BERANI MENCINTAI BERANI KEHILANGAN

BERANI MENCINTAI BERANI KEHILANGAN
26 Lupa


__ADS_3

Percayalah meskipun aku banyak kesibukan dan tidak lagi bersama mu sepanjang waktu, tapi yang harus kamu tahu bahwa hati ini tidak akan pernah berpaling sedikit pun.


💞💞💞💞💞💞💞💞


********


Seperti yang sudah di bicarakan Clarissa saat bersama Leo kemaren. Maka sudah mulai seminggu ini Clarissa melakukan Les nya.


Kesibukan Les yang di jalani masing-masing antara Clarissa dan Leo membuat Mereka beberapa hari ini hanya berkomunikasi secara langsung dan bertemu di sekolah saja.


Apalagi Ujian Nasional hanya hitungan kurang 2 bulan lagi, karena itu mereka mempersiapkan diri untuk ujian yang akan mereka tempuh.


Demi masuk universitas terbagus dengan jurusan yang minim kuota, Clarissa harus belajar mati-matin untuk mendapatkan universitas itu. Sejak pulang les jam 5 sore, Clarissa langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat sebentar, lalu mandi dan makan malam, setelah itu lanjut untuk belajar Ujian Nasional sampai malam dan mengakibatkannya kadang tertidur di atas tumpukan-tumpukan buku itu.


"sesibuk itu ya kamu sampai gak pernah hubungin aku cuma sekedar bertanya aku udah sampai rumah apa belum" gumam Leo di kamarnya melihat ponselnya dengan wallpaper foto Clarissa dan dirinya.


Biasanya Clarissa dan Leo akan saling mengabari saat sudah pulang Les, tapi berbeda dengan hari ini.


"aku yang selama ini aja sibuk les, selalu ingat ngasih kabar ke kamu" lanjut Leo kembali merasa Clarissa sudah melupakannya.


"aku gak akan hubungin kamu, aku mau kamu yang hubungin aku deluan" ucap Leo masih senantiasa memandangi ponselnya, dia berharap Clarissa menghubunginya deluan, biasanya dia yang akan menelfon dan memberi kabar deluan semenjak Les yang mereka jalani. Leo tidak tenang kalau Clarissa masih belum ada di rumah.


Di sekolah Leo bersikap biasa saja dengan Clarissa, dia mau Clarissa menyadari sendiri bagaimana ia bisa bersikap dan membagi waktu antara sekolah, les, pacaran, keluarga, dll nya.


Semenjak Leo les AKPOL sikap Leo menjadi lebih dewasa dalam bertindak. Mungkin sebelum les ini Leo akan langsung marah-marah kepada Clarissa atas perbuatan Clarissa saat ini.


"ya ampun aku ketiduran" ucap Clarissa terbangun tengah malam di atas tumpukan buku-buku soal Ujian Nasional nya.


"kok tumben Leo gak ada hubungin aku deluan" ucap Clarissa melihat tidak ada notifikasi dari Leo sama sekali.


"apa Leo marah ya" ucap Clarissa panik.


"apa aku telfon aja ya, tapi udah tengah malam gini. Takutnya ganggu Leo tidur" ucap Clarissa menimbang.


"yauda aku telfon aja deh" putus Clarissa mengambil ponsel di atas nakas.


"kayaknya udah tidur deh

__ADS_1


Aku kirim pesan aja kali ya" ucap Clarissa sudah tiga kali menghubungi Leo tapi tidak di angkat.


"hallo" ucap Clarissa senang saat seseorang menghubunginya, yang tak lain adalah sang pacar.


"kenapa nelfon tengah malam" ucap Leo dengan suara seperti bangun tidur.


Leo sedikit terusik dari tidurnyadengan bunyi ponselnya yang berdering di sebelahnya. Saat melihat nama Clarissa Leo sedikit kesal karena gadisnya menghubungi tengah malam seperti ini, sedangkan tadi kemana dirinya. Tapi setelah mempertimbangkan, Leo akhirnya menghubungi gadisnya. Dia tidak mau karena masalah sepele seperti ini membuat hubungan mereka yang sudah lumayan lama terjadi harus berakhir karena sikap kekanak-kanakannya.


"kamu udah tidur ya, maaf aku ganggu tidur kamu. Tapi kamu harus dengar aku dulu. Pokoknya jangan ngomong sebelum aku siap ngomong" ucap Clarissa takut Leo marah besar sebelum dia menjelaskan.


"maaf aku lupa hubungin kamu tadi, soalnya aku pulang les tadi jam 5 sampai rumah, terus aku ketiduran sampai agak malam, karena itu aku langsung mandi dan makan malam, setelah itu aku langsung belajar. Pas belajar aku malah ketiduran, jadi lupa Chatt atau telfon kamu. Ini aku telfon karena kebangun. Tolong maafin aku ya" ucap Clarissa panjang lebar takut Leo marah. Karena Clarissa paling tidak suka saat bertengkar dengan Leo.


"iya" jawab Leo singkat.


"maafin aku" ucap Clarissa lagi, karena dia tahu kalau Leo sudah menjawab dengan singkat seperti ini maka ada kecewa dalam diri pacarnya ini.


"iya" jawab Leo kembali.


"kamu bener maafin aku kan, tapi kok jawabnya singkat gitu. Aku janji gak akan ngulangin lagi" ucap Clarissa memastikan.


"udah tidur sana, udah malam" ucap Leo mengalihkan.


"gak ada yang marah" ucap Leo singkat.


"hiks..hiks..hiks.. " tangis Clarissa.


"kamu kok nangis" tanya Leo kaget mendengar tangisan Clarissa.


"hiks..hiks..hiks.." tangis Clarissa.


"aku gak marah sama kamu, cuma kecewa sedikit aja. Karena kamu gak hubungin aku. Aku tau kita sama-sama sibuk untuk tujuan kita masing-masing, tapi kamu juga harus bisa bagi waktu." ucap Leo lembut tidak mau Clarissa menangis.


"iyaa aku minta maaf" ucap Clarissa sesegukan karena tangisnya.


"udah jangan nangis, nanti jelek" ucap Leo menghibur. leo paling tidak suka gadis yang dia sayang menangis karena dirinya.


"terima kasih karena kamu memaafkan aku, terima kasih kamu mau memahami aku. Aku nya aja yang jahat" ucap Clarissa merasa bersalah

__ADS_1


"udah gak papa, kamu juga gak sengaja kan" ucap Leo.


"yauda sekarang tidur, udah tengah malam. Besok telat ke sekolahnya. Kamu besok aku jemput, kita berangkat bareng" ucap Leo kepada Clarissa.


"iyaa kamu juga tidur, maaf gangguin kamu malam-malam. Selamat malam" ucap Clarissa yang sudah berhenti menangis.


"iya selamat malam sayang" ucap Leo dan mematikan sambungan telfonnya.


'aku harap kita bisa bertahan dengan hubungan seperti ini'batin Leo setelah mengakhiri sambungan telefon tadi.


'aku harap kamu gak akan berubah sama aku, karena hati aku selalu ada kamu'batin Clarissa.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Terima kasih yang masih mau baca cerita author yang amatir ini.


Yuk jangan lupa vote, like, komen, dan bagikan cerita pertama author ini 😊


Author sangat menerima kritika dari kalian semua.


Tertanda Sayang

__ADS_1


M. R. S 💞


__ADS_2