
Aku mau mengucapkan banyak Terima kasih kepada Tuhan, karena apa?? ya karena Tuhan mengirim kamu untuk menemaniku sampai sejauh ini---Clarissa Andita Putri
ππππππππ
********
"bisa-bisa nya sih aku tiba-tiba cium Leo" gumam Clarissa merutuki kebodohannya sambil berjalan kembali ke kamar mamanya.
"loh abang kok keluar" tanya Clarissa melihat abangnya keluar dari kamar mamanya.
"abang mau nyusul kamu, ngajakin kamu pulang biar ganti baju juga kamunya" ucap Carlo.
"ayok pulang, hari ini papa yang jagain mama. besok baru kita balik lagi. Biar kamu di rumah ada kawannya juga" ucap Carlo.
"aku di sini aja bang nemenin mama" ucap Clarissa tidak ingin pulang.
"kita pulang ya, besok baru kita kesini lagi jagain mama gantian sama papa" ucap Carlo lembut.
"tapi bang.. " ucap Clarissa terpotong saat Carlo langsung saja menarik tangan Clarissa dan membawa Clarissa keluar rumah sakit.
"abang apa-apan sih" ucap Clarissa tidak ingin pulang.
"besokkan kamu libur juga, jadi sekarang biar papa dulu yang jaga mama kita besok" ucap Carlo memberi pengertian.
"abang udah pesen kendaraan online untuk kita, udah di tunggu di depan" ucap Carlo dan mereka pun jalan menuju kendaraan online itu berada.
****
"terima kasih pak" ucap Carlo sambil menyerahkan beberapa lembar uang.
"jangan lupa bintang lima nya ya mas" ucap bapak-bapak supir online itu.
"siap pak" ucap Carlo tersenyum.
"kamu udah makan" tanya Carlo kepada Clarissa saat mereka sudah berada di dalam rumah.
"udah bang, aku langsung ke kamar ya" ucap Clarissa dan di angguki oleh Carlo.
Clarissa masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan sebentar badannya. Clarissa masih memikirkan mamanya yang ntah kapan akan sadar dari masa kritisnya. Clarissa selalu rindu dengan mamanya, karena selama ini mamanya lah yang selalu berdua bersamanya di rumah ini.
Clarissa bangun dari tidurnya dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket.
****
"Leo yang ganteng pulang" teriak Leo saat sampai di dalam rumahnya.
"brisik" ucap mami Leo yang sedang duduk di sofa sambil membaca majalah kesukaannya.
"bagaimana keadaan mama Clarissa" tanya mami Leo yang mengetahui kalau mama Clarissa mengalami kecelakaan saat Leo meminta izin pulang terlambat.
"kritis mi" ucap Leo duduk di depan maminya.
"ya ampun, kasihan mama Clarissa, Pasti Clarissa sangat sedih sekali" ucap Mami Leo yang mengerti perasaan sesama perempuan.
"sangat mi, malah dia tadi gak mau makan" ucap Leo memberitahu maminya.
"nah itu tugas kamu sebagai pacar yang baik, selalu ada dalam senang mau pun susah" ucap Mami Leo.
"iyaa mi pasti" ucap Leo tersenyum.
"tapi ingat ya, kamu juga punya kewajiban lain" ucap mami Leo mengingatkan putra sulungnya ini.
"iyaa mi ingat" ucap Leo yang sudah merubah posisinya yang duduk menjadi tidur.
__ADS_1
"kamu harus bisa bagi waktu saat sama pacar dan saat kamu melakukan kewajiban kamu" ucap mami Leo kembali.
"iyaaa mamiku yang cantik dan selalu awet muda" ucap Leo gemes.
"yuada sana mandi, kamu bau banget" ucap mami Leo sabil menutup hidungnya.
"enak aja, meskipun aku gak mandi selama se abad pun tetap wangi"ucap Leo yang tak terima di bilang bau oleh maminya.
"udah sana"usir mami Leo.
"yauds aku ke atas dulu mi" pamit Leo dan di angguki oleh maminya.
Mami Leo tersenyum melihat putra sulungnya sudah tumbuh menjadi putra yang bisa di banggakan dan terutama bertanggungjawab. Mami Leo pun menitihkan air mata nya mengingat waktu ternyata sangat cepat sekali berjalan, perasaannya baru saja ia melahirkan Leo tapi lihat sekarang Leo nya sudah menjadi pria yang sangat tampan.
sampainya di kamar, Leo mengambil ponselnya dan menghubungi Clarissa. Sudah dua kali Leo menghubungi, tapi Clarissa belum mengangkat telfonnya. Leo pun memutuskan untuk mandi sebentar baru menghubungi sang pacar kembali.
Clarissa yang sudah siap mandi, mengangambil ponselnya dan ternyata ada panggilan telfon dari Leo. Clarissa jadi merasa malu karena ulahnya tadi.
Clarissa menghubungi Leo kembali tapi tidak di jawab oleh sang empunya nomor. Pikir Clarissa mungkin Leo baru sampai rumah dan sedang membersihkan diri. jadi Clarissa membiarkan saja dan berbarinh sebentar sebelum menelfon kembali.
lima menit kemudian terdengar bunyi ponsel Clarissa. Dia melihat nama yang tertera di laysr bertulisan My Singa, Clarissa pun menggeserkan tombol hijau di layar ponselnya.
"*halo" ucap Clarissa saat sudah memecet tombol jawab.
"halo sayang, kamu dimana" sahut orang di seberang sana.
"aku di rumah" jawab Clarissa.
"kamu pulang naik apa" tanya Leo Khawatir.
"kendaraan online" jawab Clarissa.
"kenapa gak pulang sama aku aja sih tadi kalau tau gitu" Ucap Leo kesel mendengar jawaban Clarissa. pikir Leo bisa-bisanys Clarissa pulang sendiri menggunakan kendaraan online, percuma ada dirinya yang bisa di mints jemput.
"ohh aku kira kamu sendiri, jangan pernah pergi atau pulang sendiri naik kendaraan online ya" peringat Leo kepada Clarissa
"kenapa" tanya Clarissa ingin mendengar alasan Leo
"aku gak mau kamu kenapa-kenapa, tapi jauh-jauh lah ni ya mana tau kamu di culik terus di jual atau di apain. Orang-orang sekarang pada jahat. Lagi pula untuk apa coba ada aku kalau antar atau jemput kamu aja gak bisa" ucap Leo. panjang Lebar.
"hahaha iyaa, cerewet banget sih" tawa Clarissa.
"aku seneng" ucap Leo.
"seneng karena apa" tanya Clarissa.
"seneng akhirnya kamu bisa ketawa lagi"ucap Leo lembut dan tulus.
"terima kasih ya" ucap Clarissa.
"gak ada terima kasih-terima kasihan" ucap Leo yang tidak suka mendengar Clarissa berterima kasih kepada dirinya, karena baginya itu adalah kewajibannya.
"iyaa" ucap Clarissa cepat agar Leo tidak panjang lebar lagi.
"aku mau bilang sesuatu sama kamu" ucap Leo serius.
"apa"tanya Clarissa penasaran.
"tapi kamu jangan marah ya" ucap Leo kembali.
"tergantung" jawab Clarissa.
"janji dulu gak marah, baru aku mau bilang" ucap Leo masih dengan mode seriusnya.
__ADS_1
"iya" jawab Clarissa pasrah.
"tadi ada cewek yang tiba-tiba cium pipi aku" ucap Leo ingin menggoda Clarissa.
"ihh apaan sih" ucap Clarissa yang malu mengingat kejadian tadi.
"kamu tau gak siapa ceweknya, ceweknya itu yang sekarang lagi malu-malu. Terus pipinya pasti udah merah kayak buah tomat deh" goda Leo kembali.
"ihh jangan godain aku" ucap Clarissa malu.
"hahaha"tawa Leo senang menggoda Clarissa.
"ihh sana ah kesel" ucap Clarissa agar mengalihkan rasa malunya.
"hahaha kamu jangan malu-malu gitu dong, kita juga udah lama pacaran. Jadi untuk apa malu-malu. Aku mau dari antara kita gak ada rahasia-rahasia dan gak ada malu-malu sama sekali. Termasuk kamu kentut atau ngupil pun depan aku" jelas Leo kepada Clarissa.
"iyaa aku usahain, maaf selama ni aku belum bisa terbuka semuanya sama kamu" ucap Clarissa.
"gak papa, lama kelamaan pasti biasa kok" ucap Leo memaklumi.
"yauda kamu istirahat ya, biar lebih fresh besoknya. Maaf aku besok gak bisa nemenin kamu soalnya aku udah mulai les lagi" ucap Leo.
"iya gak papa, semangat les nya ya dan ingat satu hal selalu hati-hati. Yauda kamu istirahat juga terima kasih udah nemenin aku seharian. Love you" ucap Clarissa.
"coba ulang yang kata terakhir" ucap Leo.
"terima kasih udah nemenin aku seharian" ucap Clarissa.
"iss bukan itu, yang terakhir setelah itu" ucap Leo lagi.
"yang mana sih" tanya Clarissa pura-pura tidak tahu.
"ihhh dah ah aku ngambek" ucap Leo pura-pura ngambek.
"Love you" ucap Clarissa langsung mematikan telponnya karena malu*.
Leo tersenyum melihat ulah pacarnya ini. Dia meletakkan ponselnya, langsung merebahkan badannya dan larut dalam tidurnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Jangan lupa kasih dukungan kalian ke aku dengan cara klik gambar jempolnya ya (π), Komen, Vote dan rate.
Terima Kasih semua, Love you allπ
Tertanda sayang untuk raders
M. R. S π
__ADS_1