannya udah bagus juga" ucap mama Clarissa yang memang melihat badan Leo sudah bagus, tidak gemuk dan tidak terlalu kurus. Jadi sudah pas menurutnya untuk menjadi anak angkatan.
"iyaa diet jaga badan ma, masa nanti gemuk" ucap Clarissa sambil memasukkan makanan kedalam mulutnya.
"udah sekali-kali gak papa, gak akan nambah berat badan. Gimana rasanya" ucap mama Clarissa menatap Leo.
"enak banget ma, jadi kayak mau nambah terus aku" ucap Leo dan kembali memasukkan makanan kedalam mulutnya.
"yauda nambah aja sampai semua makanan ini habis juga gak papa" ucap mana Clarissa sambil menunjuk semua makanan yanh ada di meja makan.
"siapp ma kalau perut aku masih nampung" ucap Leo menepuk-nepuk perutnya
Mereka pun melanjutkan makan mereka hingga selesai. Jam sudah menunjukkan pukul 19.45. Leo, Clarissa, dan mama Clarissa sedang duduk di ruang tamu sambil bercerita ringan.
"ma aku pamit deh, udah malam juga" ucap Leo kepada mama Clarissa.
"ya ampun udah malam aja, mama sampai gak ingat waktu bicara sama kamu. Nanti mama kamu marah gak ya, kalau marah nanti kamu telfon mama aja, biar mama yang jelasin" ucap mama Clarissa yang tidak enak.
__ADS_1
"hahaha... Mama apa-apaan deh, gak akan kok ma" ucap Leo tersenyum.
"yauda aku pamit ya ma" ucap Leo menyalami mama Clarissa.
"iya kamu hati-hati ya" ucap mama Clarissa.
"antarin Leo kedepan tu, mama mau kedalam dulu" ucap mama Clarissa dan berlalu kedalam.
Clarissa mengantarkan Leo kedepan rumahnya.
"makasih ya buat hari ini" ucap Clarissa kepada Leo dengan tersenyum tulus.
"aku juga makasih ke kamu, karena kamu gak pernah nuntut aku harus selalu jalan sama kamu, makasih karena kamu dengan sabarnya menjalani hubungan kita kayak gini" ucap Leo tulus mengingat Clarissa tidak pernah menuntutnya harus selalu ada waktu untuk mereka jalan atau melakukan hal lainnya selama kesibukan les nya selama ini.
"apaan sih, kamu kan gak macam-macam sibuknya. Jadi aku ngerti lah" ucap Clarissa tersenyum, karena dia tidak akan pernah mau menuntut pacarnya harus selalu bersamanya, baginya kehidupan pacarnya bukan seputar dirinya saja.
"Terima kasih sayangku. aku pulang dulu ya" ucap Leo kepada Clarissa.
"iya kamu hati-hati, jangan ngebut-ngebut. Sampai rumah kabarin aku" ucap Clarissa.
"kata sayangnya mana, kalau gak ada aku gak pulang ni" goda Leo kepada Clarissa.
"gak mau" ucap Clarissa tersenyum malu.
"jangan senyum dong, bilang sayang dulu" goda Leo kembali.
"ihh udah sana pulang, hati-hati sayang" ucap Clarissa malu-malu.
"gitu aja malu" ucap Leo tersenyum.
"udah sana ih" ucap Clarissa sudah tidak tahan ingin teriak karena kata yang di ucapkannya ini sangat jarang
"pas aku pulang langsung mandi kamu, mandinya air hangat aja ya, biar gak masuk angin apalagi udah malam ini kan, gak baik mandi air dingin" ucap Leo mengingatkan Clarissa, karena saat sampai rumah tadi mereka langsung makan dan ngobrol.
"iyaa kamu juga" ucap Clarissa tersenyum
"yauda, bye" ucap Leo dan di angguki oleh Clarissa.
'semoga kita akan selalu sama-sama. Aku sayang kamu'batin Clarissa sambil tersenyum kecil menatap kepergian Leo dan berlalu masuk ke dalam rumahnya saat Leo sudah tidak terlihat lagi.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Aku kasih pengumuman sedikit ya. INI PART TERAKHIR SEBELUM CERITA AUTHOR INI LIBUR, KARENA... Selama suasana lebaran nanti author tidak akan update. kalian taulah kan karena apanya, Yapp karena author butuh liburan hehehe 😁 dan juga mau nikmati suasana lebaran ini dengan happy² bareng teman-teman dan keluarga.
Terima kasih yang masih mau baca cerita author yang amatir ini.
Yuk jangan lupa vote, like, komen, dan bagikan cerita pertama author ini 😊
Author sangat menerima kritika dari kalian semua.
SEMANGAT YA PARA PEMBACA YANG UDAH JALANIN PUASANYA HAMPIR 1 BULAN BEBERAPA HARI LAGI, AUTHOR JUGA UCAPIN SELAMAT PUASA YANG TINGGAL BEBERAPA HARI LAGI DAN SELAMAT LEBARAN SEMUANYA.
SAMPAI JUMPA DI PART SELANJUTNYA.
AUTHOR SAYANG KALIAN 😘***
Tertanda Sayang
M. R. S 💞
__ADS_1