BIDADARI BESI

BIDADARI BESI
Ruang Bawah Tanah


__ADS_3

Willson Smith meninggalkan mansion besarnya untuk segera melakukan perjalanan menuju kota J dimana Calvin Steward berada, dia sengaja menambah jumlah body guard untuk bisa melindungi orang-orang yang sangat dikasihinya. Sekaligus untuk memberikan ketenangan pada Liora, agar dia yakin jika saat ini Willson pasti akan melakukan segala hal untuk melindungi keselamatannya.


Sementara Leona saat ini berada di ruang kendali yang terletak di lantai 3 mansion milik Willson Smith, gadis itu sengaja ingin mempelajari segala hal, dia bahkan tak ragu-ragu untuk bertanya jika ada sesuatu yang tidak dimengerti atau meminta kepada bawahan Willson untuk mengajarinya sesuatu yang baru, mengingat saat ini pengetahuan yang dia miliki masih lah sedikit.


"Nona muda..!" Leon berdiri tegak sambil menatap ke arah Leona.


"Kenapa, paman?" gadis itu segera mendekat, sambil menunjukkan wajah herannya.


Leon segera mengajak Leona menuju ke sebuah tempat yang terletak di lantai 1, tepatnya tak jauh dari bangunan utama yang selama ini dikenal sebagai ruang keluarga.


Leon menghentikan langkahnya saat dia telah berdiri di depan sebuah guci mahal, membuat Leona ikut terdiam. Gadis kecil itu memperhatikan semua tindakan yang dilakukan oleh Leon, meskipun hingga saat ini dia masih belum mendapatkan penjelasan akan apa yang ingin ditunjukkan oleh kepala pelayan mansion itu terhadapnya.


"Tuan memintaku untuk membawa anda ke suatu tempat," ucap Leon.


"Apakah jauh?"Leona menatap tajam ke arah pria berusia 48 tahun itu.


"Tidak, nona muda. Kita masih tetap berada di dalam rumah ini, hanya saja saat ini aku akan membawamu ke suatu tempat yang tidak diketahui oleh banyak orang." ucap Leon, menjelaskan.


"Kemana?" Leona dibuat semakin penasaran akan ucapan dari kepala pelayan itu.


"Ruang bawah tanah." jawab Leon setengah berbisik pada Leona.

__ADS_1


Leona hanya menganggukkan kepalanya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, matanya terlihat fokus memperhatikan semua yang saat ini tengah ditunjukkan oleh Leon.


"Jika terjadi sesuatu di dalam mansion ini, Tuan memintamu agar membawa Nona Liora beserta seluruh anggota keluarganya untuk bersembunyi di ruangan bawah tanah. Kau mengerti bukan?" tanya Leon sambil menjeda ucapannya.


Leona mengangguk, apapun yang daddy-nya inginkan, dia pasti akan melakukannya dengan sebaik mungkin. Apalagi Leona juga sangat menyayangi Liora, meskipun sebelumnya dia mengalami syok, setelah mengetahui bahwa ternyata Liora bukanlah ibu kandungnya, melainkan saudara kembar dari ibu yang telah melahirkannya.


Ruangan bawah tanah yang dimaksud oleh Leon merupakan sebuah rahasia tersembunyi di dalam mansion megah milik Willson Smith. Hanya dengan menyentuh satu benda kecil yang terlihat seperti payung, pintu menuju ke dunia bawah tanah akan terbuka. Payung tersebut, selama ini hanyalah sebuah hiasan yang dipajang tepat di tengah-tengah guci mahal di ruang keluarga, tak pernah menarik perhatian lebih dari itu.


Namun, pada kenyataannya, payung itu adalah kunci pintu rahasia menuju ke dunia bawah tanah yang tak terbayangkan sebelumnya. Ketika diputar, di dalamnya terdapat mekanisme canggih yang menghubungkan payung tersebut dengan pintu rahasia.


Ketika Leon menggenggam pegangan payung dan memutar tuas kecil yang tersembunyi, suara gemerisik kunci yang tersembunyi di balik dinding terdengar gemuruh, dan sebuah tangga tersembul dari lantai marmer dengan anggun, mengundang keingintahuan siapa pun untuk mengeksplorasi dunia bawah tanah yang penuh misteri.


Aroma harum dan kesejukan dari ruangan bawah tanah ini semakin menambah daya tariknya. Suara gemericik air mengalir dari pancuran air mancur yang indah menciptakan suasana yang menenangkan. Di sudut ruangan, ada perpustakaan pribadi dengan rak-rak kayu yang indah, berisi buku-buku langka dan koleksi kuno dari penulis terkenal di berbagai zaman.


Tak hanya itu, di tengah ruangan, terdapat meja kayu elegan dengan beberapa potongan puzzle misterius yang menunggu untuk diselesaikan. Setiap puzzle memiliki teka-teki yang rumit dan menyajikan tantangan bagi siapapun yang berani menguji kecerdasan mereka.


Ruang bawah tanah ini, tanpa disadari oleh banyak orang, menjadi tempat pelarian bagi Willson Smith dari kerumitan kehidupan di atas tanah. Di sini, dia bisa berdiam diri, merenung, dan membiarkan kreativitasnya mengalir. Ruangan ini menjadi saksi bisu dari sejarah keluarganya dan menyimpan rahasia-rahasia yang takkan terungkapkan kecuali bagi mereka yang diizinkan memasuki dunia bawah tanah ini.


Tap...


Tap...

__ADS_1


Tap...


Leona melangkah dengan kaki kecilnya mengikuti Leon, matanya terlihat awas memperhatikan sekeliling, sambil mulutnya terus saja berdecak kagum melihat ruangan yang baru saja ditapakinya.


"Siapa saja yang mengetahui tempat ini?" tanya Leona.


Leon tersenyum, kemudian menjawab dengan sangat yakin, "Hanya Tuan, aku dan juga Robin yang mengetahui dan hari ini kau, orang pertama yang diberikan izin oleh tuan untuk mengetahui rahasia besar dari mansion megah yang selama ini menjadi tempat tinggal Tuan Willson Smith."


Leona mengangguk puas mendengar jawaban yang diberikan oleh Leon, tidak mengapa jika ruangan itu tidak banyak yang mengetahui, setidaknya keamanan dari mansion besar milik Willson menjadi lebih terjaga lagi.


Leona berlari-lari kecil sambil mengelilingi ruangan bawah tanah, dia tak menyangka jika Willson Smith membangun tempat itu dengan sangat sempurna. Tak hanya keberadaan dari kamar-kamar mewah, namun juga seluruh fasilitas yang biasa dia temui berada di lantai atas, ternyata juga ada di ruangan bawah tanah itu.


Bahkan Leona bisa dengan mudah mengakses ruang penyimpanan senjata milik Willson Smith, sehingga membuat matanya langsung berbinar terang. "Ini benar-benar indah."


Leon masih diam di tempat, matanya terus memperhatikan Leona yang begitu bahagia. Gadis itu melompat-lompat kecil sambil terus bersenandung ringan, dia saat ini melangkahkan kakinya menuju kolam renang.


"Berhati-hatilah, Nona muda. Karena tempat ini tidak seperti yang anda duga, ada banyak perangkap yang dibuat oleh tuan agar orang-orang yang tidak memiliki kepentingan, tidak bisa masuk dan menjelajah tempat ini." ucap Leon memberikan peringatan.


Leona segera menghentikan langkahnya, kemudian berbalik dan menatap ke arah Leon. "Tunjukkan tempat-tempat rahasia di sini! Dady pasti telah menyiapkan sesuatu yang sangat besar, hingga dia menggelontorkan begitu banyak uangnya hanya untuk membangun sebuah ruangan bawah tanah."


Leon mengangguk, kemudian segera memandu Leona untuk menjelajahi ruang bawah tanah, dia menjelaskan berbagai tempat yang mereka datangi, kemudian memberitahukan tentang berbagai macam jebakan yang ada di ruangan bawah tanah itu, agar suatu saat nanti jika terjadi penyerangan di dalam mansion besar milik Willson, Leona bisa menyelamatkan diri beserta keluarganya di ruangan bawah tanah, tanpa harus memikirkan jika mereka akan terluka karena jebakan yang telah dipasang oleh Willson.

__ADS_1


__ADS_2